Abstract:Pemeriksaan antenatal (Antenatal Care/ANC) merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk mencegah penyebab morbiditas dan mortalitas pada ibu hamil dan anak. Kunjungan ibu hamil ke pelayanan kesehatan dianjurkan…
anjurkan sebagai berikut 1 kali pada trimester I, 1 kali pada trimester II dan Minimal 2 kali pada trimester III. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan dukungan suami dengan intensitas kunjungan antenatal care. Penelitian dilakukan di Praktik Mandiri Bidan Irma Suryani Kota Prabumulih Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin, penentuan sampel menggunakan tehnik accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 43 orang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi–square. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan intensitas kunjungan ANC (Pvalue:0,001) terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan intensitas kunjungan ANC (Pvalue : 0,000) dan terdapat hubungan antara dukungan suami dengan intensitas kunjungan ANC
Abstract:Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV2. Selain menyebabkan gangguan pernapasan, virus ini juga menyebabkan hiperkoagulasi yang ditandai dengan peningkatan kadar D-Dimer.…
-Dimer. Salah satu pemeriksaan laboratorium yang digunakan untuk memastikan apakah seseorang terinfeksi penyakit Covid-19 adalah pemeriksaan SARS-CoV2 RNA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemeriksaan SARS-CoV2 RNA dengan kadar D-Dimer pada pasien yang didiagnosa Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel adalah 30 data sekunder pasien yang melakukan pemeriksaan D-Dimer dan SARS-CoV2 RNA atau pun pasien yang melakukan pemeriksaan D-Dimer dengan data rekam medis SARS- CoV2 RNA yang didiagnosa Covid-19 periode Januari 2021 sampai Juli 2022. Hasil penelitian ini didapatkan responden dengan hasil SARS-CoV2 RNA terdeteksi sebanyak 25 (83,3%) dan tidak terdeteksi sebanyak 5 (16,7%). Kadar D-Dimer normal sebanyak 7 (23,3%) dan abnormal 23 (76,7%). Hasil uji Chi Square penelitian ini tidak ada hubungan antara pemeriksaan SARS-CoV2 RNA dengan D- Dimer pada pasien yang didiagnosa Covid-19 dengan nila Asymp. Sig 0,334. Dapat disimpulkan bahwa kadar D-Dimer pada pasien yang didiagnosa Covid-19 dengan hasil SAR-CoV2 RNA terdeteksi tergantung dari tingkat derajat keparahan penyakit.
Abstract:The data analysis techniques used in this research are descriptive analysis techniques and inferential statistics which use the validity test formula, reliability test, normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity…
sticity test, multiple linear regression, t test, F test and coefficient of determination. The research results concluded that training partially influences work performance with a calculated t value of 5.085> t table 2.009 and a sig value of 0.000 < 0.05. Partially, competency has no effect on work performance with a calculated t value of 0.223 < t table 2.009 and a sig value of 0.824 > 0.05. Simultaneously training and competency influence performance. This can be seen from the F test results which show that the calculated F value is 27.522> F table 3.18 and the sig value is (0.000 <0.05). Then it was discovered that based on the coefficient of determination test, the adjusted R square value was 0.510 or 51%. This can be explained by the fact that the training and competency variables have 51% of the ability to explain the work performance variable and there is still 49% of the variance explained by other variables.
Abstract:Hipermetropia merupakan satu kelainan refraksi hipermetropia terjadi akibat bentuk kornea atau lensa mata yang tidak normal, . Hampir 90% penderita hipermetropia berada di negara berkembang. Hipermetropia merupakan salah…
alah satu penyebab penurunan tajam penglihatan pada anak-anak. Tujuanpenelitian :untuk mengetahuideterminankejadian hipermetropia pada siswa SDN 102 Palembang. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitiandilakukan di SDN 102 Palembang pada Agustus 2023. Subjek penelitian siswa SDN 102 Palembang kelas 1 sampai kelas 6 yang menggunakan kacamata dan terdiagnosa miopia. Sampel berjumlah 40 orang.Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil :Responden denganriwayat keturunan miopia sebesar 67.5%, jenis kelamin perempuan sebesar 60%, dan responden dengan kebiasaan membaca dengan posisi tiduran sebesar 70%. Hasil uji chi square riwayat keturunan p value= 0.001 <0.05, kebiasaan membacap value= 0.001 <0.05, jenis kelamin p value= 0.192 >0.05 dan p value= 0.090 >0.05. variabel yang berhubungan dengan kejadian hipermetropia yaitu riwayat keturunan dan kebiasaan membaca.Saran :untuk peneliti selanjutnya guna mengkaji lebih dalam terkait pengaruh keturunan dalam mempengaruhi kejadian hipermetropia
Abstract:The rapid growth of the hotel industry requires hotels to improve operational planning, one of which is by forecasting room reservations. Inaccurate forecasting may cause an imbalance between room availability and customer…
er demand. This study aims to compare the Weighted Moving Average and Single Exponential Smoothing algorithms in forecasting room reservations at Raz Hotel and Convention Medan using historical data from January 2025 to May 2026. The research method consisted of data collection, forecasting using both algorithms, and accuracy evaluation through Mean Absolute Deviation, Mean Squared Error, and Mean Absolute Percentage Error. The results indicate that the Single Exponential Smoothing algorithm achieved a Mean Absolute Percentage Error of 15.24%, which is lower than the 15.63% obtained by the Weighted Moving Average algorithm. Furthermore, the Single Exponential Smoothing algorithm predicted 835.90 room reservations for June 2026. Therefore, it can be concluded that the Single Exponential Smoothing algorithm provides better forecasting accuracy and is more suitable for predicting room reservations at Raz Hotel and Convention Medan.
Abstract:Sales forecasting is a crucial component of operational strategy and inventory management in the culinary industry, particularly for businesses dealing with raw materials that have short shelf lives. The Sate Padang Hapis…
s business faces the challenge of unpredictable monthly fluctuations in consumer demand, which often lead to supply imbalances, overproduction, or lost profit opportunities due to stockouts. This study aims to implement and analyze the accuracy of the Single Moving Average (SMA) quantitative forecasting method in predicting Sate Padang Hapis sales volumes for June 2026. Model performance was evaluated by assessing mathematical accuracy across two time-interval variations: 3-month and 5-month moving averages. Projection error rates were rigorously measured using Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), and Mean Absolute Percentage Error (MAPE) parameters. The analysis reveals that the Single Moving Average model with a 5-month interval yields projections closest to actual data, achieving the lowest error rates (MAD: 28.00; MSE: 1,304.00; MAPE: 2.28%). Implementing this forecasting model provides management with an objective basis for decision-making, enabling the effective and efficient optimization of raw material logistics and supply management.
Abstract:Improper rice stock management in wholesale businesses can lead to shortages or overstock that negatively impact operational efficiency. This study aims to forecast rice stock needs at Warung Grosir Giran using the Weighted…
ted Moving Average method with a weighting of 1:2:3, based on historical data from January 2025 to June 2026. A quantitative approach with time series forecasting technique was applied. Accuracy was evaluated using Mean Absolute Deviation, Mean Squared Error, and Mean Absolute Percentage Error. The results show that the forecasted rice stock requirement for July 2026 is 1,456.67 kg. The accuracy evaluation yielded a Mean Absolute Deviation of 78.22, Mean Squared Error of 9,288.15, and Mean Absolute Percentage Error of 5.71%, which is classified as highly accurate. In conclusion, the Weighted Moving Average method is suitable as a decision-support tool for rice stock management at Warung Grosir Giran.
Abstract:The consumption of sugar-sweetened beverages (SSBs) among adolescents has increased and may contribute to the rising prevalence of overweight due to their high sugar and energy content. This study aimed to analyze the relationship…
lationship between the consumption of sugar-sweetened beverages and the incidence of overweight among adolescents at SMP Negeri 28 Surabaya. This study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. A total of 164 respondents were selected using proportional random sampling. Data on sugar-sweetened beverage consumption were collected using a Food Frequency Questionnaire (FFQ), while nutritional status was assessed using Body Mass Index-for-Age (BMI-for-Age). Data were analyzed using the Chi-square test. The results showed a significant association between the consumption of sweetened tea (p = 0.023) and carbonated soft drinks (p = 0.000) with overweight, whereas the consumption of coffee, bubble tea, sweetened milk, isotonic drinks, syrup, and yogurt was not significantly associated with overweight (p > 0.05). It can be concluded that frequent consumption of sweetened tea and carbonated soft drinks is associated with an increased risk of overweight among adolescents. Therefore, nutrition education and limiting the consumption of sugar-sweetened beverages are recommended as preventive strategies to reduce overweight among adolescents.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran pariwisata dan citra destinasi terhadap minat berkunjung kembali pada Taman Wisata Seribu Musamus. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 responden. Prosedur…
osedur pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Lemeshow. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran skala Likert dengan melakukan uji validitas dan reliabilitas. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan menggunakan analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji f, uji t, dan koefisien determinasi dengan alat bantu SPSS versi 25. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa secara parsial bauran pemasaran pariwisata berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung kembali dengan nilai thitung 3,464 > nilai ttabel 1,661, secara parsial citra destinasi berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung kembali dengan nilai thitung 4 956 > nilai ttabel 1.661, dan secara simultan bauran pemasaran pariwisata dan citra destinasi berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung kembali pada Taman Wisata Seribu Musamus dengan nilai fhitung (133,384) > nilai ftabel (3,095). Nilai R-Square sebesar 0,736 atau 73,6% dijelaskan variabel bauran pemasaran pariwisata dan citra destinasi berkontribusi terhadap minat berkunjung kembali 73,6% sedangkan sisanya sebesar 26,40% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dal am penelitian ini.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh lingkungan kerja fisik dan motivasi kerja terhadap produktivitas pegawai. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pegawai kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke yang…
ng berjumlah 117 orang dan besarnya sampel ditentukan menggunakan metode slovin sebanyak 54 pegawai. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probality sampling, simple random sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa, observasi, kuisioner dan wawancara. Kemudian data diolah menggunakan alat analisis program komputer IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukan Lingkungan kerja fisik berpengaruh positif terhadap produktivitas pegawai dengan nilai thitung 3,219 dimana nilai ini lebih besar dari ttabel (2,007) dan nilai signifakansi 0,002<0,05. Kemudian Motivasi kerja berpengaruh positif terhadap produktivitas pegawai dengan nilai thitung 7,517 dimana nilai ini lebih besar dari ttabel (2,007) dan nilai signifikansi 0,000<0,05. Lingkungan kerja fisik dan motivasi kerja berpengaruh positif terhadap produktivitas pegawai dengan nilai hitung 31,936 dimana nilai ini lebih besar dari ftabel (3,179) dan nilai signifikansi 0,000<0,05. Berdasarkan olah data diketahui nilai adjusted square sebesar 0,539 yang berarti sumbangan pengaruh yang diberikan lingkungan kerja fisik dan motivasi kerja sebesar 53,9% sedangkan 46,1% dipengaruhi oleh variabel lain.