Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Daya Tarik Wisata (X1), Customer Experience (X2), dan Kualitas Layanan (X3) terhadap Minat Berkunjung Kembali (Y) wisatawan di Curug Sanghyang Kenit, baik secara parsial…
maupun simultan. Daya Tarik Wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung Kembali wisatawan di Curug Sanghyang Kenit, dengan koefisien jalur sebesar 0,434 dan hubungan korelasi pada kategori kuat (r = 0,622). Variabel ini memberikan kontribusi pengaruh langsung terbesar di antara ketiga variabel bebas, yang menunjukkan bahwa keindahan alam, keunikan atraksi, aksesibilitas, dan fasilitas pendukung wisata merupakan faktor paling dominan dalam mendorong minat wisatawan untuk berkunjung kembali.Customer Experience berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung Kembali wisatawan di Curug Sanghyang Kenit, dengan koefisien jalur sebesar 0,348 dan hubungan korelasi pada kategori kuat (r = 0,602). Pengalaman sensorik, emosional, kognitif, dan sosial yang dirasakan wisatawan selama berkunjung terbukti turut menentukan besarnya minat mereka untuk berkunjung kembali. Kualitas Layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung Kembali wisatawan di Curug Sanghyang Kenit, dengan koefisien jalur sebesar 0,291 dan hubungan korelasi pada kategori sedang (r = 0,456). Meskipun memberikan kontribusi pengaruh langsung yang relatif paling kecil dibandingkan dua variabel lainnya, kualitas layanan tetap merupakan faktor yang berperan penting, terutama pada dimensi empathy yang masih perlu ditingkatkan. Daya Tarik Wisata, Customer Experience, dan Kualitas Layanan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung Kembali wisatawan di Curug Sanghyang Kenit, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,612 atau 61,2%. Nilai ini menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas mampu menjelaskan variasi Minat Berkunjung Kembali sebesar 61,2%, sedangkan sisanya sebesar 38,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini, seperti harga, promosi, citra destinasi, dan kepuasan wisatawan.
Abstract:Penelitian ini menganalisis pengaruh Social Media Marketing, Harga, dan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian dan Loyalitas Konsumen, sekaligus menguji peran mediasi Keputusan Pembelian pada konsumen produk skincare Skintific…
kintific di Shopee. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei potong lintang terhadap 100 konsumen di Indonesia yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dengan skala 1–5 dan dianalisis melalui Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4.0. Model pengukuran memenuhi kriteria validitas konvergen, validitas diskriminan, dan reliabilitas. Social Media Marketing (β = 0,357; p < 0,001), Harga (β = 0,441; p < 0,001), dan Citra Merek (β = 0,335; p < 0,001) berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian. Social Media Marketing (β = 0,235; p = 0,002), Harga (β = 0,287; p < 0,001), Citra Merek (β = 0,306; p < 0,001), serta Keputusan Pembelian (β = 0,385; p < 0,001) berpengaruh positif terhadap Loyalitas Konsumen. Keputusan Pembelian memediasi secara parsial pengaruh ketiga variabel eksogen terhadap Loyalitas Konsumen dengan nilai VAF masing-masing 36,8%, 37,2%, dan 29,7%. Harga merupakan prediktor langsung terkuat terhadap Keputusan Pembelian. Temuan menegaskan pentingnya integrasi pemasaran media sosial, harga yang sepadan dengan nilai, penguatan citra merek, dan pengalaman pembelian yang positif untuk meningkatkan loyalitas konsumen pada e-commerce skincare.
Abstract:Fenomena greenwashing semakin marak di dunia bisnis modern seiring meningkatnya tekanan pasar terhadap klaim keberlanjutan lingkungan. Di Indonesia, regulasi berbasis lingkungan seperti POJK No. 51/2017 belum mampu sepenuhnya…
uhnya mencegah praktik tersebut. Tujuan: Artikel ini bertujuan mengkaji greenwashing dari perspektif moralitas dan etika bisnis, mengidentifikasi faktor penyebab dan bentuk-bentuknya, menganalisis dampaknya, serta merumuskan upaya pencegahan yang komprehensif. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan, dokumentasi, dan analisis konten terhadap sumber ilmiah tahun 2021-2026. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2014) serta triangulasi sumber. Hasil: Greenwashing didorong oleh tekanan persaingan pasar, motivasi reputasi, asimetri informasi, lemahnya regulasi, dan tekanan pemangku kepentingan. Bentuknya mencakup klaim tanpa bukti, citra visual menyesatkan, pengungkapan selektif, pelaporan keberlanjutan tidak akuntabel, dan sertifikasi mandiri tidak terverifikasi. Ditinjau dari etika bisnis, greenwashing melanggar prinsip kejujuran, tanggung jawab, transparansi, dan keadilan. Simpulan: Dampak greenwashing bersifat merugikan konsumen, perusahaan, dan lingkungan. Pencegahannya memerlukan penguatan regulasi, sertifikasi independen, audit berkala, peningkatan literasi konsumen, dan internalisasi nilai etika dalam tata kelola perusahaan.
Abstract:Perundungan masih menjadi tantangan dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah anak sehingga diperlukan implementasi program pencegahan yang dikelola secara sistematis. Penelitian ini bertujuan…
mendeskripsikan dan menganalisis implementasi program anti-perundungan dalam mendukung terwujudnya Sekolah Ramah Anak di SMPIT Citra Az Zahra Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan terdiri atas Kepala Sekolah, Kepala Unit Self Empowerment Citraz (SEC), dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program anti-perundungan dilaksanakan secara sistematis melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang terintegrasi dalam Self Development Class berbasis pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman. Program ini meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai perundungan, menumbuhkan empati, toleransi, dan tanggung jawab sosial, serta memperkuat budaya sekolah yang aman dan ramah anak. Keberhasilan program didukung oleh komitmen pimpinan, kolaborasi seluruh warga sekolah, serta dukungan orang tua dan pihak eksternal, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pengawasan perilaku peserta didik di luar sekolah. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan program anti-perundungan secara terpadu untuk mendukung terwujudnya Sekolah Ramah Anak.
Abstract:This study aims to analyze the simultaneous and partial effects of job satisfaction, employee loyalty, and work commitment on employee performance at PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda). This research adopts an associative…
tive quantitative approach. Data were collected through structured questionnaires distributed to 54 respondents drawn from a population of 114 permanent employees using simple random sampling. Multiple linear regression analysis was conducted using SPSS version 26. The finding that The F-test result (Fcount = 60.515 > Ftable = 2.196; sig. = 0.000) confirms that all three variables simultaneously exert a positive and significant effect on employee performance. Partially, job satisfaction (t = 3.485; sig. = 0.001) and work commitment (t = 11.685; sig. = 0.000) each have a positive and significant effect on employee performance, while employee loyalty (t = -3.080; sig. = 0.003) shows a negative and significant effect. The adjusted R² of 0.771 indicates that 77.1% of the variance in employee performance is explained by the three predictors. Work commitment emerged as the dominant predictor of employee performance, followed by job satisfaction. The negative effect of employee loyalty suggests that loyalty alone does not directly translate into higher performance unless it is accompanied by adequate motivation, job satisfaction, and organizational support. These findings are consistent with previous empirical studies conducted in the plantation and service sectors
Abstract:This study investigates the impact of job preferences on self-perceived employability (SPE) among university graduates in Bandung, Indonesia. Unemployment in Indonesia, particularly among fresh graduates, has highlighted…
structural issues in the labor market, including skill mismatches and insufficient job creation. Job preferences, including factors such as salary, work-life balance, and career development, are crucial in determining an individual’s ability to secure desirable employment. This research, based on a sample of 280 graduates from various universities, reveals that well-defined and realistic job preferences positively influence SPE. The analysis shows a significant and strong relationship between job preferences and employability, with a high path coefficient (0.986) and a T-statistics value far exceeding the significance threshold. The results highlight the importance of aligning personal career goals with market demands, enhancing individuals’ self-confidence in their employability. Educational institutions also play a key role in shaping job preferences and employability by providing skills that match labor market needs. The study underscores the need for better integration between education and industry to improve graduates’ market readiness. Universities in Bandung should integrate skill training aligned with labor market demands, career guidance, industry trend seminars, and job search strategies to ensure graduates possess relevant preferences and skills for the workforce. This study employed the Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) method to analyze the factors influencing graduate employability preferences. As a recommendation, higher education institutions and policymakers should emphasize industry collaboration and adopt policies that enhance graduates’ readiness for the evolving job market.
Abstract:The aim of the research is to determine the influence of Employee Performance and Service Quality on customer Satisfaction at PT Citra Buana Adi workshop in East Jakarta. The method used was quantitative, through collecting…
ing questionnaire data on a sample of 35 respondents. From the results of the multiple linear regression test, there is a constant value of 4.170, a regression value for the employee performance variable of 0.260 and a regression value for the service quality variable of 0.288. This means that all independent variables have a direct influence on variable Y. The results of the calculation of the coefficient of determination show that there is an influence of 54.6%, meaning that Employee Performance and Service Quality have an influence of 54.6%. Meanwhile, the remaining 45.3% was influenced by other variables not included in this research. This proves that there is an influence of Employee Performance and Service Quality on Customer Satisfaction at PT Citra Buana Adi workshop in East Jakarta
Abstract:This research aims to determine what factors influence the production and marketing of salted anchovies in Barru District, Sumpang Binangae Village, Barru Regency. The data used in this research are primary and secondary…
data. The analytical method used in this research is multiple linear regression analysis. The results of the research show that the factors that influence the production of salted anchovies in the variables of labor (X1) and capital (X2) simultaneously have a significant effect on the amount of salted anchovy production in Barru District, Sumpang Binangae Village, Barru Regency. The marketing channels for salted anchovies in Barru District, Sumpang Binangae Village, Barru Regency consist of 3 (three) marketing channel patterns, namely: salted anchovy processors-consumers; (2) salted anchovy processor-trader collector-consumer; (3) salted anchovy processors- collecting traders- retailers- consumers. The lowest marketing margin value is marketing channel I, namely IDR. 640/Kg while the highest marketing margin value in channel III is Rp. 8,640/Kg.
Abstract:The purpose of this study is to investigate how the public-private partnership model based on the construction-operation-transfer model in the case of infrastructure development in Makassar City is utilized in the construction…
uction of the Makassar City Toll Road. After satisfying the requirements set in each case, a public-private partnership contract is concluded. The construction of toll roads is basically done by the government, the Ministry of Public Affairs and a corporate body (in this case PT Bosova Margautama Nusantara) using a build-operate-transfer model (generally a model involving two parties). is constructed by public service users, governments, and service providers are involved in building and operating the infrastructure. After granting the right of use for 35 years as the organizer, it will be handed over to the government after the concession period.
Abstract:Masalah pengelolaan parkir di Politeknik Jambi sering menyebabkan ketidakefisienan akibat sistem penghitungan manual yang rentan human error. Penelitian ini bertujuan merancang sistem penghitungan kendaraan otomatis berbasis…
asis pengolahan citra digital. Metode yang digunakan adalah Background Subtraction dengan algoritma MOG2 dan OpenCV menggunakan video kamera smartphone. Sistem mengintegrasikan proses preprocessing citra, operasi morfologi, dan Euclidean Distance Tracker untuk melacak serta menghitung kendaraan secara real-time. Hasil penelitian menunjukkan sistem mampu membedakan kendaraan yang bergerak dengan objek statis secara akurat melalui Virtual Counting Line. Dengan beban komputasi yang ringan dan biaya rendah, sistem ini efektif menjadi solusi otomatisasi manajemen parkir di lingkungan kampus.
Parking management issues at Politeknik Jambi often lead to inefficiencies due to manual counting systems prone to human error. This study aims to design an automatic vehicle counting system based on digital image processing. The method utilizes Background Subtraction with the MOG2 algorithm and OpenCV using smartphone video input. The system integrates image preprocessing, morphological operations, and Euclidean Distance Tracker to track and count vehicles in real-time. The results demonstrate that the system can accurately distinguish between moving vehicles and static objects via a Virtual Counting Line. With low computational requirements and cost-effectiveness, this system offers an efficient automation solution for campus parking management.