Abstract:Usaha mikro, kecil, atau menengah (UMKM) adalah usaha yang dilakukan oleh individu atau kelompok dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pribadi anggota kelompoknya. Tim KKN-TM menemukan bahwa salah satu masalahnya…
a adalah produk yang dipasarkan tidak memiliki branding yang cukup. Salah satu masalahnya adalah membuat logo UMKM Pada UMKM Kia Snack Dusun Cimuncang dan Sistik jagir Dusun Singkup , Desa jayagiri, Panumbangan Ciamis Jawa barat, dengan yang baru. Dengan kata lain, tidak ada semangat kewirausahaan dan pengetahuan merek. Bisnis kecil dan menengah (UMKM) masih kekurangan strategi branding yang lebih baik dan relevan.
Salah satu tujuan dari promosi merek adalah untuk menjual produk kepada masyarakat umum, atau untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk tersebut dan menciptakan persepsi bahwa produk tersebut telah terjual. Merek dapat menanamkan kesan baik pada pelanggan, yang harus dipahami oleh UMKM. Dalam kegiatan ini, metode pendampingan digunakan. Observasi, bimbingan, dan pembuatan logo adalah langkah-langkah yang dilakukan.
Dengan mempertimbangkan masalah yang telah disebutkan di atas, kegiatan pengabdian kepada masyarakat sangat penting dilakukan. kepada pelaku UMKM Kia Snack Dusun Cimuncang dan Sistik jagir Dusun Singkup , Desa jayagiri , Panumbangan Ciamis Jawa barat dalam melakukan branding logo
Abstract:Penerapan Sistem Informasi Manajemen Pertanian (FMIS) dalam konteks pertanian padi di Jepang. Penelitian ini meneliti dampak penggunaan FMIS pada tingkat individu dan organisasi, serta bagaimana informasi yang diperolehkan…
hkan dan diproses melalui FMIS memengaruhi perilaku informasi anggota petani. Beberapa topik yang dibahas meliputi perubahan dalam cara memperoleh informasi sebelum dan setelah adopsi FMIS, profil peserta dalam studi kasus, pengelolaan air dan pertumbuhan tanaman, serta efek FMIS terhadap efisiensi tugas dan pembelajaran individu. Dengan demikian, jurnal ini memberikan wawasan tentang bagaimana FMIS dapat memengaruhi praktik pertanian dan perilaku informasi dalam konteks pertanian padi di Jepang. metodologi penelitian yang digunakan untuk menginvestigasi penggunaan Sistem Informasi Manajemen Pertanian (FMIS) dalam konteks pertanian padi di Jepang Dengan demikian, metodologi penelitian yang digunakan dalam jurnal tersebut memberikan kerangka kerja yang kuat untuk menginvestigasi penggunaan FMIS dalam pertanian padi di Jepang, serta dampaknya pada individu dan organisasi dalam praktik pertanian. Permasalahan lain yang dibahas adalah dampak individu dan organisasi dari perilaku informasi menggunakan FMIS. Meskipun penggunaan informasi yang didukung FMIS dapat meningkatkan efisiensi tugas, dukungan pemrosesan informasi, dan pembelajaran, namun ketidakcocokan data dan format informasi dapat memberikan karyawan tugas tambahan dalam mengelola informasi mengenai penggunaan Sistem Informasi Manajemen Pertanian (FMIS) dalam operasi pertanian, dapat disimpulkan bahwa integrasi informasi, kualitas sistem, dan manajemen informasi yang efektif memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi tugas, koordinasi, dan pengambilan keputusan dalam konteks pertanian. Temuan tersebut memberikan wawasan bernilai tentang bagaimana perbedaan penggunaan informasi antara manajer dan karyawan, kualitas sistem dan informasi FMIS, serta dampak individu dan organisasi dari penggunaan informasi dapat memengaruhi kinerja dan efektivitas operasi pertanian.
Abstract:Para anggota Mapawima tidak memiliki pemahaman yang jelas tentang memulai bisnis sendiri. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberi anggota Mapawima pemahaman tentang kewirausahaan, UMKM,…
permodalan, dan pemasaran. Selain memberikan contoh tentang kewirausahaan, jenis usaha, dan individu wirausahawan, kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para peserta. Materi pelatihan diberikan dalam satu hari kerja. 21 anggota Mapawima mengikuti mereka dalam pengabdian mereka kepada masyarakat. Diharapkan setiap orang yang mengambil bagian dalam kegiatan pengabdian masyarakat memiliki pemahaman tentang kewirausahaan sebagai pengetahuan yang akan mereka gunakan untuk memulai bisnis mereka sendiri di kemudian hari.
Kata kunci: kewirausahaan, motivasi, penyuluhan
Abstract: Kelompok melati putih yang terletak di Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru merupakan salah satu kelompok keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan yang menjadi bagian dalam pelaksanaan kegiatan Pertemuan Peningkatan…
atan Kemampuan Keluarga (P2K2). Dalam peningkatan kemampuan ini perlu adanya pelatihan keterampilan bagi ibu- ibu kelompok PKH. Namun, terdapat beberapa keterbatasan yang menjadi masalah dalam pengoperasiannya. Yang pertama, keterbatasan sumber daya manusia sebagai pelatih atau tutor dalam pelaksanaan pelatihan keterampilan pembuatan produk sabun. Yang kedua, Sarana dan prasarana berupa bahan – bahan yang diperlukan dalam membuat produk sabun cuci piring seperti bahan- bahan kimia, air galon, dll dinilai masih kurang. Yang ketiga, masalah kurangnya informasi dan pengetahuan bagaimana menambah pendapatan. Kegiatan pengabdian dimulai dari tahap observasi lapangan, pemaparan materi ekonomi kreatif, pengadaan bahan – bahan pembuatan sabun cuci piring. Hasil dari kegiatan ini anggota kelompok melati putih terlihat antusias dengan mengikuti pelatihan pembuatan sabun cuci piring serta sangat senang karena adanya bantuan yang telah diberikan. Kegiatan pelatihan pembuatan sabun cuci piring ini juga memenuhi keterampilan softskill ibu – ibu kelompok melati putih dan kiranya bisa menjadi sumber pendapatan keluarga.
Kata Kunci : pelatihan, ekonomi kreatif, sabun cuci piring
Abstract:Pengabdian ini dengan judul : Pendampingan Capaian Kinerja Kelompok Usaha Bersama Ibu Kreatif Gerai Kembang Setaman Melalui Monitoring Dan Evaluasi” pengabdian ini dengan tujuan Untuk mengidentifikasi capaian kinerja program…
rogram PKM melalui monitoring dan evaluasi di KUB Ibu Kreatif Gerai Kembang Setaman Kota Pekanbaru dan untuk memberikan solusi terhadap kendala yang ditemui dalam melaksanakan program PKM di KUB Ibu Kreatif Gerai Kembang Setaman Kota Pekanbaru. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh Tim PKM permasalahan yang ada di KUB Ibu Kreatif Gerai Kembang Setaman menjadi permasalahan prioritas yang harus dicarikan solusinya agar capaian kinerja dapat berjalan dengan baik, dan tentunya akan membawa perkembangan bagi usaha di KUB Ibu Kreatif Gerai Kembang Setaman Adapun permasalahan prioritasnya adalah: Pertama, Koperasi yang sudah terbentuk di KUB Gerai Kembang Setaman pada tahun 2021 belum berjalan baik karena masih minimnya pemahaman para pengurus dan anggota mengenai koperasi. Kedua Sistem data base persediaan barang yang telah diberikan pada tahun 2022 juga belum berjalan dengan baik karena terdapat kendala di SDM yang tidak begitu memahami penggunaan teknologi. Metode yang digunakan: observasi, diskusi, pendampingan dan dokumentasi kegiatan. Dengan adanya kegiatan Pengabdian ini Tim memberikan beberapa solusi dalam bentuk pendampingan, monitoring, evaluasi dan memberikan bantuan sistem data base,alat mesin kasir serta modal usaha.
Abstract:Simatorkis merupakan salah satu Kabupatenyang berada di Tapanuli Selatan,kecamatan angkola barat provinsi ,Sumatera Utara .Mata pencarian dari desa si matorkis kebanyakan bertani,berkebun,dan berdagang ,dan kegiatan…
tan sosial yang di lakukan oleh masyarakat simatorkis sangat baik dalam menjaga hubungan sesame masayarakat yaitu dengan cara mengadakan kegiatan yang bersifat sosial didesa,seperti acara kegiatan penyambutan bulan suci romadan ,penyambutan msaulid nabi dan DLL. Pada dasarnya tujuan dari dilaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakatadalah dapat meberikan memberikan ide-ide baru tentang Peran masyarakat dalam memajukan madrasah bagi ibu –ibu supaya mau menyekolahkan anaknya ke madrasah .Target yang ingin dicapai adalah masyarakat menjadi mempunyai pemikiran yang lebih luas lagi karena madrasah itu berfungsi sebagai mempersiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memahami dan mengamalkan nilai ajaran agamanya atau menjadi ahli ilmu agama.. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah pemberian pemikiran dan diskusi mengenai bahwa pentingnya sebbuah sekolah madrasah .Sedangkan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat pada semester genap2021/2022. Hasil dan Luaran yang ditargetkan oleh pengabdian adalah denganadanya pelatihantukar fikiran masyarakat.
Abstract:Kasus HIV/AIDS pada remaja menunjukkan tren peningkatan setiap tahun, sementara tingkat pengetahuan dan kesadaran mengenai perilaku berisiko masih tergolong rendah. Lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk…
ntuk perilaku kesehatan remaja, termasuk melalui peran Komunitas Penangulangan AIDS Sekolah (KOMPAS).sebagai agen sebaya (peer educator). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunitas Penangulangan AIDS Sekolah (KOMPAS) di lingkungan sekolah, faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya, serta dampaknya terhadap peningkatan kesadaran siswa. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap anggota komunitas P3, guru pembina, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KOMPAS berperan sebagai edukator, fasilitator, konselor teman sebaya, dan penggerak kegiatan kampanye kesehatan. Faktor pendukung meliputi dukungan sekolah dan mitra kesehatan, sedangkan hambatannya adalah keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan lanjutan, dan stigma terkait HIV/AIDS. Secara keseluruhan, keberadaan KOMPAS mampu meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan sikap positif siswa terhadap pencegahan HIV/AIDS.
Abstract:Transformasi digital di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) membawa peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat lokal dalam mengembangkan ekonomi kreatif yang berakar pada kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan…
uan untuk mengidentifikasi potensi, peran, dan tantangan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Merauke dalam mengintegrasikan nilai budaya lokal dengan pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan anggota KIM, tokoh adat, serta pelaku ekonomi kreatif lokal. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Marind, seperti gotong royong, solidaritas sosial, dan keberlanjutan alam, menjadi fondasi utama dalam membangun identitas ekonomi kreatif lokal yang berkelanjutan. KIM berperan penting sebagai fasilitator literasi digital, mediator komunikasi pembangunan, serta penghubung antara masyarakat dan ruang ekonomi digital yang lebih luas. Namun, keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya kapasitas teknologi, dan minimnya dukungan kebijakan menjadi hambatan utama dalam proses pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital di wilayah ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara kearifan lokal dan teknologi digital dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat 3T. Penguatan kapasitas digital KIM dan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di Kabupaten Merauke.
Abstract:Penanaman nilai-nilai kebangsaan menjadi urgensi di tengah menurunnya semangat nasionalisme generasi muda. Melalui program penyebarluasan Jiwa, Semangat, dan Nilai-nilai (JSN) 1945,. Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini…
merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh DPP LVRI dan DPD LVIRI Jawa Barat dalam memberikan materin asionalisme, semangat kebangsaan dan nilai-nilai JSN 45 kepada anggota LVRI, PPM dan para guru dengan jumlah 35 peserta dan dilaksanakan di Villa GBK Puncak Bogor Jawa Barat pada tanggal 21-27 September 2025. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa peningkatan signifikan dalam pemahaman, sikap, dan kesiapan peserta untuk menjadi agen perubahan. Dengan demikian, program ini tidak hanya melestarikan nilai-nilai perjuangan, tetapi juga memperkuat fondasi karakter bangsa di tengah tantangan global saat ini.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran veteran dalam membangun dan meningkatkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda, khususnya anggota Paskibraka Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2025. Kegiatan sosialisasi…
ialisasi dan edukasi ini merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memberikan materi kepada anggota Paskibraka sesuai arahan dari Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara serta menindaklanjuti Surat Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP RI. Penguatan nasionalisme melalui keterlibatan langsung para veteran terbukti efektif dalam membangun kesadaran kebangsaan generasi muda, khususnya dalam konteks pembinaan Paskibraka. Interaksi langsung antara peserta dan veteran menghadirkan pembelajaran historis yang autentik dan bermakna. Hal itu diyakini karena Veteran adalah pelaku sejarah langsung bangsa ini dan menjadi sumber sejarah dan sumber pembelajaran terutama dalam peningkatan nasionalisme, semangat kebangsaan dan nilai-nilai kejuangan.