Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode fonik dalam pembelajaran membaca permulaan anak usia dini pada kelas A taman kanak-kanak. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya kemampuan…
emampuan membaca permulaan anak serta penggunaan metode pembelajaran yang belum optimal dalam mengenalkan hubungan antara huruf dan bunyi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 20 anak yang terdiri atas 12 laki-laki dan 8 perempuan, serta melibatkan 2 guru sebagai informan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode fonik dilakukan melalui pembelajaran klasikal dan pendampingan individual, dengan penekanan pada pengenalan hubungan antara huruf dan bunyinya. Guru menggunakan berbagai strategi, seperti pengulangan bunyi, penggunaan media visual, serta pendekatan yang disesuaikan dengan kemampuan anak. Respons anak terhadap pembelajaran menunjukkan antusiasme yang baik, meskipun terdapat variasi kemampuan dalam membaca permulaan. Sebagian besar anak mulai mampu mengenal bunyi huruf dan membaca suku kata sederhana, sementara beberapa anak masih memerlukan bimbingan lebih lanjut. Kesimpulannya, metode fonik mampu mendukung proses pembelajaran membaca permulaan yang lebih interaktif dan bermakna serta berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan dan kepercayaan diri anak dalam membaca. Oleh karena itu, metode fonik dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran membaca permulaan di lembaga pendidikan anak usia dini.
Abstract:Abstract: This study aims to identify and analyze the role of e-commerce in promoting the economic growth of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Asahan Regency, North Sumatra, in the digital era. The rapid development…
velopment of information and communication technology has brought significant changes to economic activities, particularly for MSME actors who are able to expand their markets through digitalization, one of which is by utilizing e-commerce platforms. The research method employed is a literature study with a qualitative descriptive approach, conducted through the review of various relevant sources as well as observations of the actual conditions of MSMEs in Asahan Regency. The results of this study indicate that e-commerce plays an important role in expanding market reach, improving operational efficiency, and increasing MSME income. However, several challenges remain in its implementation, including limited digital literacy, uneven technological infrastructure, and a low level of consumer trust in online transactions. Therefore, support from local governments, business actors, and relevant stakeholders is required to optimize the use of e-commerce in order to strengthen and encourage the economic growth of MSMEs in Asahan Regency.
Keywords: The role of E-commercE ,Economic growth of UMKM
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran e-commerce dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara pada era digital. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat telah membawa perubahan yang signifikan dalam aktivitas ekonomi, dimana khususnya bagi pelaku UMKM dapat memperluas pasar mereka melalui digitalisasi, salah satunya kini melalui pemanfaatan e-commerce. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelaahan berbagai sumber relevan serta pengamatan terhadap kondisi nyata UMKM di Kabupaten Asahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa e-commerce berperan penting dalam memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan serta mendorong peningkatan pendapatan UMKM. Namun, masih terdapat beberapa kendala dalam penerapannya, seperti keterbatasan literasi digital, infrastruktur teknologi yang belum merata, serta rendahnya tingkat kepercayaan konsumen terhadap transaksi daring. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan terkait untuk mengoptimalkan pemanfaatan e-commerce guna memperkuat dan mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM di Kabupaten Asahan.
Kata kunci: Peran E-commerce, Pertumbuhan Ekonomi UMKM.
Abstract:Abstract: Analyzing the performance of the network at the Rectorate of Universitas Teknologi Sumbawa based on Quality of Service parameters, namely throughput, jitter, delay, and packet loss; identifying the causes of the…
e degradation in network quality; and formulating recommendations for technical improvements and optimization so that the network at the Rectorate of Universitas Teknologi Sumbawa can operate more stably and efficiently.The research methods used are interviews and literature study. The researcher conducted an analysis of network quality at several traffic periods, namely morning, afternoon, and evening. The results obtained based on the TIPHON standard show that in the first test, throughput is categorized as poor according to the TIPHON standard, while packet loss is categorized as very good, delay is categorized as very good, and jitter is also categorized as very good. The measurement results after optimization, adjusted to the TIPHON standard, indicate that throughput is categorized as very good, delay is categorized as very good, and packet loss is also categorized as very good.Factors affecting network quality include the number of active users, bandwidth capacity, traffic management, and network device configuration. This study recommends increasing bandwidth capacity, implementing QoS-based traffic management on network devices, conducting periodic monitoring, and evaluating infrastructure to ensure more optimal internet service quality, especially in supporting technology-based public services.
Keyword: Analysis,Optimization,Wireless Local Area Network, Quality of Service, Wireshark
Abstrak:Menganalisis Kinerja jaringan di Rektorat Universitas Teknologi Sumbawa berdasarka parameter quality of service throughput, jitter, delay, dan paccket loss,Mengidentifikasi penyebab penurunan kualitas jaringan ,Menyusun Rekomendasi perbaikan dan optimalisasi kualitas jaringan teknis agar jaringan di rektorat Universitas Teknologi Sumbawa dapat beroprasi dengan lebih stabil dan lebih efisien. Metode penelitian yang di guanakan yaitu ,wawancara dan study pustka peneliti melakukan analisis kualitas jaringan dengan beberapa trafik waktu tertentu yaitu pagi,siang dan sore.kemudian hasil yang di perolah berdasarkan standar TIPHON pada pengujian pertama yaitu throughputh di katakan buruk menurut stadar TIPHON,paket loss di katakan sangat baik ,delay di katakan sangat baik dan jitter di katakan sangat baik pula berdasarkan standar TIPHON. Hasil pengukuran setelah optimalisasi di sesuaikan dengan standar TPHON yaitu throughput di katakan sangat baik,delay di katakan sangat baik dan packet loss di katakan sangat baik pula.. Faktor yang memengaruhi kualitas jaringan meliputi jumlah pengguna aktif, kapasitas bandwidth, manajemen trafik, dan konfigurasi perangkat jaringan.Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas bandwidth, penerapan manajemen trafik berbasis QoS pada perangkat jaringan, monitoring berkala, dan evaluasi infrastruktur untuk memastikan kualitas layanan internet yang lebih optimal, khususnya dalam mendukung pelayanan publik berbasis teknologi.
Kata Kunci : Analisis, Optimalisasi, jaringan, Qos, Wireshark
Abstract:Abstract: Burn wounds are tissue damage caused by exposure to high heat, chemicals, electricity, or radiation, requiring appropriate treatment to prevent nfection and accelerate tissue regeneration. Passiflora foetida L.…
leaves contain bioactive compounds such as alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, and steroids, which possess anti-inflammatory, antimicrobial, and antioxidant properties, making them a potential agent for burn wound healing. This study aimed to evaluate the effectiveness of ethanol extract gel of P. foetida leaves n burn wound healing n male white rats (Rattus norvegicus) and to determine the most optimal concentration. A true experimental method with a completely randomized design (CRD) was applied, nvolving five treatment groups: negative control, positive control, and P. foetida leaf extract gel at various concentrations, n 5%,10% and 15% concentration. Observed parameters ncluded wound diameter reduction and the percentage wound reduction. The results showed that the ethanol extract gel of P. foetida leaves significantly promoted burn wound healing (p < 0.05) compared to the negative control. A 15% concentration demonstrated the highest effectiveness n accelerating wound closure and mproving tissue condition. n conclusion, P. foetida leaves can be formulated nto effective gel preparation for burn wound treatment.
Keywords: Passiflora foetida L., gel, burn wound, diameter reduction and percentage wound healing and reduction, male white rats
Abstrak: Luka bakar merupakan kerusakan jaringan kulit akibat paparan panas tinggi, bahan kimia, listrik, atau radiasi, yang memerlukan penanganan tepat untuk mencegah nfeksi dan mempercepat regenerasi jaringan. Daun rambusa (Passiflora foetida L.) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin yang berkhasiat sebagai antiinflamasi, antimikroba, dan antioksidan sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan penyembuhan luka bakar. Penelitian ni bertujuan untuk mengetahui efektivitas gel ekstrak etanol daun rambusa terhadap penyembuhan luka bakar pada tikus putih jantan (Rattus novergicus) serta menentukan konsentrasi yang paling optimal. Metode yang digunakan adalah eksperimental murni dengan rancangan acak lengkap (RAL) menggunakan lima kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif, kontrol positif, serta gel ekstrak daun rambusa dengan beberapa konsentrasi yaitu pada konsentrasi 5%,10% dan 15%. Parameter yang diamati meliputi diameter penurunan luka bakar dan persentase penyembuhan luka bakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gel ekstrak etanol daun rambusa memberikan aktivitas penyembuhan luka bakar yang signifikan (p < 0,05) dibandingkan kontrol negatif. Konsentrasi 15% diketahui menunjukkan efektivitas tertinggi dalam mempercepat penutupan luka dan memperbaiki kondisi jaringan. Kesimpulannya, daun rambusa dapat diformulasikan menjadi sediaan gel yang efektif sebagai agen penyembuh luka bakar.
Kata kunci: Passiflora foetida L., gel, luka bakar, diameter dan persentase penyembuhan luka, tikus putih jantan
Abstract:Abstract: Distribution of frozen food requires efficient route planning due to strict cold chain requirements and high operational costs. PT. Mitra Nasional Kualitas (Minaku) currently determines delivery routes based on…
drivers’ intuition, resulting in inefficiencies. This research applies Dijkstra’s algorithm integrated with real sales data to optimize distribution from Gresik to several cities in Java. The network is modeled as a weighted graph with distances as edge weights. Simulation on 15 cities with monthly demands exceeding 1,000 kg shows potential cost savings of about 16.2% when using optimized routing. Integration of shortest path algorithms with business data can significantly improve cost efficiency in cold chain logistics.
Keywords: Dijkstra algorithm, shortest path, logistics, frozen food, sales data.
Abstrak: Distribusi produk frozen food memerlukan perencanaan rute yang efisien karena tuntutan cold chain yang ketat dan biaya operasional yang tinggi. PT. Mitra Nasional Kualitas (Minaku) saat ini menentukan jalur distribusi berdasarkan intuisi sopir, sehingga berpotensi terjadi inefisiensi. Penelitian ini menerapkan Algoritma Dijkstra yang diintegrasikan dengan data penjualan riil untuk mengoptimasi distribusi dari Gresik ke beberapa kota di Pulau Jawa. Jaringan distribusi dimodelkan sebagai graf berbobot dengan jarak antar kota sebagai bobot sisi. Simulasi pada 15 kota dengan permintaan bulanan di atas 1.000 kg menunjukkan potensi penghematan biaya sekitar 16,2% dengan penggunaan rute optimal. Integrasi algoritma shortest path dengan data bisnis terbukti mampu meningkatkan efisiensi biaya dalam distribusi logistik cold chain.
Kata kunci: Algoritma Dijkstra, jalur terpendek, logistik, frozen food, data penjualan
Abstract:Abstract: The aim of this research is to outline the implementation of the REACT method, supported by the Geogebra software, to improve critical thinking skills employing a qualitative approach. The information for this…
research was gathered from studies conducted with students at Yapim Simpang Kawat Private High School. The techniques for collecting data in this research included observations and interviews, interviews, assessments of critical thinking skills, and documentation. The techniques for data analysis encompass multiple steps, which include calculating the results of student tests and categorizing the level of critical thinking skills both on an individual basis and collectively for the class. The findings of this study indicate that among 36 students, 25 demonstrated critical thinking skills classified as "high", 2 students showed critical thinking skills classified as "medium", while the remaining 9 students were categorized with "low" critical thinking abilities. Based on the test outcomes, regarding question number 1, 79% of the students provided the right answer while 21% did not; for question number 2, 79% were correct and 21% were incorrect; concerning question number 3, 78% got it right and 22% did not; in question number 4, 73% answered correctly and 27% answered wrongly; for question number 5, 68% were correct and 32% were incorrect; lastly, for question number 6, 69% of students provided the correct answer and 31% were incorrect. Consequently, the critical thinking skills level in class X at Yapim Simpang Kawat Private High School is 74%, categorizing it as good.
Keywords: REACT, Critical Thinking, GeoGebra Application
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguraikan penerapan metode REACT, yang didukung oleh perangkat lunak Geogebra, untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Informasi untuk penelitian ini dikumpulkan dari studi yang dilakukan dengan siswa di SMA Swasta Yapim Simpang Kawat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi dan wawancara, penilaian keterampilan berpikir kritis, dan dokumentasi. Teknik analisis data mencakup beberapa langkah, yang meliputi menghitung hasil tes siswa dan mengkategorikan tingkat keterampilan berpikir kritis baik secara individu maupun secara kolektif untuk kelas. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa dari 36 siswa, 25 menunjukkan keterampilan berpikir kritis yang diklasifikasikan sebagai "tinggi", 2 siswa menunjukkan keterampilan berpikir kritis yang diklasifikasikan sebagai "sedang", sementara 9 siswa lainnya dikategorikan dengan kemampuan berpikir kritis "rendah". Berdasarkan hasil tes, terkait pertanyaan nomor 1, 79% siswa memberikan jawaban yang benar sedangkan 21% tidak; untuk pertanyaan nomor 2, 79% benar dan 21% salah; terkait pertanyaan nomor 3, 78% menjawab dengan benar dan 22% tidak; dalam pertanyaan nomor 4, 73% menjawab dengan benar dan 27% menjawab salah; untuk pertanyaan nomor 5, 68% benar dan 32% salah; terakhir, untuk pertanyaan nomor 6, 69% siswa memberikan jawaban yang benar dan 31% salah. Akibatnya, tingkat keterampilan berpikir kritis di kelas X di SMA Swasta Yapim Simpang Kawat adalah 74%, mengkategorikannya sebagai baik.
Kata Kunci: React, Berpikir Kritis, Aplikasi Geogebra
Abstract:Abstract: The waters of Tulungagung Regency possess potential for clear lobster seed (BBL), driving high levels of fishing activity for this commodity. BBL management—including harvesting activities—is governed by government…
vernment regulations that underwent frequent changes between 2021 and 2024. This study aimed to examine BBL management issues in Tulungagung by characterizing BBL utilization, assessing the sustainability status of BBL management, and formulating management strategies. Data were collected through interviews, observation, and documentation. Analysis employed MDS RAPFISH to determine sustainability status and AHP to formulate priority management strategies. The results indicate that BBL fishing activities in Tulungagung are environmentally friendly, utilizing *pocong* nets that comply with the standards set in the Regulation of the Minister of Marine Affairs and Fisheries Number 7 of 2024. RAPFISH analysis classified the sustainability status as "sustainable," reflecting controlled utilization levels alongside relatively stable fishing volumes and activity among local fishers. Meanwhile, AHP analysis identified the implementation of a closed season—based on peak lobster spawning periods—as the primary management strategy for BBL in Tulungagung Regency. This study recommends this priority strategy as the key measure to improve and maintain the sustainability of BBL management in the region.
Keywords: Sustainability, lobster spawning season, MDS RAPFISH, AHP
Abstrak: Perairan Kabupaten Tulungagung memiliki potensi benih bening lobster (BBL) yang mendorong tingginya aktivitas penangkapan komoditas tersebut. Pengelolaan BBL termasuk di dalamnya aktivitas penangkapan telah diatur dalam peraturan pemerintah yang sering mengalami perubahan pada kurun waktu 2021 hingga 2024. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tujuan guna mendalami persoalan pengelolaan BBL khususnya di Tulungagung diantaranya menentukan keragaan karakteristik pemanfaatan BBL, menetapkan status keberlanjutan pengelolaan BBL, serta menentukan strategi pengelolaan BBL. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan MDS RAPFISH untuk penetapan status keberlanjutan dan AHP perumusan strategi prioritas pengelolaan BBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penangkapan BBL yang di Tulungagung tergolong ramah lingkungan menggunakan alat berupa jaring pocong yang masih sesuai dengan kaidah yang ditetapkan dalam Permen KP Nomor 7 Tahun 2024. Hasil analisis RAPFISH menunjukkan status keberlanjutan pada kategori berkelanjutan yang menunjukkan tingkat pemanfaatan yang masih terkontrol dengan relatif stabilnya jumlah dan aktivitas penangkapan oleh nelayan setempat. Sedangkan pada hasil analisis prioritas rekomendasi kebijakan (AHP) diperoleh strategi penerapan musim tertutup berdasarkan puncak pemijahan lobster sebagai pilihan strategi pengelolaan BBL paling utama di Kabupaten Tulungagung. Studi ini merekomendasikan strategi prioritas tersebut sebagai upaya utama untuk memperbaiki dan mempertahankan status keberlanjutan pengelolaan BBL di Tulungagung.
Kata kunci: Keberlanjutan, BBL, MDS RAPFISH, AHP
Abstract:Abstract: This study aims to evaluate the implementation of failover load balancing on a sensor-based and visual river monitoring web server using the Round Robin and Least Connection algorithms. The system is designed to…
o distribute user requests across multiple backend servers to ensure the service remains stable, responsive, and available in real time. River monitoring data is obtained from sensors and visual cameras and then presented through a web service. Testing was conducted by comparing the performance of the two algorithms based on response time, throughput, availability, downtime, and failover recovery time. The results show that Round Robin is able to distribute requests evenly but is less adaptive to changes in server load. Least Connection provides better performance because it directs requests to the server with the fewest active connections. The failover mechanism also successfully maintains service continuity when one of the servers experiences a failure. Therefore, Least Connection is recommended for river monitoring systems that require high availability and low response time.
Keywords: load balancing, failover, Round Robin, Least Connection, web server, river monitoring.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan load balancing failover pada server web pemantauan sungai berbasis sensor dan visual menggunakan algoritma Round Robin dan Least Connection. Sistem dirancang untuk mendistribusikan request pengguna ke beberapa server backend agar layanan tetap stabil, responsif, dan tersedia secara real-time. Data pemantauan sungai diperoleh dari sensor dan kamera visual, kemudian disajikan melalui layanan web. Pengujian dilakukan dengan membandingkan kinerja kedua algoritma berdasarkan response time, throughput, availability, downtime, dan failover recovery time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Round Robin mampu membagi request secara merata, tetapi kurang adaptif terhadap perubahan beban server. Least Connection menghasilkan kinerja lebih baik karena mengarahkan request ke server dengan jumlah koneksi aktif paling sedikit. Mekanisme failover juga berhasil menjaga layanan tetap berjalan ketika salah satu server mengalami gangguan. Dengan demikian, Least Connection lebih direkomendasikan untuk sistem pemantauan sungai yang membutuhkan availability tinggi dan response time rendah.
Kata kunci: load balancing, failover, Round Robin, Least Connection, server web, pemantauan sungai.
Abstract:Abstract: Population growth is an important factor in regional development planning because it affects the provision of public services and infrastructure. This study aims to model the population growth of Asahan Regency…
using an exponential differential equation and evaluate the accuracy of the resulting predictions. A descriptive quantitative approach was employed using population data from Asahan Regency for the period 2021–2025 obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS). The analysis involved constructing several exponential growth models and assessing their predictive performance using the Mean Absolute Percentage Error (MAPE). The results indicate that Exponential Model IV is the most accurate model, with a MAPE value of 0.2646%. Based on this model, the population of Asahan Regency is projected to increase from 838,852 people in 2026 to 898,377 people in 2030. These findings demonstrate that the exponential differential equation model provides highly accurate short-term population forecasts and can be utilized as a reference for regional planning and policy formulation related to population growth.
Keywords: population growth; exponential model; differential equation; population projection; MAPE.
Abstrak: Pertumbuhan penduduk merupakan faktor penting dalam perencanaan pembangunan daerah karena memengaruhi kebutuhan layanan publik dan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan memodelkan pertumbuhan penduduk Kabupaten Asahan menggunakan persamaan diferensial eksponensial serta mengevaluasi tingkat akurasi prediksinya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data jumlah penduduk Kabupaten Asahan tahun 2021–2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dilakukan melalui pembentukan beberapa model pertumbuhan eksponensial dan pengujian akurasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Eksponensial IV merupakan model terbaik dengan nilai MAPE sebesar 0,2646%. Berdasarkan model tersebut, jumlah penduduk Kabupaten Asahan diproyeksikan meningkat dari 838.852 jiwa pada tahun 2026 menjadi 898.377 jiwa pada tahun 2030. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model eksponensial memiliki tingkat akurasi yang sangat baik dan dapat digunakan untuk memproyeksikan pertumbuhan penduduk Kabupaten Asahan dalam jangka pendek..
Kata kunci: pertumbuhan penduduk; persamaan diferensial; model eksponensial; proyeksi penduduk; MAPE.
Abstract:Abstract: Enhancing the quality of human resources (HR) in higher education is a crucial factor in supporting the excellence of teaching, research, and community service. This study aims to identify effective strategies…
and implementations for HR development within universities. A descriptive qualitative method was used, employing a case study approach in several higher education institutions in Indonesia. The findings reveal that HR quality improvement strategies include faculty training and competency development, academic degree advancement, implementation of a reward and punishment system, and strengthening a professional work culture. Implementation of these strategies faces several challenges, such as budget constraints, resistance to change, and the lack of integrated HR management. Nevertheless, with visionary leadership and institutional policy support, HR development can be pursued sustainably. This study recommends the importance of synergy among university leaders, faculty members, and administrative staff in fostering a conducive work environment for HR quality enhancement.
Keywords: Human Resource Quality, Higher Education, Strategy, Implementation
Abstrak: Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di pendidikan tinggi merupakan faktor penting dalam mendukung keunggulan pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi dan implementasi yang efektif untuk pengembangan SDM di dalam universitas. Metode kualitatif deskriptif digunakan, dengan menggunakan pendekatan studi kasus di beberapa institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa strategi peningkatan kualitas SDM meliputi pelatihan dan pengembangan kompetensi dosen, peningkatan gelar akademik, implementasi sistem penghargaan dan hukuman, dan penguatan budaya kerja profesional. Implementasi strategi ini menghadapi beberapa tantangan, seperti kendala anggaran, resistensi terhadap perubahan, dan kurangnya manajemen SDM yang terintegrasi. Namun demikian, dengan kepemimpinan visioner dan dukungan kebijakan institusional, pengembangan SDM dapat dilakukan secara berkelanjutan. Studi ini merekomendasikan pentingnya sinergi antara pimpinan universitas, anggota fakultas, dan staf administrasi dalam membina lingkungan kerja yang kondusif untuk peningkatan kualitas SDM.
Kata kunci: Kualitas Sumber Daya Manusia, Pendidikan Tinggi, Strategi, Implementasi