Search Articles & Publications

Showing 14 articles found for "Glukosa"

Literature Review: Potensi Tumbuhan Herbal Indonesia sebagai Antidiabetes

Mutiara Ghina, Yusni Atifah
Abstract: Makanan yang dikonsumsi saat ini banyak mengandung zat-zat berbahaya bagi kesehatan dan dapat menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya adalah diabetes melitus. Diabetes melitus adalah salah satu penyakit metabolik yang… ng ditandai dengan tingginya kadar glukosa di dalam darah di atas batas normal. Masyarakat umumnya memanfaatkan tumbuhan herbal sebagai pengobatan tradisional dalam mengatasi penyakit DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tanaman herbal yang memiliki potensi sebagai antidiabetes sehingga dapat dimanfaatkan sebagai obat alternatif. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini berupa Literature Review Article (LRA). Sumber database menggunakan Publis or Perrish. Data yang digunakan berupa artikel jurnal yang dipublikasikan dari rentang tahun 2010 sampai 2023. Hasil literature review yang telah dilakukan terdapat 10 spesies tumbuhan yang berpotensi sebagai antidiabetes diantaranya adalah salam, sambiloto, insulin, mengkudu, mahkota dewa,  pepaya, kelor, jahe, ciplukan dan rosella. Kemampuan antidiabetes tumbuhan-tumbuhan tersebut disebabkan karena adanya senyawa metabolit seperti flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan terpenoid yang terdapat dalam tumbuhan mampu menurunkan kadar glukosa di dalam darah.  

Pengaruh Senam Kaki Diabetes Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II

Ahmad Yuda, Aisyah Laella Humaeroh, Rina Puspita Sari, Siti Muliah, Siti Makhfiroh, Tia Nurfalyya, Wiwi Damayanti, Siti Rusmiayunita, Zakia Al Jahra, Tri Ananda Rahma Dianti, Siti Kholifah
Abstract: Latar Belakang: Pasien Diabetes Mellitus perlu mengontrol kadar glukosa darah untuk mencegah komplikasi dan mengoptimalkan kualitas hidup. Aktivitas fisik yang dilakukan teratur selama 30 menit 3-4 kali seminggu menjadi… bagian penting dari penatalaksanaan diabetes. Senam kaki diabetes merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang dapat dilakukan untuk meningkatkan aliran darah ke kaki dan menurunkan kadar gula darah pasien. Tujuan: Mengetahui gambaran penerapan senam kaki diabetes terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu pada penderita diabetes melitus tipe II. Metode: Menggunakan desain studi kasus deskriptif. Subyek: 10 orang pada penderita diabetes melitus tipe II di wilayah Rw 03 Kelurahan Keroncong. Waktu: Implementasi dilakukan 3 kali dalam 1 minggu dengan durasi 30 menit per sesi. Hasil: Sebelum dilakukan senam kaki diabetes didapatkan rata-rata GDS sebesar 232 mg/dl, kemudian setelah dilakukan senam kaki diabetes didapatkan rata-rata GDS sebesar 194 mg/dl. Kesimpulan: Penerapan senam kaki diabetes mampu menurunkan kadar gula darah sewaktu pada penderita diabetes melitus tipe II. Saran: Diharapkan bagi penderita diabetes melitus mampu menerapkan latihan senam kaki diabetes secara benar dan teratur.

Pengaruh Senam Diabetes Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Pada Lansia Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di UPTD Puskesmas Bungin Kecamatan Bokan Kepulauan Kabupaten Banggai Laut

Theresia Salabia, Sisilia Rammang, Wendi Muh. Fadhli
Abstract: Kurangnya aktivitas fisik di rumah serta tidak pernah olahraga ringan merupakan salah satu alasan belum maksimalnya penurunan kadar glukosa darah para lansia. Studi pendahuluan mengatakan para lansia tersebut belum mengetahui… tahui adanya senam diabetes yang dapat menurunkan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis Pengaruh Senam Diabetes Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Pada Lansia Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di UPTD Puskesmas Bungin Kecamatan Bokan Kepulauan Kabupaten Banggai Laut. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode pra experiment dengan menggunakan pendekatan one group dengan perencanaan pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia penderita diabetes mellitus sebanyak 30 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa penurunan kadar glukosa pada lansia penderita diabetes mellitus sebelum perlakuan (senam diabetes) diketahui sebagian besar responden sebanyak 22 (73%) dalam kategori diabetes dan setelah pemberian senam diabetes diketahui hampir seluruh responden sebanyak 27 (90%) dalam kategori normal. Hasil analisa data menunjukan bahwa tingkat signifikansi 0,000 ≤ α = 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Simpulannya adalah ada pengaruh senam diabetes terhadap penurunan kadar glukosa pada lansia penderita diabetes mellitus. Simpulannya adalah ada pengaruh senam diabetes terhadap penurunan kadar glukosa pada lansia penderita diabetes mellitus tipe 2. Saran bagi UPTD Puskesmas Bungin agar memberikan program rutin senam diabetes bagi penderita diabetes melitus untuk menurunkan kadar gula darah.

Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Dengan Pemberian Intervensi Senam Kaki DM Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Diruang Seruni RSUD Kabupaten Tangerang

Devia Nurdiyanti, Dewi Nur Puspita Sari, Irda Julianida
Abstract: Latar Belakang : Masalah yang sering dialami pada pasien di RSUD Kabupaten Tangerang Mayoritas mengalami Diabetes mellitus. Hasil rekam medis dari ruangan seruni RSUD Kabupaten Tangerang pada bulan maret-juli kunjungan pasien… asien diabetes mellitus tipe 2 di RSU Kabupaten Tangerang pada tahun 2024 selama 5 bulan terakhir pada pasien diabetes mellitus sebanyak 87 jiwa. Terapi farmakologi dilakukan dengan pemberian obat-obat anti diabet (glimeperide, acarbose atau metformin) dan pemberian insulin injeksi (apidra, dan lantus). Terapi non farmakologi salah satunya terapi senam kaki DM pada penderita diabetes melitus dapat diberikan senam kaki diabetik dalam menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Dengan Pemberian Intervensi Senam Kaki DM Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Diruang Seruni RSUD Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian : Mengimplementasikan terapi senam kaki DM pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 dalam menurunkan kadar glukosa darah. Hasil Penelitian : Hasil implementasi dan evaluasi selama 3 hari dengan intervensi senam kaki DM terdapat perubahan penurunan kadar gula darah sewaktu sebelum diberikan tindakan GDS 239 mg/dl dan sesudah diberikan insulin apidra GDS 202 mg/dl. Kesimpulan : Terdapat penurunan gula darah sebelum dan sesudah pemberian insulin apidra dengan penerapan senam kaki DM yang telah dilakukan pada pasien Tn. T terdapat penurunan kadar gula darah 37 mg/dl, penurunan kadar gula darah 35 mg/dl, dan penurunan kadar gula darah 49 mg/dl, karena pasien diberikan terapi insulin apidra dan terapi senam kaki DM selama 30-60 menit dengan pemberian 3x8 jam. Saran : Diharapkan dapat digunakan sebagai alternative tindakan non farmakologi Senam Kaki DM untuk menurunkan kadar glukosa darah.