Abstract:This study aims to analyze the digitalization strategy of school management in improving the quality of education at SMK Negeri 2 Gunungsitoli. This research is motivated by the importance of digital transformation in the…
e world of education, particularly in efficient, adaptive, and technology-based school management. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The research informants consisted of the principal, vice principal, teachers, and administrative staff. The results of the study indicate that the digitalization strategy has begun to be implemented through the use of technology in the learning process, the development of teachers' digital skills, and the integration of technology-based educational platforms. However, in its implementation, the school faces various obstacles, such as limited school internet (Wi-Fi) quota and low digital competence of some teachers. To overcome these obstacles, the school conducts internal training, utilizes offline learning media, and improves digital infrastructure. The conclusion of this study shows that the digitalization of school management contributes significantly to improving the quality of education, especially in terms of learning effectiveness, administrative efficiency, and strengthening teacher and student competence in the digital era
Abstract:Online marketing is one of the main strategies in increasing business income, including for traditional market traders in South Sulawesi. Although internet penetration in Indonesia, especially in South Sulawesi, continues…
s to grow, many traditional market traders have not utilized digital potential to market their products. This study aims to explore online marketing activities implemented by traditional market traders in Gowa Regency, as well as to analyze their influence on increasing income and the factors that influence their success. Based on literature studies, the use of social media and e-commerce platforms has been shown to increase product visibility and attract more consumers, which in turn can increase sales. However, the adoption of digital technology among traditional market traders is still limited, mainly due to the lack of skills in managing social media accounts and digital platforms. This study uses a qualitative approach with interviews and observation methods of traders in traditional markets in Gowa Regency. The results of the study show that online marketing has a positive influence on increasing trader income, but the level of adoption varies based on factors such as age, education, and business experience. Therefore, digital marketing training and support from the government and trader associations are needed to accelerate the adoption of this technology. This study is expected to provide recommendations for the development of more effective digital marketing strategies for traditional market traders in South Sulawesi, in order to increase competitiveness and strengthen the local economy.
Abstract:Perkembangan teknologi digital telah mendorong penggunaan Google Form sebagai instrumen pengumpulan data dalam penelitian pendidikan, termasuk pada jenjang sekolah dasar. Namun, penggunaan instrumen digital memerlukan perhatian…
rhatian terhadap kredibilitas data yang dihasilkan agar hasil penelitian tetap valid dan dapat dipercaya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kredibilitas data pada penggunaan Google Form dalam penelitian pendidikan sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kajian pustaka (literature review) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber yang relevan, seperti artikel jurnal, buku, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa Google Form memiliki berbagai keunggulan, antara lain mudah digunakan, efisien, hemat biaya, serta mampu mengolah data secara otomatis dan real-time. Meskipun demikian, terdapat sejumlah tantangan yang dapat memengaruhi kredibilitas data, seperti keterbatasan akses internet, kemampuan teknologi peserta didik yang masih berkembang, potensi kecurangan dalam pengisian respons, serta keterbatasan fitur pada beberapa jenis pertanyaan. Untuk meningkatkan kredibilitas data, diperlukan validasi ahli, uji validitas dan reliabilitas instrumen, triangulasi data, pelatihan pengguna, penyesuaian desain instrumen dengan karakteristik siswa sekolah dasar, serta dukungan infrastruktur yang memadai. Dengan penerapan strategi tersebut, Google Form dapat menjadi instrumen pengumpulan data yang kredibel dan efektif dalam penelitian pendidikan sekolah dasar.
Abstract:Penggunaan gadget dan media sosial pada anak meningkat pesat, namun belum diikuti dengan kemampuan literasi dan kesehatan digital yang memadai. Kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko seperti paparan konten tidak layak,…
, interaksi dengan orang asing di internet, serta penggunaan screen time berlebihan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak mengenai sehat di ruang digital dengan memberikan literasi digital, keamanan digital, dan penggunaan gadget sehat. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan melibatkan 20 anak RPTRA Malinjo Jakarta Selatan sebagai peserta utama, dua dosen Unas sebagai fasilitator, dan satu mahasiswa sebagai pendamping teknis. Metode yang digunakan adalah edukatif interaktif melalui penyampaian materi visual, video edukatif, diskusi partisipatif, simulasi kasus sederhana (learning by doing). Evaluasi dilakukan dengan melalui observasi partisipasi peserta, serta refleksi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai batasan screen time sehat, etika berinternet, dan cara menjaga keamanan digital, yang terlihat dari perbandingan hasil pre-test dan post-test serta keaktifan peserta selama kegiatan. Selain itu, pengelola RPTRA memperoleh modul literasi digital sebagai panduan implementasi lanjutan. Program ini juga menghasilkan komitmen awal peserta untuk menerapkan perilaku penggunaan gadget yang lebih sehat. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif sebagai upaya edukasi preventif berbasis komunitas dalam meningkatkan literasi dan kesehatan digital anak. Program berpotensi direplikasi pada komunitas serupa dengan pendekatan partisipatif dan media pembelajaran interaktif.
Abstract:Kampung Wisata Bambu Jetis yang berlokasi di Sumberrejo, Tempel, Sleman, DIY memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis alam dan budaya. Awalnya Lokasi ini namun masih menghadapi kendala dalam promosi digital,…
al, lokasi ini tidak mudah ditemukan di Internet. Sebelumnya Kampung Wisata bambu ini belum memiliki website, Titik peta lokasi Google Map belum tersedia. Tim mendapatkan data awal saat UMBY melaksanakan KKN di Dusun jetis pada tahun 2024 dan dengan wawancara dengan pengelola. Kegiatan yang dilakukan oleh tim dalam pengabdian ini terkait dengan website yang meliputi : pembuatan web kampungbambujetis.web.id, riset kata kunci, mengisi dengan konten, optimasi SEO (onpage dan offpage SEO) dan monitoring. Sementara untuk Lokasi map dilakukan klaim kepemilikan Lokasi dan penambahan informasi terkait Lokasi. Dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan pengelolaan website kepada pengelola.
Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini, Website sudah bisa diakses, visibilitas Kampung Bambu jetis sudah muncul di internet dengan pencarian kata kunci terkait serta data Lokasi Map sudah bisa dilengkapi dengan kontak dan Alamat website. Pengelola kampung bambu sudah bisa mengisi konten website dan pendapingan telah dilakukan.
Abstract:Digital marketing menjadi alat penting bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan…
an digital marketing pelaku UMKM dan generasi muda di Desa Winongan Lor melalui pelatihan penggunaan marketplace Shopee, pemasaran di media sosial Facebook, serta pendampingan berkelanjutan melalui grup WhatsApp. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan peserta dalam membuat akun, mengelola konten, dan menerapkan promosi online yang efektif. Pendampingan melalui WhatsApp mendukung penerapan teknik pemasaran digital secara berkelanjutan. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan akses internet dan kepercayaan diri dalam teknologi, program ini berhasil membuka peluang pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing produk lokal. Disarankan pelaksanaan pelatihan lanjutan yang fokus pada pengembangan konten kreatif, manajemen toko online, dan strategi pemasaran terstruktur untuk mendukung pertumbuhan usaha berkelanjutan.
Abstract:Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengetahui bagaimana pemanfaatan laboratorium virtual dalam pembelajaran listrik dinamis serta dampaknya terhadap peningkatan aktivitas dan pemahaman siswa. Laboratorium virtual…
memungkinkan siswa untuk melakukan eksperimen serta simulasi dari percobaan laboratorium fisik yang kompleks menjadi lebih mudah dipamahi. Ini membantu mereka memahami konsep fisika dengan lebih baik, terutama yang berkaitan dengan hukum ohm, arus dan tegangan. Dalam pengabdian ini, pendekatan kuantitatif digunakan untuk menjalankan eksperimen yang melibatkan dua kelompok, masing-masing disebut sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk mengevaluasi perbedaan yang terjadi antara siswa yang menggunakan laboratorium virtual dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa menggunakan laboratorium virtual tidak hanya membuat siswa lebih terlibat dalam tugas-tugas, tetapi juga membuat mereka lebih memahami konsep-konsep listrik dinamis. Laboratorium virtual menunjukkan peningkatan dalam partisipasi siswa, pemahaman konsep, dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa kegiatan yang memanfaatkan teknologi laboratorium virtual memiliki potensi besar untuk membuat pengalaman belajar yang lebih fleksibel, interaktif, dan mendalam. Laboratorium virtual dapat menjadi alternatif yang bagus untuk fasilitas fisik untuk pembelajaran listrik dinamis bahkan tanpa menggunakan jaringan internet. Diharapkan bahwa ini akan digunakan lebih luas di lembaga pendidikan untuk mendukung pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teknologi informasi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Desa Pantungo, Kecamatan Telaga Biru. Kajian penelitian difokuskan pada pengelolaan data dan informasi,…
ormasi, pemanfaatan komunikasi serta kolaborasi digital, otomatisasi layanan administrasi, dan berbagai faktor yang memengaruhi efektivitas penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan publik di tingkat desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam yang melibatkan kepala desa, sekretaris desa, perangkat desa, operator Sistem Informasi Desa (SID), serta masyarakat sebagai pengguna layanan. Selain itu, data pendukung diperoleh melalui kegiatan observasi langsung di lapangan dan dokumentasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan pelayanan administrasi berbasis teknologi informasi di Desa Pantungo.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi informasi di Desa Pantungo telah dimanfaatkan dalam pengelolaan data administrasi, penyebaran informasi melalui website dan media sosial, serta mendukung proses pelayanan dan pengambilan keputusan desa. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi lapangan, pemanfaatan teknologi informasi telah memberikan kemudahan dalam pengelolaan data, mempercepat pelayanan administrasi, dan mendukung koordinasi antarperangkat desa. Namun, penerapannya belum berjalan optimal karena pengelolaan data masih sebagian dilakukan secara manual, komunikasi digital belum dimanfaatkan secara merata oleh masyarakat, serta pelayanan administrasi belum sepenuhnya terintegrasi dalam satu sistem digital. Analisis penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penerapan teknologi informasi masih dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya literasi digital masyarakat, dan keterbatasan infrastruktur jaringan internet. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sistem pelayanan digital yang lebih terintegrasi, peningkatan kapasitas aparatur desa, serta penguatan sarana dan prasarana teknologi informasi guna mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Abstract:Perkembangan teknologi digital yang pesat mendorong meningkatnya jumlah pengguna internet, khususnya di kalangan mahasiswa. Namun, tingginya intensitas penggunaan internet tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas perilaku…
rilaku beretika di ruang siber. Maraknya penyebaran hoaks, ujaran kebencian, cyberbullying, serta pelanggaran privasi menjadi indikator rendahnya literasi digital sebagian pengguna. Artikel ini bertujuan mengkaji secara konseptual: (1) peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan dalam ekosistem digital, (2) kontribusi literasi digital dalam membentuk perilaku beretika dan bertanggung jawab di dunia siber, serta (3) dampak nyata rendahnya literasi digital terhadap keamanan data pribadi dan privasi pengguna. Kajian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber relevan terkait literasi digital, etika siber, dan keamanan data. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital berperan sebagai instrumen kritis yang tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga membentuk kesadaran etis, tanggung jawab digital, dan kemampuan proteksi privasi. Mahasiswa, sebagai kelompok pengguna internet yang dominan dan terdidik, memiliki posisi strategis untuk memimpin perubahan budaya digital menuju ekosistem yang lebih sehat, aman, dan beretika.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong transformasi sistem perdagangan dari konvensional menuju perdagangan elektronik (e-commerce). E-commerce merupakan sistem perdagangan yang memanfaatkan jaringan…
ngan internet dan teknologi digital untuk memfasilitasi berbagai aktivitas bisnis secara elektronik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep dasar e-commerce, mengidentifikasi jenis-jenisnya berdasarkan pelaku transaksi, serta menganalisis pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa e-commerce memiliki lima konsep dasar, yaitu komputerisasi, integrasi, publikasi, komunikasi, dan perdagangan elektronik, serta karakteristik utama berupa ubiquity, global reach, interactivity, information density, dan personalization. Berdasarkan pelaku transaksinya, e-commerce terbagi menjadi B2C, B2B, C2C, dan C2B. Adapun pemanfaatannya meliputi peningkatan penjualan UMKM, kemudahan transaksi konsumen, strategi digital marketing, pertumbuhan ekonomi digital, dan perubahan perilaku konsumen.