Search Articles & Publications

Showing 13 articles found for "Kesabaran"

Metode Penanaman Karakter Kesabaran Pada Peserta Didik Jenjang Pendidikan Menengah Perspektif Al-Qur’an

Akhmad Shunhaji, Siskandar, Hanin Fathullah
Abstract: Penelitian ini termasuk dalam kajian pustaka, yakni peneliti melakukan kajian literatur berkenaan pendidikan karakter dan kitab tafsir. Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk menjelaskan apa saja metode yang terdapat dalam… lam Al Qur’an dalam menanamkan pendidikan karakter kesabaran dalam perspektif Al-Qur’an. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, yakni penelitian yang dimaksudkan untuk memahami fenomena tentang apa yang terjadi pada subjek penelitian menghasilkan data deskriptif yang berujung pada kesimpulan tentang penelitian ini. Peserta didik jenjang menengah identik dengan usia remaja. Masa remaja adalah masa yang mana seorang individu mengalami peralihan dari satu tahapan ke tahapan berikutnya, ia mengalami perubahan baik dalam sisi emosi, fisik, minat, maupun pola perilaku. Berbagai perubahan yang harus dilalui oleh remaja seringkali menghadirkan konflik dalam diri remaja, sehingga banyak dari mereka yang melalui masa ini dengan gamang. Karakteristik remaja yang sedang dalam proses menuju kedewasaan membutuhkan pendidikan karakter yang dilakukan dengan hati-hati dan bijaksana. Salah satu karakter yang butuh ditanamkan adalah karakter kesabaran. Dengan kesabaran, seorang remaja diharapkan bisa melewati masa yang penuh gejolak tersebut dengan baik. Peserta didik jenjang pendidikan menengah masuk ke dalam kategori masa remaja. Hasil pengolahan data terhadap 93 ayat yang mengandung lafaz kesabaran, peneliti menemukan empat metode yang digunakan dalam Al-Qur’an dalam pendidikan karakter kesabaran, yakni: Metode mau’izhah atau nasihat, metode targhîb dan tarhîb, metode kisah dan metode qudwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat metode tersebut dapat digunakan terhadap peserta didik jenjang pendidikan menengah yang masuk kategori fase remaja. Keempat metode tersebut termasuk metode-metode pendidikan karakter yang digunakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Komunikasi Verbal Dan Nonverbal Orang Tua Kepada Anak Penyandang Autis Di SLB Melati Aisyah Deli Serdang

Amelia Hanifa Rahmadani, Zuhriah, Muhammad Alfikri
Abstract: Komunikasi mempunyai banyak elemen, antara lain seperti komunikator, isi, komunikan, dan chanel. Komunikasi verbal dan nonverbal adalah jenis pesan. Penelitian yang dilakukan ialah penelitian dengan pendekatan Kualitatif.… . Dengan jenis metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Penelitian yang dilakukan mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan / menggambarkan fenomena. Menjelaskan situasi serta menggambarkan sebuah peristiwa secara objektif. Oleh sebab itu, para orang tua murid dari penyandang autis tidak selalu menggunakan komunikasi verbal sebagai bentuk komunikasi utama orang tua kepada anaknya. Dalam konteks untuk berkomunikasi dengan anak autis komunikasi non verbal juga mempunyai peran penting dalam penyampaian atau kesuksesan pesan. Anak autis tentunya membutuhkan banyak kesabaran untuk memahami mereka. Proses komunikasi yang dilakukan harus dengan sabar dan pelan agar dapat dipahami oleh mereka.

Pengembangan Karakter Dan Keterampilan Anak Melalui Permainan Tradisional (Boiboian)

Ferri Hendryanto, Suhermon, Arisman, Alfa Syahputra, Sopida
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan karakter dan keterampilan motorik anak melalui permainan tradisional Boiboian. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 004 Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu… lu dengan melibatkan guru, siswa, serta dosen dan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Universitas Rokania. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan terdiri dari sosialisasi, pelatihan, serta praktik permainan Boiboian yang menekankan nilai-nilai kerja sama, kejujuran, kesabaran, dan kepercayaan diri. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme siswa yang tinggi serta peningkatan kemampuan mereka dalam bekerja sama dan berkomunikasi. Selain itu, kegiatan ini berhasil menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal melalui permainan tradisional. Dengan demikian, permainan Boiboian efektif dalam memperkuat karakter dan keterampilan motorik anak serta melestarikan budaya daerah.