Search Articles & Publications

Showing 138 articles found for "Sejarah"

PESAN SPIRITUALITAS DALAM KEPEMIMPINAN HENRICUS LEVEN

Arias Yulianus, Jovianus Ama Bani
Abstract: Penelitian ini membahas tentang makna spiritualitas yang tercermin dalam kemampuan kepemimpinan dan pelayanan misioner Mgr. Henricus Leven, SVD, seorang tokoh penting dalam sejarah misi Katolik di Flores Timur, Nusa Tenggara… gara Timur. Fokus utama tulisan ini adalah bagaimana nilai-nilai spiritual seperti kesederhanaan, kasih terhadap sesama, dan semangat pelayanan kepada kaum kecil menjadi dasar kemampuan dan karya-karya beliau. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan analisis isi terhadap berbagai sumber sekunder berupa berita daring, tulisan biografis, dan refleksi sejarah karya Leven. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas bukan hanya menjadi unsur batin, tetapi menjadi fondasi yang mengarahkan kemampuan seseorang dalam pelayanan dan kepemimpinan. Melalui integrasi iman dan tindakan nyata, Henricus Leven menunjukkan bahwa spiritualitas sejati selalu menuntun manusia untuk melayani, membangun, dan mengasihi tanpa batas.

PARADIGMA KUHN DAN DINAMIKA PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN: ANALISIS FILSAFAT ILMU DALAM PERSPEKTIF REVOLUSI ILMIAH

Marno, Susanti, Rahmi, Chotimah, Umi, Yosef, Yosef
Abstract: Perkembangan ilmu pengetahuan telah menjadi arena diskusi filosofis sepanjang sejarah. Thomas S. Kuhn, melalui karyanya The Structure of Scientific Revolutions, menawarkan pemahaman baru tentang bagaimana ilmu berubah dari… ri satu periode ke periode lainnya melalui mekanisme paradigma, normal science, anomali, krisis, dan revolusi ilmiah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran Kuhn secara komprehensif berdasarkan dokumen “Paradigma Kuhn” yang diunggah, kemudian memperkaya analisis tersebut dengan literatur ilmiah terbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa paradigma memegang peran sentral dalam mengarahkan cara ilmuwan bekerja, memecahkan teka-teki ilmiah, serta menentukan kriteria kebenaran ilmiah. Perubahan paradigma bukan proses kumulatif, melainkan lompatan revolusioner yang terjadi ketika anomali tak dapat lagi diselesaikan dalam kerangka teori lama. Kritik Kuhn terhadap Karl Popper menegaskan bahwa dinamika ilmu lebih bersifat historis dan sosiologis dibandingkan rasional-matematis semata. Temuan ini menegaskan pentingnya pemikiran Kuhn bagi penelitian kontemporer, terutama dalam memahami dinamika perubahan ilmu serta implikasinya terhadap metodologi penelitian modern.

ISTIWA’ ALLAH DI ATAS ‘ARASY DALAM TAFSIR NUSANTARA: PERBANDINGAN TAFSIR HAMKA DAN HASBI ASH-SHIDDIEQY (KAJIAN TAFSIR Q.S. THAHA [20]: 5)

Supriadi, Yusup, Zakaria, Aceng
Abstract: Artikel ini mengkaji perbedaan metodologis antara dua mufasir Nusantara, Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka) dalam Tafsir Al-Azhar dan Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy dalam Tafsir An-Nur, ketika menafsirkan ayat… istiwa’ Allah di atas ‘Arasy dalam Q.S. Thaha [20]: 5. Ayat ini termasuk kategori mutasyabihat yang melahirkan tiga pendekatan utama dalam sejarah Islam: takwil (interpretasi metaforis), isbat bilā kayf (penetapan makna lahir tanpa menanyakan cara), dan tafwīḍ al-ma‘nā (penyerahan makna sepenuhnya kepada Allah). Dengan menggunakan metode kualitatif-komparatif dan analisis isi terhadap kedua tafsir serta literatur akidah terkait, studi ini menemukan bahwa Hamka menempuh jalan takwil dengan memaknai istawa’ sebagai istīlā’ (menguasai), sedangkan Hasbi Ash-Shiddieqy menerapkan isbat bilā kayf: menetapkan makna “bersemayam” sebagaimana adanya sembari menyerahkan hakikat dan cara (kaifiyyah) kepada Allah, bukan menyerahkan makna dasarnya (tafwīḍ al-ma‘nā). Perbedaan ini karena keduanya bersepakat menolak penyerupaan Allah dengan makhluk dan menjaga transendensi-Nya, hanya saja caranya yang bebeda. Temuan ini memperkaya pemahaman tentang dinamika tafsir Nusantara yang menggabungkan tradisi Salaf dan semangat pembaruan.

PERPUSTAKAAN DALAM PERADABAN ISLAM : KONTRIBUSI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN PENDIDIKAN

Abdul Latif
Abstract: Perpustakaan dalam peradaban Islam memiliki peran yang sangat vital dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan. Sejak masa awal sejarah Islam, peran perpustakaan tidak hanya terbatas pada tempat penyimpanan buku,… tetapi juga sebagai pusat intelektual dan riset yang mendukung kemajuan di berbagai bidang ilmu. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi perjalanan dan kontribusi perpustakaan dalam sejarah Islam, dimulai dari masa Nabi Muhammad SAW dan sahabat, hingga pada masa kejayaan kekhalifahan Abbasiyah, serta relevansinya dalam konteks modern. Melalui peran perpustakaan sebagai tempat penyimpanan manuskrip berharga, pengembangan pengetahuan, dan pembelajaran, artikel ini akan membahas bagaimana perpustakaan berfungsi sebagai jembatan antara peradaban Islam dan peradaban lainnya, serta tantangan yang dihadapi oleh perpustakaan Islam di era digital saat ini. Di tengah kemajuan teknologi informasi, artikel ini juga menelusuri upaya yang dilakukan oleh perpustakaan Islam untuk beradaptasi dengan teknologi digital guna melestarikan warisan ilmiah yang telah ada selama berabad-abad. Dengan mengkaji sejarah, peran, dan tantangan perpustakaan Islam, diharapkan artikel ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai pentingnya lembaga ini dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan yang berkelanjutan, serta masa depannya dalam mendukung kemajuan ilmu pengetahuan global.

PENDIDIKAN ISLAM DI ANDALUSIA : INTEGRASI ILMU, DINAMIKA KEKUASAAN, DAN TRANSMISI PENGETAHUAN KE BARAT

Abdul Rahman Mujahid
Abstract: Pendidikan Islam di Andalusia merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah peradaban Islam yang menunjukkan peran strategis pendidikan dalam membangun tradisi intelektual dan kebudayaan yang berpengaruh lintas wilayah.… yah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan Islam di Andalusia dengan menekankan tiga aspek utama, yaitu integrasi ilmu dalam kerangka epistemologis Islam, dinamika relasi antara pendidikan dan kekuasaan politik, serta proses transmisi pengetahuan ke dunia Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kepustakaan dengan menelaah sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan dengan sejarah pendidikan Islam Andalusia. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam di Andalusia berkembang melalui lembaga-lembaga seperti masjid, kuttāb, halaqah ilmiah, dan perpustakaan, dengan karakter integratif yang memadukan ilmu-ilmu keislaman dan ilmu-ilmu rasional secara komplementer. Perkembangan tersebut sangat dipengaruhi oleh patronase politik pada masa kejayaan Bani Umayyah di Andalusia, sementara fragmentasi kekuasaan dan konflik internal pada periode berikutnya menyebabkan kemunduran institusi pendidikan. Meskipun demikian, tradisi keilmuan Andalusia tetap berlanjut melalui transmisi pengetahuan ke Eropa, terutama melalui gerakan penerjemahan dan pertukaran intelektual lintas budaya, yang mengalami seleksi dan transformasi epistemologis. Artikel ini menegaskan bahwa pendidikan Islam di Andalusia memiliki signifikansi historis sekaligus relevansi konseptual bagi pengembangan pendidikan Islam kontemporer

ANALISIS ISI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) DI MTS AL-MUSYARROFAH

Ahmad Bakir, Muhammad Zuhdi, Bobi Erni Rusadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis isi Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di madrasah dengan pendekatan analisis konten (content analysis). Kajian ini didasari pentingnya… ntingnya SKI sebagai mata pelajaran yang tidak hanya menyajikan peristiwa sejarah, tetapi juga memuat nilai moral, budaya, dan identitas keislaman yang berperan dalam pembentukan karakter peserta didik. Analisis dilakukan terhadap struktur kurikulum, kompetensi, dan substansi materi yang tercantum dalam regulasi resmi, termasuk KMA 450 Tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isi kurikulum SKI memiliki karakter integratif yang menggabungkan aspek historis dengan nilai-nilai keagamaan, serta berfungsi sebagai sarana penguatan literasi sejarah dan pembentukan karakter. Kurikulum disusun secara spiral mulai dari tingkat dasar hingga menengah, selaras dengan tahapan perkembangan kognitif peserta didik. Meski demikian, temuan empiris memperlihatkan adanya sejumlah kendala, seperti keluasan materi yang tidak sebanding dengan kedalaman pembelajaran, keterbatasan waktu belajar, dan variasi kompetensi guru dalam bidang historiografi. Analisis juga menegaskan bahwa kurikulum SKI perlu lebih adaptif terhadap perkembangan zaman melalui integrasi literasi digital, pendekatan historiografi kritis, dan model pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum SKI memiliki potensi kuat dalam membentuk pemahaman sejarah Islam yang komprehensif dan relevan, namun memerlukan penguatan pada aspek implementasi agar mampu menjawab tantangan pendidikan Islam di era modern. Rekomendasi diberikan untuk perbaikan substansi kurikulum, peningkatan kompetensi guru, dan penyediaan sumber belajar yang lebih variatif.

REKONSTRUKSI SEJARAH BERDIRINYA PESANTREN USWATUN HASANAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKEMBANGAN ISLAM DI WILAYAH MANGKANG

Bunga Fitri Lestari, Habib Aifan Kamil, Atina Asnassyifa, Ika Alief Affifah, Ilza Fadilatun Nadifa, M Rikza Chamami
Abstract: Penelitian ini bertujuan merekonstruksi secara historis proses berdirinya Pondok Pesantren Uswatun Hasanah di Mangkang serta menganalisis peran dan kontribusinya terhadap perkembangan Islam dan kehidupan sosial-keagamaan… masyarakat setempat. Penelitian menggunakan metode sejarah dengan menelusuri latar sosial-keagamaan, peran tokoh pendiri, dinamika kelembagaan, serta pengaruh pesantren terhadap pembentukan tradisi keislaman di wilayah Mangkang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan historis karena fokus kajian adalah rekonstruksi proses berdirinya Pondok. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, wawancara dengan pengasuh, keluarga pendiri, dan observasi terhadap aktivitas kependidikan dan keagamaan di lingkungan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pesantren Uswatun Hasanah berkembang dari pondok berbasis tradisional menjadi kompleks pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan formal, nonformal, dan kepesantrenan, sekaligus berperan sebagai pusat dakwah, kaderisasi, dan penguatan identitas keagamaan masyarakat Mangkang. Temuan ini menegaskan posisi pesantren sebagai agen penting dalam pembinaan generasi muslim berilmu dan berakhlak serta sebagai motor transformasi sosial-keagamaan di tingkat lokal.​

AKULTURASI BUDAYA DAN SEJARAH MASJID MENARA LAYUR SEMARANG : JEJAK KOMUNITAS ARAB DI KOTA PESISIR

M. Azka Ulinnuha, Aulya Naysa Abila, Saskia Meilana Siswanto, Nasila Ayu Natasya, Faiz Irkham Maulana, M. Rikza Chamami
Abstract: Abstrak ini mengkaji akulturasi budaya dan sejarah Masjid Layur Menara yang terletak di Semarang, sebuah kota pesisir yang kaya akan keberagaman budaya.Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana perpaduan budaya tercermin… ercermin dalam desain arsitektur dan fungsi dari masjid tersebut, yang juga menjadi saksi bisu kehadiran komunitas Arab di daerah ini. Melalui studi ini, diharapkan terungkap peran penting masjid dalam memperkuat identitas budaya lokal yang plural.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data meliputi observasi langsung ke lokasi, studi literatur terkait sejarah dan budaya setempat, serta wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan pengurus masjid. Pendekatan ini membantu mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang nilai sejarah dan budaya yang melekat pada Masjid Layur Menara, sehingga analisis dapat dilakukan secara mendalam dan kontekstual.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Layur menggabungkan elemen arsitektur dari budaya Arab, Melayu, dan Jawa.Salah satu ciri khasnya adalah menara masjid yang memiliki fungsi ganda, tidak hanya sebagai simbol keagamaan tetapi juga sebagai mercusuar yang berperan mengawasi lalu lintas kapal di sekitar pelabuhan.Hal ini menunjukkan keterkaitan erat antara fungsi sosial dan keagamaan yang melekat pada masjid dalam konteks kehidupan masyarakat pesisir Semarang.Penelitian ini menegaskan bahwa Masjid Layur Menara bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol penting akulturasi budaya dan keberadaan komunitas Arab yang memberikan kontribusi pada kehidupan sosial dan budaya di Semarang.Masjid ini dapat dipandang sebagai warisan budaya yang memperkaya sejarah kota pesisir sekaligus membantu melestarikan identitas budaya yang beragam dan dinamis di wilayah tersebut.

ANALISIS NASKAH AL-QUR'AN BERAKSARA JAWA: PERSPEKTIF PALEOGRAFI DAN SEJARAH KESULTANAN ZAMAN MATARAM

Samsul Ariyadi
Abstract: Penelitian ini menyelidiki naskah-naskah Al-Qur'an yang ditulis dalam aksara Jawa tradisional dari era Kesultanan Mataram, dengan fokus khusus pada naskah-naskah dari pesantren-pesantren lama di Jawa Tengah. Dengan menggunakan… unakan pendekatan analisis isi kualitatif dalam kerangka paleografi Arab-Jawa, penelitian ini meneliti aspek-aspek historis, material, dan gaya naskah-naskah ini. Temuan-temuan mengungkapkan ciri-ciri khas mengenai penggunaan dan variasi harakat (tanda diakritik) dan tanda baca, integrasi kreatif elemen-elemen dekoratif lokal, dan interaksi dinamis antara tradisi Islam dan Jawa dalam produksi naskah. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang proses akulturasi Islam di Jawa dan menetapkan kategorisasi tipologis berdasarkan fase-fase kronologis. Katalogisasi digital yang komprehensif dan analisis naskah-naskah terpilih mendukung kesimpulan-kesimpulan ini, yang menawarkan kontribusi orisinal untuk studi tradisi naskah Al-Qur'an di Asia Tenggara  

KARAKTERISTIK KEPEMIMPINAN RASULULLAH SAW

Aditya Syahputra, Akhmad Kastalani, Ahmadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kepemimpinan Rasulullah SAW sebagai model kepemimpinan ideal dalam Islam dan relevansinya dalam konteks modern. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian… an ini mengkaji sumber-sumber otentik seperti Al-Qur'an, hadis, dan literatur sejarah Islam untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip fundamental kepemimpinan Rasulullah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Rasulullah SAW berlandaskan pada tujuh karakteristik utama: Sidq (kejujuran dan integritas), Amanah (tanggung jawab dan kredibilitas), Fathanah (kecerdasan dan kebijaksanaan), Tabligh (komunikasi efektif dan transparan), keadilan, kesabaran, serta kasih sayang dan empati. Prinsip-prinsip ini tidak hanya menjadi landasan dalam membangun masyarakat Islam pada masa Rasulullah, tetapi juga memiliki relevansi yang signifikan dalam konteks kepemimpinan modern di berbagai bidang. Implementasi nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah dalam era globalisasi memiliki potensi untuk menciptakan pemimpin yang berintegritas, bertanggung jawab, dan efektif dalam membangun organisasi dan masyarakat yang harmonis. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tokoh kontemporer yang telah menerapkan prinsip-prinsip tersebut serta strategi praktis untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.