Abstract:Pendidikan karakter dan literasi merupakan pilar penting dalam membangun generasi emas yang berdaya saing dan berakhlak mulia. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi masyarakat Desa Mappetatajang melalui…
alui penguatan pendidikan karakter berbasis partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan adalah Community-Based Participatory Approach (CBPA) dengan melibatkan masyarakat sebagai subjek utama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat baca, kesadaran literasi, serta penguatan nilai-nilai karakter masyarakat. Integrasi pendidikan karakter dan literasi terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desa wisata dan partisipasi masyarakat terhadap peningkatan pendapatan masyarakat lokal di Desa Wisata Pandai Besi Mekarmaju, Kabupaten Bandung. Indonesia, sebagai negara…
ara kepulauan, memiliki potensi pariwisata yang besar, dan desa wisata menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan perekonomian lokal. Desa Mekarmaju yang terkenal dengan kerajinan logamnya, menunjukkan potensi yang signifikan namun belum sepenuhnya tergarap.
Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 261 responden masyarakat lokal. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan verifikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa wisata memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, dengan nilai skor indeks sebesar 69,5% yang menunjukkan kategori “Baik”. Partisipasi masyarakat juga berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pendapatan, di mana keterlibatan warga dalam aktivitas wisata mendorong stabilitas usaha dan tambahan pendapatan.
Hasil menunjukkan bahwa desa wisata dan partisipasi masyarakat secara simultan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat lokal, dengan nilai F hitung sebesar 119,418 dan signifikansi 0,000. Partisipasi masyarakat memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan variabel desa wisata, dengan nilai koefisien regresi masing-masing sebesar 0,666 dan 0,160. Nilai R² sebesar 0,507 menunjukkan bahwa 50,7% variasi pendapatan dijelaskan oleh dua variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan desa wisata harus dilakukan secara partisipatif agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan.
Abstract:Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Sarambu, Kecamatan Porehu, Kabupaten Kolaka Utara, dengan tujuan untuk mengembangkan wisata edukatif dan dakwah kultural berbasis potensi lokal masyarakat.…
kat. Desa Sarambu memiliki kekayaan alam, sosial, dan religius yang besar, namun potensi tersebut belum dikelola secara optimal sebagai sarana edukasi dan dakwah berbasis komunitas. Kegiatan ini menggunakan pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development) yang berorientasi pada pengembangan aset dan kekuatan lokal masyarakat sebagai modal utama dalam pemberdayaan. Program utama yang dilaksanakan meliputi pembuatan tugu pembatas desa, video profil desa, pemasangan papan petunjuk wisata, penyusunan buku TPA, pelatihan pengurusan jenazah, serta gerakan kebersihan dan edukasi lingkungan. Semua kegiatan dirancang secara partisipatif melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran religius, partisipasi sosial, serta kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan potensi wisata lokal. Masyarakat yang sebelumnya pasif kini mampu berperan aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, serta mulai mengelola potensi wisata secara mandiri. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil memperkuat nilai-nilai Islam, budaya lokal, dan semangat gotong royong masyarakat melalui pengembangan wisata edukatif yang berkelanjutan. Pendekatan berbasis potensi lokal terbukti efektif dalam menciptakan masyarakat yang religius, mandiri, dan berdaya sosial.
Abstract:Penulisan esai beasiswa menuntut kemampuan literasi argumentatif yang tidak hanya menyusun informasi, tetapi juga membangun identitas akademik secara meyakinkan. Banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam memulai cerita,…
erita, menyusun alur yang runtut, serta merumuskan tujuan studi dan kontribusi secara persuasif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penguatan literasi argumentatif melalui retorika naratif dalam penulisan esai Bahasa Indonesia bagi mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang didukung analisis kuantitatif sederhana. Data diperoleh melalui Google Form yang diisi peserta pelatihan penulisan esai beasiswa, berupa skala penilaian diri terhadap pemahaman esai persuasif dan kemampuan retorika, serta jawaban naratif mengenai pengalaman hidup yang dianggap mewakili diri, bagian tersulit dalam menulis esai, dan kesan terhadap kegiatan. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif untuk memetakan kecenderungan persepsi literasi argumentatif, sedangkan data naratif dianalisis melalui pengkodean etos, pathos, dan logos, penemuan tema-tema konstruksi identitas, dan interpretasi kontekstual. Hasil penelitian diharapkan memotret pola cara mahasiswa menampilkan identitas akademiknya dalam esai, strategi retorika yang paling dominan digunakan, serta aspek-aspek kemampuan menulis yang masih membutuhkan penguatan. Temuan tersebut menjadi dasar penyusunan modul pelatihan penulisan esai berbasis retorika naratif dalam konteks Pendidikan Bahasa Indonesia.
Abstract:Penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) merupakan bagian dari transformasi sistem pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk menjamin kesetaraan dan mutu pelayanan bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kurangnya…
urangnya pemahaman masyarakat terhadap kebijakan KRIS menjadi tantangan dalam implementasinya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai konsep dan manfaat KRIS, serta menyampaikan 12 kriteria fasilitas rawat inap yang ditetapkan pemerintah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah interaktif, diskusi, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan, dari 69% peserta berada pada kategori pengetahuan cukup sebelum sosialisasi menjadi 89% peserta dalam kategori pengetahuan baik setelah kegiatan. Hasil ini menunjukkan bahwa sosialisasi KRIS mampu meningkatkan pemahaman masyarakat secara efektif. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendukung keberhasilan implementasi KRIS di masyarakat.
Abstract:The seminar titled Visual Discourse in Marketing UMKM Products held in Sukajadi Village, Lemahsugih District, aimed to enhance local entrepreneurs’ understanding of visual communication strategies in product marketing. This…
This initiative responded to the limited use of visual elements such as packaging design, symbols, and graphic narratives that reflect local identity and influence consumer perception. Through a participatory approach, participants were introduced to the basics of visual discourse, practiced culturally rooted design techniques, and simulated digital promotional content. Monitoring was conducted through direct observation and feedback, while evaluation involved pre-tests, post-tests, and analysis of participants’ design outputs. Results showed a significant improvement in visual literacy and readiness to redesign product packaging more effectively. The seminar laid a foundation for building a creative and context-sensitive UMKM ecosystem, where visual elements serve as key tools to strengthen product identity, cultural relevance, and market competitiveness.
Abstract:Pelatihan pembuatan nugget ikan nila merupakan upaya pemberdayaan pelaku UMKM dan generasi muda di Desa Winongan Lor untuk meningkatkan keterampilan pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan ini…
dilaksanakan melalui sosialisasi, praktik langsung, sesi tanya jawab, dan uji hedonik yang melibatkan masyarakat setempat. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan teknis peserta dalam pengolahan, kebersihan, dan keamanan pangan, serta kemampuan praktis menghasilkan nugget dengan cita rasa dan tekstur yang diminati konsumen. Uji hedonik mengonfirmasi bahwa produk nugget ikan nila diterima baik oleh ibu-ibu dan anak-anak, menandakan potensi pasar yang menjanjikan. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan alat dan bahan, pelatihan ini berhasil membangkitkan motivasi kewirausahaan dan membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan. Disarankan pelatihan lanjutan dengan fokus pada peningkatan mutu produk, teknik pengemasan inovatif, dan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing produk olahan ikan nila. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan UMKM serta pengembangan ekonomi berbasis inovasi produk hasil perikanan.
Abstract:Tujuan Kegiatan Sosialisasi Meningkatkan Minat Baca Pada Anak Sekolah Dasar, untuk meningkatkan minat baca pada anak – anak. Karena dengan membaca buku dapat menambah pengetahuan dan wawasan yang luas. Luangkan waktu 15…
5 menit sampai 30 menit untuk membaca buku, baik itu buku cetak maupun non cetak. Dari situlah nanti akan muncul minat membaca dengan sendiri nya. Dalam kegiatan sosialisasi ini, orangtua juga sangat mendukung. Karena memberikan manfaat kepada anak – anak nya, seperti mengurangi waktu untuk bermain game
Abstract: Kepemimpinan merupakan salah satu determinan utama dalam mempengaruhi kinerja perawat di rumah sakit. Peran perawat manajer terutama sebagai pemimpin unit keperawatan, menjadi krusial dalam mengarahkan, memotivasi, dan…
dan mengoptimalkan potensi perawat melalui gaya kepemimpinan yang adaptif. Salah satu gaya kepemimpinan yang semakin relevan dalam konteks organisasi modern adalah kepemimpinan spiritual, yang menekankan nilai-nilai spiritualitas, kebermaknaan kerja, dan kesejahteraan holistik bagi perawat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman perawat manajer tentang gaya kepemimpinan spiritual guna mendukung peningkatan kinerja perawat dalam pelayanan keperawatan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukasi interaktif berbasis ceramah (lecture-based talks) dan diskusi kelompok terfokus (focus group discussion) yang melibatkan 9 orang perawat manajer dari rumah sakit Umum Aisyiyah Padang. Waktu pelaksanaan pada 7 Februari 2025. Evaluasi pengetahuan dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk menilai efektivitas kegiatan edukasi. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan skor pengetahuan peserta dari 11,1% (pre-test) menjadi 88,9% (post-test), yang mengindikasikan adanya pemahaman yang lebih baik mengenai konsep dan implementasi kepemimpinan spiritual dalam praktik keperawatan. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dalam pengembangan kapasitas kepemimpinan spiritual perawat manajer untuk menciptakan lingkungan kerja yang penuh dengan nilai-nilai, sikap, dan perilaku calling, membership, dan altruism yang mendukung kinerja optimal perawat dan meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan di rumah sakit.
Abstract:Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) menunjukkan fenomena yang relatif berkembang pada kondisi ekonomi yang kurang stabil. Keberadaan UMKM perlu didorong dan dipantau secara seksama. Satu di antara UMKM yang relatif berkembang…
berkembang di Desa Saliki adalah usaha pengolahan hasil perikanan, seperti amplang dan kerupuk ikan. Kegiatan pelatihan yang dilakukan pada pelaku UMKM ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk. Dengan pemberian label yang sesuai SNI, diharapkan mampu meningkatkan minat konsumen dan produk lebih dipercaya. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan tanggapan yang positif dari peserta, karena masih belum sepenuhnya memahami hal apa saja yang perlu ditampilkan pada label. Melalui kegiatan pelatihan, pelaku UMKM telah mampu memperbaiki desain produk (label) menjadi lebih baik dan sesuai SNI.