Search Articles & Publications

Showing 1470 articles found for "Mina"

MENINGKATKAN KEMAMPUAN VISUAL PERSEPTUAL ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS SMARTBOARD DI TK SARANTAU SASURAMBI

Sikma, Monica, Rio Tri Putra, Sri Suhartika, Ade Marlia
Abstract: Visual perceptual ability is one of the important aspects of cognitive development in early childhood. This ability is related to children’s capacity to recognize, differentiate, interpret, and understand information received… eceived through vision. It includes the recognition of shapes, colors, sizes, patterns, and visual relationships, which are essential for children’s learning readiness. This study aims to improve the visual perceptual abilities of children aged 5–6 years at TK Sarantau Sasurambi through smartboard-based learning. The research employed a Classroom Action Research (CAR) method conducted in several cycles, namely planning, action, observation, and reflection. The research subjects were children aged 5–6 years. The research instruments included observation sheets of visual perceptual abilities (visual discrimination, visual memory, matching, sequencing, spatial relations, and eye–hand coordination), observation sheets on the use of the smartboard, and field notes. The results showed an improvement in visual perceptual abilities from the pre-cycle to Cycle I and Cycle II. Children’s mastery in the pre-cycle reached only 45%, increased to 65% in Cycle I, and reached 88% in Cycle II. The use of smartboards proved effective as it offers interactive and engaging visual learning experiences and facilitates children’s direct manipulation of objects. Therefore, smartboard-based learning is highly effective in improving the visual perceptual abilities of children aged 5–6 years.

STUDI LITERATUR: PENGGUNAAN MEDIA KARTU GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR

Anisyariva Aprilia, Hanyka Anggun Arniagsa, Indah Apriliani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh penggunaan media kartu gambar terhadap kemampuan membaca siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan menelaah sebelas artikel ilmiah… ah yang membahas efektivitas media kartu gambar dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu gambar secara konsisten memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan membaca siswa. Media ini membantu siswa mengenali huruf dan kata secara visual, memahami makna kata secara kontekstual, serta meningkatkan minat dan motivasi belajar melalui kegiatan yang interaktif dan menyenangkan. Temuan dari berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa media kartu gambar efektif diterapkan melalui berbagai pendekatan penelitian seperti Penelitian Tindakan Kelas (PTK), kuantitatif, kualitatif, dan Research and Development (R&D). Secara keseluruhan, penggunaan media kartu gambar terbukti valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa sekolah dasar.

MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM MENGGUNAKAN LKPD ETNOMATEMATIKA MELAYU RIAU BERBASIS CODING PADA MATERI BENTUK GEOMETRI KELAS II SEKOLAH DASAR

Dhiva Meisa Aryenda, Dhiya Sutrina, Jesi Alexander Alim, Cici Oktaviani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa dalam menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis etnomatematika Melayu Riau yang terintegrasi dengan unsur coding pada materi bentuk geometri di… i kelas II SD Negeri 192 Pekanbaru. Permasalahan pembelajaran geometri pada jenjang sekolah dasar umumnya berkaitan dengan sifat materi yang abstrak dan kurangnya media pembelajaran kontekstual yang dekat dengan kehidupan siswa. Penerapan etnomatematika melalui konteks makanan tradisional Melayu, seperti kue talam, kue lupis, kue lapis, dan lemang, diharapkan mampu membantu siswa memahami bentuk geometri secara konkret sekaligus meningkatkan motivasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 10 siswa. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar menggunakan skala Likert 4 poin. Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa terhadap penggunaan LKPD berbasis etnomatematika berada pada kategori sangat tinggi dengan rata-rata persentase 96,5%. Aspek minat dan ketertarikan memperoleh persentase 96%, semangat dan ketekunan 96%, motivasi intrinsik dan kepuasan diri 99%, serta pengaruh media dan teknologi sebesar 95%. Temuan ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis etnomatematika Melayu Riau dengan integrasi coding mampu meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan, menjadikan pembelajaran geometri lebih menarik, bermakna, dan kontekstual. Media ini juga berpotensi memperkuat identitas budaya lokal sekaligus mengenalkan unsur teknologi secara sederhana dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.

PENGARUH PENDEKATATAN PEMBELAJARAN JOYFUL LEARNING BERBANTUAN MEDIA DIGITAL TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDN 178 TUBAN DAN UPT SP SDN 170 MULYASRI

Ayu Fitriani, Wahyu Musa, Arnanda Mardatillah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran Joyful Learning berbantuan media digital terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 178 Tuban dan UPT SP SDN… 170 Mulyasri. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang masih didominasi oleh metode konvensional dan kurangnya penggunaan media digital yang menarik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif komparatif, dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experiment). Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di kedua sekolah tersebut, sedangkan sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket minat belajar, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, dan uji-t (independent sample t-test) untuk melihat perbedaan minat belajar antara kelompok yang menggunakan dan tidak menggunakan pendekatan Joyful Learning berbantuan media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan minat belajar siswa antara pembelajaran yang menggunakan pendekatan Joyful Learning berbantuan media digital dengan yang tidak menggunakan. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan Joyful Learning menunjukkan tingkat antusiasme, perhatian, dan keterlibatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa pada pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan Joyful Learning berbantuan media digital berpengaruh positif terhadap peningkatan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar. Penelitian ini merekomendasikan agar guru PAI lebih mengintegrasikan unsur pembelajaran yang menyenangkan dan berbasis teknologi digital agar proses belajar menjadi lebih interaktif, menarik, dan bermakna.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR RENDAHNYA MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV DI SD 190 PALEMBANG

Waiz Alkarni, Faipri Selegi, Susanti, David Budi Irawan
Abstract: This research is descriptive research and uses qualitative methods. This research aims to analyze the factors of students' low interest in learning in grade IV science and science subjects at SD 190 Palembang, totaling 16… 16 students. The sampling technique in this research uses the proportional sampling method, In this study, the data taken was in the form of interview data, questionnaires and documentation in carrying out this research. The first step taken by the researcher was distributing questionnaires to students. The questionnaire was closed with 5 answer choices, namely strongly agree, agree, neutral, disagree and strongly disagree. agree, the questionnaire instrument consists of 21 statement items. Next, carry out the interview stage which is carried out after giving a questionnaire consisting of 10 questions and then carry out the documentation stage which shows that there are several students whose scores are below the Kkm, namely 75. So the indicator that can be concluded is the feeling of happiness indicator which is 12.79%, while The indicator of student interest was 13.21%, then the indicator of student attention was 14.5%, then the indicator of student involvement was 20.95%. In terms of indicators of student interest in science and science subjects, the percentage results were 13.21% with poor criteria.  

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI GURU DENGAN HASIL BELAJAR SISWA

Desi Nur Hidayati, Rahmatika Ilham Fauziyah, Samiati
Abstract: Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara motivasi guru dan hasil belajar siswa kelas IV di MI Fathul Ulum Slumbung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Data diperoleh&#8230; eh melalui angket skala Likert sebanyak 20 butir pernyataan untuk mengukur motivasi guru sebagai variabel X, serta dokumentasi nilai asesmen sumatif siswa sebagai indikator hasil belajar sebagai variabel Y. Sampel berjumlah 16 siswa yang dipilih dengan teknik total sampling. Hasil uji normalitas dan linearitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan memiliki hubungan linear, sehingga uji korelasi Pearson digunakan karena sesuai untuk menganalisis hubungan dua variabel berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan nilai r sebesar 0,602 dengan signifikansi 0,014 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi guru dan hasil belajar siswa. Nilai koefisien determinasi sebesar 36,24% menunjukkan bahwa motivasi guru berkontribusi terhadap lebih dari sepertiga variasi dalam hasil belajar. Temuan ini menegaskan pentingnya peran guru sebagai penggerak utama dalam menciptakan suasana pembelajaran yang produktif dan inspiratif, sehingga peningkatan motivasi guru direkomendasikan sebagai strategi kunci dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dasar.

GERAKAN CINTA SAYUR: EDUKASI GIZI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN MINAT KONSUMSI SAYUR PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI PEKANBARU

Nurlisis, Nurlisis, Kursani, Elmia, Chayri, Chayri, Dian, Dian
Abstract: Rendahnya konsumsi sayur pada anak usia sekolah masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Sayur merupakan sumber vitamin, mineral, antioksidan, dan serat yang berperan penting dalam pertumbuhan serta perkembangan&#8230; mbangan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan minat konsumsi sayur pada siswa sekolah dasar melalui program Gerakan Cinta Sayur. Kegiatan dilaksanakan di SDN 109 Pekanbaru pada bulan Juli 2025 dengan metode penyuluhan interaktif menggunakan media poster, diskusi, tanya jawab, permainan edukatif, dan pemberian hadiah kepada peserta aktif. Hasil menunjukkan bahwa 100% peserta menyatakan lebih memahami manfaat sayur, 95% mengetahui pentingnya konsumsi sayur bagi kesehatan, dan 100% memiliki niat untuk mengonsumsi sayur secara rutin. Program Gerakan Cinta Sayur terbukti mampu meningkatkan pengetahuan dan motivasi siswa. Edukasi gizi berbasis sekolah perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan guru dan orang tua guna membentuk perilaku makan sehat sejak dini.

PELATIHAN GURU PAUD DALAM IMPLEMENTASI DONGENG INTERAKTIF ISLAMI BERBASIS MULTIMEDIA UNTUK OPTIMALISASI PERKEMBANGAN BAHASA ANAK

Andepi Daryana, Enih Hartiani, Siti Aminah, Nurul Fahimah, Marwah Triyati
Abstract: The development of digital technology presents innovative opportunities in early childhood learning, particularly in stimulating language skills through interactive and meaningful approaches. Fairy tales as an educational&#8230; l medium have narrative power in enriching vocabulary and building children's expressive abilities, especially when combined with Islamic values ​​and multimedia support. This community service activity aims to improve the competence of early childhood education teachers in implementing interactive Islamic storytelling based on multimedia to optimize children's language development in Kutawaluya District. The method used was a participatory approach through the stages of needs assessment, workshops, media creation practice, classroom implementation assistance, and evaluative reflection with the teacher community. The results of the activity showed an increase in teacher capacity in designing and using digital media pedagogically, changes in learning interaction patterns to be more dialogic, and increased verbal participation of children in storytelling activities. In addition, a community of teacher practice was formed that collaboratively developed Islamic storytelling media as a sustainable innovation. The implications of this activity confirm that the integration of technology, Islamic values, and a participatory approach effectively encourages the transformation of early childhood learning practices. This model has the potential to be replicated in similar contexts to strengthen the quality of adaptive and character-building early childhood education.

KOLABORASI AKADEMISI DAN MASYARAKAT DALAM PEMASANGAN LAMPU JALAN SEBAGAI SOLUSI MENINGKATKAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN DI SASAK PANJANG KABUPATEN BOGOR

Mujito, Jarot Wuryanto, Didin Samsudin, Muhlis, Novita Anggraeni
Abstract: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Sasak Panjang bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan keselamatan masyarakat melalui pemasangan 20 titik lampu jalan di lokasi-lokasi yang minim penerangan.&#8230; . Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah kurangnya penerangan jalan pada malam hari yang berdampak pada rendahnya rasa aman dan mobilitas warga, serta potensi risiko kecelakaan dan tindakan kriminal. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, survei lokasi dan analisis kebutuhan, pemasangan fisik lampu, edukasi dan pendampingan teknis kepada warga, serta evaluasi pasca-pemasangan. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh lampu berjalan optimal, masyarakat merasakan peningkatan kenyamanan dan keamanan aktivitas malam hari, serta meningkatnya partisipasi warga dalam menjaga fasilitas umum. Kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam kegiatan ini juga memperkuat keterlibatan warga dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemeliharaan fasilitas penerangan jalan, yang diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi model intervensi serupa di wilayah lain

SOSIALISASI HUKUM PERKAWINAN GUNA MENGURANGI PERKAWINAN DIBAWAH UMUR PADA REMAJA MASJID NURUL IMAN MARPOYAN DAMAI

Erlina, Erlina, Zulherman Idris, Nindy Amita, Midam, Putri Naurah Jannah
Abstract: Remaja masjid Nurul Iman merupakan generasi muda yang ada di Jln. Pahlawan Kerja, Kec. Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau. Masa remaja umumnya memiliki sifat rasa keingin tahuan yang besar terhadap suatu hal yang diminatinya.&#8230; atinya. Rasa keingin tahuannya tersebut yang dapat berdampak positif juga berdampak negatif. Berdampak positif apabila yang diminatinya tersebut perkara yang baik dan adanya bimbingan dari orang terdekat seperti guru atau orangtuanya sehingga terarah dapat mengembangkan potensi kemampuan yang ada dalam dirinya. Begitupun juga sebaliknya jika perkara yang diminatinya membawa unsur negatif seperti rasa keingin tahuan dan rasa ingin mencoba hal-hal negatif seperti minum-minuman keras, berpacaran yang berakhir pada perkawinan dibawah umur. Tujuan pengabdian masyarakat, meningkatkan pemahaman pengaturan perkawinan dalam hukum positif Indonesia serta guna mengurangi perkawinan dibawah umur. Hasil temuan dilapangan Remaja Masjid Nurul Iman belum mengetahui lebih jelas mengenai pengaturan Perkawinan dalam hukum positif Indonesia dan tidak mengetahui dampak dari perkawinan dibawah umur.