Abstract:Daerah yang menjadi binaan PKM kami adalah siswa sekolah SD Muhammadiyah 100117 Simatorkis, pada umumnya anak-anak diwilayah SD Muhammadiyah 100117 ini memiliki kecenderungan malas belajar pelajaran matematika. Maka dari…
itu tim kami melaksanakan program untuk menumbuhkan rasa minat siswa terhadap pelajaran matematika dengan model tipe team games tournament. Program ini akan dilaksanakan dengan metode games yang diantaranya : pertama, Bundaran hitung angka misalnya siswa itu dibuat dalam satu lingkaran kemudian satu per satu mulai berhitung. Kedua, Pelangi matematika misalnya dibuat terlebih dahulu kertas warna warni yang di isi sama angka untuk mempermudah anak mengingat angka. Melihat permasalahan yang terjadi dalam dunia anak yang terkait dengan kurangnya minat dalam pelajaran matematika. Maka melalui program yang telah dilaksanakan mampu merubah pola belajar anak sedikit demi sedikit menjadi berminat untuk belajar matematika.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengimplementasikan metode optimal dalam pengembangan riset berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi sebesar 85%.
Abstract:Masa remaja awal merupakan periode penting dalam pembentukan karakter, sehingga diperlukan pembinaan yang mampu mengembangkan aspek moral, spiritual, dan sosial secara seimbang. Salah satu bentuk pembinaan spiritual dalam…
m tradisi Kristen adalah kebiasaan membaca Alkitab yang diyakini berperan dalam membentuk perilaku positif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebiasaan membaca Alkitab terhadap perilaku positif pada remaja awal di Pusat Pengembangan Anak (PPA) Oemathonis Efata Soe. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 30 remaja berusia 15–18 tahun, yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 30. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen penelitian memiliki tingkat reliabilitas yang sangat tinggi dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,988. Analisis regresi menghasilkan koefisien korelasi (R) sebesar 0,851 yang menunjukkan hubungan sangat kuat antara kebiasaan membaca Alkitab dan perilaku positif. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,724 mengindikasikan bahwa kebiasaan membaca Alkitab memberikan kontribusi sebesar 72,4% terhadap pembentukan perilaku positif, sedangkan 27,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Uji hipotesis juga memperlihatkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang membuktikan bahwa kebiasaan membaca Alkitab berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku positif remaja. Temuan ini menunjukkan bahwa pembiasaan membaca dan merenungkan firman Tuhan secara konsisten dapat memperkuat pembentukan karakter, seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, empati, kasih, dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, kebiasaan membaca Alkitab perlu terus dikembangkan melalui keluarga, gereja, sekolah, dan lembaga pembinaan sebagai bagian dari upaya membentuk karakter remaja yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani.
Abstract:Abstrak Penelitian ini menganalisis kepemimpinan transformasional Fadly Amran dalam pengambilan keputusan penataan Kota Padang modern. Latar belakang penelitian ini adalah semakin intensifnya tekanan perubahan global dan…
bal dan tuntutan demokratisasi lokal yang mendorong transformasi mendasar dalam paradigma kepemimpinan pemerintahan daerah di Indonesia, khususnya dalam konteks pembangunan perkotaan berbasis smart city. Tujuan umum penelitian ini adalah menganalisis dimensi kepemimpinan transformasional Fadly Amran dan pola pengambilan keputusan dalam modernisasi Kota Padang. Kerangka teori yang digunakan meliputi teori kepemimpinan transformasional berdasarkan dimensi Four I's Bass dan Avolio (idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration), teori pengambilan keputusan bounded rationality, serta konsep tata kelola perkotaan modern dengan pendekatan smart city. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review sistematis terhadap literatur nasional dan internasional periode 2022–2026, dengan teknik pengumpulan data melalui proses identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis artikel dari jurnal bereputasi yang diperoleh dari basis data Google Scholar, Garuda, dan Semantic Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional Fadly Amran berpengaruh terhadap efektivitas pengambilan keputusan pembangunan kota melalui kemampuannya membangun visi strategis, mendorong inovasi tata kelola, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan meningkatkan responsivitas pelayanan publik berbasis teknologi. Program Padang Melayani, Padang Amanah, Padang Rancak, dan Jelajah Padang menunjukkan integrasi modernisasi kota dengan kearifan lokal Minangkabau.
Abstract:Penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas merupakan kewajiban konstitusional birokrasi sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Namun, Kantor Camat Kota Selatan menghadapi tantangan penurunan Indeks Kepuasan Masyarakat…
syarakat (IKM) pada tahun 2025 sebesar 5,18 poin menjadi 88,04%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan sistemik dan mengukur kualitas pelayanan administrasi publik di Kantor Camat Kota Selatan, Kota Gorontalo, dengan menggunakan model SERVQUAL secara komprehensif.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan informan utama yang terdiri dari aparatur kecamatan serta masyarakat pengguna layanan. Analisis data dilakukan secara kualitatif berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan SERVQUAL, yaitu Tangibles (bukti fisik), Reliability (keandalan), Responsiveness (daya tanggap), Assurance (jaminan), dan Empathy (empati).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi publik belum berjalan optimal dan masih menghadapi sejumlah kendala operasional pada kelima dimensi SERVQUAL. Pada dimensi Tangibles, infrastruktur gedung mengalami kerusakan fisik yang parah, fasilitas penunjang minim, serta pemanfaatan aplikasi Yanjak Gorontalo Kota belum maksimal karena operasional lapangan masih didominasi proses manual. Pada dimensi Reliability, terjadi keterlambatan penyelesaian dokumen akibat proses verifikasi yang birokratis dan koordinasi lintas instansi yang lemah. Dimensi Responsiveness menunjukkan sikap petugas sudah cukup baik, namun penyampaian alur prosedur dan prasyarat berkas belum transparan dan tidak seragam. Pada dimensi Assurance, terdapat inkonsistensi informasi antarpetugas yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik. Sementara pada dimensi Empathy, sikap ramah dan humanis sudah mulai diterapkan, tetapi implementasinya masih bersifat individual dan belum konsisten secara institusional.
Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa optimalisasi pelayanan memerlukan rehabilitasi fasilitas fisik, pemangkasan alur birokrasi, digitalisasi sistem informasi terpadu melalui optimalisasi teknologi, penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) pelayanan yang kaku untuk menyamakan persepsi staf, serta pengawasan berkala terkait internalisasi nilai-nilai hospitality bagi seluruh aparatur kecamatan.
Abstract:NURNANINGSI. 241422017. 2026. “KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PROGRAM JKN (Studi Pada Peserta BPJS Kesehatan di Rsud Banggai Laut)”. Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Gorontalo dengan…
ngan Pembimbing I Dr. Rusli Isa, M.Si.. dan Pembimbing II Dr. Alexander Badjuka, S.Si.,M.AP. Tujuan dari penelitian ini menganalisis kualitas pelayanan publik dalam pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi peserta BPJS Kesehatan di RSUD Banggai Laut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari peserta BPJS Kesehatan, tenaga kesehatan, petugas administrasi, serta pihak manajemen rumah sakit yang terlibat dalam pelayanan Program JKN.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik bagi peserta BPJS Kesehatan di RSUD Banggai Laut secara umum telah berjalan cukup baik. Hal ini ditinjau berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan menurut Parasuraman, yaitu bukti fisik (tangibles), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Dimensi bukti fisik menunjukkan tersedianya fasilitas pelayanan yang cukup memadai, meskipun masih terdapat beberapa sarana yang perlu ditingkatkan. Dimensi keandalan terlihat dari kemampuan petugas dalam memberikan pelayanan sesuai prosedur yang berlaku. Pada dimensi daya tanggap, petugas telah berupaya memberikan pelayanan secara cepat dan responsif terhadap kebutuhan pasien. Dimensi jaminan tercermin dari kompetensi dan sikap profesional petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan. Sementara itu, dimensi empati terlihat melalui perhatian dan kepedulian petugas terhadap kondisi pasien. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti waktu tunggu pelayanan yang relatif lama pada jam-jam tertentu dan keterbatasan sumber daya manusia dalam menghadapi tingginya jumlah pasien.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan publik dalam Program JKN bagi peserta BPJS Kesehatan di RSUD Banggai Laut telah terlaksana dengan cukup baik, namun masih memerlukan perbaikan pada aspek kecepatan pelayanan, ketersediaan fasilitas pendukung, dan peningkatan jumlah tenaga kesehatan guna meningkatkan kepuasan peserta BPJS Kesehatan.
Abstract:Perkembangan teknologi digital yang pesat mendorong meningkatnya jumlah pengguna internet, khususnya di kalangan mahasiswa. Namun, tingginya intensitas penggunaan internet tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas perilaku…
rilaku beretika di ruang siber. Maraknya penyebaran hoaks, ujaran kebencian, cyberbullying, serta pelanggaran privasi menjadi indikator rendahnya literasi digital sebagian pengguna. Artikel ini bertujuan mengkaji secara konseptual: (1) peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan dalam ekosistem digital, (2) kontribusi literasi digital dalam membentuk perilaku beretika dan bertanggung jawab di dunia siber, serta (3) dampak nyata rendahnya literasi digital terhadap keamanan data pribadi dan privasi pengguna. Kajian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber relevan terkait literasi digital, etika siber, dan keamanan data. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital berperan sebagai instrumen kritis yang tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga membentuk kesadaran etis, tanggung jawab digital, dan kemampuan proteksi privasi. Mahasiswa, sebagai kelompok pengguna internet yang dominan dan terdidik, memiliki posisi strategis untuk memimpin perubahan budaya digital menuju ekosistem yang lebih sehat, aman, dan beretika.
Abstract:Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah komponen penting dalam administrasi layanan publik dan pemerintahan. Kehadiran ASN sangat penting dalam pencapaian tujuan pembangunan nasional dan jaminan pelaksanaan pemerintahan yang…
berorientasi pada masyarakat, efektif, dan efisien. Keberhasilan organisasi pemerintah dalam memenuhi tanggung jawab dan fungsinya, termasuk pelaksanaan kebijakan publik, layanan publik, dan administrasi pemerintahan, diukur oleh kinerja ASN. Oleh karena itu, peningkatan kinerja ASN merupakan kebutuhan mendasar yang harus terus diupayakan oleh setiap instansi pemerintah. Motivasi kerja merupakan salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan hasil kerja pegawai. Hasil penelitian (Hanasi et al., 2024) menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan publik. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa pegawai yang memiliki motivasi kerja tinggi cenderung mampu menghasilkan kinerja yang lebih baik dibandingkan pegawai yang memiliki motivasi kerja rendah.
Keberhasilan penerapan e-governance tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia dan dukungan organisasi. (Hulopi et al., 2025) menjelaskan bahwa pelayanan digital yang efektif memerlukan integrasi antara teknologi informasi, kompetensi aparatur, serta komitmen organisasi dalam mendukung transformasi digital.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan kausal antar variaberl pernerlitian serrta merlakukan perngujian hipotersis. Moderl statistik yang digunakan untuk mernguji hipotersis dalam pernerlitian ini adalah analisis rergrersi linierr berrganda, yang digunakan untuk merngertahui perngaruh motivasi kerrja dan pernerrapan er-goverrnancer terrhadap kinerrja Aparatur Sipil Nergara (ASN) di Badan Kerpergawaian Perndidikan dan Perlatihan Kota Gorontalo.
Motivasi kerrja dan Pernerrapan ER-Goverrnancer sercara simurltan berrperngarurh signifikan terrhadap kinerrja aparaturr sipil nergara (ASN) di Badan Kerpergawaian dan Perngermbangan Surmberr Daya Manursia Kota Gorontalo derngan nilai derterrminan serbersar 73,00%, serdangkan sisanya serbersar 27,00% dapat diperngarurhi olerh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil ini bermakna bahwa kombinasi antara motivasi kerja dan penerapan E-Governance mampu meningkatkan kinerja ASN di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengukur pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya kerja, baik secara parsial maupun simultan, terhadap disiplin kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pekerjaan…
n Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan datanya melalui observasi, kusioner dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan analisis kuantitatif, dengan teknik analisis data bantuan SPSS versi 25. Tahapan analisis meliputi pengujian instrumen (validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji parsial (uji t) dan uji simultan (uji F), sementara besarnya kontribusi pengaruh variabel diukur menggunakan analisis koefisien determinasi. dengan bantuan SPSS versi 25. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ASN di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat Kabupaten Bone Bolango yang berjumlah 57 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan budaya kerja masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini didukung oleh nilai koefisien determinasi yang menunjukkan bahwa variabel kepemimpinan transformasional dan budaya kerja memberikan kontribusi sebesar 58,4% terhadap disiplin kerja, sedangkan 41,6% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan minat baca Al-Qur’an pada siswa di SDN 1 Pinonobatuan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, mengidentifikasi faktor pendukung…
ndukung dan penghambat, serta menganalisis dampak penerapan strategi tersebut terhadap siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan beberapa strategi, yaitu pembelajaran yang menyenangkan, pembiasaan membaca Al-Qur’an selama 10–15 menit sebelum pembelajaran, penggunaan metode tahsin dan talaqqi, pemberian apresiasi, pendampingan khusus, pemanfaatan media pembelajaran, serta kegiatan ekstrakurikuler BTQ. Faktor pendukung pelaksanaan strategi ini meliputi dukungan kepala sekolah, guru sejawat, orang tua, dan fasilitas sekolah. Adapun faktor penghambatnya meliputi rendahnya minat sebagian siswa, perbedaan kemampuan membaca, kurangnya penguasaan makharijul huruf dan tajwid, serta pengaruh gadget. Penerapan strategi guru PAI memberikan dampak positif terhadap peningkatan antusiasme, kemampuan membaca, kedisiplinan, kepercayaan diri, dan sikap religius siswa. Dengan demikian, strategi guru PAI berperan penting dalam menumbuhkan minat baca Al-Qur’an secara bertahap dan berkelanjutan.