Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis isi Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di madrasah dengan pendekatan analisis konten (content analysis). Kajian ini didasari pentingnya…
ntingnya SKI sebagai mata pelajaran yang tidak hanya menyajikan peristiwa sejarah, tetapi juga memuat nilai moral, budaya, dan identitas keislaman yang berperan dalam pembentukan karakter peserta didik. Analisis dilakukan terhadap struktur kurikulum, kompetensi, dan substansi materi yang tercantum dalam regulasi resmi, termasuk KMA 450 Tahun 2024.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa isi kurikulum SKI memiliki karakter integratif yang menggabungkan aspek historis dengan nilai-nilai keagamaan, serta berfungsi sebagai sarana penguatan literasi sejarah dan pembentukan karakter. Kurikulum disusun secara spiral mulai dari tingkat dasar hingga menengah, selaras dengan tahapan perkembangan kognitif peserta didik. Meski demikian, temuan empiris memperlihatkan adanya sejumlah kendala, seperti keluasan materi yang tidak sebanding dengan kedalaman pembelajaran, keterbatasan waktu belajar, dan variasi kompetensi guru dalam bidang historiografi. Analisis juga menegaskan bahwa kurikulum SKI perlu lebih adaptif terhadap perkembangan zaman melalui integrasi literasi digital, pendekatan historiografi kritis, dan model pembelajaran berbasis proyek.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum SKI memiliki potensi kuat dalam membentuk pemahaman sejarah Islam yang komprehensif dan relevan, namun memerlukan penguatan pada aspek implementasi agar mampu menjawab tantangan pendidikan Islam di era modern. Rekomendasi diberikan untuk perbaikan substansi kurikulum, peningkatan kompetensi guru, dan penyediaan sumber belajar yang lebih variatif.
Abstract:Dalam proses pembelajaran, kualitas atau mutu menjadi suatu hal yang mutlak harus ada. Oleh karenanya, dalam perkembangan banyak model yang ditawarkan oleh beberapa pakar pendidikan, salah satunya adalah integrasi sains…
dan agama dalam proses pendidikan. Pembelajaran pendidikan agama Islam harus mampu mengubah sesuatu yang masih bersifat kognitif menjadi makna dan nilai serta harus di internalisasikan dalam diri perserta didik. Sains dan agama dalam perspektif Islam yaitu memiliki dasar metafisik yang sama, dengan tujuan pengetahuan yang diwahyukan maupun diupayakan adalah mengungkapkan ayat-ayat Tuhan, motivasi dibalik pencarian kealaman matematis-upaya mengetahui ayat-ayat Tuhan di alam semesta. Dengan integrasi pendidikan agama Islam dengan sains dan teknologi diharapkan pembelajaran yang dilaksanakan menjadi lebih bermakna dan mudah dipahami. Sehingga tujuan pendidikan agama Islam dalam mengarahkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, bertaqwa, dan berakhlak mulia dalam mengamalkan ajaran agama Islam dari sumber utamanya yaitu kitab suci Al- Quran dan Al- Hadits, melalui kegiatan bimbingan pengajaran, latihan, serta penggunaan pengalaman dapat terlaksana. Integrasi sains dan Islam dalam pembelajaran fikih bertujuan untuk menyatukan ilmu agama dan sains secara harmonis untuk menghasilkan pemahaman yang holistik, tidak memisahkan keduanya secara dikotomi. Pendekatan ini mengaitkan materi fikih dengan prinsip-prinsip sains untuk membekali siswa dengan pengetahuan yang ilmiah dan keimanan yang kuat, membentuk pribadi berakhlak mulia, dan mampu menerapkan ilmunya secara bertanggung jawab untuk kebaikan manusia dan alam.
Abstract:Abstrak ini mengkaji akulturasi budaya dan sejarah Masjid Layur Menara yang terletak di Semarang, sebuah kota pesisir yang kaya akan keberagaman budaya.Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana perpaduan budaya tercermin…
ercermin dalam desain arsitektur dan fungsi dari masjid tersebut, yang juga menjadi saksi bisu kehadiran komunitas Arab di daerah ini. Melalui studi ini, diharapkan terungkap peran penting masjid dalam memperkuat identitas budaya lokal yang plural.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data meliputi observasi langsung ke lokasi, studi literatur terkait sejarah dan budaya setempat, serta wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan pengurus masjid. Pendekatan ini membantu mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang nilai sejarah dan budaya yang melekat pada Masjid Layur Menara, sehingga analisis dapat dilakukan secara mendalam dan kontekstual.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Layur menggabungkan elemen arsitektur dari budaya Arab, Melayu, dan Jawa.Salah satu ciri khasnya adalah menara masjid yang memiliki fungsi ganda, tidak hanya sebagai simbol keagamaan tetapi juga sebagai mercusuar yang berperan mengawasi lalu lintas kapal di sekitar pelabuhan.Hal ini menunjukkan keterkaitan erat antara fungsi sosial dan keagamaan yang melekat pada masjid dalam konteks kehidupan masyarakat pesisir Semarang.Penelitian ini menegaskan bahwa Masjid Layur Menara bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol penting akulturasi budaya dan keberadaan komunitas Arab yang memberikan kontribusi pada kehidupan sosial dan budaya di Semarang.Masjid ini dapat dipandang sebagai warisan budaya yang memperkaya sejarah kota pesisir sekaligus membantu melestarikan identitas budaya yang beragam dan dinamis di wilayah tersebut.
Abstract:Artikel ini membahas hubungan antara dosa dan kesehatan mental dalam perspektif Islam, serta bagaimana taubat dan dzikir berperan sebagai mekanisme penyembuhan psikospiritual. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana…
ana perbuatan dosa dapat memicu gangguan mental seperti kecemasan, stres, hingga depresi, serta bagaimana Islam menawarkan solusi terapeutik yang komprehensif melalui pendekatan spiritual. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan analisis tematik terhadap ayat Al-Qur'an, hadis, dan hasil riset kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa ibadah seperti shalat, dzikir, dan tilawah Al-Qur’an berdampak positif secara psikologis maupun fisiologis, seperti menurunnya hormon stres (kortisol) dan meningkatnya ketenangan jiwa. Temuan ini mendukung integrasi pendekatan psikospiritual berbasis Islam dalam konseling dan dakwah sebagai bentuk respons terhadap krisis kesehatan mental di masyarakat Muslim. Kesimpulannya, dosa tidak hanya berdampak pada aspek spiritual, tetapi juga mental, sehingga diperlukan terapi yang menggabungkan introspeksi keimanan dan dukungan psikologis. Kajian ini merekomendasikan pelatihan dai dan konselor berbasis psikospiritual, serta literasi publik tentang penyembuhan Qur’ani untuk mendukung kesehatan mental umat
Abstract:Fenomena film bertema bidaah telah memicu beragam reaksi dalam masyarakat Indonesia, mulai dari dukungan yang kuat hingga pertentangan yang tajam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dinamika perspektif pro dan kontra tersebut…
ersebut melalui kacamata filsafat ilmu, dengan menganalisis bagaimana konstruksi pengetahuan, nilai, dan interpretasi agama membentuk persepsi publik terhadap film bertema bidaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berlandaskan pada filsafat ilmu, khususnya fokus pada aspek epistemologis, aksiologis, dan ontologis dari isu-isu tersebut. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa perbedaan latar belakang pendidikan, pemahaman agama, dan kecenderungan ideologi merupakan faktor kunci yang mempengaruhi spektrum respon masyarakat. Lebih jauh lagi, film sebagai media komunikasi massa memainkan peran penting dalam memperluas atau memicu kekhawatiran tentang otoritas agama dan batas-batas penafsiran. Penelitian ini menawarkan wawasan filosofis tentang interaksi antara pengetahuan dan media dalam konteks budaya dan agama, dan mengundang refleksi kritis dari penonton dan pembuat film.
Abstract:Pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai moral, etika, dan spiritual…
tual yang terkandung dalam Al-Qur'an ke dalam berbagai aspek kurikulum pendidikan, mencakup perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Dalam konteks manajemen kurikulum, integrasi nilai-nilai Al-Qur’an dapat memperkuat pengembangan kompetensi peserta didik yang selaras dengan kebutuhan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai religius. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research, yang mengumpulkan dan menganalisis berbagai literatur terkait guna mengeksplorasi konsep pendidikan karakter berbasis Al-Qur'an, pentingnya pendidikan karakter dalam kurikulum, model integrasi berbasis Al-Qur'an, serta peran guru dalam implementasinya. Temuan menunjukkan bahwa pengelolaan kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur'an berkontribusi pada pembentukan moral peserta didik. Selain itu, guru sebagai agen utama pendidikan memiliki peran sentral dalam memastikan implementasi nilai-nilai tersebut secara efektif. Guru bertindak sebagai teladan, motivator, dan inspirator yang mencerminkan nilai-nilai Qur'ani dalam perilaku, ucapan, dan tindakan. Mereka juga bertugas mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam materi ajar dan menciptakan suasana pembelajaran yang mendukung pembentukan karakter Islami. Selain itu, guru bertindak sebagai evaluator untuk memantau perkembangan karakter siswa serta memberikan umpan balik untuk perbaikan.
Abstract:Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Bahasa Lanni pada upacara pernikahan Suku Lanni Kampung Goyage Distrik Goyage Kabupaten Tolikara. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengunakan metode penelitian…
elitian kualitatif dengan mengedepankan analisis Deskripti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara tentang hal yang diteliti dengan jelas dalam pembahasan hasil penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun kesimpulan yang dapat di petik dari hasil penelitian ini adalah proses pelamaran hingga pernikahan bagi masyarakat Suku Lanni Kampung Goyage distrik Goyage Kabupaten Tolikara yang terdapat nilai-nilai budaya yang perlu diwariskan kepada generasi penerus, melestarikan dan mengembangkan budaya Suku Lanni Kampung Goyage dengan kata lain melestarikan dan mengembangkan budaya nasional. Aktifitas upacara adat yang berkaitan erat dengan sistem adat merupakan salah satu wujud kebudayaan yang paling sulit dirubah oleh masyarakat Suku Lanni Kampung Goyage distrik Goyage Kabupaten Tolikara.
Abstract:Laju Sedimentasi Eritrosit (LED) merupakan salah satu pemeriksaan hematologi yang banyak digunakan sebagai indikator nonspesifik untuk mendeteksi peradangan atau penyakit tertentu. Jenis antikoagulan yang digunakan dalam…
sampel darah dapat memengaruhi hasil LED. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai LED antara sampel darah vena yang menggunakan antikoagulan Asam Etilendiamintetraasetat (EDTA) dan antikoagulan natrium sitrat 3,8%. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode total sampling yang melibatkan 33 responden di Laboratorium Patologi Klinik Politeknik Indonusa Surakarta. LED diukur menggunakan metode Westergren standar, dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai LED rata-rata pada sampel dengan antikoagulan EDTA adalah 18 mm/jam, sedangkan pada sampel dengan natrium sitrat 3,8% memiliki nilai rata-rata 14 mm/jam. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna (p = 0,000; p < 0,05), sehingga menunjukkan bahwa jenis antikoagulan berpengaruh secara bermakna terhadap hasil LED. Secara keseluruhan, EDTA cenderung menghasilkan nilai LED yang lebih tinggi dibandingkan dengan natrium sitrat 3,8%. Temuan ini menekankan pentingnya pemilihan antikoagulan dalam pengujian LED dan menekankan perlunya standardisasi dalam praktik laboratorium. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk membandingkan antikoagulan lain dan mengevaluasi metode LED otomatis guna mendapatkan wawasan yang lebih komprehensif.
Abstract:Hubungan dan tren penelitian terkait topik kualitas pelayanan dari 2019 hingga 2023 diinterpretasikan dalam gambar di atas. Dengan ukuran node yang besar, yang menunjukkan dominasi dan frekuensi tinggi dalam penelitian,…
istilah "pengaruh kualitas pelayanan" menjadi pusat perhatian. Hasil pra penelitian yang dilakukan menemukan Tangibles (Bukti Fisik) menunjukkan tingkat kepuasan yang lebih rendah dibandingkan dengan dimensi lainnya, yaitu tingkat kepuasan yang lebih rendah, Hal ini menunjukkan bahwa aspek Bukti Fisik perlu mendapat perhatian lebih untuk meningkatkan kualitas layanan secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Kualitas Pelayanan Customer Service Terhadap Kepuasan Nasabah pada PT Bank XXX Tangerang Banten. Metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini untuk memecahkan masalah dan mencapai tujuan, yang melibatkan pengumpulan data dalam bentuk angka dan analisis statistik. Pendekatan kuantitatif dipilih karena sifatnya yang sistematis, terencana, dan terstruktur dengan jelas, yang mendukung langkah-langkah yang harus ditempuh dalam penelitian. Populasi yang digunakan yaitu nasabah pada periode Bulan Juni 2022 – Bulan Desember 2022 sebesar 13.002 nasabah, Sampel mengunakan rumus slovin dengan Presentase Kelonggaran ketelitian kesalahan pengambilan sampel yang masih bisa sitolerir Nilai e = 0,1 (10%), maka sample yang di ambil adalah transaksi yang berjumlah 100 Nasabah (Resphonden). Dari hasil perhitungan diperoleh nilai R Square sebesar 0,824. Hal ini berarti bahwa seluruh variabel bebas yakni Kualitas Pelayana (X) mempunyai kontribusi bersama-sama sebesar 82,4% terhadap variabel terikat yaitu Kualitas Pelayana (Y). Sedangkan, sisanya yaitu 17,6% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Abstract:Iklim tropis Indonesia menyediakan habitat ideal bagi nyamuk demam berdarah, terutama pada musim hujan. Berdasarkan Profil Puskesmas Kelurahan Cipete Utara 2023, terdapat 29 kasus demam berdarah dengan angka insidensi 68,62…
,62 per 100.000 penduduk, termasuk peningkatan tujuh kasus di RW 07, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.Penelitian berjudul "Hubungan Perilaku PSN Ibu Rumah Tangga dengan Tingkat Kepadatan Nyamuk Aedes aegypti di RW 07 Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Tahun 2024" ini mengkaji hubungan antara pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu rumah tangga terhadap pencegahan demam berdarah. Fokus penelitian mencakup pengelolaan tempat penyimpanan air, daur ulang barang bekas, penggunaan larvasida, dan keberadaan larva nyamuk. Dengan pendekatan analitik cross-sectional, data dikumpulkan dari 105 responden melalui Simple Random Sampling, wawancara, dan observasi.Analisis statistik dengan uji chi-square (95% confidence level) menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan dan indeks larva (p=0,034), tetapi tidak ditemukan hubungan antara sikap (p=0,503) maupun tindakan (p=0,649) dengan kepadatan larva. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) mempengaruhi kepadatan larva Aedes aegypti, sehingga diperlukan penguatan edukasi, pemantauan, dan intervensi oleh puskesmas serta kader jumantik. Rekomendasi mencakup peningkatan praktik PSN, program berbasis data, dan pemantauan rutin. Program "Satu Rumah Satu Jumantik" didorong untuk menjaga lingkungan bebas nyamuk.