Search Articles & Publications

Showing 3669 articles found for "Menggunakan"

ANALISIS PENGALAMAN PRAKTIK MENGAJAR DI SEKOLAH DASAR: TANTANGAN DAN STRATEGI DALAM PENGELOLAAN KELAS

Rusmaniyah, Rodatul Hasanah, Ranah Minang Chaniago, Toifur Rahman
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengalaman praktik mengajar di sekolah dasar dengan fokus pada tantangan dan strategi dalam pengelolaan kelas. Praktik mengajar merupakan tahap penting dalam pembentukan kompetensi profesional… rofesional calon guru karena menjadi ruang integrasi antara teori pedagogik dan realitas pembelajaran di lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa calon guru yang telah atau sedang melaksanakan praktik mengajar di sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sebagai teknik validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam pengelolaan kelas meliputi pengelolaan perilaku siswa yang aktif dan mudah terdistraksi, kesenjangan kemampuan akademik yang menuntut penerapan pembelajaran diferensiatif, serta keterbatasan manajerial dan kesiapan emosional calon guru. Pengelolaan waktu dan kemampuan beradaptasi terhadap dinamika kelas juga menjadi faktor yang memengaruhi efektivitas pembelajaran. Strategi yang efektif mencakup penerapan aturan kelas secara preventif dan konsisten, penguatan hubungan interpersonal yang positif, penggunaan metode pembelajaran interaktif, serta refleksi berkelanjutan sebagai bagian dari pengembangan profesional. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan kelas merupakan kompetensi multidimensional yang perlu diperkuat melalui praktik autentik dan pendampingan intensif dalam program pendidikan guru.

Implementasi Program Calistung Untuk Meningkatkan Kemampuan Belajar Siswa Kelas Rendah di SDN Lobuk 1

Serli Ulia Magareta, Dita Imaniyah, Nur Kholis Majid, Winda Dwi Merdatul Jannah, Ainur Rizqi, Hilman Nuzulul Arifqi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan program calistung (membaca, menulis, dan berhitung) dalam meningkatkan kemampuan belajar siswa kelas rendah di SDN Lobuk 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif… ualitatif dengan desain deskriptif, serta teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat siswa kelas 2 dan 3 yang belum menguasai keterampilan dasar membaca, menulis, dan berhitung. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan program calistung dengan pendekatan kontekstual yang memanfaatkan berbagai media pembelajaran seperti buku cerita, lembar kerja, dan benda konkret di lingkungan sekitar. Program ini dilaksanakan secara rutin selama dua bulan oleh mahasiswa PPL. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan kemampuan dasar siswa, bertambahnya minat belajar, serta meningkatnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, program calistung dinilai efektif dalam membantu siswa mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi sebagai dasar utama dalam kegiatan belajar.

PELATIHAN MANAJEMEN USAHA TERPADU BAGI UMKM DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN BISNIS DI KOTA MEDAN

Sofyan Lubis, Afrizal, Pangondian Harahap
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui implementasi pelatihan manajemen usaha terpadu di Kota Medan. Permasalahan… n utama yang dihadapi oleh UMKM meliputi rendahnya kemampuan dalam perencanaan usaha, lemahnya sistem pengendalian, serta kurang optimalnya pengelolaan keuangan dan operasional. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan intensif, dan pendampingan berkelanjutan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi langsung terhadap perubahan perilaku peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta dengan rata-rata peningkatan sebesar 67,5%. Selain itu, peserta mampu menyusun rencana usaha sederhana, melakukan pencatatan keuangan, serta mengelola operasional usaha secara lebih sistematis. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas manajerial dan daya saing UMKM di Kota Medan.

PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS XII DI SMK 7 MEDAN

Tsuwaibatul Aslamiyah Lubis
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning/PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Penelitian dilakukan di SMK 7 Medan dengan melibatkan… 30 siswa kelas XII sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen satu kelompok pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa, terutama pada aspek penalaran, pemodelan, dan logika matematika. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi PBL dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah siswa.

Penyuluhan Keamanan Data Pribadi Dalam Penggunaan Sistem Informasi Online Pada Masyarakat Kelurahan Tettikenrarae Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng

Karanita, Andi Zulkifli Nusri, Sukriani, Baso Sutrisno, Alex Sandri Sikumbang
Abstract: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong pemanfaatan sistem informasi online dalam pelayanan publik di tingkat kelurahan. Namun, peningkatan penggunaan teknologi tersebut juga menimbulkan risiko terhadap… rhadap keamanan data pribadi masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat Kelurahan Tettikenrarae, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng dalam melindungi data pribadi saat menggunakan sistem informasi online. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan koordinasi, observasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan melibatkan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai jenis data pribadi, potensi ancaman keamanan digital seperti phishing dan penyalahgunaan data, serta langkah-langkah perlindungan yang dapat diterapkan dalam aktivitas digital sehari-hari. Antusiasme peserta dan dukungan pemerintah kelurahan menjadi faktor pendukung utama keberhasilan kegiatan ini, meskipun masih terdapat kendala berupa perbedaan tingkat literasi digital dan keterbatasan sarana pendukung. Secara keseluruhan, penyuluhan ini berkontribusi dalam memperkuat literasi digital masyarakat serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan berbasis digital yang aman dan berkelanjutan.

Sosialisasi Pengetahuan Mengenai Pencegahan Bullying  pada Siswa di SMAN 10 Kota Bengkulu.

Ine Cyntia, Bella Feristika, Tiara Nelva, Putri Padillah, Desti Anggraini, Fenti Ariosita, Ika Pasca Himawati, Rany Caludia
Abstract: Bullying merupakan masalah sosial yang masih banyak dijumpai di lingkungan sekolah, terutama dalam bentuk verbal yang berpengaruh besar terhadap kondisi psikologis korban sekaligus memicu perilaku agresif pada pelaku. Penelitian… nelitian ini bertujuan untuk menguraikan definisi serta jenis-jenis bullying, mengidentifikasi faktor penyebabnya, dan menyusun strategi pencegahan maupun penanggulangan melalui keterlibatan sekolah, keluarga, masyarakat, serta pemerintah. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan ceramah, penyuluhan, dan sosialisasi kepada 28 siswa kelas X di SMA Negeri 10 Kota Bengkulu. Tujuannya adalah agar siswa memahami materi penelitian dan mengumpulkan data menggunakan angket skala Likert sebagai alat bantu dalam penelitian. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bullying dipengaruhi oleh perbedaan status sosial, budaya senioritas, disharmoni keluarga, kurangnya pengawasan sekolah, serta karakter individu. Kesimpulan menunjukkan pentingnya kerja sama lintas pihak dalam mengatasi bullying melalui pendidikan karakter, pengawasan intensif, komunikasi yang baik, serta penerapan aturan dan sanksi tegas untuk mewujudkan suasana belajar yang aman dan mendukung perkembangan peserta didik.

Fun Learning Tasawuf: Model Pembelajaran Nilai-Nilai Akhlak Tasawuf untuk Anak Usia Dini melalui Pendekatan Multisensori

Yuni Pangestutiani, Misbachul Munir, Akhmad Ali Said, Moch. Bashori Alwi, Bayu Fermadi, Moh. Hasan Fauzi, Aina Noor Habibah, Chafidz Kusnindar
Abstract: Penanaman nilai-nilai akhlak sejak dini merupakan fondasi utama pembentukan karakter anak. Nilai-nilai tasawuf seperti syukur, sabar, jujur, dan cinta kasih memiliki potensi besar untuk dikenalkan pada anak, namun sering… dianggap abstrak dan sulit dipahami. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan model “Fun Learning Tasawuf” yang menggunakan pendekatan multisensori (visual, auditori, kinestetik, taktil) untuk menyampaikan nilai-nilai akhlak tasawuf kepada anak usia dini. Kegiatan dilaksanakan di PAUD Mawar, Kota Malang, dengan melibatkan 25 anak usia 4-6 tahun, 5 guru, dan 15 orang tua. Metode pelaksanaan berupa pelatihan guru, pembuatan media pembelajaran multisensori (seperti sensory box “Syukur”, puzzle “Sabar”, lagu “Ikhlas”), serta pembelajaran langsung berbasis bermain. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman anak terhadap konsep nilai-nilai tasawuf yang diajarkan. Anak-anak mampu mengidentifikasi dan mempraktikkan nilai-nilai tersebut dalam aktivitas sederhana. Diskusi menggarisbawahi bahwa pendekatan multisensori yang menyenangkan efektif menjembatani konsep spiritual yang abstrak menjadi pengalaman konkret bagi anak. Model ini juga meningkatkan kemampuan pedagogis guru dalam mengajarkan nilai-nilai moral. Disimpulkan bahwa “Fun Learning Tasawuf” merupakan model inovatif yang layak dikembangkan untuk pendidikan karakter anak usia dini berbasis kearifan spiritual Islam.

Terapi Tasawuf: Penerapan Konsep Sabar, Syukur, dan Tawakal dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan pada Pasien Penyakit Kronis

Misbachul Munir, Bayu Fermadi, Aina Noor Habibah, Moch. Bashori Alwi, Moh. Hasan Fauzi, Akhmad Ali Said, Yuni Pangestutiani
Abstract: Pasien penyakit kronis sering mengalami tekanan psikologis berat, terutama kecemasan, yang dapat memperburuk kondisi fisik dan menurunkan kualitas hidup. Pendekatan medis konvensional terkadang kurang menyentuh aspek spiritual-emosional&#8230; ritual-emosional yang mendalam. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan terapi tasawuf berbasis konsep sabar, syukur, dan tawakal sebagai intervensi psiko-spiritual untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien penyakit kronis. Kegiatan dilaksanakan di Komunitas Pasien Ginjal Kronis “Sehati” dan Poli Penyakit Dalam RSUD Kota Y, melibatkan 25 pasien (gagal ginjal kronis, diabetes, hipertensi). Metode yang digunakan adalah partisipatif dengan pendekatan eksperimen kuasi (one group pre-test post-test). Intervensi berupa delapan sesi terstruktur yang mengintegrasikan psikoedukasi, praktik dzikir, muhasabah terpandu, dan diskusi kelompok untuk menginternalisasi nilai sabar (dalam menghadapi ujian), syukur (atas nikmat yang tersisa), dan tawakal (berserah diri kepada Allah). Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan *DASS-42* subskala anxiety. Hasil analisis statistik paired sample t-test menunjukkan penurunan skor kecemasan yang signifikan (p < 0,05). Peserta juga melaporkan peningkatan penerimaan terhadap penyakit, ketenangan batin, dan optimisme. Diskusi menyimpulkan bahwa konsep tasawuf yang diterapkan secara terstruktur berfungsi sebagai mekanisme koping religius yang efektif, meningkatkan resiliensi spiritual, dan mengurangi distres psikologis. Model terapi tasawuf ini direkomendasikan sebagai terapi komplementer yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien kronis.

PELATIHAN PERANCANGAN KUESIONER SECARA DARING BAGI SISWA SMA PEMBANGUNAN JAYA 2 SIDOARJO

Aries Yulianto
Abstract: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi riset dan keterampilan metodologis siswa SMA melalui pelatihan perancangan kuesioner secara daring. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas XII SMA Pembangunan&#8230; bangunan Jaya 2 Sidoarjo yang sedang mempersiapkan penelitian sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek. Permasalahan utama yang dihadapi siswa adalah rendahnya pemahaman mengenai prinsip dasar penyusunan kuesioner yang valid dan reliabel, meskipun telah terbiasa menggunakan platform survei daring. Metode pelaksanaan kegiatan berupa pelatihan daring menggunakan aplikasi Zoom yang dikemas dalam bentuk ceramah interaktif, diskusi, serta evaluasi contoh kuesioner. Materi pelatihan mencakup pengenalan kuesioner sebagai instrumen penelitian, kriteria kuesioner yang baik, langkah-langkah penyusunan pernyataan, serta aspek etika pengumpulan data. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai proses penyusunan kuesioner, struktur instrumen, teknik penulisan pernyataan, dan kemampuan mengevaluasi kualitas butir pertanyaan. Siswa juga menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Pelatihan ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung penguatan budaya riset sejak jenjang pendidikan menengah serta menjadi model pengabdian masyarakat berbasis daring yang efektif untuk menjembatani kebutuhan praktis siswa dengan keilmuan di perguruan tinggi.

Penguatan Manajemen Keuangan, Kemasan, dan Pemasaran pada Usaha Dapur Menantu di Desa Kembang Ragi, Kecamatan Pasimasunggu Kabupaten Selayar

Wahda Putri Maulia, Akram Taufiq
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat manajemen keuangan, pengembangan kemasan produk, dan strategi pemasaran pada Usaha Dapur Menantu yang berlokasi di Desa Kembang Ragi, Kecamatan Pasimasunggu,&#8230; asimasunggu, Kabupaten Selayar. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman pelaku usaha dalam menyusun laporan keuangan sederhana, optimalisasi kemasan produk, serta penerapan strategi pemasaran yang terencana, sehingga berdampak pada rendahnya daya saing dan keberlanjutan usaha. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, serta pendampingan langsung kepada pelaku usaha. Tahapan kegiatan meliputi persiapan dan observasi awal, pengumpulan dan analisis data, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan, serta penyusunan rekomendasi dan pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku usaha dalam pengelolaan keuangan, pengemasan produk yang lebih menarik dan informatif, serta penerapan strategi pemasaran yang lebih efektif.