Abstract:Pembangunan daerah berkelanjutan membutuhkan kepemimpinan politik yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan sosial dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis…
analisis integrasi latar belakang pendidikan Audy Joinaldy dengan praktik kepemimpinan politiknya dalam membentuk orientasi pembangunan daerah berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan penelusuran kebijakan publik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan Audy Joinaldy berperan dalam membentuk kepemimpinan yang adaptif, transformasional, dan berbasis kolaborasi, yang tercermin dalam kebijakan pembangunan daerah yang menekankan prinsip keberlanjutan, partisipasi masyarakat, penguatan sumber daya manusia, dan ekonomi lokal. Integrasi antara pendidikan dan praktik kepemimpinan politik tersebut mendorong terbentuknya orientasi pembangunan daerah yang inklusif dan berjangka panjang. Penelitian ini memberikan kontribusi akademik dalam kajian kepemimpinan politik daerah dengan menegaskan peran pendidikan sebagai faktor strategis dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Abstract:Pasar modal merupakan salah satu pilar penting dalam sistem keuangan nasional yang berperan dalam mendukung pertumbuhan dan stabilitas ekonomi. Di Indonesia, pasar modal berkembang sebagai sarana penghimpunan dana jangka…
panjang yang mempertemukan pihak yang memiliki kelebihan dana dengan pihak yang membutuhkan pembiayaan untuk kegiatan produktif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pasar modal Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi serta perannya dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai buku teks ekonomi dan pasar modal, jurnal ilmiah nasional terakreditasi, serta publikasi resmi lembaga terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi, perluasan akses pendanaan bagi perusahaan, dan efisiensi alokasi sumber daya. Selain itu, pasar modal juga berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi dengan meningkatkan ketahanan sistem keuangan, memperkuat kepercayaan investor, serta menyediakan alternatif pembiayaan selain sektor perbankan. Namun demikian, pasar modal Indonesia juga menghadapi tantangan seperti volatilitas pasar global dan ketergantungan pada aliran modal asing. Oleh karena itu, penguatan regulasi, peningkatan literasi keuangan, serta pengembangan investor domestik menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan peran pasar modal. Secara keseluruhan, pasar modal Indonesia memiliki potensi besar sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus sebagai penopang stabilitas ekonomi nasional.
Abstract:Kemiskinan dan stabilitas pangan merupakan persoalan struktural yang saling berkaitan dan masih menjadi tantangan utama pembangunan di Indonesia. Meskipun angka kemiskinan nasional menunjukkan tren penurunan, ketidakstabilan…
ilan akses pangan yang berkelanjutan masih dialami oleh rumah tangga berpendapatan rendah, terutama akibat keterbatasan daya beli, fluktuasi harga pangan, dan ketimpangan wilayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemiskinan terhadap stabilitas pangan di Indonesia dengan meninjau dampak ekonomi dan sosial yang menyertainya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah studi empiris mengenai dampak kemiskinan terhadap stabilitas pangan di Indonesia dalam kerangka ekonomi dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan berpengaruh signifikan terhadap stabilitas pangan melalui keterbatasan pendapatan, tingginya proporsi pengeluaran pangan, serta rendahnya kapasitas adaptasi rumah tangga miskin dalam menghadapi guncangan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Faktor sosial, seperti tingkat pendidikan, literasi pangan dan gizi, serta karakteristik rumah tangga, berperan sebagai faktor mediasi yang memperkuat kerentanan stabilitas pangan. Selain itu, terdapat perbedaan pola kerentanan antara wilayah perkotaan dan perdesaan, namun keduanya sama-sama rentan terhadap ketidakstabilan pangan akibat kemiskinan dan ketimpangan wilayah. Penelitian ini menegaskan bahwa stabilitas pangan tidak dapat dicapai secara berkelanjutan tanpa integrasi kebijakan pengentasan kemiskinan, penguatan daya beli, dan pembangunan sistem pangan yang inklusif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan publik yang lebih komprehensif dan berorientasi jangka panjang dalam mewujudkan stabilitas pangan dan keadilan sosial di Indonesia.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pengembangan ekonomi lokal di Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, menggunakan kerangka Teori Pemberdayaan…
an Masyarakat Ife dan Tesoriero (2006). Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 15 pelaku UMKM, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM berbasis keluarga—seperti pedagang makanan ringan, usaha rumahan kuliner, kios kelontong, dan jasa pencucian motor—memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat (Rp2–5 juta/bulan pelaku utama; Rp500.000–Rp1 juta/bulan pekerja paruh waktu), penyediaan lapangan kerja informal (remaja, ibu rumah tangga: 15–20 jam/minggu), penguatan aktivitas perekonomian lokal melalui cash flow harian Rp150.000–Rp300.000 dan efek multiplier 20–30% terhadap PDB lokal, serta mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga tanpa ketergantungan total pada bantuan eksternal.UMKM ini meningkatkan perputaran ekonomi melalui transaksi harian dan rantai pasok lokal, konsisten dengan peningkatan penyerapan tenaga kerja 25% di Riau (Suharno & Khamal, 2025). Namun, penelitian juga menemukan hambatan struktural seperti keterbatasan modal (akses bantuan hanya 15–20% pelaku), rendahnya pemanfaatan teknologi pemasaran digital, minimnya pelatihan manajerial, dan tingginya persaingan informal serta shock eksternal.Temuan ini menegaskan UMKM sebagai pilar pemberdayaan bottom-up, namun memerlukan dukungan berkelanjutan melalui pelatihan wajib, akses kredit mikro (KUR), literasi digital, dan inkubator kelurahan untuk daya saing dan keberlanjutan usaha.
Abstract:Kewirausahaan merupakan salah satu instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang memiliki potensi sumber daya alam dan budaya…
lokal. Daerah Malino, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa merupakan kawasan yang dikenal memiliki potensi pertanian, pariwisata alam, serta produk-produk lokal yang berpeluang besar untuk dikembangkan melalui kegiatan kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif kondisi kewirausahaan di Malino, meliputi jenis usaha yang berkembang, karakteristik pelaku usaha, peluang dan tantangan yang dihadapi, serta dampaknya terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewirausahaan di Malino berkembang terutama pada sektor pertanian hortikultura, usaha kuliner, dan usaha berbasis pariwisata. Namun demikian, pelaku usaha masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan modal, rendahnya kapasitas manajerial, serta akses pasar yang belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan penguatan peran pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan di Malino.
Abstract:Pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam sistem pendidikan, khususnya di pesantren yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter santri. Berbagai penelitian telah membahas manajemen pesantren dan pendidikan…
karakter, namun kajian tersebut masih bersifat parsial dan belum disintesis secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis hasil-hasil penelitian terdahulu terkait implementasi manajemen berbasis pesantren dalam pembentukan karakter santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review dengan protokol PRISMA. Sumber data diperoleh dari basis data Google Scholar dan SINTA dengan rentang publikasi tahun 2015–2024. Sebanyak 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara kualitatif melalui sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi manajemen berbasis pesantren dilakukan melalui manajemen kurikulum berbasis nilai keislaman, keteladanan kiai dan ustaz, sistem disiplin dan pembiasaan melalui asrama, serta penguatan budaya pesantren. Nilai karakter santri yang dominan meliputi religiusitas, disiplin, kemandirian, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan kepemimpinan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa manajemen berbasis pesantren berperan penting dalam pembentukan karakter santri secara holistik dan berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini membahas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam smart manufacturing serta perubahan peran Human Resource Development (HRD) di era Industri 4.0. Melalui studi pustaka dari berbagai jurnal nasional,…
penelitian ini menemukan bahwa AI memiliki pengaruh besar terhadap peningkatan efisiensi produksi, mulai dari predictive maintenance yang mampu mengurangi gangguan mesin hingga sistem quality inspection berbasis computer vision yang membuat proses pengecekan lebih cepat dan akurat. Di sisi lain, perkembangan teknologi ini membuat HRD harus menyesuaikan cara kerja mereka, terutama dalam hal rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan kompetensi karyawan. HRD kini dituntut lebih memahami teknologi digital agar mampu menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran teknologi dan HRD saling melengkapi karena penerapan AI tidak akan berjalan optimal tanpa kesiapan karyawan. Dengan demikian, perusahaan perlu mengatur strategi yang seimbang antara pemanfaatan teknologi dan penguatan kemampuan SDM.
Abstract:Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membawa perubahan besar dalam industri manufaktur, terutama dalam efisiensi, kualitas, dan kecepatan produksi. Namun, keberhasilan implementasi AI tidak…
ak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia (SDM). Karena itu, penguatan pengembangan SDM (HRD) menjadi kunci optimalisasi pemanfaatan AI. Penelitian ini menganalisis hubungan antara implementasi AI dan penguatan HRD terhadap produktivitas industri manufaktur menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI meningkatkan produktivitas melalui otomatisasi, pengurangan kesalahan, pemeliharaan prediktif, dan pengambilan keputusan berbasis data. Namun, hasil maksimal hanya dicapai bila didukung oleh HRD yang kuat melalui peningkatan kompetensi digital, pelatihan teknologi, pengembangan keterampilan analitis, serta adaptasi budaya kerja inovatif. Sinergi AI dan HRD menciptakan tenaga kerja adaptif, kreatif, dan kolaboratif, sekaligus mengurangi resistensi terhadap perubahan. Dengan demikian, implementasi AI dan penguatan HRD saling melengkapi serta berpengaruh positif terhadap peningkatan produktivitas dan keberlanjutan transformasi digital di industri manufaktur.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi nilai ekspor Provinsi Sumatera Utara berdasarkan pelabuhan ekspor dengan menggunakan pendekatan regresi data panel. Data yang digunakan merupakan…
data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara, khususnya data ekspor menurut pelabuhan pada periode 2014–2018. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah nilai ekspor (FOB), sedangkan variabel independen adalah berat bersih ekspor. Perbedaan karakteristik pelabuhan dianalisis melalui pendekatan efek individu. Metode analisis yang digunakan meliputi Common Effect Model, Fixed Effect Model, dan Random Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat bersih ekspor berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai ekspor Sumatera Utara. Model terbaik yang diperoleh adalah Fixed Effect Model dengan nilai koefisien sebesar 0,8037 dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,998. Pelabuhan Belawan menjadi pelabuhan dengan kontribusi nilai ekspor terbesar. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan volume ekspor dan penguatan peran pelabuhan merupakan faktor utama dalam meningkatkan kinerja ekspor daerah.
Abstract:Integritas merupakan nilai dasar yang membentuk karakter dan fondasi moral generasi muda di Indonesia. Sebagai calon pemimpin masa depan bangsa, generasi muda harus memiliki prinsip etika yang kuat, rasa tanggung jawab,…
serta konsistensi dalam sikap dan perilaku. Artikel ini membahas pentingnya integritas dalam pengembangan generasi muda, tantangan yang muncul akibat globalisasi dan digitalisasi, serta peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam memperkuat pembentukan karakter berbasis integritas. Melalui tinjauan pustaka dari sumber-sumber ilmiah nasional dan internasional, penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter, keteladanan, dan lingkungan sosial yang berlandaskan nilai berkontribusi secara signifikan dalam membangun generasi muda Indonesia yang berintegritas. Penguatan kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi hal penting agar integritas dapat melekat dalam jati diri generasi muda dan berkontribusi terhadap kemajuan bangsa.