Search Articles & Publications

Showing 461 articles found for "Penguatan"

KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIRETROVIRAL DI PUSKESMAS SENTANI

Innal Saitis, Yance Ronard Rainuny, Crystin Evangelin Watunglawar
Abstract: Kepatuhan minum obat antiretroviral (ARV) merupakan faktor kunci dalam keberhasilan terapi HIV/AIDS. Di Puskesmas Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, masih ditemukan tantangan dalam menjaga konsistensi konsumsi ARV oleh… pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien HIV/AIDS terhadap terapi ARV serta efektivitas edukasi mandiri dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pasien. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik random sampling terhadap 59 responden yang menjalani terapi ARV. Hasil menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan yang rendah yaitu sebanyak 55 responden 93,2 % dari total 59 responden. Temuan ini menunjukkan bahwa harus ada edukasi mandiri lebih lanjut untuk peningkatan pengetahuan dan kepatuhan pasien. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program edukasi dan dukungan sosial sebagai strategi peningkatan kepatuhan terapi ARV di fasilitas layanan kesehatan primer.

MANAJEMEN SEKOLAH DALAM PEMBINAAN KARAKTER SISWA DENGAN KEARIFAN LOKAL DI SMP & SMA GLOBAL ISLAMIC BOARDING SCHOOL BARITO KUALA

Fajrina Fajrina, Yuliansyah Yuliansyah, Husnul Madihah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen sekolah dalam pembinaan karakter berbasis kearifan lokal di SMP/SMA Global Islamic Boarding School (GIBS). Fokus utama penelitian meliputi proses perencanaan, pengorganisasian,… anisasian, pengarahan, pengendalian, dan evaluasi dalam implementasi program pembinaan karakter. Pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan studi pustaka digunakan untuk menggali data empiris dan mendukung analisis berbasis teori pendidikan karakter dan manajemen pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sekolah di GIBS berhasil mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, tanggung jawab, sopan santun, dan kejujuran dalam kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, dan pembiasaan harian siswa. Program seperti kerja bakti, musyawarah, seni tradisional, dan pengabdian masyarakat secara efektif membentuk karakter siswa yang berakar pada budaya lokal dan nilai-nilai Islam. Evaluasi rutin, pelibatan orang tua, dan keterlibatan komunitas lokal menjadi faktor pendukung keberlanjutan program ini. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa hambatan, seperti pengaruh budaya modern yang mengurangi minat siswa terhadap nilai-nilai lokal, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya pelatihan guru terkait kearifan lokal. Oleh karena itu, direkomendasikan penguatan inovasi program melalui teknologi, peningkatan kolaborasi dengan komunitas, dan pengembangan sistem evaluasi yang lebih terstruktur. Penelitian ini memberikan implikasi bagi kebijakan pendidikan, khususnya dalam mendukung integrasi kearifan lokal sebagai komponen utama pembinaan karakter di sekolah. Temuan ini juga membuka peluang penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang program pembinaan karakter terhadap keberhasilan siswa di masa depan.

INTEGRASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM SURAT LUQMAN UNTUK KURIKULUM MERDEKA

Khoirul Putera, Rizky Ardian, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Penyusunan kurikulum pembelajaran di lembaga pendidikan merupakan langkah strategis yang sangat penting untuk diperhatikan. Kurikulum tidak hanya berfungsi sebagai garis besar, tetapi juga berfungsi sebagai dasar yang membentuk… mbentuk standar pendidikan nasional. Hal ini mencakup semua aspek, mulai dari proses pembelajaran hingga penentuan standar kelulusan yang diharapkan. Kurikulum merdeka saat ini menjadi perhatian utama, dengan menekankan pentingnya kebebasan siswa dalam belajar. Kurikulum merdeka unik karena terdapat suatu program, yaitu Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), yang sangat berbeda dari konsep kurikulum sebelumnya. Program ini tidak hanya berfokus pada pengetahuan akademik; mereka juga berusaha untuk menumbuhkan sifat dan prinsip bangsa. Artikel yang disusun dengan metode studi kepustakaan ini bertujuan untuk memaparkan tentang bagaimana nilai pendidikan yang terkandung dalam Surat Luqman dapat diperkuat dengan menerapkannya di dalam kurikulum merdeka, serta bagaimana hal ini dapat berdampak pada proses pendidikan yang lebih mendalam dan berorientasi masa depan.

MEMBUKA GERBANG EKONOMI HALAL INDONESIA: MENGATASI TANTANGAN DAN MERAIH PELUANG

Oki Mochamad Januar
Abstract: Penelitian ini mengkaji tantangan dan peluang pengembangan ekonomi halal di Indonesia, sebuah sektor yang memiliki potensi besar namun masih menghadapi berbagai hambatan. Permasalahan utama meliputi rendahnya pemahaman masyarakat… asyarakat tentang sertifikasi halal, regulasi yang rumit, dan adopsi teknologi yang terbatas. Melalui metode studi kasus, penelitian ini menganalisis dinamika ekonomi halal di berbagai sektor seperti makanan, pariwisata, dan keuangan syariah. Pembahasan berfokus pada strategi mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang, termasuk penyederhanaan regulasi, peningkatan kapasitas teknologi, dan penguatan branding produk halal Indonesia di pasar global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi halal memerlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan pemerintah, industri, dan akademisi. Strategi kunci meliputi peningkatan kesadaran masyarakat, dukungan untuk UMKM, investasi dalam infrastruktur, dan harmonisasi standar halal internasional. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman mendalam tentang potensi ekonomi halal Indonesia dan memberikan rekomendasi konkret untuk mewujudkan posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi halal dunia.

TRANSFORMASI KURIKULUM: EKSPLORASI STRATEGIS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM DINAMIKA KURIKULUM MERDEKA DI SETIAP PASE

Ahmad Muktamar, Alfina Damayanti, Husnul Khatimah, Asmawati Tahang
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam struktur Kurikulum Merdeka dalam perspektif Pendidikan Agama Islam pada setiap fase. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang memungkinkan analisis… nalisis yang mendalam terhadap konsep-konsep yang terlibat. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan, dengan fokus pada berbagai jenis literatur seperti buku, catatan, artikel jurnal nasional dan internasional, dan laporan penelitian sebelumnya yang relevan. Sumber utama informasi dalam penelitian ini adalah kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur Kurikulum Merdeka pada setiap fase memberikan kesempatan bagi pendidik untuk mengimplementasikan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan tahapan perkembangan dan pencapaian para peserta didik. Struktur tersebut didasarkan pada tiga prinsip utama, yaitu berbasis kompetensi, fleksibilitas dalam pembelajaran, dan penguatan karakter Pancasila. Secara khusus, struktur Kurikulum Merdeka untuk pendidikan agama Islam mencakup beberapa komponen esensial, seperti pembelajaran ajaran Islam, pemahaman nilai-nilai Islam, pengembangan keterampilan praktis, integrasi dengan konteks lokal, serta metode penilaian dan evaluasi yang relevan.

Pengaruh Kualitas Layanan, Inovasi Digital Dan Transparansi Terhadap Kepuasan Melalui Kepercayaan Pada Nasabah BSI Karawang

Muhammad Sofyan Aditya Indra, Sri Wahyuni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan, inovasi digital, dan transparansi produk terhadap kepuasan dan kepercayaan nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI), serta mengevaluasi peran kepercayaan… sebagai variabel mediasi dalam hubungan antar variabel tersebut. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei terhadap nasabah BSI yang tersebar di wilayah penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas layanan tidak berpengaruh secara langsung terhadap kepuasan nasabah, meskipun secara umum dinilai sangat baik. Namun, kualitas layanan terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan nasabah, khususnya dalam hal keramahan, kecepatan layanan, dan kejelasan informasi syariah. Inovasi digital, seperti kemudahan aplikasi, efisiensi transaksi, dan keamanan data, terbukti meningkatkan kepuasan secara signifikan, tetapi tidak secara signifikan memengaruhi kepercayaan. Demikian pula, transparansi produk tidak berpengaruh langsung terhadap kepuasan, namun berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan nasabah. Selanjutnya, kepercayaan nasabah terbukti memberikan pengaruh positif terhadap kepuasan, dan menjadi mediator yang signifikan hanya dalam hubungan antara transparansi produk dan kepuasan nasabah. Sementara itu, kepercayaan tidak terbukti memediasi hubungan antara kualitas layanan maupun inovasi digital terhadap kepuasan secara signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun kualitas layanan dan inovasi digital penting, keduanya memerlukan penguatan dimensi kepercayaan untuk dapat meningkatkan kepuasan nasabah secara optimal. Kejelasan informasi syariah, transparansi produk, dan penguatan trust menjadi kunci dalam membangun kepuasan nasabah dalam layanan perbankan syariah di era digital.

Penggunaan Media Video Animasi Dalam Pembelajaran SKI Pada Minat Belajar Dan Penguatan Karakter Religius Siswa

Ade Ma’ruf, Zaenal Taufik, Andi Sri Rahayu, Husnul Hidayati, Rif’ah Rif’ah, Agus Abdussalam
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan media video animasi dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dapat meningkatkan minat belajar dan memperkuat karakter religius siswa kelas VII MTs Nurul… urul Islam Slatri, serta faktor-faktor penentu minat dan implikasi terhadap karakter religius dalam pendidikan agama islam (PAI) diluar sekolah dan pembelajaran sepanjang hayat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik alanisis data yang digunakan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video animasi mampu menyajikan materi SKI secara lebih menarik, visual, dan kontekstual sehingga mempermudah siswa memahami sejarah dan keteladanan tokoh Islam. Video animasi yang mengandung pesan moral dan religius secara tidak langsung mendorong siswa untuk meneladani nilai-nilai islami dalam kehidupan sehari-hari, seperti disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran. Penggunaan media ini juga menumbuhkan antusiasme dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, yang merupakan indikator meningkatnya minat belajar. Hal ini menguatkan pentingnya inovasi media dalam pembelajaran PAI yang tidak hanya fokus pada pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter.

Analisis Pemahaman Peserta Didik Jenjang SMP di Lembang terhadap Konsep Tabayun pada Mata Pelajaran PAI dan Upaya Penguatan Sikapnya

Ali Anhar Syi’bul Huda, Aghnia, Abid Nurhuda, Walid In’am Ahmad, Hamdi, Dena Sri Anugrah
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman konsep tabayun dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital yang sarat informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat pemahaman… man peserta didik jenjang SMP di Lembang terhadap konsep tabayun serta mengidentifikasi upaya penguatan sikapnya. Penelitian ini menggunakan metode studi lapangan dengan pendekatan kuantitatif dan teknik penganalisisan data secara deskriptif kualitatif. Data utama yang dianalisis dalam penelitian ialah angket pertanyaan yang disebarkan melalui Google Form. Hasil penelitian menunjukkan enam temuan utama: (1) tingkat pemahaman secara umum berada pada kategori sedang (±70%); (2) aspek kehati-hatian dan tidak tergesa-gesa tergolong baik (±70%); (3) aspek ketelitian dalam menerima informasi berada pada kategori sedang (±62%); (4) aspek tidak mencampuradukkan kebenaran dan kebatilan berada pada kategori baik (±66%); (5) faktor pendukung meliputi peran guru, pembelajaran kontekstual, dan kesadaran awal siswa (±75%); (6) faktor penghambat berupa rendahnya kemampuan verifikasi dan pengaruh media digital (±60%). Penelitian ini merekomendasikan penerapan pembelajaran berbasis kasus, penguatan literasi digital, dan pembiasaan nilai tabayun dalam kehidupan sehari-hari. Keterbatasan penelitian ini terletak pada penggunaan teknik analisis dan belum dikolaborasikannya aplikasi pendukung penganalisisan.

Peran Tokoh Agama dalam Memperkuat Moderasi Beragama terhadap Khilafiyah dan Perbedaan Mazhab di Indonesia

Muhammad Riski Arifin, Didit Saputra, Andi Muh. Fatwa, M. Amin
Abstract: Indonesia sebagai negara dengan keberagaman agama dan budaya memiliki potensi konflik yang bersumber dari perbedaan pemahaman keagamaan dalam Islam, khususnya pada persoalan khilafiyah dan perbedaan mazhab. Permasalahan… yang bersifat cabang ini kerap melampaui ranah teologis dan berkembang menjadi konflik sosial akibat politisasi agama dan penyebaran narasi eksklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis tokoh agama dalam memperkuat moderasi beragama sebagai upaya mencegah eskalasi konflik berbasis khilafiyah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan melalui analisis literatur keislaman klasik dan kontemporer serta kajian sosial keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama berperan sebagai penafsir keagamaan kontekstual, pendidik publik, fasilitator dialog, dan penjaga narasi moderasi, termasuk di ruang digital. Strategi utama yang ditemukan meliputi penguatan pemahaman fikih perbedaan, pemanfaatan tradisi keislaman lokal, serta peneguhan etika perbedaan pendapat. Simpulan penelitian menegaskan bahwa tokoh agama memiliki peran sentral dalam menjaga harmoni sosial, namun efektivitasnya sangat ditentukan oleh kapasitas keilmuan, integritas moral, dan kemampuan merespons tantangan masyarakat kontemporer.

ANALISIS TUGAS DAN FUNGSI BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DESA PENGUJAN, KECAMATAN TELUK BINTAN, KABUPATEN BINTAN

Fauzan Lidra Ramadhani, Nabil Daffa Rizky
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan tugas dan fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pengujan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 110 Tahun 2016.… 016. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan melibatkan kepala desa, anggota BPD, perangkat desa, serta perwakilan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPD Desa Pengujan secara normatif telah menjalankan fungsi-fungsi utamanya, seperti penyerapan aspirasi masyarakat, penyelenggaraan musyawarah desa, pembahasan peraturan desa, serta pengawasan terhadap kinerja pemerintah desa. Namun, efektivitas pelaksanaan fungsi tersebut masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, ketimpangan partisipasi masyarakat, serta kesenjangan antara prosedur formal dan praktik substantif. Pengawasan BPD cenderung bersifat administratif, sementara partisipasi masyarakat dalam proses legislasi desa belum sepenuhnya inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan peran BPD tidak hanya memerlukan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga peningkatan kapasitas kelembagaan, transparansi, dan mekanisme partisipasi masyarakat yang lebih substantif.