Search Articles & Publications

Showing 4574 articles found for "Elit"

PENYULUHAN BAHAYA MEROKOK PADA PELAJAR SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DI KABUPATEN ACEH TENGGARA TAHUN 2025

Mutiara Hikmah, Nur Triningtias P, Nelly Masna Barus, Khalikul Fadli
Abstract: Merokok merupakan kebiasaan yang berdampak buruk pada kesehatan, terutama bagi remaja yang sedang berada pada masa perkembangan. Penelitian menunjukkan bahwa pelajar SMP mulai terpapar rokok akibat pengaruh teman sebaya,… lingkungan, serta kurangnya pemahaman tentang bahaya rokok. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi SMP di Kabupaten Aceh Tenggara agar memahami bahaya rokok, serta membekali mereka dengan strategi penolakan terhadap rokok. Metode kegiatan meliputi kunjungan langsung ke lima sekolah, pemberian materi melalui ceramah, presentasi visual, leaflet, serta sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian siswa laki-laki pernah mencoba merokok karena pengaruh teman, dan sebagian besar siswa belum memahami dampak jangka panjang rokok. Penyuluhan ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa akan bahaya merokok dan pentingnya menciptakan lingkungan tanpa asap rokok. Diperlukan tindak lanjut berupa edukasi berkala dan keterlibatan keluarga serta kader kesehatan.

Analisis Hubungan Tingkat Pengangguran terhadap Tingkat Kemiskinan di Medan Timur

Khayuni, Riska, Harahap, Rodiah, Saragih, Sapna Maharani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan di Kota Medan pada tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik kuesioner… sederhana. Data utama bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan tahun 2025 dan hasil penyebaran kuesioner kepada 30 responden di kecamatan Medan Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengangguran berpengaruh positif terhadap peningkatan kemiskinan. Tingkat kemiskinan Kota Medan sebesar 7,25 persen (171,60 ribu jiwa) dengan garis kemiskinan Rp721.547 per kapita per bulan. Meskipun terjadi penurunan angka kemiskinan dibanding tahun sebelumnya, indeks kedalaman (1,31) dan keparahan kemiskinan (0,35) meningkat, menunjukkan kesenjangan ekonomi yang masih cukup lebar. Rekomendasi yang dihasilkan antara lain peningkatan pelatihan keterampilan kerja, pemberdayaan sektor UMKM, dan penguatan investasi daerah.

Transformasi Sistem Ekonomi Sosial Indonesia 1945-1960: Dari Kekacauan Kolonial Menuju Kemandirian Berbasis Gotong Royong

Hani, Nazwa Akhaza, Rahmi, Siti, Yusliandi, Rifaldy, Hasibuan, Reni Ria Armayani
Abstract: Penelitian ini menganalisis transformasi sistem ekonomi sosial Indonesia periode 1945-1960 sebagai fase krusial membangun kemandirian ekonomi nasional di tengah warisan struktur kolonial. Menggunakan metode kualitatif deskriptif… skriptif dengan pendekatan studi pustaka, penelitian mengkaji lima fase: warisan ekonomi kolonial, rekonstruksi ekonomi nasional (1945-1950), era Demokrasi Liberal (1950-1959), implementasi prinsip gotong royong, dan ekonomi berdikari (1959-1960). Hasil menunjukkan Indonesia mewarisi kondisi paradoks kaya sumber daya namun terbelenggu kemiskinan struktural akibat dualisme ekonomi kolonial. Upaya rekonstruksi menghadapi hyperinflasi, defisit anggaran kronis, dan infrastruktur hancur. Para pendiri bangsa merumuskan alternatif ketiga antara kapitalisme dan sosialisme melalui ekonomi gotong royong yang diinstitusionalisasikan dalam Pasal 33 UUD 1945. Periode Demokrasi Liberal ditandai Program Benteng yang belum optimal, sementara Demokrasi Terpimpin menekankan ekonomi berdikari melalui Manipol-USDEK. Meskipun idealisme kuat secara filosofis, implementasi menghadapi kendala teknis-manajerial. Penelitian menyimpulkan periode 1945-1960 meletakkan fondasi identitas ekonomi Indonesia yang menekankan keseimbangan efisiensi ekonomi dan keadilan sosial, dengan relevansi nilai gotong royong terhadap prinsip ekonomi Islam seperti ta'awun dan keadilan sosial.

Corporate Social Responsbility dan GCG

Ketaren, Anggi Anggeriani br, Perdana, Arya, Aldiansyah, M. Taufiq, Nurjami’ah, Zein, Ahmad Wahyudi
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh timbal balik antara CSR dan GCG, peran mereka dalam meningkatkan kinerja perusahaan, serta tantangan implementasinya pada perusahaan terdaftar di BEI Indonesia. Penelitian menggunakan… enggunakan pendekatan tinjauan pustaka kualitatif, mensintesis temuan dari 90 jurnal peer-review, tesis, dan repositori akademik Indonesia periode 2019-2025, dianalisis secara deskriptif-analitis tanpa pengumpulan data primer. CSR memperkuat GCG melalui pengawasan internal dan pengurangan masalah agensi, sementara GCG meningkatkan efektivitas CSR via transparansi dan dewan independen, menghasilkan kinerja keuangan lebih baik (misalnya ROA, Tobin's Q, pertumbuhan laba 12%), ketahanan krisis, dan sinyal positif investor; rekomendasi meliputi pelatihan GCG dan adopsi ISO 26000 untuk mengatasi kesenjangan.

Perbandingan Teori Inflasi dan Deflasi: Analisis Berdasarkan Pemikiran Ekonomi Klasik, Keynesian, dan Monetaris

Fitria Pida, Dinda, Febrian, Mhd. Rofi, Sabilla, Bunga Sausan, Reni Ria Armayani Hasibuan
Abstract: Penelitian ini menganalisis inflasi dan deflasi melalui perspektif ekonomi klasik, Keynesian, dan monetaris dengan pendekatan studi pustaka kualitatif. Teori klasik dan monetaris memandang inflasi dan deflasi sebagai fenomena… omena moneter yang disebabkan oleh perubahan jumlah uang beredar, dengan asumsi penyesuaian pasar otomatis melalui fleksibilitas harga dan upah. Sebaliknya, teori Keynesian memahami fenomena tersebut sebagai hasil ketidakseimbangan permintaan-penawaran agregat dan tekanan biaya, sehingga memerlukan intervensi aktif pemerintah melalui kebijakan fiskal dan moneter. Analisis empiris menunjukkan bahwa inflasi dan deflasi bersifat multifaktorial dengan interaksi antara faktor moneter dan non-moneter. Penelitian menyimpulkan bahwa pendekatan kebijakan integratif yang mengombinasikan stabilitas moneter dengan pengelolaan permintaan agregat menjadi relevan bagi perumusan kebijakan makroekonomi kontemporer yang berorientasi pada stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Ekonomi Politik Dalam Program Pengentasan Kemiskinan Di Indonesia

Nissa, Chairun, Alisa, Intan, Nabil Nasution, Muhammad, Ria Armayani Hasibuan, Reni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program pengentasan kemiskinan di Indonesia dari perspektif ekonomi politik dengan menyoroti peran negara, dinamika kepentingan politik, serta hubungan kekuasaan dalam perumusan… n dan implementasi kebijakan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis melalui studi literatur terhadap dokumen kebijakan pemerintah, data resmi, laporan lembaga internasional, serta artikel jurnal ilmiah yang relevan dan diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pengentasan kemiskinan di Indonesia tidak hanya dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi dan kebutuhan masyarakat miskin, tetapi juga oleh kepentingan politik, politik anggaran, serta pengaruh elit politik dan birokrasi. Program bantuan sosial seperti PKH, BPNT, dan BLT berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin dan daya beli rumah tangga rentan, namun masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama terkait ketepatan sasaran, eksklusi sosial, dan tata kelola data penerima manfaat. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan sosial yang berbasis data terpadu, akuntabel, dan berkelanjutan agar program pengentasan kemiskinan dapat mencapai tujuan jangka panjang secara lebih efektif.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONTAK MATA PADA ANAK AUTISM SPECTRUM DISORDER (ASD) DI RUMAH PSIKOLOGI DANEER

Isma Mufarikhah, Ahmad Faqihuddin
Abstract: Anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) mengalami hambatan signifikan dalam kemampuan kontak mata yang berdampak pada komunikasi sosial dan interaksi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kontak mata… pada anak dengan ASD melalui pendekatan Applied Behavior Analysis (ABA). Penelitian menggunakan desain eksperimen kasus tunggal dengan fase baseline, intervensi bertahap, dan follow-up. Subjek penelitian adalah anak laki-laki berusia 4 tahun 6 bulan dengan ASD kategori ringan-sedang di Rumah Psikologi Daneer. Intervensi dilaksanakan selama 10 pertemuan dengan pengurangan prompt secara bertahap dari prompt fisik-verbal hingga tanpa prompt. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dengan mengukur frekuensi dan durasi kontak mata. Hasil menunjukkan peningkatan frekuensi dari 4 kali (baseline) menjadi 9 kali (follow-up) dan durasi dari 6 detik menjadi 18 detik. Peningkatan durasi kontak mata lebih konsisten dibanding frekuensi, menunjukkan peningkatan kualitas atensi visual. Pada fase follow-up, subjek mampu mempertahankan kontak mata tanpa bantuan prompt maupun reinforcement. Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan ABA dengan desain bertahap efektif meningkatkan kemampuan kontak mata pada anak dengan ASD dan dapat dipertahankan dalam kondisi natural.

Pelatihan dan Pengembangan Soft Skill Santri Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Biyati Ahwarumi, Sirojudin Munir, Akhmad, Lutfi Hidayah, Suci Yongki Setyowati
Abstract: Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi program pelatihan soft skill bagi santri Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, dan pemecahan masalah.… . Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model partisipatif melalui pre-test, post-test, observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 65,3 menjadi 83,7 dengan perubahan perilaku positif seperti meningkatnya kepercayaan diri, tanggung jawab, dan empati sosial. Dan pelatihan soft skill berbasis nilai keislaman efektif memperkuat karakter, kepemimpinan, dan kesiapan santri menghadapi tantangan era modern.

ANALISIS PEMAHAMAN DAN IMPLEMENTASI NILAI FILSAFAT DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI PKBM TAMAN BELAJAR MASYARAKAT

Elizon Nainggolan, Michael Yudha Pratama, Christiana Junita Panjaitan, Imely Patrica K Banjarnahor, Novia Riani Pitri, Ribkah Panjaitan, Youlia Opita Sibuea
Abstract: Penelitian ini bertujuan menggambarkan pemahaman serta penerapan nilai-nilai filsafat pendidikan humanisme, pragmatisme, dan eksistensialisme dalam proses pembelajaran di PKBM Taman Belajar Masyarakat. Penelitian menggunakan… akan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan satu tutor sebagai informan utama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai humanisme tercermin dalam sikap tutor yang menghargai keberagaman warga belajar dan menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman serta mendukung. Nilai pragmatisme tampak melalui metode pembelajaran yang fleksibel dan berorientasi pada pengalaman nyata peserta didik. Adapun nilai eksistensialisme diwujudkan melalui pemberian kesempatan kepada warga belajar untuk mengembangkan kesadaran diri, memilih strategi belajar, dan bertanggung jawab atas proses belajarnya. PKBM berperan sebagai lembaga pendidikan nonformal yang menyediakan akses belajar terjangkau dan berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Meskipun masih terdapat kendala, seperti keterbatasan fasilitas dan kebutuhan peningkatan kompetensi tutor, penerapan nilai-nilai filsafat pendidikan di PKBM menunjukkan perkembangan positif menuju pembelajaran yang lebih humanis, kontekstual, dan memberdayakan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan praktik pembelajaran pada lembaga pendidikan nonformal.

Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proyek Revitalisasi Pasar Buah Berastagi

Jimmy Roy Tampubolon, Sufrial Hendri, Muhammad Afifuddin Bangun, Ricky Rajanta Ginting
Abstract: Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek konstruksi masih sering menghadapi kendala berupa rendahnya kepatuhan pekerja, kurangnya pemahaman terhadap potensi bahaya, serta minimnya budaya keselamatan. Kondisi… ndisi tersebut juga teridentifikasi pada Proyek Revitalisasi Pasar Buah Berastagi, sehingga diperlukan intervensi berupa sosialisasi yang lebih terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan sosialisasi K3 dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku aman pekerja konstruksi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif melalui pembelajaran, demonstrasi APD, simulasi identifikasi bahaya, observasi lapangan, serta pengukuran pre-test dan post-test. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti sosialisasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada pemahaman pekerja terkait konsep dasar K3, prosedur kerja aman, dan penanganan bahaya di lapangan. Selain itu, peserta menunjukkan komitmen dalam menerapkan K3 secara konsisten dalam aktivitas kerja sehari-hari. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif bagi upaya pencegahan kecelakaan kerja serta mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat. Dengan demikian, sosialisasi K3 sebagai strategi pembinaan keselamatan pada proyek konstruksi berskala menengah seperti Revitalisasi Pasar Buah Berastagi. Simpulan penelitian dengan melakukan sosialisasi K3 dalam memperkuat budaya keselamatan di proyek revitalisasi berskala menengah dan dapat direkomendasikan sebagai model pembinaan K3 berkelanjutan pada proyek konstruksi revitalisasi bangunan lainnya.