Abstract:Keberlanjutan budidaya padi sangat bergantung pada bibit. Karena bibit merupakan komponen utama yang akan dikembangkan di masa depan, maka pemilihan bibit yang berkualitas merupakan langkah awal dalam proses penanaman padi.…
di. Ciri-ciri suatu tumbuhan dalam perkembangannya ditentukan oleh gen-gen yang diwarisi bibit dari tanaman induknya. Oleh karena itu, pemilihan bibit dari tetua unggul sangat penting dilakukan agar diperoleh bibit padi yang berkualitas. Bibit yang baik adalah yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya, tumbuh cepat dan seragam, tahan terhadap hama, serta menghasilkan buah yang banyak. Namun seringkali para petani mengalami kesulitan dalam memilih bibit yang tepat. Untuk mengatasi hal tersebut, akan dikembangkan sistem pendukung keputusan yang dapat membantu petani dalam memilih bibit yang memenuhi berbagai kriteria dan sesuai dengan lingkungan penanaman. Kerangka kerja ini menggunakan dua teknik, yaitu Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot kriteria dan Multi Attribute Utility Theory (MAUT) untuk tahap peringkat. Usulan pilihan sistem pendukung keputusan yang menggabungkan teknik AHP dan MAUT menunjukkan bahwa pilihan atau jenis bibit padi terbaik yang akan ditanam di Wilayah Rawang Panca Arga Asahan adalah Sidenuk yang menempati posisi pertama dengan nilai 0.3780781, disusul oleh Ciputri dengan senilai 0,4469573. Selanjutnya hasil penelitian ini menyarankan Sidenuk dan Ciputri sebagai bibit padi berkualitas yang layak ditanam di Kawasan Rawang Panca Arga Asahan.
Abstract:Kemajuan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk pengelolaan zakat. Penelitian ini mengusulkan pengembangan sistem pendukung keputusan untuk memilih calon mustahiq…
ustahiq zakat secara efektif dan adil di Masjid Nur-Hadi di kelurahan Dadimulyo, Lingkungan 2, Kisaran, Sumatera Utara, menggunakan metode SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique) dan MOORA (Multi-Objective Optimization on The Basis of Ratio Analysis). Tahap penelitian melibatkan observasi, wawancara, dan studi pustaka. Lima kriteria digunakan dalam penelitian ini, termasuk pendapatan, jumlah tanggungan, tempat tinggal, kriteria khusus, dan kondisi kesehatan. Data mustahiq zakat fitrah tahun 2024 digunakan untuk analisis sebanyak 10 data. Hasil perankingan dari kedua metode tersebut kemudian dibandingkan dengan keputusan yang diambil oleh panitia zakat Masjid Nur-Hadi. Melalui metode SMART, sistem memberikan peringkat terbaik kepada alternatif yang paling sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Metode SMART menunjukkan potensi untuk digunakan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan zakat yang lebih efisien dan adil.
Abstract:Sistem Informasi Arsip Surat Masuk dan Keluar adalah rekaman suatu informasi berupa surat masuk atau surat keluar yang sangan berguna bagi suatu instansi untuk. beberapa dari instansi ada juga yang belum menggunakan sistem…
em informasi guna mengelola surat masuk dan surat keluar,di dalam pegarsipan surat masuk dan surat keluar masih menggunakan cara manual dan disimpan dalam map besar/stanbook, Namun saat ini dalam pelaksanaannya pengelolaan arsip surat banyak mengalami kendala. Seperti pada saat pengagendaan surat masuk yang diterima dan surat keluar yang akan dikirimkan, penomoran surat sulit dilakukan karena surat dicatat pada buku agenda konvensional faktor lain yang bisa menyebabkan kerusakan bahkan kehilangan surat yang berharga. Penelitian ini guna merancang sistem informasi pengarsipan surat secara terkomputriasi di lembaga Madrasah Ibtida’iyah Sukorejo. Penelitian ini memakai dua metode ialah metode pengumpulan data juga metode Waterfall. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan sistem informasi arsip surat msuk dan surat keluar berbasis web, meliputi halaman login, halaman dashboard, halaman tampilan surat masuk, halaman tambah surat masuk, halaman surat keluar dan halaman cetak surat. Mengingat pentingnya peranan pengelolaan arsip surat, sudah seharusnya surat tersebut dikelola dengan baik sejak surat itu diterima atau dikeluarkan. Oleh karena itu diperlukan adanya sebuah sistem yang dapat digunakan untuk mengelola kegitan surat menyurat secara terpadu. Diharapkan sistem ini bisa membantu khususnya pada lembaga Madrasah Ibtida’iyah Sukorejo dalam melakukan tugasnya.
Abstract:Metode Profile Matching merupakan salah satu dari Sistem Pendukung Keputusan, yaitu suatu system berbasis komputer guna membantu para pengambil keputusan dalam mengatasi permasalahannya untuk mendapatkan atau menghasilkan…
n keputusan yang tepat. [spk] perhitungan dari metode profile matching cukup sederhana, yaitu dengan membandingkan GAP dengan nilai alternative dan kriteria. Ada beberapa hal yang penting yang perlu diketahui mengenai analisis GAP, yaitu table nilai bobot GAP [1]. Selain itu, analisis GAP juga harus memiliki konsep skala prioritas untuk stiap kriteria Karena kemudahan perhitungan dari metode profile matching serta kebutuhan dan tujuan penelitian yang juga sederhana maka peneliti mengambil judul implementasi perhitungan metode profile matching untuk membantu peneliti memberikan jawaban pada komutias akhwat sholeha khususnya kisaran dalam mendapatkan rumah singgah dakwah yang tepat atau cocok untuk dihuni. Adapun tahapan perhitungan dari Profile Matching adalah Penentuan Bobot Nilai GAP, lalu perhitungan dan pengelompokkan core factor dan secoundary factor, selanjutnya perhitungan nilai total tiap kompetensi kriteria dan terakhir perhitungan rangking [2], [3], [4]. Setelah mendapatkan hasil perhitungan yang tepat terhadap rumah singgah dakwah, perhitungan dihentikan dan hasil seleksi diberikan kepada founder KoAS. Hasil dari seleksi rumah singgah dakwah pada Komunitas akhwat Sholehah (KoAS) Kisaran berupa nama dan nilai.
Abstract:Bell's palsy, adanya gangguan pada saraf wajah yang bertanggung jawab untuk mengatur ekspresi dan indra peraba pada kulit wajah manusia, mengakibatkan kelumpuhan atau kelemahan sementara pada salah satu bagian otot wajah,…
, yang merupakan gejala klinis mononeuropati (gangguan hanya satu saraf). Kondisi ini mengubah satu sisi wajah, membuatnya tampak melorot (asimetris), namun tidak berpengaruh pada seberapa baik otak atau bagian tubuh lainnya bekerja. Dalam mendiagnosa penyakit ini,biasa pasien berkonsultasi dahulu ke dokter umum, namun jika penyakit yang diderita berat maka dokter umum akan merujuk ke dokter spesialis saraf. Namun demikian,ada beberapa masalah yang dihadapi oleh pasien bell’s palsy yaitu tidak semua orang bisa datang berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis saraf dengan alasan faktor ketidaktahuan pendaftaran sebagai pasien baru, mahalnya biaya konsultasi,dan lama menunggu antrian. Dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem kecerdasan buatan diperlukan untuk memfasilitasi pengambilan keputusan yang lebih sederhana dan lebih konsisten. Metode Dempster Shafer akan digunakan oleh sistem pakar untuk mengelola data dan gejala penyakit pasien. Metode Dempster Shafer adalah perhitungan matematika untuk mencari bukti berdasarkan tingkat kepercayaan (belief) dan ketidakpercayaan (plausibility) untuk digunakan dalam menyatukan informasi dan menghitung probabilitas (peluang) suatu peristiwa. Metode Dempster Shafer diuji, dan dibuat diagnosis bell's palsy dengan nilai densitas 80%. Oleh karena itu, pasien dengan bell's palsy dapat didiagnosis dengan metode ini.
Abstract:Computer Vision merupakan sebuah sistem otomatis yang digunakan untuk melakukan analisa citra dan video oleh komputer untuk memperoleh informasi dan pemahaman dari suatu obyek. Computer Vision merupakan kemampuan dari sebuah…
buah mesin atau computer dalam melihat atau mengenali sebuah citra dengan sama atau bahkan dapat melebihi kemampuan pengelihatan manusia asli. Salah satu metode yang digunakan dalam computer vision adalah gabor wavelet. Metode gabor wavelet merupakan salah satu metode yang mampu melakukan proses identifikasi wajah secara real time dan juga mampu melakukan tugas-tugas yang membutuhkan pencarian pada database wajah yang besar.
Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan systematic literature Review (SLR), yaitu dengan menggabungkan berbagai sumber dari jurnal penelitian sebelumnya. Tujuan dari penelitian dengan menggunakan pendekatan systematic Literature Review (SLR) ini adalah untuk mengetahui penerapan metode Gabor Wavelet pada Computer Vision.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode Gabor Wavelet pada computer vision banyak digunakan untuk pengenalan wajah (face recognition) dan deteksi wajah (face detection) yang bisa diterapkan di bidang komersial maupun bidang penegakan hukum dengan memberikan hasil yang sangat baik dengan tingkat akurasi 90%.
Abstract:Toko Tuah Bunda adalah salah satu toko yang bergerak dibidang penjualan pakaian yang menjual beberapa macam jenis produk seperti gamis, oneset, tunik, dress, dan rok. Pada operasionalnya, Toko Tuah Bunda mengalami penurunan…
nan jumlah penjualan pakaian sejak 2 tahun belakangan yang sangat berdampak pada pendapatan yang diperoleh. Selain itu, pencatatan penjualan masih dilakukan menggunakan Microsoft Excel, saat transaksi jual beli perhitungan jumlah produk dan harga masih menggunakan media kalkulator sehingga terdapat resiko terjadinya kesalahan dan memakan cukup banyak waktu. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Dengan menerapkan sistem e-CRM yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman framework codeigniter dan MySQL sebagai database server maka dapat mendorong loyalitas pelanggan di dan membantu Toko Tuah Bunda mendapatkan pelanggan yang lebih banyak sekaligus mempertahankan pelanggan dengan berbagai fitur dan promo yang tersedia
Abstract:Abstract: Sipaku Area Village currently has a population of 1963 family cards with a density of 7423 people divided into 8 hamlets. Villages can still register people who do not have an Indonesia Smart Card with the concerned…
erned office by recording the data on the people who have KPS, PKH or SKTM, to get the Indonesia Smart Card (KIP) program, because many people submit applications and there are many criteria that must be taken into account. faced by the Sipaku Area Village Head Office in determining the priority of potential KIP recipients is very difficult, not transparent and inefficient. Therefore, to overcome this problem, it is necessary to have a system for determining the priority of potential KIP recipients by adding some more basic criteria. In this study a decision support system was designed using the AHP (Analitycal Hierarchy Process) method. The results of calculations using the pairwise comparison matrix for the use of criteria show that the most important priority is shown in the status of an active applicant of 0.391, the second priority is the completeness of the files of 0.406, the third priority is the orphanage of 0.095, the fourth priority is parental income of 0.066, and the priority the fifth is a dependent of 0.041. Meanwhile, for alternative use, the data obtained is that the highest value weight determines the recipient of Smart Indonesia Card Assistance (KIP), namely Rizky Amelia Ritonga with a value of 0.171, the second alternative is Rangga Pranata with a value of 0.141 and the third alternative is Elva Radis with a value of 0.124.
Keywords: Smart Indonesian Card Recipients (KIP), AHP Method, PHP and MySQL.
Abstrak: Desa Sipaku Area yang sekarang ini mempunyai jumlah penduduk 1963 kartu keluarga dengan kepadatan 7423 jiwa yang terbagi dalam 8 Dusun. Desa tetap bisa mendaftarkan masyarakat yang tidak memiliki Kartu Indonesia Pintar ke Dinas yang bersangkutan dengan mendata masyarakatnya yang memiliki KPS, PKH atau SKTM, untuk mendapat program Kartu Indonesia Pintar (KIP), karena banyaknya masyarakat mengajukan permohonan dan banyak kriteria yang harus diperhitungkan, sehingga Kendala yang dihadapi oleh pihak Kantor Kepala Desa Sipaku Area dalam menentukan prioritas calon penerima KIP sangat sulit, tidak transparan dan tidak efesien. Oleh Karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya sistem dalam menentukan prioritas calon penerima KIP dengan menambahkan beberapa kriteria yang lebih mendasar. Pada penelitian ini dirancang sistem pendukung keputusan menggunakan metode AHP (Analitycal Hierarchy Process). Hasil perhitungan menggunakan matrik perbandingan berpasangan untuk penggunaan kriteria menunjukkan bahwa prioritas yang paling utama ditunjukkan pada status Pemohon aktif sebesar 0.391, prioritas kedua yaitu Kelengkanpan Berkas sebesar 0.406, prioritas ketiga yaitu kondisi yatim piatu sebesar 0.095, prioritas keempat yaitu penghasilan orangtua sebesar 0.066, dan prioritas kelima yaitu tanggungan sebesar 0.041 Sedangkan untuk penggunaan alternatif diperoleh data yaitu bobot nilai paling tinggi menentukan Penerima Bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yaitu Rizky Amelia Ritonga dengan nilai 0.171, alternatif kedua Rangga Pranata dengan nilai 0.141 dan alternatif ketiga Elva Radis dengan nilai 0.124.
Kata kunci : Penerima Bantuan PIP, Metode AHP, PHP dan MySQL.
Abstract:Kota Padang merupakan kota budaya dan terletak pada lintasan geografis yang sangat strategis. Potensi wisata Kota Padang yang begitu besar belum dapat dioptimalkan dengan baik karena minimnya media promosi yang digunakan…
oleh pemerintah. Pariwisata sebagai salah satu kegiatan yang komprehensif, memerlukan suatu sistem yang dapat menyajikan informasi mengenai lokasi wisata dan informasi penunjang kepariwisataan seperti infomasi peta lokasi dan rute menuju lokasi objek wisata tersebut. Aplikasi WebGis dipilih karena penyajian informasinya lebih menarik dan sangat menggambarkan kondisi sebenarnya yang ditampilkan dalam peta, baik peta garis maupun model permukaan digital. Aplikasi Sistem Informasi Geografis Pariwisata Kota Padang yang dikembangkan dengan kerangka website HTML, dengan bahasa pemograman (JavaScript dan PHP), MySql sebagai basis data dan Google Maps Api. Hasil akhir dari penelitian ini adalah terciptanya aplikasi WebGis yang dapat menyajikan informasi pariwisata kota padang yang terintegrasi, terinci dan dapat di akses dengan mudah.
Abstract:PT. Sumber Nelayan Indonesia masih menggunakan Excel dan pencatatan manual dalam mengelola persediaan barang. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem informasi aplikasi barang yang terkomputerisasi untuk mempermudah dan…
n mempercepat proses pendataan stok barang masuk dan keluar. Penelitian ini merancang dan membuat sistem persediaan barang sparepart berbasis web dengan menggunakan metode waterfall. Tujuannya adalah untuk membantu pekerjaan pengelolaan barang dengan memberikan informasi yang cepat dan akurat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perkembangan teknologi informasi sangat berpengaruh pada pengelolaan persediaan barang di suatu perusahaan. Metode waterfall digunakan dalam pengembangan sistem informasi inventori barang masuk dan keluar pada sparepart. Tahapan pengembangan meliputi Analisis Kebutuhan, desain sistem, Implementasi, verifikasi atau pemeriksaan, dan pemeliharaan