Search Articles & Publications

Showing 161 articles found for "Arita"

PENGARUH MANAJEMEN WAKTU DAN PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 3 MEDAN T.A 2025/2026

Simatupang, Simeon Adrian, Ambarita, Charles Fransiscus
Abstract: Abstract: This study discusses the suboptimal economic learning achievement of eleventh-grade students at SMA Negeri 3 Medan. The purpose of the study was to determine the effect of time management and parental attention… on students' economic learning achievement. The study used a quantitative approach with an ex-post facto type. The study population was 288 students, with a sample of 167 students selected using the Slovin formula through the Simple Random Sampling method. The results showed a multiple linear regression equation, namely Y = 30.294 + 0.384X? + 0.508X? + e. Partially, time management and parental attention had a positive and significant effect on students' economic learning achievement. Simultaneously, both variables also had a positive and significant effect on learning achievement. The coefficient of determination (R²) value of 0.810 indicated that 81% of learning achievement was influenced by time management and parental attention, while 19% was influenced by other factors outside the study. Thus, it can be concluded that time management and parental attention had a positive and significant effect on students' economic learning achievement at eleventh-grade students at SMA Negeri 3 Medan. Keywords: Time Management; Parental Attention; Learning Achievement; Economics Learning; Quantitative Research; Ex-Post Facto; Senior High School Students. Abstrak: Penelitian ini membahas prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI di SMA Negeri 3 Medan yang belum optimal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh manajemen waktu dan perhatian orang tua terhadap prestasi belajar ekonomi siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis ex-post facto. Populasi penelitian berjumlah 288 siswa, dengan sampel sebanyak 167 siswa yang dipilih menggunakan rumus Slovin melalui metode Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi linear berganda yaitu Y = 30,294 + 0,384X? + 0,508X? + e Secara parsial, manajemen waktu dan perhatian orang tua berpengaruh positif serta signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi siswa. Secara simultan, kedua variabel juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,810 menunjukkan bahwa 81% prestasi belajar dipengaruhi oleh manajemen waktu dan perhatian orang tua, sedangkan 19% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa manajemen waktu dan perhatian orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI di SMA Negeri 3 Medan. Kata Kunci: Manajemen Waktu; Perhatian Orang Tua; Prestasi Belajar; Pembelajaran Ekonomi; Penelitian Kuantitatif; Ex-Post Facto; Siswa Sekolah Menengah Atas.

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI GURU DAN LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI SOSIAL MAN 1 MEDAN TAHUN AJARAN 2025/2026

Karina Zahra, Ambarita, Charles Fransiscus
Abstract: Abstract: This study was motivated by the low economics learning achievement of grade XI Social students at MAN 1 Medan, where many students had not achieved the Minimum Completion Criteria (KKM). The study aimed to determine&#8230; rmine the influence of students’ perceptions of teacher competence and peer environment on economics learning achievement. This research employed a quantitative approach with an ex-post facto design. The population consisted of 176 students, while the sample was 122 respondents selected through simple random sampling. Data were collected using documentation and questionnaires with a Likert scale and analyzed using multiple linear regression. The results showed the regression equation Y = 65.937 + 0.155X1 – 0.168X2 + e. Partially, students’ perceptions of teacher competence had a positive and significant effect on learning achievement with tcount 16.390 > ttable 1.980 and significance 0.000 < 0.05. Peer environment also had a positive and significant effect with tcount 14.037 > ttable 1.980 and significance 0.000 < 0.05. Simultaneously, both variables significantly influenced learning achievement with Fcount 231.251 > Ftable 3.07 and significance 0.000 < 0.05. The contribution of both variables reached 79.5%. Therefore, students’ perceptions of teacher competence and peer environment significantly influence economics learning achievement. Keywords: Student Perception; Teacher Competence; Peer Environment; Learning Achievement.   Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI Sosial MAN 1 Medan yang masih banyak belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa tentang kompetensi guru dan lingkungan teman sebaya terhadap prestasi belajar ekonomi siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto. Populasi penelitian berjumlah 176 siswa dengan sampel sebanyak 122 responden yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan angket skala Likert, sedangkan analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi Y = 65,937 + 0,155X1 – 0,168X2 + e. Secara parsial, persepsi siswa tentang kompetensi guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi dengan thitung 16,390 > ttabel 1,980 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Lingkungan teman sebaya juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar dengan thitung 14,037 > ttabel 1,980 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi dengan fhitung 231,251 > ftabel 3,07 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Kontribusi kedua variabel terhadap prestasi belajar sebesar 79,5%. Dengan demikian, persepsi siswa tentang kompetensi guru dan lingkungan teman sebaya berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi siswa. Kata Kunci: Persepsi Siswa; Kompetensi Guru; Lingkungan Teman Sebaya; Prestasi Belajar.

SEMIOTIKA ROLAND BARTHES: REPRESENTASI DINAMIKA SOSIAL FILM TILIK SUTRADARA WAHYU AGUNG PRASETYO

Darma, Surya, Dani Manesah, Giovani, Triadi Sya’Dian, Sri Wahyuni
Abstract: Abstract: This study explores the representation of social dynamics in the film Tilik (2018) by Wahyu Agung Prasetyo using the semiotic approach of Roland Barthes. In this research, a qualitative descriptive-analytical method&#8230; ethod is employed to identify and interpret visual and verbal signs. Three layers of meaning—denotation, connotation, and myth—are used in the analysis. The results show that the film Tilik portrays the social dynamics of rural communities, particularly interactions among women. These interactions are characterized by prevailing cultural norms, constructions of social status, and the practice of gossip. At the denotative level, the film depicts the everyday activities of village communities, while at the connotative level, it reveals social jealousy, social control, and gender stereotypes. At the level of myth, the film constructs collective values such as the importance of maintaining women's dignity, strong social solidarity, and the legitimization of gossip as a means of regulating social norms. Therefore, the film Tilik not only reflects social reality but also conveys deeper cultural meanings. Keywords: Semiotics, Roland Barthes, Social Dynamics, Film, Cultural Representation   Abstrak: Studi ini mengeksplorasi representasi dinamika sosial dalam film Tilik (2018) oleh Wahyu Agung Prasetyo menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Dalam penelitian ini, metode deskriptif-analitis kualitatif digunakan untuk mengidentifikasi dan menafsirkan tanda visual dan verbal. Tiga lapisan makna—denotasi, konotasi, dan mitos—digunakan untuk melakukan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Tilik menunjukkan dinamika sosial masyarakat pedesaan, terutama interaksi antarperempuan. Norma budaya yang berkembang, konstruksi status sosial, dan praktik gosip menandai interaksi ini. Dalam film, aktivitas sehari-hari masyarakat desa diungkapkan pada tingkat denotatif, sedangkan kecemburuan sosial, kontrol sosial, dan stereotip gender diungkapkan pada tingkat konotatif. Mitos menciptakan nilai kolektif seperti pentingnya mempertahankan martabat perempuan, solidaritas sosial yang kuat, dan legitimasi gosip sebagai cara untuk mengontrol norma. Akibatnya, film Tilik menunjukkan realitas sosial dan memiliki makna kultural. Kata Kunci: Semiotika, Roland Barthes, Dinamika Sosial, Film, Representasi Budaya

INDOGLISH IN SELECTED INDONESIAN SOCIAL MEDIA COMMENTS: A QUALITATIVE ANALYSIS

Karisma Erikson Tarigan
Abstract: Abstract: The rise of "Indoglish," a hybrid language that combines Indonesian and English in online communication, is one way that the growing use of social media has impacted bilingual communication habits among Indonesian&#8230; ian users. The purpose of this study is to describe how Indoglish reflects social and digital communication patterns among Indonesian social media users, as well as to identify the many forms of code-mixing employed in Indoglish expressions and assess their communicative purposes. This study used a sociolinguistic approach in conjunction with a descriptive qualitative method. Twenty-five Indonesian social media comments using Indoglish expressions that were gathered using a documentation technique made up the data. Hoffman's communicative function theory, Muysken's theory of code-mixing, and sociolinguistic viewpoints on digital communication were used to analyze the data. Four types of code- mixing were identified by the results: intra-sentential, alternation, insertion, and tag switching. In the comments, intra-sentential code-mixing was the most common of these categories. Furthermore, the analysis demonstrated that Indoglish fulfilled a number of communicative purposes, such as identity- related, religious, persuasive, supportive, expressive, and solidarity. Additionally, the results show that Indoglish reflects modern digital communication techniques related to online identity formation, audience interaction, and emotional expression. According to the study's findings, Indoglish is a dynamic multilingual communication technique used in Indonesian social media interactions Keywords: Code-Mixing, Digital Communication, Indoglish, Social Media, Sociolinguistics. Abstrak: Meningkatnya penggunaan media sosial telah memengaruhi kebiasaan komunikasi bilingual di kalangan pengguna Indonesia, salah satunya melalui munculnya “Indoglish,” yaitu bahasa hibrida yang menggabungkan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam komunikasi daring. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Indoglish merefleksikan pola komunikasi sosial dan digital di kalangan pengguna media sosial Indonesia, serta mengidentifikasi berbagai bentuk campur kode yang digunakan dalam ekspresi Indoglish dan menilai fungsi komunikatifnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa dua puluh lima komentar media sosial berbahasa Indoglish yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teori fungsi komunikatif Hoffman, teori campur kode Muysken, serta perspektif sosiolinguistik mengenai komunikasi digital. Hasil penelitian mengidentifikasi empat jenis campur kode, yaitu intra-sentensial, alternasi, penyisipan, dan tag switching. Di antara kategori tersebut, campur kode intra-sentensial merupakan jenis yang paling dominan ditemukan dalam komentar. Selain itu, analisis menunjukkan bahwa Indoglish memiliki berbagai tujuan komunikatif, seperti fungsi identitas, religius, persuasif, suportif, ekspresif, dan solidaritas. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Indoglish mencerminkan teknik komunikasi digital modern yang berkaitan dengan pembentukan identitas daring, interaksi audiens, dan ekspresi emosional. Berdasarkan temuan penelitian, Indoglish dapat dipahami sebagai teknik komunikasi multilingual yang dinamis dalam interaksi media sosial di Indonesia. Kata Kunci: Campur Kode, Komunikasi Digital, Indoglish, Media Sosial, Sosiolinguistik.

PENGARUH LEVERAGE, LIKUIDITAS DAN ROA (RETURN ON ASSET) TERHADAP FIRM VALUE PADA PERUSAHAAN INDEKS LQ45 YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2021-2023

Adilla Fitri, Dian Ayu Andriani
Abstract: Abstract: This study aims to examine the effect of Leverage measured by Debt to Equity Ratio (DER), Liquidity measured by Current Ratio (CR), and Return On Asset (ROA) on Firm Value measured by Price to Book Value (PBV)&#8230; in LQ45 Index companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2021–2023. The research method applied is descriptive quantitative with multiple linear regression analysis using SPSS version 27. The research population consisted of 45 companies, and through purposive sampling, 25 companies were selected as samples with 3 years of observation, producing 75 data observations. Classical assumption test results indicate that data are normally distributed (Asymp.Sig = 0.200 > 0.05), free from multicollinearity, free from heteroscedasticity, and no autocorrelation occurred (DW = 1.045). The Ftest results show that simultaneously DER, CR, and ROA have a significant effect on PBV with Fcount (20.750) > Ftable (2.73) and significance value 0.000 < 0.05. Partial ttest results show that DER has a negative and significant effect on PBV (tcount -2.123 < ttable -1.99346; sig. 0.037 < 0.05), while CR and ROA partially have no significant effect on PBV. The Adjusted R Square value is 0.467, meaning DER, CR, and ROA are able to explain 46.7% of the variation in PBV, while the remaining 53.3% is explained by other variables outside this research model. Keywords: Leverage (DER), Liquidity (CR), Return On Asset (ROA), Firm Value (PBV), LQ45 Index.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Leverage yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER), Likuiditas yang diukur dengan Current Ratio (CR), dan Return On Asset (ROA) terhadap Firm Value yang diukur dengan Price to Book Value (PBV) pada perusahaan Indeks LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2023. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan analisis regresi linear berganda menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27. Populasi penelitian sebanyak 45 perusahaan, dan dengan teknik purposive sampling diperoleh 25 perusahaan sebagai sampel dengan periode pengamatan 3 tahun, sehingga menghasilkan 75 data observasi. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan data terdistribusi normal (Asymp.Sig = 0,200 > 0,05), bebas multikolinearitas, bebas heteroskedastisitas, dan tidak terjadi autokorelasi (DW = 1,045). Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan DER, CR, dan ROA berpengaruh signifikan terhadap PBV dengan nilai Fhitung (20,750) > Ftabel (2,73) dan signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil uji t secara parsial menunjukkan bahwa DER berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PBV (thitung -2,123 < ttabel -1,99346; sig. 0,037 < 0,05), sedangkan CR dan ROA secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap PBV. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,467, artinya DER, CR, dan ROA mampu menjelaskan variasi PBV sebesar 46,7%, sementara 53,3% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian ini. Kata Kunci: Leverage (DER), Likuiditas (CR), Return On Asset (ROA), Firm Value (PBV), Indeks LQ45.

PATOLOGI EKSEKUSI KURIKULUM NASIONAL: TINJAUAN SISTEMATIS KESIAPAN SEKOLAH (KTSP - KURIKULUM MERDEKA)

Syamsi Jenar Savithra, Manihuruk, Verzuwela Blezinsky
Abstract: Abstract: Education is a crucial foundation for development, yet system reforms are frequently impeded by the gap between policy theory and practical reality. This study presents a systematic review of national educational&#8230; al curriculum execution pathology, focusing on the transition from the School-Based Curriculum (KTSP) to the Emancipated Curriculum (Kurikulum Merdeka) in Indonesia. The primary issue explored is the structural, regulatory, and cultural gap between central government policy design and grassroots school ecosystem readiness. Utilizing a Systematic Literature Review (SLR) based on PRISMA 2020 guidelines, analysis was conducted on indexed international literature published between 2019 and 2026. Results reveal that curriculum implementation failures are frequently rooted in "policy pathology," where radical pedagogical shifts are not proportionally balanced with capacity building and infrastructure. Findings specifically indicate dual-policy fatigue, pedagogical distortion burdening educators with complex administrative tasks (like designing Teaching Modules and diagnostic assessments), weak instructional leadership, and resource disparities between urban and rural schools. Ultimately, this paper proposes adapting the Integrated Curriculum Implementation Model (IDCI) centered on four main subsystems: long-term regulatory stability, curriculum content alignment, organic peer collaboration, and supportive school ecosystems to bridge the curriculum implementation gap.   Keywords: Policy Pathology, School Readiness, Emancipated Curriculum, Curriculum Implementation.   Abstrak: Pendidikan merupakan fondasi krusial bagi peradaban, namun reformasi sistemnya sering terhambat oleh kesenjangan antara teori kebijakan dan realitas di lapangan. Penelitian ini menyajikan tinjauan sistematis mengenai patologi eksekusi kebijakan kurikulum pendidikan nasional, berfokus pada transisi dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) hingga Kurikulum Merdeka di Indonesia. Masalah utamanya adalah kesenjangan struktural, regulasi, dan kultural antara desain kebijakan pemerintah pusat dan kesiapan ekosistem sekolah di akar rumput. Menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020, analisis dilakukan terhadap literatur internasional terindeks terbitan 2019-2026. Hasil analisis mengungkap bahwa kegagalan implementasi sering berakar pada "patologi kebijakan", di mana pergeseran paradigma pedagogis radikal tidak diimbangi peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan infrastruktur secara proporsional. Temuan menunjukkan adanya kelelahan kebijakan ganda (dual-policy fatigue), distorsi pedagogis yang membebani tenaga pendidik dengan administrasi kompleks (seperti penyusunan Modul Ajar dan asesmen diagnostik), kelemahan kepemimpinan instruksional, serta disparitas sumber daya sekolah urban dan rural. Tulisan ini mengusulkan adaptasi Model Implementasi Kurikulum Terintegrasi (IDCI) yang berpusat pada empat pilar: stabilitas regulasi, keselarasan konten kurikulum, kolaborasi sejawat organik, dan ekosistem sekolah suportif untuk menjembatani kesenjangan implementasi kurikulum.   Kata Kunci: Patologi Kebijakan, Kesiapan Sekolah, Kurikulum Merdeka, Implementasi Kurikulum.

MANAJEMEN ZAKAT DI NEGARA MESIR

Azzahra, Ayna, Batubara , Maryam
Abstract: Abstract: This study aims to provide a comprehensive analysis of the zakat management system in Egypt, focusing on its institutional structure as well as the mechanisms of zakat collection and distribution as an important&#8230; t instrument in Islamic social finance to support social welfare and reduce economic inequality. The research uses a literature study method with a Systematic Literature Review approach, drawing data from scientific journals, academic books, and official documents to ensure a comprehensive and reliable analysis. The results show that zakat in Egypt is voluntary and not mandated by the state, yet its management remains relatively well-organized through formal institutions such as Islamic banks, charitable organizations, and community-based social institutions, creating a balance between accountability and flexibility in its distribution. The potential of zakat in Egypt is quite significant, reaching approximately one percent of the gross domestic product, indicating its strategic role in supporting socio-economic development; however, its utilization has not been fully optimized, particularly in reducing poverty and addressing income inequality. This limitation is influenced by several factors, including weak coordination among institutions, differences in governance standards, and limited integration with national development policies, thus highlighting the need for stronger coordination, improved regulatory frameworks, and enhanced policy support to ensure that zakat can function more effectively and sustainably in promoting socio-economic development in Egypt.   Keywords: Zakat, Zakat Management, Egypt, Social Welfare, Poverty, Institutional System.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis komprehensif mengenai sistem manajemen zakat di Mesir dengan fokus pada struktur kelembagaan serta mekanisme pengumpulan dan distribusi zakat sebagai instrumen penting dalam keuangan sosial Islam untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketimpangan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan Systematic Literature Review dengan sumber data yang berasal dari jurnal ilmiah, buku akademik, dan dokumen resmi guna memastikan analisis yang komprehensif dan dapat dipercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat di Mesir bersifat sukarela dan tidak diwajibkan oleh negara, namun pengelolaannya tetap terorganisasi dengan baik melalui lembaga formal seperti bank Islam, organisasi filantropi, dan lembaga sosial berbasis masyarakat sehingga menciptakan keseimbangan antara akuntabilitas dan fleksibilitas dalam penyalurannya. Potensi zakat di Mesir tergolong besar dengan capaian sekitar satu persen dari produk domestik bruto, yang menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung pembangunan sosial ekonomi; namun demikian, pemanfaatannya belum sepenuhnya optimal, terutama dalam mengurangi kemiskinan dan mengatasi ketimpangan pendapatan. Keterbatasan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lemahnya koordinasi antar lembaga, perbedaan standar tata kelola, serta rendahnya integrasi dengan kebijakan pembangunan nasional, sehingga diperlukan peningkatan koordinasi, penguatan kerangka regulasi, dan dukungan kebijakan yang lebih optimal agar zakat dapat berfungsi secara lebih efektif dan berkelanjutan dalam mendorong pembangunan sosial ekonomi di Mesir.   Kata Kunci: Manajemen Zakat, Kesejahteraan Sosial, Kemiskinan, Sistem Institutional, Zakat

ANALISIS PENGARUH TAX PLANNING, STRUKTUR MODAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN

Damanik, Ike Tutri Agus Maranatha, Tafonao, Jerniwati, Buulolo, Cindy Margareth, Gulo, Elizabet Ernimawanti, Klara, Triony Riavanscha
Abstract: Abstract: The decline in the performance of the property and real estate sector index on the Indonesia Stock Exchange (IDX) indicates a weakening of firm value, which in turn implies a decrease in investor confidence. This&#8230; is study aims to empirically examine the effects of tax planning, capital structure, and profitability on firm value among property and real estate companies listed on the IDX during the 2019–2023 period. Employing a quantitative approach with an empirical research design, this study utilizes secondary data obtained from companies’ annual financial statements. The research sample was selected using a purposive sampling technique, resulting in eight companies with a total of forty observations. Data analysis was conducted using multiple linear regression after the model satisfied the classical assumption tests, including normality, multicollinearity, and autocorrelation. The results indicate that tax planning and capital structure have a negative and significant effect on firm value, whereas profitability has a positive and significant effect. Simultaneously, the three independent variables exert a significant influence on firm value, with a coefficient of determination of 0.993, indicating that 99.3 percent of the variation in firm value is explained by the research model. These findings underscore that tax policies, financing decisions, and profitability performance are key determinants of firm value. This study contributes empirical evidence to the corporate finance literature and offers practical implications for management in formulating financial strategies oriented toward the sustainable enhancement of firm value. Keywords: Tax Planning; Capital Structure; Profitability; Firm Value. Abstrak: Penurunan kinerja indeks sektor property dan real estate di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengindikasikan melemahnya nilai perusahaan yang berimplikasi pada penurunan kepercayaan investor. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh tax planning, struktur modal, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di BEI selama periode 2019–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian empiris berbasis data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, menghasilkan 8 perusahaan dengan total 40 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda setelah model memenuhi asumsi klasik, termasuk uji normalitas, multikolinearitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tax planning dan struktur modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel independen menunjukkan pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan koefisien determinasi sebesar 0,993, yang menunjukkan bahwa 99,3 persen variasi nilai perusahaan dapat dijelaskan oleh model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa kebijakan perpajakan, keputusan pendanaan, dan kinerja profitabilitas merupakan determinan utama nilai perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap literatur keuangan perusahaan serta implikasi praktis bagi manajemen dalam merumuskan strategi keuangan yang berorientasi pada peningkatan nilai perusahaan secara berkelanjutan. Kata kunci: Tax Planning; Struktur Modal; Profitabilitas; Nilai Perusahaan.

DINAMIKA PEMBAGIAN HARTA BERSAMA DALAM PERKAWINAN CAMPURAN: STUDI PERBANDINGAN HUKUM DI INDONESIA DAN MALAYSIA

Hasanah, Uswatun, Syahnan, Mhd., Rokan, Mustafa Kamal
Abstract: Abstract: This study aims to analyze the differences in concept and implementation of marital property division after divorce in mixed marriages in Indonesia and Malaysia and to examine its implications for the condition&#8230; of former spouses in the context of cross-border and economic globalization. The research method used is empirical legal research with a socio-legal approach through in-depth interviews with divorced couples in mixed marriages, supported by analysis of legislation and court decisions in both countries. The results show a gap between legal norms and field practices in marital property division. In Indonesia, the application of formal and proportional division principles does not fully reflect real economic contributions and social vulnerability after divorce. In Malaysia, broader judicial discretion allows consideration of socio-economic conditions, but potentially creates legal uncertainty. These differences impact access to productive assets, post-divorce financial stability, and sustainability of cross-border economic relations. This study emphasizes the importance of a socio-legal approach in formulating marital property division policies responsive to social realities and economic globalization dynamics. Keyword: Mixed Marriage; Marital Property; Comparative Law; Economic Globalization; Cross-Border Asset Division. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan konsep dan implementasi pembagian harta bersama pasca perceraian dalam perkawinan campuran di Indonesia dan Malaysia serta mengkaji implikasinya terhadap kondisi mantan pasangan dalam konteks lintas negara dan globalisasi ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan socio-legal melalui wawancara mendalam terhadap pasangan suami-istri yang bercerai dalam perkawinan campuran, didukung analisis peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan kesenjangan antara norma hukum dan praktik lapangan dalam pembagian harta bersama. Di Indonesia, penerapan prinsip pembagian formal dan proporsional belum sepenuhnya mencerminkan kontribusi ekonomi riil dan kerentanan sosial pasca perceraian. Di Malaysia, diskresi hakim yang lebih luas memungkinkan pertimbangan kondisi sosial-ekonomi, namun berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum. Perbedaan tersebut berdampak pada akses terhadap aset produktif, stabilitas finansial pasca perceraian, dan keberlanjutan relasi ekonomi lintas negara. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan socio-legal dalam merumuskan kebijakan pembagian harta bersama yang responsif terhadap realitas sosial dan dinamika globalisasi ekonomi. Kata kunci: Perkawinan Campuran; Harta Bersama; Perbandingan Hukum; Globalisasi Ekonomi; Pembagian Aset Lintas Negara.

TRANSFORMASI SOSIAL DAN NILAI RESIPROSITAS DALAM TRADISI PASAJI PONAN PADA MASYARAKAT SUMBAWA KONTENPORER

Utami, Endang
Abstract: Abstrak: The Pasaji Ponan tradition is a longstanding reciprocity practice that plays a central role in the social life of Sumbawa communities. It functions not only as a system of material exchange and mutual assistance&#8230; but also as a mechanism for strengthening solidarity and preserving cultural identity. However, modernization, technological development, and shifts in social structure have influenced the form and meaning of this practice. This study employs a qualitative approach using mini ethnography to examine how social transformation affects the values of reciprocity within Pasaji Ponan in contemporary Sumbawa society. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal that Pasaji Ponan has undergone changes in the forms of exchange from agricultural products to processed foods and financial contributions and in coordination mechanisms that now often occur through digital platforms. Nevertheless, the core values of reciprocity, solidarity, and social honor remain intact. These adaptations demonstrate that Pasaji Ponan is not a static tradition but a flexible cultural practice capable of negotiating with social change. This study concludes that Pasaji Ponan remains relevant as a form of social capital and a marker of cultural identity among the people of Sumbawa. Keyword: Pasaji Ponan, reciprocity, social transformation. Abstrak: Tradisi Pasaji Ponan merupakan praktik resiprositas yang telah lama menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat Sumbawa. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pertukaran barang dan bantuan, tetapi juga sebagai penguat solidaritas dan identitas budaya. Namun, modernisasi, perkembangan teknologi, dan perubahan struktur sosial telah memengaruhi bentuk dan makna praktik ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan etnografi mini untuk menganalisis bagaimana transformasi sosial memengaruhi nilai resiprositas dalam Pasaji Ponan pada masyarakat Sumbawa kontemporer. Data diperoleh melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasaji Ponan mengalami perubahan bentuk pemberian dari hasil pertanian menuju makanan olahan dan bantuan finansial serta pergeseran mekanisme koordinasi melalui media digital. Meskipun demikian, nilai inti resiprositas, solidaritas, dan kehormatan sosial tetap dipertahankan. Adaptasi ini membuktikan bahwa Pasaji Ponan bukan tradisi statis, melainkan praktik budaya yang fleksibel dan mampu bernegosiasi dengan perubahan zaman. Penelitian ini menegaskan bahwa Pasaji Ponan tetap relevan sebagai modal sosial dan identitas budaya masyarakat Sumbawa. Kata kunci: Pasaji Ponan, resiprositas, transformasi sosial.