Search Articles & Publications

Showing 100 articles found for "Arita"

QUANTITATIVE ROADMAP: EXPLORING METHODOLOGY THROUGH THE LENS LITERATURE REVIEW

Juniarti, Leni, Donna Boedi Maritasari, Dinda Rizka Amalia, Nurul Aini
Abstract: Quantitative research is a crucial foundation in the scientific landscape to understand phenomena objectively and measurably. Although essential, there is often a gap between methodological idealism and research practice,… , especially among novice researchers, which is indicated by the use of quantitative methods that are not optimal in student theses due to lack of mastery of methodology and statistics, marked by inconsistencies in variable logic, lack of theoretical basis, data bias, sampling technique errors, to inaccuracy in testing the validity of instruments and statistical analysis. Through a systematic and comprehensive literature review, this article aims to present a complete picture of the “roadmap” of quantitative research, including the essence, principles, key stages (starting from problem formulation, sample determination, instrument development, data collection, to analysis and interpretation of results), and its various types, rooted in the positivist paradigm that emphasizes objectivity and hypothesis testing. Although quantitative research offers significant advantages such as time efficiency and generalizability, challenges such as difficulty in data collection and lack of in-depth analysis also need to be overcome, so improving methodological and statistical training is crucial to producing valid, accountable scientific work that contributes significantly to the development of science.

IMPLEMENTATION OF PRESIDENTIAL REGULATION NUMBER 13 OF 2018 CONCERNING THE APPLICATION OF THE PRINCIPLE OF RECOGNIZING CORPORATION BENEFICIAL OWNERS IN THE FRAMEWORK OF PREVENTION AND ERADICATION OF MONEY LAUNDERING AND TERRORISM FINANCING IN CONNECTION W

Andi Yudistira, Ratna Januarita, Yenni Yunithawati Rukmana
Abstract: Beneficial Owner or beneficial owner in Presidential Decree Number 13 of 2018, explained as holder power and authority the highest one has control full towards the Corporation as a GMS. Based on his rights as regulated​… � in Presidential Decree Number 13 of 2018 , Beneficial Owners have​ equal standing​ with Major Shareholders who have shares , rights sound and get profit more of the 25% where has exceeding the ownership limit share holder share main namely at least 20% in the company . Corporations are often used as tool somebody For avoid not quite enough answer disclosure origin treasure riches as well as use assets . Misuse ownership benefit can harm holder share minorities , employees , creditors , and lead to crime businesses that are detrimental to the country, such as act criminal corruption , crime criminal money laundering , crime criminal funding terrorism , and others . The role of notaries in recognize Owner Sorry in Corporations , have obligation For to apply principle recognize Owner Benefits done through identification , verification and monitoring towards the Corporation as user service as regulated​ in Presidential Decree Number 13 of 2018 and Perkumham Number 15 of 2019. However , in reality matter the Not yet can implemented in a way maximum because of its complexity structure ownership in a Corporation and No existence clarity position about Beneficial Owner or beneficial owner in UUPT, apart from That Still many Corporations as user services that are still Not yet cooperative in give information related The Beneficial Owner is the real . Vacancy law related position Beneficial Owner or beneficial owner in a Corporation because Still Not yet there is arrangement legislation that regulates in a way clear and specific .  

ANALISIS YURIDIS KEABSAHAN PERJANJIAN KREDIT BANK OLEH NASABAH YANG DENGAN OBJEK HARTA BERSAMA DALAM PERKAWINAN

Mozin, Nopiana
Abstract: The discussion related to bank credit problems cannot be denied that there are urgent matters that can be considered disturbing for the bank as a creditor, one of which is related to the impact of divorce which certainly… causes problems in terms of implementing the credit agreement system made. In several previous studies, it was found that after a divorce, customers face unfavorable financial conditions, so in the end they experience problem loans because the object of credit is joint property. Spouses who have divorced and are entitled to gono-gini property, often have disputes about this. However, the wishes of each party are usually contrary to the laws applicable to the divided gono-gini property. The purpose of this study is to analyze the juridical joint property with the marriage Agreement and analyze the validity of Bank Credit Agreements by customers who are bound by marital Status with the object of joint property.  

HUBUNGAN RIWAYAT ABORTUS, RIWAYAT SEKSIO SESAREA DAN PARITAS TERHADAP KEJADIAN RETENSIO PLASENTA PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG TAHUN 2022

Imam Subangi, Rikaastria, Sari , Erma Puspita, Anggraini, Arie
Abstract: Retensio Plasenta yaitu plasenta tidak lahir setengah jam setelah lahirnya janin, perlekatan yang kuat antara plasenta dengan uterus merupakan penyebab terjadinya retensio plasenta. Retensio plasenta yang berpotensi mengancam… ancam jiwa dan penyebab umum kematian ibu dari perdarahan post partum (Prawirohardjo, 2013). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat abortus, riwayat sectio caesarea dan paritas terhadapkejadian retensio plasenta pada ibu bersalin di Rumah sakit Muhammadiyah Palembanng tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif bersifat  survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional dimana variabel independen  dan variabel dependen diambil pada waktu yang bersamaan menggunakan data primer dengan populasi 1.705 orang dan jumlah sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling yaitu sebanyak 94 responden. Hasil penelitian analisis univariat dan bivariat dari 94 responden diketahui ibu yang mengalami retensio plasenta (6,4%), riwayat abortus (43,6%), riwayat  Sectio Caesarea (48,9%), dan paritas tinggi (47.9%), sedangkan hasil analisis bivariat  ada hubungan riwayat abortus (ρ value= 0,006), ada hubungan signifikan Riwayat Sectio Caesarea (ρ value= 0.012) dan paritas  (ρ value= 0,010), dengan kejadian retensio plasenta pada ibu bersalin. Kesimpulan ada hubungan riwayat abortus, riwayat sectio caesarea dan paritas terhadap kejadian retensio plasenta pada ibu bersalin di Rumah sakit Muhammadiyah Palembanng tahun 2022. Saran untuk lebih meningkatkan pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit dengan mengadakan penyuluhan mengenai faktor apa saja yang bisa menyebabkan terjadinya retensio plasenta pada ibu bersalin sehingga bisa mengurangi angka kejadian retensio plasenta

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI “AKHLAK” DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PADA PENGATUR PERJALANAN KERETA API (PPKA) DI DAERAH OPERASI 2 BANDUNG WILAYAH 2. C TASIKMALAYA

Cahyono, Nikotiyanto Dwi, Sandra, Eri
Abstract: Hampir setiap hari karyawan dikelilingi oleh budaya organisasi yang mempengaruhi pembentukan sikap terhadap lingkungan sekitar yang akan mempengaruhi kinerja karyawan di perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui&#8230; hui pengaruh Budaya Organisasi “Akhlak terhadap kinerja pegawai Operator Kereta Api di Area Operasi 2.C di Bandung, Wilayah Tasikmalaya. Untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi “Akhlak”, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai digunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Untuk mengumpulkan data, kuesioner dan observasi digunakan. Sampel penelitian ini berjumlah 45 karyawan dengan teknik random sampling. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil hipotesis Budaya Organisasi “Akhlak” diperoleh nilai thitung 6,768 > ttabel 2,018 dengan sig 0,000 < 0,005 yang secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil hipotesis Disiplin Kerja diperoleh nilai thitung 3,511 > ttabel 2,018 dengan sig 0,001 < 0,05 yang menunjukkan secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil hipotesis Budaya Organisasi “Akhlak” dan Disiplin Kerja diperoleh dengan nilai Fhitung 51,105 > Ftabel 3,219 dengan sig 0,000 < 0,05 yang menunjukkan secara simultan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Besarnya pengaruh determinasi Budaya Organisasi “Akhlak” dan Disiplin Kerja sebesar 70,9% sedangkan sisanya sebesar 29,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh penulis.

PENGARUH SARANA DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PEMERINTAHAN DESA (STUDI EKSPLANATORY PADA PEMERINTAH DESA SE-KECAMATAN SUKARESIK)

Saputra, Iwan, Sopyan, Iyan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Sarana secara parsial terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya, untuk mengetahui pengaruh Tingkat Pendidikan secara parsial&#8230; al terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya, dan untuk mengetahui pengaruh Sarana dan Tingkat Pendidikan terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya. Metode penelitian ini menggunakan metode mix deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penarikan sampel menggunakan total sampling yaitu seluruh Perangkat Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya yang berjumlah 104 orang. Analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Berdasarkan Hasil Penelitian membuktikan adanya pengaruh signifikan antara sarrana terhadap kualitas pelayanan di pemerintah desa se-kecamatan sukaresik kabupaten tasikmalaya dengan nilai koefisien regresi variabel sarana dan tingkat Pendidikan terhadap kualitas pelayanan secara simultan sarana dan tingkat Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan dengan diperoleh angka R, maka dapat disimulkan bahwa sarana dan tingkat Pendidikan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan terdapat hubungan yang sedang atau positif. menunjukan presentase variabel independent (sarana dan tingkat Pendidikan) terhadap variabel dependen (kualitas pelayanan) berpengaruh terhadap kualitas pelayanan, sehingga disarankan agar perangkat memfokuskan kepada dua hal tersebut sebagai strateginya untuk kualitas pelayanan.

Kearifan Lokal dan Sistem kepemimpinan Adat Suku Kanum dalam Pengelolaan Ruang Hidup di Wilayah Perbatasan Merauke

Jalal, Nur, Syahrabudin Husein Enala
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kearifan lokal dan sistem kepemimpinan adat Suku Kanum dalam pengelolaan ruang hidup di wilayah perbatasan Merauke, Papua Selatan. Sebagai masyarakat adat yang mendiami kawasan&#8230; awasan strategis nasional dan berbatasan langsung dengan Papua Nugini, Suku Kanum memiliki sistem nilai, struktur sosial, serta praktik pengelolaan sumber daya alam yang berakar pada prinsip keseimbangan ekologis dan solidaritas komunal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan adat Kanum berfungsi tidak hanya sebagai otoritas sosial, tetapi juga sebagai pengatur tata ruang berbasis kearifan lokal, yang memastikan pemanfaatan lahan, hutan, dan perairan secara berkelanjutan. Struktur kepemimpinan berbasis marga (clan-based leadership) memainkan peran penting dalam menjaga batas-batas teritorial adat dan mencegah konflik antar komunitas. Namun, modernisasi dan ekspansi proyek pembangunan nasional di wilayah perbatasan memunculkan tantangan baru, terutama terkait pergeseran nilai, marginalisasi otoritas adat, dan tumpang tindih regulasi antara hukum adat dan hukum negara. Temuan ini menegaskan bahwa pengakuan formal terhadap sistem kepemimpinan adat serta integrasi nilai-nilai kearifan lokal Kanum dalam kebijakan tata ruang merupakan kunci dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Papua Selatan.

Kearifan Lokal dan Ekonomi Kreatif Digital di daerah 3T: Studi Awal tentang Potensi KIM di Kabupaten Merauke

Enala, Syahrabudin Husein, Nurdin
Abstract: Transformasi digital di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) membawa peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat lokal dalam mengembangkan ekonomi kreatif yang berakar pada kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan&#8230; uan untuk mengidentifikasi potensi, peran, dan tantangan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Merauke dalam mengintegrasikan nilai budaya lokal dengan pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan anggota KIM, tokoh adat, serta pelaku ekonomi kreatif lokal. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Marind, seperti gotong royong, solidaritas sosial, dan keberlanjutan alam, menjadi fondasi utama dalam membangun identitas ekonomi kreatif lokal yang berkelanjutan. KIM berperan penting sebagai fasilitator literasi digital, mediator komunikasi pembangunan, serta penghubung antara masyarakat dan ruang ekonomi digital yang lebih luas. Namun, keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya kapasitas teknologi, dan minimnya dukungan kebijakan menjadi hambatan utama dalam proses pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital di wilayah ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara kearifan lokal dan teknologi digital dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat 3T. Penguatan kapasitas digital KIM dan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di Kabupaten Merauke.

Tradisi Lisan dan Kearifan Lokal: Kajian Cerita Rakyat Masyarakat Anim Ha di Kabupaten Merauke

Syahrabudin Husein Enala, Ekfindar Diliana, Syahfitriani Br Ginting, Ricardo Goncalves Klau
Abstract: Penelitian ini mengkaji cerita rakyat masyarakat Anim Ha (Marind) di Kabupaten Merauke sebagai bagian dari tradisi lisan yang berfungsi sebagai media pendidikan moral, pelestarian budaya, serta penguatan identitas sosial.&#8230; . Dengan menggunakan pendekatan etnografi dan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña untuk menelaah tema, nilai moral, serta kearifan lokal yang terkandung dalam cerita rakyat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Marind memuat pesan-pesan universal seperti kesetiaan, persahabatan, keadilan, keberanian, kemandirian, serta penghormatan terhadap alam. Cerita-cerita seperti Janji Ajaib Seorang Sahabat, Kisah Nona dari Salor, Kutukan Alamem di Tanah Domande dan Kalibian, dan Qaraipe memperlihatkan nilai solidaritas, keadilan sosial, kesadaran ekologis, serta pentingnya ketabahan menghadapi diskriminasi. Selain itu, unsur magis dan simbolisme alam dalam cerita memperkuat relasi spiritual masyarakat dengan lingkungannya. Temuan ini menegaskan bahwa tradisi lisan masyarakat Anim Ha memiliki relevansi dengan isu kontemporer, terutama dalam pendidikan karakter, pelestarian budaya, mitigasi bencana, dan literasi lingkungan. Oleh karena itu, cerita rakyat Marind penting untuk didokumentasikan serta diintegrasikan dalam pendidikan formal guna menjaga identitas budaya lokal sekaligus menanamkan nilai-nilai luhur pada generasi muda Papua Selatan. Kata kunci: Cerita Rakyat Marind, Kearifan Lokal, Pendidikan Karakter

Idealisme: Pandangan tentang Hakikat Realitas dan Nilai, Bagaimana Idealisme Memengaruhi Tujuan Pendidikan Kristen (Menjadi Serupa dengan Allah)

Marny Touh, Renya A. Pandie, Margarita Tenis, Egisius Taneo, Ledi K. Ellu, Ireni Irnawati Pellokila
Abstract: Idealism has made a significant contribution to the development of modern education, particularly in shaping curricula, learning orientations, and the reinforcement of moral values that foster students’ character formation.&#8230; tion. The shift in educational paradigms that increasingly emphasizes intellectual and ethical dimensions demonstrates the relevance of idealist thought as a philosophical foundation that views reality as grounded in ideas, concepts, and rational consciousness. This study addresses the question of how the essence of idealism is philosophically understood and how its implications extend to religion, economics, politics, and education as spheres of human praxis. The research employs a literature review method through critical analysis of various scholarly articles discussing idealism as a philosophical school of thought and its contemporary relevance. The findings indicate that idealism posits ideas as the fundamental reality, while matter is understood as the outward manifestation of deeper inner dimensions such as mind, soul, and values. This perspective affirms that education should not merely focus on material and pragmatic aspects, but rather on the formation of character, morality, and spiritual awareness. The novelty of this study lies in its comprehensive synthesis between the metaphysical concepts of idealism and their multidimensional application in religion, economics, politics, and education, thereby offering an integrative perspective that underscores the urgency of ideal values in building a civilization grounded in thought and ethics.