Abstract:Penerapan teknologi dalam pengelolaan dan manajemen sekolah menjadi hal yang wajib untuk membawa sekolah berkembang secara modern dan transparan. Salah satu bagian penting dalam sekolah yang harus di kelola dengan baik adalah…
dalah bagian akademik sekolah. Semua informasi tentang data guru, siswa, materi dan bahkan jadwal pelajaran seharusnya terdokumentasi dengan baik. Disini lah peran teknologi dapat dimanfaatkan agar pengelolaan data akademik tersebut tidak tumpang tindih, berantakan, dan sulit dikelola. Teknologi yang paling tepat berupa website yang dapat menampung dan memuat semua informasi tentang sekolah tersebut. Website yang dimaksud telah diselesaikan dan siap dipasangkan kesekolah oleh tim PKM kampus, yang merupakan wujud tri dharma perguruan tinggi yang harus dilakukan oleh setiap dosen. Sekolah yang akan dijadikan target pemasangan atau instalasi website ini adalah Brainfor Islamic School, yang merupakan sekolah dengan jenjang pendidikan TK dan SD yang masih tergolong baru di daerah Kisaran.
Abstract:Latar belakang: Kualitas tidur merupakan aspek penting yang berperan dalam menjaga kesehatan mental, terutama pada mahasiswa yang rentan mengalami stres akibat tuntutan akademik dan gaya hidup yang tidak teratur. Tujuan:…
Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan kesehatan mental pada mahasiswa Gen Z Universitas Yatsi Madani angkatan 2021. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan metode analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Teknik: Teknik pengambilan sampel dilakukan secara proportional stratified random sampling dengan jumlah responden sebanyak 168 mahasiswa semester 6. Instrumen: Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur dan General Health Questionnaire-12 (GHQ-12) untuk mengukur kesehatan mental (sampel dan instrumen). Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur yang buruk dan ditemukan adanya proporsi mahasiswa dengan kesehatan mental terganggu. Uji statistik memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan kesehatan mental mahasiswa (p-value = 0,000; p < 0,05), yang berarti semakin buruk kualitas tidur seseorang, semakin besar risiko terganggunya kesehatan mental. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara kualitas tidur dengan kesehatan mental pada mahasiswa Gen Z Universitas Yatsi Madani. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan lebih memperhatikan pola tidur sehat, sementara pihak kampus disarankan untuk memberikan edukasi terkait manajemen stres dan pentingnya tidur berkualitas sebagai upaya mendukung kesejahteraan mental mahasiswa.
Abstract:Lembaga Keuangan merupakan lembaga yang memiliki peran penting dalam mengelolah dana umat. entah itu berbentu koperasi atau perbankan Syariah, keduanya sama-sama menyediakan berbagai macam produk yang ditawarkan kepada umat.…
mat. mulai dari Produk Pembiayaan/Pinjaman hingga Tabungan/simpanan dengan berbagai macam Variannya dan masih banyak Lagi tawaran Produk Dari lembaga Keuangan Syariah. Pada Kesempatan Kali ini Penulis akan mengkaji salah satu produk pembiyaan lembaga keuangan syariah yaitu Pelayanan Berbasis Jamaah (LASISMA) tanpa jaminan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan manajemen risiko pembiayaan berbasis jamaah pada Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah di BMT NU Cabang Kalibaru Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif untuk menjawab permasalahan yang terjadi dengan mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul. Hasil penelitian pada BMT NU Cabang Kalibaru Banyuwangi telah menerapkan manajemen risiko dalam pembiayaan Lasisma dengan menggunakan 3C yaitu Character, capacity, dan juga condition of economic.
Abstract:Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan edukasi manajemen jaringan komputer di MA Al-Washliyah Kisaran dalam rangka mempersiapkan siswa menghadapi era digital yang terus berkembang pesat. Permasalahan…
ahan utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pemahaman siswa terhadap dasar-dasar jaringan komputer, konfigurasi perangkat keras, keamanan jaringan, dan troubleshooting. Solusi yang diusulkan meliputi pelatihan praktis dan interaktif yang mencakup pengenalan konsep dasar jaringan, serta penerapan langsung melalui simulasi dan praktik langsung di lapangan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis siswa, memperluas wawasan mereka tentang pentingnya jaringan dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja, serta mempersiapkan mereka agar mampu bersaing di era digital. Selain itu, program bertujuan mendukung pengembangan keahlian yang relevan dan mendorong inovasi di bidang teknologi informasi. Target luaran dari kegiatan ini meliputi publikasi jurnal nasional terakreditasi minimal Sinta 6 dan muncul dalam media massa, serta peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep jaringan komputer. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mampu mengelola dan memanfaatkan jaringan komputer secara efektif dan aman, serta memiliki kompetensi yang relevan untuk menghadapi tantangan teknologi di masa depan. Pendekatan sistematis dan evaluasi keberlanjutan menjadi bagian integral dari pelaksanaan program ini.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mengenai dampak Beban Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Pegawai yang dihubungkan oleh variabel Mediasi Kepuasan Kerja. Studi empiris ini dilakukan pada Pegawai Satuan…
n Polisi Pamong Praja Provinsi Kalimantan Timur, suatu topik yang memiliki relevansi yang signifikan dalam ranah manajemen sumber daya manusia. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan metode sampling jenuh pada 69 responden. Data yang terhimpun kemudian dianalisis dengan menerapkan metode Persamaan Struktural Partial Least Squares (SEM PLS). Hasil analisis data menunjukkan bahwa Beban Kerja dan Stres Kerja memberikan dampak negatif terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Pegawai. Selain itu, Kepuasan Kerja teridentifikasi sebagai mediator yang mampu menghubungkan antara Beban Kerja dan Stres Kerja dengan Kinerja Pegawai.