Search Articles & Publications

Showing 31 articles found for "Maps"

COMPARISON OF DJIKSTRA ALGORITHM AND SPANNING CYCLE DETERMINING SHORTEST PATH

Panggabean, Erwin, Vinsensia, Desi, Tarigan, Wanra, Logaraj, Logaraj, Pratiwi, Tiara W
Abstract: Abstract: Problems that often occur in people with the growth and development of urban areas that change very quickly cause the movement of people or road users to become chaotic as in the Municipality of Medan. People in… n carrying out their daily activities are directly influenced by irregular patterns of human movement, in this case what is meant is an increase in congestion, delays, and others. Therefore we need a system that can make it easier for humans to use road facilities, namely a geographic information system to determine the shortest path using the djikstra method and spanning cycle using graphs as a branch of mathematics and computer science. This research activity plan is carried out in the Medan city area using spatial image data from the Medan city map, spatial data based on google maps, and attribute data. a branch of mathematics and computer science. This research activity plan is carried out in the Medan city area using spatial image data from the Medan city map and spatial data based on google maps. The final result of the research that is expected is that the results of the comparison of the two algorithms are obtained according to the spatial data used, and the results of the research will be published in an accredited national journal article with sinta 4 or better.   Keywords: comparative of djikstra and spanning cycle method; shortest path; spatial  data     Abstrak: Permasalahan yang sering terjadi pada masyarakat dengan pertumbuhan dan perkembangan kawasan perkotaan yang berubah sangat cepat menyebabkan pergerakan masyarakat atau pengguna jalan menjadi semrawut seperti di Kotamadya Medan. Masyarakat dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari secara langsung dipengaruhi oleh pola pergerakan manusia yang tidak teratur, dalam hal ini yang dimaksud adalah peningkatan kemacetan, keterlambatan, dan lain-lain. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem yang dapat mempermudah manusia dalam menggunakan fasilitas jalan yaitu sistem informasi geografis untuk menentukan jalur terpendek dengan menggunakan metode djikstra dan spanning cycle menggunakan graf sebagai cabang dari matematika dan ilmu komputer. Rencana kegiatan penelitian ini dilakukan di wilayah kota Medan dengan menggunakan data citra spasial dari peta kota Medan, data spasial berbasis google maps, dan data atttributnya. Hasil akhir dari penelitian yang diharapkan adalah diperoleh hasil perbandingan kedua algoritma sesuai dengan data spasial yang digunakan, dan luaran hasil penelitian akan dipublish pada artikel jurnal nasional terakreditasi sinta 4 atau yang lebih baik.   Kata kunci: data spasial ; jalur terpendek;perbandingan metode djikstra dan spanning cycle    

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI KABUPATEN LABUHANBATU MENGGUNAKAN WEBGIS

Zahara, Lisma, Munthe, Ibnu Rasyid, Ritonga, Ali Akbar
Abstract: Abstract: Labuhanbatu Regency is a district that has many Vocational High Schools (SMK) which are very attractive to the community. Because each Vocational High School has its own vocational fields, for example Health, Automotive,… utomotive, Offices, and others. The existence of this Geographic Information System makes it easy for users to find Vocational High School routes. Vocational High Schools are schools that make students or prospective students even more skilled. In making this Geographic Information System requires Systems Development Life Cycle to analyze gradually, and Webgis to display maps as well as GPS to ascertain the location of the earth's surface and use UML design such as activity diagrams, sequence diagrams, and usecase. There is also a waterfall method in making this Geographic Information System such as its analysis, implementation, design, maintenance and also the testing phase. The Testing Phase uses the BlackBox to test the system whether it is running well or not and is suitable for use by users.   Keywords: BlackBox Testing; Geographic Information System; Google Maps; GPS; UML; Vocational High School     Abstrak: Kabupaten Labuhanbatu termasuk kabupaten yang memiliki banyak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang sangat diminati masyarakat. Karena setiap SMK memiliki kejuruan masing-masing dalam bidangnya misalkan Kesehatan, Otomotif, Perkantoran, dan lain-lain. Adanya Sistem Informasi Geografi ini memudahkan para pengguna untuk mencari rute Sekolah Menengah Kejuruan. Sekolah Menengah Kejuruan adalah sekolah yang menjadikan para siswa atau calon siswa lebih trampil lagi. Dalam pembuatan Sistem Informasi Geografi ini memerlukan Systems Development Life Cycle menganalisis secara bertahap, dan Webgis untuk menampilkan peta juga GPS untuk memastikan letak permukaan bumi dan menggunakan Perancangan UML seperti activity diagram, sequence diagram, dan usecase. Terdapat juga Metode waterfall dalam membuat Sistem Informasi Geografi ini seperti analisanya, implementasi, desain, pemeliharaan dan juga tahap pengujian. Tahap Pengujian menggunakan BlackBox untuk menguji Sistem apakah berjalan baik atau tidak dan sudah layak digunakan bagi pengguna.   Kata kunci:  Sekolah Menengah Kejuruan; GPS; Peta Google; Sistem Informasi Geografi; Uji  BlackBox; UML  

PEMANFAATAN GIS DAN AHP DALAM PENERIMAAN DANA BOS JENJANG SMA

Hutagalung, Juniar, Azlan, Azlan
Abstract: Abstract: This study illustrates the use of the Analytical Hierarchy Process (AHP) in a decision support system (SPK) and combined with the Geographic Information System (GIS) to select funds for School Operational Assistance… tance (BOS) at the secondary school level as a recommendation. for decision-makers, so that the selection of BOS fund receipts can run properly, quickly and as expected. The problem of delays in the distribution of BOS funds and the price of goods that can change every year, thereby affecting the unstable amount of funds spent on operational costs. The purpose of this study is to utilize a decision support system in determining the priority of receiving BOS funds at the secondary school level using the AHP method combined with GIS so that the implementation of the information system can be optimized. With this system, it is very useful to monitor the distribution of BOS funds so that they run smoothly by the expectations and goals of government programs. Determination of latitude and longitude using google maps to obtain maps and locations of aid recipients, connected with MySQL as a database and PHP programming and modeled with UML. The results of this study can be used to determine the receipt of BOS funds and their mapping by providing various criteria and alternatives for decision-makers.   Keywords: AHP, BOS, GIS, Google Map, SPK     Abstrak: Penelitian ini memaparkan tentang pemanfaatan Analitical Hierarchy Process (AHP) dalam sistem pendukung keputusan (SPK) dan dikombinasikan dengan Geographic Information System (GIS) untuk menyeleksi penerimaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) jenjang SMA sebagai rekomendasi bagi pihak pengambil keputusan, agar seleksi penerimaan dana BOS tersebut dapat berjalan secara tepat, cepat dan sesuai dengan yang diharapkan. Masalah keterlambatan pada saat penyaluran dana BOS dan harga barang-barang yang setiap tahunnya bisa berubah sehingga berpengaruh terhadap tidak stabilnya jumlah pengeluaran dana untuk biaya operasional. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah pemanfaatan sistem pendukung keputusan dalam menentukan prioritas penerimaan dana BOS jenjang SMA dengan menggunakan metode AHP dikombinasikan dengan GIS, sehingga implementasi sistem informasi dapat optimal. Dengan adanya sistem ini bermanfaat untuk memantau penyaluran dana BOS agar berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan dan tujuan dari program pemerintah. Penentuan latitude dan longitude menggunakan google maps untuk mendapatkan peta dan lokasi penerima bantuan, dikoneksikan dengan mysql sebagai database dan pemrograman PHP serta dimodelkan dengan UML. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk menentukan penerimaan dana BOS dan pemetaannya dengan memberikan berbagai kriteria dan alternatif kepada pihak pengambil keputusan.   Kata kunci: AHP, BOS, GIS, Google Map, SPK

Transformasi Digital Pada UMKM Warung Makan Mbak Sundari

Rimadias, Santi, Mahardika Mandaris, Alfonsus Aryaveda, Wijaya, Benny, Anthony, Bentrand Cornelius, Gunawan, Dennis Andreas
Abstract: Transformasi digital sangat penting bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mempertahankan daya saing di pasar yang dinamis saat ini. Meskipun potensi manfaatnya besar, namun banyak UMKM yang menghadapi tantangan… gan dalam memahami seluk-beluk teknologi digital. Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada sebuah UMKM, yaitu Warung Makan Mbak Sundari. Program pengabdian kepada masyarakat meliputi penerapan QRIS atau sistem pembayaran digital, pembuatan akun media sosial (khususnya Instagram), dan penyertaan lokasi makan di Google Maps. Transformasi digital tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga membuka peluang promosi dengan anggaran terbatas. Dengan menavigasi lanskap digital, UMKM seperti Warung Makan Mbak Siti Sundari dapat memperoleh keunggulan kompetitif di pasar yang sangat kompetitif.

Analisis Persepsi Pengguna terhadap Data Quality Google Maps: Studi Kasus Ketidakakuratan Titik Lokasi dalam Layanan Transportasi Online

Tiara Syahira Mardianto, Muhammad Irwan Padli Nasution
Abstract: Aplikasi pemetaan digital seperti Google Maps telah menjadi bagian penting dari layanan transportasi daring. Namun, pengguna sering kali menemukan perbedaan antara titik lokasi yang ditampilkan dan kondisi lapangan yang… sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pengguna terhadap kualitas data di Google Maps, khususnya terkait ketidakakuratan titik lokasi dalam layanan transportasi daring. Metode survei kuantitatif digunakan dengan menyebarkan kuesioner daring kepada 33 responden yang secara aktif menggunakan Google Maps dan aplikasi transportasi online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 81,8% responden menilai Google Maps secara umum akurat, namun 69,7% responden pernah mengalami ketidakakuratan titik lokasi, dan 51,5% di antaranya perlu melakukan penyesuaian titik penjemputan secara manual. Data lokasi yang tidak akurat juga memengaruhi efisiensi perjalanan, menyebabkan keterlambatan, serta menurunkan tingkat kepercayaan pengguna. Meskipun demikian, 87,9% responden tetap menunjukkan loyalitas terhadap Google Maps karena kegunaan dan kemudahan penggunaannya. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan akurasi lokasi penting untuk meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pengguna terhadap layanan pemetaan digital.

Pengembangan Platform Geospasial Untuk Pemetaan Potensi Market Share Indosat Di Sektor Kesehatan Dan Agribisnis Lampung

Muhammad Faiz Maulana, Deni Fikari
Abstract: Provinsi Lampung memiliki potensi besar pada sektor kesehatan dan perkebunan sebagai target pemasaran layanan Business to Business (B2B) PT Indosat Tbk. Namun, pengelolaan data lokasi yang belum terintegrasi menyulitkan… visualisasi dan analisis potensi wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web guna memetakan persebaran rumah sakit dan perusahaan perkebunan di Provinsi Lampung. Pengembangan sistem menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall. Sistem dibangun dengan PHP Native, MySQL, serta Leaflet.js yang terintegrasi dengan Google Maps API. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menyajikan informasi spasial secara interaktif dan membantu Divisi Sales B2B dalam menentukan wilayah pemasaran yang lebih efektif.

Pemetaan Obyek Wisata Kabupaten Magelang Berbasis WebGIS Storymaps

Muhammad Guruh Bintang Wicaksana
Abstract: Pemetaan merupakan salah satu hal penting dalam menyampaikan informasi secara geospasial. Dalam pariwisata, pemetaan obyek wisata dapat memudahkan dalam penyampaian informasi terutama menggunakan media WebGIS Storymaps.… Penelitian ini memanfaatkan teknologi WebGIS Storymaps untuk menggambarkan dan memetakan obyek wisata secara geospasial dengan efektif di Kabupaten Magelang. Metode pengumpulan data dengan studi pustaka dan survey lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan WebGIS Storymaps dalam mempresentasikan informasi melalui peta interaktif, gambar, dan narasi yang mampu meningkatkan pemahaman pengguna dan wisatawan mengenai 25 obyek wisata di Kabupaten Magelang. Pemanfaatan WebGIS Storymaps dapat menjadi sarana promosi dan pemasaran yang efektif obyek wisaya di Kabupaten Magelang sebagai tujuan pariwisata utama dan menarik serta memberikan konstribusi positif terhadap peningkatan ekonomi lokal.

Diseminasi Obyek Wisata Di Pulau Moa, Maluku Barat Daya  Berbasis Webgis Menggunakan Arcgis Storymaps

Susan E Manakane, Anelia P Wlary, Yamres Pakniany, Heinrich Rakuasa, Philia Christi Latue
Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan teknologi WebGIS dan ArcGIS StoryMaps dalam diseminasi objek wisata di Pulau Moa, Maluku Barat Daya. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana platform tersebut… sebut dapat digunakan secara efektif untuk mempromosikan keindahan alam dan budaya Pulau Moa kepada calon wisatawan. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data geospasial objek wisata, pembuatan peta interaktif, dan penyusunan cerita berbasis lokasi dengan memanfaatkan fitur-fitur interaktif ArcGIS StoryMaps. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat enam lokasi objek wisata alam di Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya yang sangat berpotensi dikembangkan diataranya yaitu Pantai Tiakur, Pantai Liukety, Pantai Syota, Gunung Kerbau, Pantai Seradona dan Pantai Gerdasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini memberikan kemampuan untuk menciptakan presentasi yang kaya multimedia, meliputi peta interaktif, gambar, dan narasi, yang mampu meningkatkan pemahaman dan daya tarik terhadap objek wisata di Pulau Moa. Harapannya, strategi ini dapat menjadi sarana efektif dalam mempromosikan Pulau Moa sebagai destinasi pariwisata menarik dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi positif pada perkembangan ekonomi lokal.

Implementasi Sistem Informasi Pencarian Kos Untuk Mahasiswa Berdasarkan Area Kampus berbasis Web

Ria Suci Nurhalizah, Saksena, Ilham Sidik, Sumantri , R Bagus Bambang
Abstract: Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, membantu dan memudahkan seseorang dalam mencari informasi. Dan bagi mahasiswa salah satunya dapat membantu mendapatkan informasi terkait rumah kos dengan efektif dan… efisien yang dakat dengan area kampus hanya dengan menggunakan aplikasi tanpa harus datang ketempat langsung. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membangun aplikasi berbasis website yang bertujuan untuk memudahkan pencari kos dalam mencari rumah kos dan memudahkan pemilik kos dalam memberi informasi tentang rumah kos dengan jangkauan yang lebih luas. Metodologi penelitian menggunakan Model Waterfall. Dalam pembuatan website ini menggunakan bahasa pemrograman HTML, CSS dan juga Javascript untuk membuat tampilan website, PHP untuk membuat fungsi-fungsi didalamnya, MySQL untuk tempat penyimpanan data dan Sublime Text untuk menulis kode programnya. Hasil penelitian menampilkan informasi ketersediaan kos, fasilitas, lokasi maps dan informasi penting lainnya serta tersedia juga fitur untuk pembaruan data bagi pemilik kos. Metode pengujian website ini mendapatkan hasil uji coba program yang menyatakan berjalan sesuai apa yang diinginkan dengan menggunakan pendekatan black box testing.

Sistem Informasi Geografis Pariwisata Kota Padang Dengan Menggunakan Google Map API

Silvia Ningsih
Abstract: Kota Padang merupakan kota budaya dan terletak pada lintasan geografis yang sangat strategis. Potensi wisata Kota Padang yang begitu besar belum dapat dioptimalkan dengan baik karena minimnya media promosi yang digunakan… oleh pemerintah. Pariwisata sebagai salah satu kegiatan yang komprehensif, memerlukan suatu sistem yang dapat menyajikan informasi mengenai lokasi wisata dan informasi penunjang kepariwisataan seperti infomasi peta lokasi dan rute menuju lokasi objek wisata tersebut. Aplikasi WebGis dipilih karena penyajian informasinya lebih menarik dan sangat menggambarkan kondisi sebenarnya yang ditampilkan dalam peta, baik peta garis maupun model permukaan digital. Aplikasi Sistem Informasi Geografis Pariwisata Kota Padang yang dikembangkan dengan kerangka website HTML, dengan bahasa pemograman (JavaScript dan PHP), MySql sebagai basis data dan Google Maps Api. Hasil akhir dari penelitian ini adalah terciptanya aplikasi WebGis yang dapat menyajikan informasi pariwisata kota padang yang terintegrasi, terinci dan dapat di akses dengan mudah.