Search Articles & Publications

Showing 4531 articles found for "Tujuan"

GAMBARAN SIKAP IBU TENTANG PEMBERIAN ASI EKLUSIF PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS GEYER 1 KABUPATEN GROBOGAN

Artema Pramudya Retno Siwi, Eska Dwi Prajayanti
Abstract: ASI eksklusif merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi yang berperan penting dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan balita secara optimal. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif sangat dipengaruhi oleh sikap ibu, karena… arena sikap mencerminkan kesiapan, keyakinan, dan kemauan ibu dalam memberikan ASI sesuai anjuran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sikap ibu tentang pemberian ASI eksklusif pada balita di wilayah kerja Puskesmas Geyer 1 Kabupaten Grobogan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki balita di Kelurahan Ledokdawan dengan jumlah sampel 78 responden, yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sikap dengan skala Likert, dan data dianalisis secara deskriptif menggunakan program SPSS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki sikap positif terhadap pemberian ASI eksklusif, yaitu sebanyak 74 responden (94,9%), sedangkan responden dengan sikap negatif sebanyak 4 responden (5,1%). Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa gambaran sikap ibu tentang pemberian ASI eksklusif pada balita di wilayah kerja Puskesmas Geyer 1 Kabupaten Grobogan didominasi oleh sikap positif, yang diharapkan dapat mendukung keberhasilan program ASI eksklusif..  

OPTIMALISASI KESEHATAN MENTAL REMAJA MELALUI INTERVENSI AKTIVITAS FISIK SENAM KEBUGARAN JASMANI

Dhona Salsabilla Purwa Nanda, Nopi Nur Khasanah, Kurnia Wijayanti
Abstract: Kesehatan mental remaja merupakan aspek penting dalam perkembangan psikososial yang sering terabaikan di lingkungan sekolah. Rendahnya aktivitas fisik dan meningkatnya tekanan akademik dapat memicu stres, kecemasan, serta… a penurunan kesejahteraan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik senam kebugaran jasmani terhadap kesehatan mental remaja di SMA Negeri 1 Sragen. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan control group pretest-posttest design. Sebanyak 40 responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 20 responden kelompok intervensi dan 20 responden kelompok kontrol. Pengukuran kesehatan mental dilakukan menggunakan instrumen Mental Health Continuum–Short Form (MHC–SF). Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada kelompok kontrol (p = 0,524), sedangkan pada kelompok intervensi terdapat peningkatan signifikan (p = 0,000). Selain itu, hasil Independent Sample t-Test menunjukkan perbedaan bermakna antara kelompok kontrol dan intervensi (p = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik senam kebugaran jasmani berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kesehatan mental remaja, khususnya dalam menurunkan stres dan meningkatkan suasana hati. Dengan demikian, senam kebugaran jasmani dapat dijadikan intervensi promotif dan preventif dalam menjaga kesejahteraan mental di lingkungan sekolah.  

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MENYIKAT GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI MI NURUL HUDA PENDEM SUMBERLAWANG

Ajeng Maulana Hapsari, Ida Nur Imamah
Abstract: Latar Belakang : Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah masih sering terjadi, terutama karies gigi yang dipengaruhi oleh perilaku menyikat gigi. Anak usia 6–8 tahun berada pada fase gigi campuran dengan… n kemampuan motorik dan pemahaman yang belum optimal, sedangkan anak usia 9–12 tahun memiliki kemampuan yang lebih baik namun tetap berisiko karies akibat kebiasaan konsumsi makanan manis dan kurangnya konsistensi menyikat gigi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan menyikat gigi pada anak usia sekolah. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan sampel 59 anak dari total populasi 143 siswa yang dipilih secara simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas serta dianalisis secara univariat. Hasil : Mayoritas responden berusia 6–8  tahun sebanyak 35 responden (59,3%) dan sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan menyikat gigi kategori sedang sebanyak 38 responden (64,4%). Kesimpulan : Tingkat pengetahuan menyikat gigi pada anak usia sekolah di MI Nurul Huda Pendem Sumberlawang mayoritas berada pada kategori sedang sebanyak 36 responden (61%).

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMK NEGERI 3 SUKOHARJO

Arnetta Ekaputri Nareswari, Ida Nur Imamah
Abstract: Latar Belakang : Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap penularan HIV/AIDS karena pengaruh pergaulan, perilaku berisiko, serta kurangnya pemahaman yang benar mengenai penularan dan pencegahan. Meskipun informasi… masi tentang HIV/AIDS sudah banyak tersedia, kesenjangan antara pengetahuan dan sikap pencegahan pada remaja masih sering ditemukan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS di SMK Negeri 3 Sukoharjo. Metode : Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden 91 siswa yang dipilih sesuai kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara univariat. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS berada pada kategori baik, sedangkan sikap pencegahan HIV/AIDS mayoritas berada pada kategori positif. Namun, masih ditemukan beberapa responden dengan pemahaman yang kurang pada aspek jalur penularan dan upaya pencegahan. Kesimpulan : Tingkat pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di SMK Negeri 3 Sukoharjo berada pada kategori baik, sedangkan sikap pencegahan HIV/AIDS mayoritas berada pada kategori positif.  

Analisis Keterkaitan Tingkat Stres terhadap Kejadian Emesis gravidarum pada Ibu Hamil Trimester 1 di Puskesman Beruntung Raya

Firnanda, Fifi, Meldawati, Palimbo, Adriana, Suhartati, Susanti
Abstract: Stres merupakan salah satu faktor psikologis yang berperan penting dalam terjadinya emesis gravidarum, yang berkaitan dengan peningkatan hormon estrogen dan Human Chorionic Gonadotropin (HCG) selama kehamilan. Data pra-penelitian&#8230; enelitian di Puskesmas Beruntung Raya menunjukkan bahwa dari 190 ibu hamil trimester I pada tahun 2024, sebanyak 133 orang (70%) mengalami emesis gravidarum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara tingkat stres dan kejadian emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Beruntung Raya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 48 ibu hamil trimester I dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil dengan tingkat stres sedang sebagian besar mengalami emesis gravidarum sedang (56,3%), sedangkan ibu hamil dengan stres berat cenderung mengalami emesis gravidarum berat (6,3%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan kejadian emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Beruntung Raya.

EFEKTIVITAS PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BERBASIS PANGAN LOKAL TERHADAP PENINGKATAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEDAN BELAWAN KOTA MEDAN

Kharis Meiwan K. Telaumbanua, Halimatussakdiyah Lubis
Abstract: Masalah gizi kurang pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, termasuk di wilayah perkotaan seperti Kota Medan. Wilayah kerja Puskesmas Medan Belawan merupakan salah satu daerah&#8230; aerah dengan kerentanan gizi balita yang dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi, pola konsumsi keluarga, serta keterbatasan pengetahuan gizi ibu. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal merupakan salah satu strategi intervensi gizi yang dinilai efektif, berkelanjutan, dan sesuai dengan budaya makan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian PMT berbasis pangan lokal terhadap peningkatan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Medan Belawan, Kota Medan. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest–posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian terdiri dari 30 balita usia 12–59 bulan dengan status gizi kurang berdasarkan indikator berat badan menurut umur (BB/U). Intervensi berupa pemberian PMT berbasis pangan lokal dilakukan selama 60 hari berturut-turut. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan rata-rata berat badan dan skor Z BB/U balita setelah intervensi PMT (p < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa PMT berbasis pangan lokal efektif dalam meningkatkan status gizi balita dan direkomendasikan sebagai intervensi gizi berbasis masyarakat di wilayah perkotaan.

Analisis Determinan dan Ketepatan Kode Diagnosis Penyakit Sistem Respirasi Berbasis ICD-10: Studi Evaluasi di Puskesmas X Kota Malang

Prima Soultoni Akbar, Anggi Ardhiasti
Abstract: Validitas data klinis merupakan fondasi utama dalam keberlanjutan sistem pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan penentuan kebijakan kesehatan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akurasi kode diagnosis&#8230; nosis penyakit respirasi dan faktor penyebab ketidaktepatan di Puskesmas X Kota Malang. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif kuantitatif ini mengaudit 90 rekam medis yang dipilih secara acak dari periode Agustus 2025. Analisis akar masalah dilakukan menggunakan pendekatan manajemen 5M (Man, Material, Method, Management dan Money). Hasil ditemukan tingkat akurasi kode sebesar 67% dan ketidaktepatan 33%. Faktor penyebab utama meliputi defisiensi kompetensi koder, kualitas input diagnosis dokter yang rendah, ketidakpatuhan SOP, serta absennya evaluasi mutu internal dan sistem insentif. Kesimpulan penelitian ini terdapat tingkat ketidaktepatan sebesar 33% berimplikasi pada risiko finansial dan manajerial. Diperlukan intervensi melalui pelatihan spesifik dan penegakan SOP untuk optimalisasi mutu data.

PENGARUH EDUKASI KESEHATAN MELALUI MEDIA DIGITAL TERHADAP PENINGKATAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Nani Sri Rezeki
Abstract: Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan langkah paling efektif dalam mencegah penyakit infeksi seperti diare dan ISPA. Namun, tingkat kepatuhan siswa sekolah dasar masih rendah. Penelitian ini bertujuan mengetahui&#8230; hui pengaruh edukasi kesehatan melalui media digital (video animasi edukatif) terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku CTPS pada siswa SD. Metode penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pretest–posttest dan kelompok kontrol. Sampel berjumlah 80 siswa kelas IV–V, masing-masing 40 siswa untuk kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen meliputi kuesioner pengetahuan, lembar observasi perilaku, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan siswa setelah intervensi (p = 0,000) serta peningkatan perilaku CTPS (p = 0,001). Dibandingkan kelompok kontrol, kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan lebih besar (p < 0,05). Kesimpulannya, edukasi kesehatan menggunakan media digital efektif meningkatkan pengetahuan dan perilaku CTPS pada siswa SD. Disarankan sekolah menerapkan media digital sebagai bagian dari program PHBS.

PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA MELALUI EDUKASI GIZI SEIMBANG DI SMP NEGERI 1 KUTACANE

Halimatussakdiyah Lubis
Abstract: Anemia merupakan masalah kesehatan yang umum dialami oleh remaja putri dan berdampak pada perkembangan fisik, kognitif, serta produktivitas. Di Indonesia, angka kejadian anemia pada remaja putri masih tinggi akibat rendahnya&#8230; hnya asupan zat besi dan minimnya kesadaran tentang pentingnya gizi seimbang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia dan gizi seimbang melalui edukasi interaktif berbasis sekolah di SMP Negeri 1 Kutacane. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, penyuluhan dengan media audiovisual, demonstrasi makanan sehat, diskusi kelompok, dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta (dari skor rata-rata 52,6 menjadi 83,1). Kegiatan ini efektif untuk meningkatkan literasi gizi remaja dan dapat dijadikan model edukasi kesehatan di sekolah.

EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR DI LINGKUNGAN RUMAH TANGGA: STUDI PENGABDIAN MASYARAKAT DI DESA PULO KEMIRI (BATU BULAN ASLI)

Nelly Masna Barus, Khalikul Fadli, Mutiara Hikmah
Abstract: Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan langkah strategis dalam mencegah penyakit menular di tingkat rumah tangga, terutama di wilayah pedesaan yang masih terbatas dari segi fasilitas sanitasi dan akses&#8230; s informasi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik PHBS warga Desa Pulo Kemiri (Batu Bulan Asli) melalui edukasi langsung, pendampingan kader kesehatan, dan penyuluhan berbasis komunitas. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pembagian media edukatif, demonstrasi cuci tangan, dan monitoring perilaku pasca intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman warga tentang PHBS, dengan perubahan positif dalam kebiasaan mencuci tangan, pengelolaan sampah rumah tangga, dan penggunaan jamban sehat. Program ini efektif dan direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkala guna memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat.