Abstract:Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu isu strategis dalam pembangunan kesehatan nasional karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Mahasiswa sebagai kelompok remaja akhir berada…
ada pada fase transisi yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan reproduksi, seperti kurangnya pengetahuan yang komprehensif, pengaruh lingkungan sosial, paparan media digital, serta stigma budaya yang masih melekat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa Universitas Deztron Indonesia dalam menjaga kesehatan reproduksi secara bertanggung jawab. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui edukasi kesehatan, diskusi interaktif, konseling, serta penguatan peran pendidik sebaya (peer educator). Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi partisipasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan mahasiswa, perubahan sikap ke arah positif, serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya perilaku reproduksi sehat. Program ini terbukti efektif dan direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program kesehatan kampus guna menciptakan lingkungan akademik yang sehat dan berdaya saing.
Abstract:Literasi matematika terapan merupakan kompetensi esensial yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di perguruan tinggi. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai konsep matematika secara teoritis,…
ritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam penyelesaian permasalahan nyata yang relevan dengan bidang akademik dan dunia kerja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) ini bertujuan untuk memperkuat literasi matematika terapan mahasiswa Universitas Deztron Indonesia sebagai upaya peningkatan kompetensi dan daya saing lulusan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, workshop aplikatif, pendampingan intensif, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan numerasi, pemecahan masalah kontekstual, serta keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Program ini berkontribusi pada peningkatan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan akademik dan profesional, serta dapat dijadikan model penguatan literasi matematika terapan di perguruan tinggi.
Abstract:Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah serta mencegah berbagai penyakit menular. Namun, penerapan PHBS pada siswa sekolah dasar masih…
sih belum optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang PHBS di lingkungan sekolah. Penyuluhan dilaksanakan di SD Negeri 102 Kendari dengan sasaran siswa sekolah dasar menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi cuci tangan pakai sabun, serta eksperimen sederhana untuk mengenalkan keberadaan kuman. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mencuci tangan dengan benar, serta membuang sampah pada tempatnya, yang ditunjukkan oleh hasil post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pemahaman dan sikap siswa dalam menerapkan PHBS di lingkungan sekolah dan diharapkan dapat menjadi dasar pembentukan kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Abstract:Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kesejahteraan individu, namun literasi kesehatan mental masih tergolong rendah, khususnya pada kelompok rentan seperti anak yatim piatu di panti asuhan serta masyarakat umum…
yang mengalami permasalahan relasi interpersonal. Pengasuhan institusional yang cenderung berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik sering kali belum diimbangi dengan perhatian terhadap kebutuhan emosional, sehingga berdampak pada kesulitan pengenalan dan pengelolaan emosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental, pemahaman emosi, dan kemampuan regulasi emosi melalui program psikoedukasi dan art therapy. Kegiatan dilaksanakan secara luring di panti asuhan dan secara daring melalui webinar psikoedukasi bagi masyarakat umum. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi psikoedukasi, diskusi interaktif, serta art therapy sebagai media ekspresi emosional nonverbal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar kesehatan mental dan emosi, yang tercermin dari hasil post-test anak panti asuhan serta partisipasi aktif peserta webinar. Program ini memberikan manfaat promotif dan preventif dalam mendukung kesehatan mental berbasis komunitas serta memperkuat peran biro psikologi sebagai sarana edukasi kesehatan mental yang mudah diakses.
Abstract:Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam mendukung kesejahteraan individu dan masyarakat, namun kesadaran serta akses terhadap layanan psikologi masih tergolong terbatas. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilaksanakan…
sanakan di Biro Psikologi Gantari Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental masyarakat serta mendukung layanan psikologi melalui rangkaian kegiatan grand opening, screening kesehatan mental, dan asesmen psikologis. Metode pelaksanaan meliputi kegiatan sosialisasi layanan psikologi, screening Kesehatan mental menggunakan instrument Mental Health Check-up (MHCU), serta pelaksanaan asesmen psikologis pada berbagai kelompok sasaran, termasuk anak, remaja, dan individu dewasa, di bawah supervise psikolog. Hasil kegiatan menunjukkan adanya respon positif dan partisipasi masyarakat dalam mengikuti layanan disediakan. Secara keseluruhan kegiatan KKN ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Kesehatan mental, memperkuat peran biro psikologi sebagai pusat layanan psikologis berbasis masyarakat, serta memberikan pengalaman praktik professional bagi mahasiswa.
Abstract:Penelitian ini menganalisis transformasi sistem ekonomi sosial Indonesia periode 1945-1960 sebagai fase krusial membangun kemandirian ekonomi nasional di tengah warisan struktur kolonial. Menggunakan metode kualitatif deskriptif…
skriptif dengan pendekatan studi pustaka, penelitian mengkaji lima fase: warisan ekonomi kolonial, rekonstruksi ekonomi nasional (1945-1950), era Demokrasi Liberal (1950-1959), implementasi prinsip gotong royong, dan ekonomi berdikari (1959-1960). Hasil menunjukkan Indonesia mewarisi kondisi paradoks kaya sumber daya namun terbelenggu kemiskinan struktural akibat dualisme ekonomi kolonial. Upaya rekonstruksi menghadapi hyperinflasi, defisit anggaran kronis, dan infrastruktur hancur. Para pendiri bangsa merumuskan alternatif ketiga antara kapitalisme dan sosialisme melalui ekonomi gotong royong yang diinstitusionalisasikan dalam Pasal 33 UUD 1945. Periode Demokrasi Liberal ditandai Program Benteng yang belum optimal, sementara Demokrasi Terpimpin menekankan ekonomi berdikari melalui Manipol-USDEK. Meskipun idealisme kuat secara filosofis, implementasi menghadapi kendala teknis-manajerial. Penelitian menyimpulkan periode 1945-1960 meletakkan fondasi identitas ekonomi Indonesia yang menekankan keseimbangan efisiensi ekonomi dan keadilan sosial, dengan relevansi nilai gotong royong terhadap prinsip ekonomi Islam seperti ta'awun dan keadilan sosial.
Abstract:Penelitian ini menganalisis inflasi dan deflasi melalui perspektif ekonomi klasik, Keynesian, dan monetaris dengan pendekatan studi pustaka kualitatif. Teori klasik dan monetaris memandang inflasi dan deflasi sebagai fenomena…
omena moneter yang disebabkan oleh perubahan jumlah uang beredar, dengan asumsi penyesuaian pasar otomatis melalui fleksibilitas harga dan upah. Sebaliknya, teori Keynesian memahami fenomena tersebut sebagai hasil ketidakseimbangan permintaan-penawaran agregat dan tekanan biaya, sehingga memerlukan intervensi aktif pemerintah melalui kebijakan fiskal dan moneter. Analisis empiris menunjukkan bahwa inflasi dan deflasi bersifat multifaktorial dengan interaksi antara faktor moneter dan non-moneter. Penelitian menyimpulkan bahwa pendekatan kebijakan integratif yang mengombinasikan stabilitas moneter dengan pengelolaan permintaan agregat menjadi relevan bagi perumusan kebijakan makroekonomi kontemporer yang berorientasi pada stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Abstract:Kualitas pembelajaran di sekolah dasar tidak hanya ditentukan oleh kompetensi guru dan kurikulum yang digunakan, tetapi juga oleh dukungan lingkungan sosial di sekitar peserta didik. Masyarakat memiliki potensi besar untuk…
uk berperan sebagai mitra strategis guru dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan relevan dengan kehidupan nyata siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan program pemberdayaan pendidikan berbasis komunitas yang menempatkan masyarakat sebagai mitra guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kajian konseptual dan analitis berbasis potensi lokal masyarakat, seperti kearifan lokal, sumber daya alam, pelaku usaha, tokoh masyarakat, serta lingkungan sosial budaya sekitar sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa kolaborasi antara guru dan masyarakat mampu memperkaya sumber belajar, meningkatkan motivasi belajar siswa, serta menumbuhkan karakter gotong royong dan kepedulian sosial sejak dini. Program pemberdayaan berbasis komunitas juga berkontribusi pada penguatan relevansi pembelajaran dengan konteks kehidupan siswa, sehingga pembelajaran tidak bersifat abstrak, tetapi dekat dengan realitas sehari-hari. Dengan demikian, masyarakat sebagai mitra guru menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar secara berkelanjutan
Abstract:Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kreativitas literasi dan kemampuan menulis Bahasa Inggris pelajar melalui pelatihan penulisan fanfiction. Fanfiction dipilih karena dekat dengan budaya populer remaja dan efektif…
ktif memfasilitasi imajinasi, pemahaman naratif, dan ekspresi kreatif. Kegiatan dilaksanakan di SMA Nur Ihsan Islamic Fullday School dengan melibatkan siswa yang memiliki ketertarikan pada cerita dan karakter fiksi. Pelatihan mencakup pengenalan konsep fanfiction, pemahaman elemen naratif, eksplorasi ide, penyusunan outline, serta praktik penulisan fanfiction berbahasa Inggris. Data diperoleh melalui observasi, analisis karya siswa, kuesioner, dan wawancara guru pendamping, lalu dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa siswa mampu menyusun alur dan karakter dengan lebih terstruktur, mengembangkan ide cerita secara lebih kreatif, dan menggunakan kosakata serta struktur bahasa Inggris dengan lebih tepat. Partisipasi siswa tinggi, ditandai dengan keberanian bertanya, berdiskusi, serta kesediaan membacakan karya. Lingkungan belajar yang relevan dengan minat mereka meningkatkan motivasi intrinsik, mendorong keterlibatan aktif, dan mengurangi hambatan psikologis dalam menulis. Secara keseluruhan, pelatihan ini terbukti efektif dalam memperkuat literasi Bahasa Inggris sekaligus menumbuhkan kreativitas pelajar melalui pendekatan berbasis minat dan budaya populer.
Abstract:Era digital menuntut generasi muda memiliki kemampuan literasi komunikasi dan kesadaran etis dalam mengelola informasi serta jejak digital yang ditinggalkan di ruang maya. Namun, rendahnya pemahaman pelajar mengenai etika…
a berkomunikasi di media sosial, risiko privasi, serta dampak jangka panjang dari rekam jejak digital menimbulkan berbagai permasalahan, seperti cyberbullying, penyebaran informasi tidak valid, dan kerentanan terhadap kejahatan siber. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelajar SMK Nur Ihsan melalui pelatihan Smart Digital Youth yang berfokus pada etika komunikasi, keamanan digital, pengelolaan identitas daring, serta strategi membangun citra positif di media sosial. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan interaktif, diskusi kelompok, dan praktik langsung pemetaan risiko jejak digital. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan, kesadaran etis, serta kemampuan teknis siswa dalam mengidentifikasi, mengelola, dan mencegah risiko jejak digital negatif. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap dalam penggunaan media sosial secara lebih bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis literasi digital dapat menjadi strategi efektif dalam membangun karakter dan kesiapan pelajar menghadapi dinamika dunia maya yang kompleks. Abstract ditulis dalam bahasa Indonesia yang berisikan tentang inti permasalahan/latar belakang, cara pemecahan maslah, dan hasil yang diperoleh.