Abstract:Konflik antarwarga di wilayah perdesaan seringkali dipicu oleh persoalan sepele seperti perebutan aset bersama (tanah, jalan, air), gosip, atau persaingan ekonomi, namun dapat berkepanjangan dan merusak kerukunan sosial.…
Pendekatan mediasi formal atau hukum sering dianggap kaku dan tidak menyentuh akar budaya dan nilai-nilai masyarakat. Pengabdian masyarakat (abdimas) ini bertujuan untuk mengimplementasikan nilai wara’ dalam tasawuf yang menekankan kehati-hatian, menghindari syubhat (hal meragukan), dan meninggalkan hal yang tidak bermanfaat sebagai paradigma dan etika baru dalam mediasi konflik perdesaan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sukamaju, Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang sedang mengalami konflik batas lahan antarrukun tetangga. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan: (1) Pemetaan konflik dan identifikasi aktor, (2) Pelatihan nilai wara’ bagi tokoh adat dan pemuda sebagai calon mediator, (3) Fasilitasi mediasi berbasis prinsip wara’ (menghindari prasangka, ghibah, dan adu domba), dan (4) Pendampingan pascamediasi. Hasil menunjukkan bahwa paradigma wara’ berhasil menciptakan ruang dialog yang lebih tenang dan objektif. Para pihak yang berkonflik menunjukkan kesediaan untuk wara’ dari klaim absolut dan memilih jalan keluar yang sederhana dan adil. Kesepakatan damai berhasil dicapai dan diformalkan dalam berita acara desa. Diskusi menggarisbawahi bahwa nilai wara’ efektif meredam ego, mengurangi eskalasi emosi, dan mengembalikan fokus pada kemaslahatan bersama. Disimpulkan bahwa internalisasi etika wara’ dapat menjadi soft skill kritis bagi mediator lokal dan model resolusi konflik yang berkelanjutan berbasis kearifan spiritual Nusantara.
Abstract:Pasien penyakit kronis sering mengalami tekanan psikologis berat, terutama kecemasan, yang dapat memperburuk kondisi fisik dan menurunkan kualitas hidup. Pendekatan medis konvensional terkadang kurang menyentuh aspek spiritual-emosional…
ritual-emosional yang mendalam. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan terapi tasawuf berbasis konsep sabar, syukur, dan tawakal sebagai intervensi psiko-spiritual untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien penyakit kronis. Kegiatan dilaksanakan di Komunitas Pasien Ginjal Kronis “Sehati” dan Poli Penyakit Dalam RSUD Kota Y, melibatkan 25 pasien (gagal ginjal kronis, diabetes, hipertensi). Metode yang digunakan adalah partisipatif dengan pendekatan eksperimen kuasi (one group pre-test post-test). Intervensi berupa delapan sesi terstruktur yang mengintegrasikan psikoedukasi, praktik dzikir, muhasabah terpandu, dan diskusi kelompok untuk menginternalisasi nilai sabar (dalam menghadapi ujian), syukur (atas nikmat yang tersisa), dan tawakal (berserah diri kepada Allah). Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan *DASS-42* subskala anxiety. Hasil analisis statistik paired sample t-test menunjukkan penurunan skor kecemasan yang signifikan (p < 0,05). Peserta juga melaporkan peningkatan penerimaan terhadap penyakit, ketenangan batin, dan optimisme. Diskusi menyimpulkan bahwa konsep tasawuf yang diterapkan secara terstruktur berfungsi sebagai mekanisme koping religius yang efektif, meningkatkan resiliensi spiritual, dan mengurangi distres psikologis. Model terapi tasawuf ini direkomendasikan sebagai terapi komplementer yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien kronis.
Abstract:Permasalahan kesehatan mental dan spiritual di kalangan mahasiswa meningkat, sementara layanan bimbingan dan konseling konvensional di perguruan tinggi seringkali belum terintegrasi secara maksimal dengan nilai-nilai spiritual…
ritual yang menjadi kebutuhan mendasar sebagian besar mahasiswa Indonesia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan konsep Tazkiyatun Nafs (penyucian jiwa) sebagai pendekatan integratif dalam layanan Bimbingan dan Konseling Islami (BKI) di perguruan tinggi. Program dilaksanakan di Universitas X melalui serangkaian kegiatan: (1) Pelatihan dan workshop bagi konselor dan peer counselor tentang teknik konseling berbasis Tazkiyatun Nafs, (2) Pengembangan modul panduan singkat, dan (3) Penyediaan layanan konseling kelompok tematik yang mengintegrasikan konsep Muhasabah (introspeksi), Mujahadah an-Nafs (perjuangan melawan hawa nafsu), dan Riyadhah (latihan spiritual). Metode partisipatif digunakan dengan melibatkan 15 konselor/calon konselor dan 30 mahasiswa sebagai klien sukarela. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi konselor dalam melakukan asesmen spiritual dan pendekatan yang lebih holistik. Mahasiswa peserta konseling melaporkan penurunan gejala stres dan kecemasan, serta peningkatan self-awareness dan ketenangan batin. Diskusi menggarisbawahi bahwa integrasi Tazkiyatun Nafs memberikan kerangka konseptual yang kaya dan praktis untuk memperkuat dimensi psiko-spiritual dalam konseling kampus, sesuai dengan konteks budaya-religius Indonesia. Disimpulkan bahwa implementasi konsep ini dapat mengoptimalkan peran BKI dalam membangun ketahanan mental-spiritual mahasiswa.
Abstract:Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi riset dan keterampilan metodologis siswa SMA melalui pelatihan perancangan kuesioner secara daring. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas XII SMA Pembangunan…
bangunan Jaya 2 Sidoarjo yang sedang mempersiapkan penelitian sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek. Permasalahan utama yang dihadapi siswa adalah rendahnya pemahaman mengenai prinsip dasar penyusunan kuesioner yang valid dan reliabel, meskipun telah terbiasa menggunakan platform survei daring. Metode pelaksanaan kegiatan berupa pelatihan daring menggunakan aplikasi Zoom yang dikemas dalam bentuk ceramah interaktif, diskusi, serta evaluasi contoh kuesioner. Materi pelatihan mencakup pengenalan kuesioner sebagai instrumen penelitian, kriteria kuesioner yang baik, langkah-langkah penyusunan pernyataan, serta aspek etika pengumpulan data. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai proses penyusunan kuesioner, struktur instrumen, teknik penulisan pernyataan, dan kemampuan mengevaluasi kualitas butir pertanyaan. Siswa juga menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Pelatihan ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung penguatan budaya riset sejak jenjang pendidikan menengah serta menjadi model pengabdian masyarakat berbasis daring yang efektif untuk menjembatani kebutuhan praktis siswa dengan keilmuan di perguruan tinggi.
Abstract:UMKM Café Titik Temu Kabupaten Gowa mengalami kendala dalam pencatatan dan penyusunan laporan keuangan akibat sistem yang masih tradisional dan belum terpisah antara keuangan usaha dan pribadi. Kegiatan ini bertujuan memberikan…
mberikan pendampingan penyusunan laporan keuangan melalui proses audit sederhana guna meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan usaha. Metode yang digunakan meliputi wawancara dan observasi awal, identifikasi dan klarifikasi transaksi, pengelompokan akun, pencatatan dalam jurnal dan buku besar, serta penyusunan laporan keuangan sederhana yang mengacu pada SAK EMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa UMKM Café Titik Temu mampu menyusun laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan posisi keuangan secara lebih sistematis serta memahami kondisi keuangan usaha dengan lebih baik. Pendampingan ini meningkatkan ketertiban pencatatan, pengendalian biaya, dan mendukung pengambilan keputusan manajerial serta keberlanjutan usaha.
Abstract:Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian Indonesia, namun banyak yang belum menerapkan pengelolaan keuangan secara sistematis. Usaha titip gadai Shafana Phone Pallangga masih menghadapi…
kendala dalam pencatatan dan pelaporan keuangan sehingga menyulitkan pemantauan kinerja usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pengelola usaha dalam menerapkan akuntansi kinerja keuangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, pendampingan, serta implementasi langsung pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keteraturan pencatatan transaksi, pemahaman pengelompokan akun, serta tersusunnya laporan keuangan sederhana berupa laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan. Implementasi akuntansi kinerja keuangan yang disesuaikan dengan karakteristik usaha titip gadai terbukti meningkatkan profesionalisme pengelolaan keuangan dan mendukung keberlanjutan usaha.
Abstract:Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sering menghadapi kendala dalam pencatatan dan pelaporan keuangan yang terstruktur. Mahkota Laundry merupakan UMKM jasa laundry yang mengalami peningkatan permintaan pada musim hujan,…
an, namun belum menerapkan laporan keuangan sesuai standar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan penyusunan laporan keuangan berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, pendampingan pencatatan transaksi, serta penyusunan laporan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pemilik usaha terhadap pencatatan keuangan, tersusunnya laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan catatan atas laporan keuangan. Pendampingan ini membantu meningkatkan pengelolaan keuangan dan kesiapan usaha dalam menghadapi lonjakan permintaan di musim hujan.
Abstract:UMKM Café Titik Temu Kabupaten Gowa mengalami kendala dalam pencatatan dan penyusunan laporan keuangan akibat sistem yang masih tradisional dan belum terpisah antara keuangan usaha dan pribadi. Kegiatan ini bertujuan memberikan…
mberikan pendampingan penyusunan laporan keuangan melalui proses audit sederhana guna meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan usaha. Metode yang digunakan meliputi wawancara dan observasi awal, identifikasi dan klarifikasi transaksi, pengelompokan akun, pencatatan dalam jurnal dan buku besar, serta penyusunan laporan keuangan sederhana yang mengacu pada SAK EMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa UMKM Café Titik Temu mampu menyusun laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan posisi keuangan secara lebih sistematis serta memahami kondisi keuangan usaha dengan lebih baik. Pendampingan ini meningkatkan ketertiban pencatatan, pengendalian biaya, dan mendukung pengambilan keputusan manajerial serta keberlanjutan usaha.
Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas instrumen kebijakan moneter dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di negara berkembang melalui stabilitas makroekonomi, pengurangan kemiskinan, dan ketimpangan. Metode…
ode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) kualitatif, mensintesis 20-30 sumber peer-reviewed periode 2019-2025 dengan analisis konten tematik dan desain deskriptif-komparatif pada kasus seperti Indonesia, India, dan Brasil. Hasil utama menunjukkan kebijakan kontraktif efektif mengendalikan inflasi (misalnya dari 5,95% menjadi 2,61% di Indonesia), kebijakan ekspansif merangsang pertumbuhan PDB (1-2% jangka pendek) dan menurunkan kemiskinan (dari 9,78% menjadi 9,36%), meski terhambat pasar keuangan lemah dan guncangan eksternal.
Abstract:Merokok merupakan kebiasaan yang berdampak buruk pada kesehatan, terutama bagi remaja yang sedang berada pada masa perkembangan. Penelitian menunjukkan bahwa pelajar SMP mulai terpapar rokok akibat pengaruh teman sebaya,…
lingkungan, serta kurangnya pemahaman tentang bahaya rokok. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi SMP di Kabupaten Aceh Tenggara agar memahami bahaya rokok, serta membekali mereka dengan strategi penolakan terhadap rokok. Metode kegiatan meliputi kunjungan langsung ke lima sekolah, pemberian materi melalui ceramah, presentasi visual, leaflet, serta sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian siswa laki-laki pernah mencoba merokok karena pengaruh teman, dan sebagian besar siswa belum memahami dampak jangka panjang rokok. Penyuluhan ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa akan bahaya merokok dan pentingnya menciptakan lingkungan tanpa asap rokok. Diperlukan tindak lanjut berupa edukasi berkala dan keterlibatan keluarga serta kader kesehatan.