Abstract: Abstract: Student attendance is one of the activities carried out in the lecture process. Attendance is also an element of a student's final grade for each course offered in accordance with a university's academic guidelines.…
idelines. Attendance at STMIK Amik Riau is done manually, where students are called one by one and then the lecturer changes the attendance data in SIMDOS. This method is of course very inefficient, and takes a long time. Apart from that, this manual process is prone to fraud where students can make absences. Therefore, this research proposes a QR-Code based student attendance mobile application prototype at STMIK Amik Riau using the User Centered Design (UCD) method. The results of the research are in the form of a prototype or user interface design for the student attendance mobile application. It is hoped that this prototype can help programmers to build QR-Code based student attendance mobile applications.
Keywords: Presence, QR-Code, User Interface, User Centered Design
=
Abstrak: Kehadiran atau presensi mahasiswa merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan dalam proses perkuliahan. Presensi juga merupakan salah satu elemen nilai akhir mahasiswa setiap mata kuliah yang ditawarkan sesuai dengan panduan akademik suatu perguruan tinggi. Presensi di STMIK Amik Riau dilakukan secara manual, dimana mahasiswa dipanggil satu per satu lalu dosen merubah data presensi yang ada pada SIMDOS. Cara ini tentunya sangat tidak efisien, dan membutuhkan waktu yang lama. Selain itu proses manual ini rentan terjadi kecurangan dimana mahasiswa dapat melakukan titip absen. Oleh karena itu penelitian ini mengusulkan prototype aplikasi mobile presensi mahasiswa berbasis QR-Code di STMIK Amik Riau menggunakan metode User Centered Design (UCD). Hasil dari penelitian berupa prototype atau rancangan user interface aplikasi mobile presensi mahasiswa. Diharapkan prototype ini dapat membantu programmer untuk membangun aplikasi mobile presensi mahasiswa berbasis QR-Code.
Kata kunci: Presensi, QR-Code, User Interface, User Centered Design
Abstract:Tindakan mempublikasi informasi pribadi seseorang tanpa seizin pemilik data pribadi (Doxing) yang marak terjadi dalam interaksi digital termasuk dalam kegiatan jual beli melalui sistem jasa titip online (Jastip). Tujuan…
dari penelitian ini adalah guna menganalisis pertanggungjawaban hukum atas tindakan doxing yang diperbuat oleh pemilik layanan jasa titip online sebagai bentuk penghakiman atas tindakan penipuan yang dilakukan oleh pelanggan. Pendekatan yuridis normatif digunakan untuk menggali permasalahan ini, yang berfokus pada pemahaman dan analisis aturan dan doktrin-doktrin hukum di Indonesia yang sudah ada dengan berpusat pada peraturan perundang-undangan terkait Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan KUHP. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tindakan doxing dapat dikenakan sanksi hukum berdasarkan Pasal 27A dan Pasal 27B UU ITE yang mengatur tentang pencemaran nama baik dan penyebaran informasi yang melanggar hukum. Selain itu, pada kasus penipuan yang terjadi dalam sistem jasa titip online, Pasal 28 ayat (1) UU ITE dapat menjadi landasan hukum yang lebih relevan menggantikan ketentuan umum dalam Pasal 378 KUHP. Penyedia layanan jasa titip online disarankan untuk menetapkan peraturan yang jelas mengenai kewajiban dan sanksi, serta kebijakan pembatalan sepihak atau tindakan hukum jika pelanggan gagal melunasi. Bentuk penyelesaian masalah yang dipertimbangkan secara matang tidak hanya mengakhiri masalah secara menyeluruh, tetapi juga mencegah munculnya permasalahan baru.
Abstract:Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian Indonesia, namun banyak yang belum menerapkan pengelolaan keuangan secara sistematis. Usaha titip gadai Shafana Phone Pallangga masih menghadapi…
kendala dalam pencatatan dan pelaporan keuangan sehingga menyulitkan pemantauan kinerja usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pengelola usaha dalam menerapkan akuntansi kinerja keuangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, pendampingan, serta implementasi langsung pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keteraturan pencatatan transaksi, pemahaman pengelompokan akun, serta tersusunnya laporan keuangan sederhana berupa laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan. Implementasi akuntansi kinerja keuangan yang disesuaikan dengan karakteristik usaha titip gadai terbukti meningkatkan profesionalisme pengelolaan keuangan dan mendukung keberlanjutan usaha.