Abstract:Fotografi dalam perspektif komunikasi ialah media untuk penyampaian pesan melalui gambar yang mengandung banyak makna. Laki-laki serta perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi fotografer. Dari era dulu hingga…
a kini, perempuan selalu berada pada posisi inferior dalam masyarakat. Perempuan kerap kali dianggap sebagai "orang lain", dan di dalam status menjalani hubungan selalu menanti untuk didefinisikan dan dijelaskan. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memahami fenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian, sedangkan sumber data penelitian yang digunakan adalah metode observasi, dan wawancara. Dari hasil analisa setiap individu memiliki pandangan terhadap perempuan yang bekerja sebagai fotografer tentunya memiliki pendapat yang berbeda-beda setiap individu. Namun justru semakin membuktikan bahwa perempuan dapat bekerja sama seperti laki-laki, bahkan mereka dapat bersaing
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengajaran penulisan karya ilmiah (variabel X) dengan kemampuan menulis pembahasan penelitian mahasiswa (variabel Y) kelas E. Metode penelitian menggunakan pendekatan…
ekatan kuantitatif dengan analisis korelasi Product Moment (rxy), di mana indikator variabel X disusun berdasarkan langkah-langkah pengajaran dari Maryadi (2002) seperti pemilihan topik relevan, penyusunan fakta sistematis, kajian kritis; Irwan (2021) meliputi pembelajaran kontekstual (CTL) dan evaluasi berkelanjutan; serta Jurnal Linguistik (2022) mencakup validasi bahan ajar. Instrumen berupa angket 10 butir per variabel disebarkan kepada 20 mahasiswa kelas E. Hasil angket menunjukkan 90% (18 responden) sangat setuju pengajaran efektif mengembangkan berpikir kritis dan kemampuan akademik, sementara 10% (2 responden) menyatakan biasa saja. Perhitungan korelasi menghasilkan rxy = 0.811 dan koefisien determinasi (KD) = 65.8%, menunjukkan kontribusi pengajaran sebesar 65.8% terhadap kemampuan menulis pembahasan, dengan 34.2% dipengaruhi faktor lain seperti subjektivitas analisis.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis minat belajar siswa menggunakan Articulate Storyline. Masalah yang dihadapi adalah rendahnya minat belajar siswa yang disebabkan oleh terbatasnya…
rbatasnya media pembelajaran dan kurangnya kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan analisis berdasarkan model Borg & Gall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan berhasil meningkatkan minat belajar siswa, membuat mereka lebih aktif dan bersemangat dalam proses pembelajaran. Selain itu, penggunaan media interaktif dapat mengurangi kecemasan belajar dan memudahkan pemahaman materi. Kesimpulannya, pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis minat merupakan pendekatan efektif untuk memberdayakan siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
Abstract:Implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses produksi telah mendorong peningkatan efisiensi dan produktivitas organisasi. Namun, penerapan AI juga membawa dampak terhadap pengembangan sumber daya…
aya manusia (SDM), terutama terkait perubahan kompetensi dan pola kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi AI dalam proses produksi serta dampaknya terhadap transformasi pengembangan SDM. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan AI dalam produksi menuntut penyesuaian strategi pengembangan SDM melalui pelatihan, upskilling, dan reskilling agar tenaga kerja mampu beradaptasi dengan teknologi. Dengan demikian, kesiapan SDM menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi AI di organisasi.
Abstract:Kinerja organisasi merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan pencapaian tujuan organisasi. Budaya kerja yang kuat serta sistem keputusan yang efektif diyakini mampu meningkatkan kinerja organisasi secara langsung…
gsung maupun tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya kerja dan sistem pengambilan keputusan terhadap kinerja organisasi dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan rekayasa industri sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan dan pimpinan organisasi. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja dan sistem keputusan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi. Selain itu, pengembangan SDM dan rekayasa industri terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam meningkatkan kinerja organisasi secara berkelanjutan.
Abstract:Revolusi Industri 5.0 menekankan kolaborasi antara manusia dan teknologi untuk mencapai keberlanjutan serta ketahanan organisasi. Fokus utama terletak pada inovasi proses dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) agar organisasi…
rganisasi mampu beradaptasi dengan perubahan yang cepat. Penelitian ini menganalisis pengaruh inovasi proses dan pengembangan SDM terhadap kinerja organisasi dengan pendekatan kuantitatif melalui survei dan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi proses memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja organisasi. Hal ini memperlihatkan bahwa penerapan teknologi dan perbaikan proses kerja dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Selain itu, pengembangan SDM juga memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kinerja, karena peningkatan kompetensi dan kemampuan adaptif karyawan mendorong produktivitas dan inovasi. Secara keseluruhan, sinergi antara inovasi proses dan pengembangan SDM menjadi faktor kunci bagi organisasi untuk mempertahankan daya saing dan mencapai keberlanjutan kinerja di era Revolusi Industri 5.0.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi nilai ekspor Provinsi Sumatera Utara berdasarkan pelabuhan ekspor dengan menggunakan pendekatan regresi data panel. Data yang digunakan merupakan…
data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara, khususnya data ekspor menurut pelabuhan pada periode 2014–2018. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah nilai ekspor (FOB), sedangkan variabel independen adalah berat bersih ekspor. Perbedaan karakteristik pelabuhan dianalisis melalui pendekatan efek individu. Metode analisis yang digunakan meliputi Common Effect Model, Fixed Effect Model, dan Random Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat bersih ekspor berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai ekspor Sumatera Utara. Model terbaik yang diperoleh adalah Fixed Effect Model dengan nilai koefisien sebesar 0,8037 dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,998. Pelabuhan Belawan menjadi pelabuhan dengan kontribusi nilai ekspor terbesar. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan volume ekspor dan penguatan peran pelabuhan merupakan faktor utama dalam meningkatkan kinerja ekspor daerah.
Abstract:Penelitian ini membahas mengenai pengimplementasian dan dampak layanan berbasis teknologi di Perpustakaan Universitas Lancang Kuning (Unilak). Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Bidang Layanan Perpustakaan, hasil…
temuan menunjukkan bahwa perpustakaan ini telah berhasil dalam mengintegrasikan sistem berbasis website yang komprehensif sebagai pusat sumber daya akademik. Platform digital ini menyediakan berbagai akses ke data akreditasi, e book, skripsi, jurnal, dan juga layanan untuk pengecekan plagiarisme Turnitin. Meskipun sistem ini sudah ada hampir satu dekade, optimalisasi signifikan sudah terjadi selama lima tahun terakhir setelah dibentuknya tim IT khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun website menawarkan metadata luas dan tautan repositori untuk karya dosen, karyawan, dan mahasiswa, akses teks lengkap untuk koleksi tertentu masih membutuhkan kehadiran fisik. Akan tetapi meskipun begitu, perpustakaan menunjukkan resiliensi melalui perbaikan yang cepat. Tingginya angka pengunjung dan respon positif dari pengguna menunjukkan bahwa transisi digital sudah meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan dan signifikan melalui rencana pembaruan sistem untuk tahun mendatang dalam menjaga relevansinya.
Abstract:Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk pola pikir, sikap, serta arah masa depan seseorang. Di tengah perubahan global yang semakin cepat, pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi…
etapi juga berfungsi untuk menumbuhkan karakter peserta didik. Penelitian ini membahas peran pendidikan sebagai dasar kehidupan manusia serta menekankan pentingnya pendidikan karakter dalam sistem pendidikan masa kini. Berdasarkan kajian berbagai literatur, penulis menemukan bahwa bentuk pendidikan yang ideal adalah pendidikan yang mampu menyelaraskan aspek pengetahuan, nilai moral, dan keterampilan hidup. Pendidikan karakter diperlukan agar peserta didik tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, rasa tanggung jawab, empati, serta kepedulian sosial. Dengan demikian, pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan global dan menunjukkan kualitas pribadi yang positif dalam kehidupan sehari-hari.
Abstract:Penelitian ini mengkaji kesadaran tanggung jawab mahasiswa dalam organisasi Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) di Kampus IBN Tegal berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Penelitian juga menganalisis faktor-faktor…
ktor yang memengaruhi kesadaran tersebut serta peran bimbingan dan konseling dalam meningkatkannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada anggota DEMA, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran tanggung jawab mahasiswa sangat dipengaruhi oleh pemenuhan kebutuhan dasar menurut Maslow, mulai dari fisiologis hingga aktualisasi diri. Mahasiswa yang kebutuhannya terpenuhi cenderung lebih aktif dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas organisasi. Faktor-faktor yang memengaruhi antara lain lingkungan organisasi, sistem manajemen, komunikasi antaranggota, serta dukungan layanan bimbingan dan konseling. Layanan ini membantu mahasiswa mengenali potensi diri, meningkatkan motivasi, dan membentuk sikap tanggung jawab. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu bimbingan dan konseling di konteks organisasi mahasiswa, serta rekomendasi praktis bagi lembaga pendidikan untuk memperkuat program pembentukan karakter dan kepemimpinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar dan layanan konseling yang efektif.