Search Articles & Publications

Showing 1947 articles found for "Awan"

PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI Z (Studi Kasus SMA Jawahirul Hikmah Tulungagung)

Mochammad Nurdin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembentukan karakter Generasi Z di SMA Jawahirul Hikmah Tulungagung. Guru Pendidikan Agama Islam memiliki kontribusi penting dalam pembentukan… bentukan karakter tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moral dan spiritual yang kuat. Di tengah arus digitalisasi dan keterbukaan informasi yang tinggi, generasi Z menghadapi tantangan karakter yang kompleks, seperti menurunnya empati, sikap individualis, dan lemahnya kontrol diri. Oleh karena itu, diperlukan strategi pendidikan yang tepat guna menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, koordinator pendidikan karakter, guru PAI, dan siswa SMA Jawahirul Hikmah Tulungagung. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah diperolehnya pemahaman mendalam tentang bagaimana peran guru PAI mampu berperan dalam pembentukan karakter siswa generasi Z melalui kegiatan keagamaan, keteladanan guru, serta dukungan lingkungan sekolah yang religius. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam dalam menjawab tantangan moral generasi masa kini.Kata Kunci: Akhlak, peserta didik, menuntut ilmu.

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI EVALUASI PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM: STUDI KASUS PELAKSANAAN EVALUASI DI MTSN 2 KARANGANYAR

Adi Kurniawan, Aryan Andika, Yusup Rohmadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi nilai-nilai evaluasi pendidikan dalam perspektif Islam melalui studi kasus pada praktik evaluasi pembelajaran di MTsN 2 Karanganyar. Latar belakang penelitian ini muncul… uncul dari adanya kesenjangan antara konsep evaluasi pendidikan Islami yang menekankan prinsip keadilan, kejujuran, pembinaan akhlak, serta pengembangan potensi peserta didik dengan realitas praktik evaluasi yang masih berfokus pada capaian kognitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui observasi proses evaluasi pembelajaran, analisis dokumen sekolah, serta wawancara dengan kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, guru mata pelajaran, pembina boarding, dan siswa kelas boarding. Temuan penelitian menunjukkan bahwa praktik evaluasi di MTsN 2 Karanganyar telah mengintegrasikan sebagian prinsip evaluasi Islami, terutama pada aspek kejujuran, ketertiban belajar, dan pembinaan karakter melalui sistem monitoring harian di asrama. Namun, aspek evaluasi holistik yang mencakup spiritualitas, akhlak, dan karakter masih belum terstruktur dan belum memiliki instrumen baku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi evaluasi berbasis nilai Islam di madrasah ini menunjukkan perkembangan positif, tetapi masih memerlukan penguatan pada aspek perencanaan instrumen, penjaminan mutu, dan tindak lanjut evaluasi. Oleh karena itu, integrasi konsep evaluasi Islami berbasis hisbah dan tazkiyah al-nafs dapat menjadi arah pengembangan sistem evaluasi yang lebih komprehensif.

TERAPI ISLAM KOMPLEMENTER UNTUK KARDIOVASKULAR: PENGARUH BEKAM DAN RUQYAH TERHADAP TEKANAN DARAH, DETAK JANTUNG, DAN HRV

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza, Widada, Wahyudi, Fajariadi, Thry Harry, Arif, Abdul Hamid
Abstract: Artikel ini mengkaji efektivitas terapi bekam (hijamah) dan ruqyah terhadap regulasi tekanan darah dan detak jantung serta peluang sinerginya dalam praktik klinis. Tujuan penelitian adalah menilai bukti fisiologis–psikologis… ologis kedua terapi dan merumuskan rekomendasi aplikatif yang selaras dengan tata laksana medis. Metode yang digunakan adalah studi pustaka terstruktur terhadap literatur ilmiah (kedokteran komplementer, kardiovaskular, psiko-fisiologi) dan sumber-sumber primer pengobatan Islam (Al-Qur’an, hadis) dengan pendekatan interpretatif-komparatif. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa bekam memberikan efek hemodinamik langsung berupa peningkatan perfusi, penurunan resistensi vaskular perifer, penurunan tekanan darah sistolik–diastolik, serta perbaikan variabilitas denyut jantung (HRV). Ruqyah terutama bekerja melalui reduksi stres dan pergeseran otonom ke arah parasimpatis, yang tercermin pada penurunan kecemasan, detak jantung, dan tekanan darah serta peningkatan HRV. Integrasi ruqyah sebelum bekam secara rasional berpotensi memberi efek aditif pada sumbu neuro–kardio–endokrin, sekaligus menurunkan respons stres prosedural. Simpulan: bekam dan ruqyah layak diposisikan sebagai terapi komplementer yang aman dan terjangkau untuk membantu pengendalian hipertensi dan stabilitas denyut, dengan perhatian pada seleksi pasien, kontraindikasi, asepsis, dan monitoring vital. Saran: perlunya standardisasi protokol (titik, durasi, “dosis” cawan; durasi dan materi ruqyah) serta uji acak terkontrol jangka panjang dengan luaran klinis, metrik HRV, dan biomarker stres untuk memperkuat validitas dan panduan praktik.

ANALISIS PENERAPAN KEPEMIMPINAN PROFETIK ERA SOCIETY 5.0 DI MADRASAH ALIYAH NEGERI PALOPO

Susiyanti, Alauddin, Tasdin Tahrim
Abstract: Skripsi ini membahas tentang penerapan kepemimpinan profetik era society 5.0 di MAN Palopo. Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui penerapan kepemimpinan profetik di MAN Palopo, untuk mengetahui tantangan yang di hadapi… api kepala madrasah, guru dan siswa dalam menerapkan kepemimpinan profetik di MAN Palopo dan untuk mengetahui peran teknologi dalam mendukung penerapan kepemimpinan profetik dalam menghadapi tuntutan society 5.0 di MAN Palopo. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Adapun informan dalam penelitian ini yaitu kepala madrasah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dan pembahasan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan profetik di MAN Palopo diimplementasikan melalui empat dimensi utama: siddiq (kejujuran), amanah (dapat dipercaya), tabligh (komunikasi efektif), dan fathanah (kecerdasan) yang terintegrasi dalam manajemen sekolah dan kurikulum pembelajaran. Tantangan yang dihadapi meliputi kesenjangan digital di kalangan tenaga pendidik, keterbatasan infrastruktur teknologi, resistensi terhadap perubahan, serta kompleksitas dalam menyeimbangkan nilai-nilai keislaman dengan kemajuan teknologi. Sementara itu, teknologi berperan signifikan sebagai enabler dalam implementasi kepemimpinan profetik melalui pengembangan sistem informasi manajemen yang transparan, platform komunikasi digital, personalisasi pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model kepemimpinan pendidikan Islam kontemporer serta implikasi praktis bagi pengambil kebijakan dalam transformasi lembaga pendidikan Islam menghadapi era Society 5.0.

KONSUMSI KONTEN DAKWAH DIGITAL DAN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL MAHASISWA: KAJIAN EMPIRIS DI KALANGAN GENERASI Z

Sirun, Akhmad Kastalani, Surawan , Surawan
Abstract: Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola konsumsi informasi keagamaan, terutama di kalangan generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat konsumsi konten dakwah digital… l dan kesejahteraan spiritual siswa generasi Z, serta menganalisis hubungan di antara keduanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner terhadap 25 mahasiswa yang aktif mengakses media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden secara rutin mengakses konten dakwah digital, terutama melalui YouTube, Instagram, dan TikTok. Mahasiswa menilai konten dakwah digital tidak hanya memperluas akses terhadap ilmu agama, tetapi juga menjadi sumber spiritual yang inspiratif, relevan, dan menenangkan. Tingkat kesejahteraan spiritual mereka juga tinggi, ditandai dengan kedekatan dengan Tuhan, ketenangan batin, dan makna hidup. Temuan ini selaras dengan teori Kegunaan dan Kepuasan, di mana media digunakan untuk memenuhi kebutuhan spiritual secara aktif. Penelitian ini menekankan pentingnya kualitas konten dakwah serta peran figur ustadz yang otentik dalam membangun spiritualitas digital yang sehat dan bermakna.

STRATEGI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMANFAATKAN AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN

Puspa Indah Hayati, Juni Erpida Nasution, Muli Prima Aldi M, Lestari, Muhammad Robi Purwanto, Peri Irawan, Silvia Zunita
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis  strategi Manajemen Pendidikan Islam (MPI)  dalam memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Teknologi AR mampu menghadirkan visualisasi interaktif… teraktif yang mempermudah mahasiswa memahami konsep abstrak berbasis nilai-nilai Islam, meningkatkan motivasi belajar, dan mendukung pembelajaran yang lebih inovatif. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan analisis literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AR ke dalam kurikulum, pelatihan pendidik, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dapat menjadi strategi efektif untuk memaksimalkan manfaat AR. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan kompetensi teknis pendidik, penerapan AR berpotensi meningkatkan mutu pembelajaran bagi mahasiswa MPI, menciptakan lulusan yang kompeten, serta relevan dengan kebutuhan era digital.

BUDAYA MELAYU DAN PENGARUH ISLAM DALAM UPACARA PERNIKAHAN DI KECAMATAN SIAK

Afifah Dwi Ramadhani, Yasnel
Abstract: Tradisi adalah kebiasaan yang telah ada sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan sebuah kelompok masyarakat, negara, kebudayaan, waktu, dan agama. terkait dengan adat pernikahan masyarakat melayu. Penelitian ini adalah… ah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan normatif. Untuk mendapatkan data sekunder, observasi dan wawancara mendalam digunakan untuk mendapatkan data primer dan perpustakaan. Studi ini menemukan bahwa upacara adat pernikahan Melayu terdiri dari beberapa tahapan: merisik-risik, meminang, bertunang, berinai, akad nikah, tepuk tepung tawar, berendam, bersanding, jamuan makan tradisional, dan balas kunjungan.

STRENGTHENING COMMUNITY AWARENESS OF THE IMPORTANCE OF HALAL CERTIFICATION FOR CONSUMER PRODUCTS AMONG PKK WOMEN IN SIDODADI VILLAGE, KEDATON DISTRICT, BANDAR LAMPUNG CITY

Hairani, Tuti, Puspita, Elfa Verda, Rudiawan, Hendri, Wicaksono, Pulung, Andriani, Hertya, Yulia, Rasty, Saputra, Dwi Agung, Septiawan, Bambang
Abstract: Halal certification has become an essential mechanism for ensuring that products meet Islamic requirements while also maintaining standards of safety, quality, and consumer protection. Despite its growing importance, awareness… reness and understanding of halal certification remain relatively limited among community members, particularly women who play a central role in household purchasing decisions. This community engagement initiative was designed to enhance the knowledge and awareness of members of the Family Welfare Empowerment Organization (PKK) in Sidodadi Village, Kedaton District, Bandar Lampung City, regarding the significance of halal certification in consumer products. The program engaged 30 participants and applied a participatory educational approach consisting of counseling sessions, interactive discussions, lectures, and question-and-answer activities. Knowledge acquisition was evaluated through pre-test and post-test assessments. The findings demonstrated a marked improvement in participants’ understanding, with average scores increasing from 51.3% prior to the intervention to 94.0% afterward. The program not only strengthened participants’ awareness of halal-certified products but also encouraged more informed and responsible consumption practices. These results highlight the effectiveness of community-based halal literacy initiatives in fostering greater public understanding and supporting the development of a halal-conscious society.

DIFFERENCES IN THE RESULTS OF ABO BLOOD TYPE EXAMINATION USING ANTISERA REAGENTS AND SERUM SLIDE METHOD

Ismawatie, Emma, Jimat, Resi Tondho, Putri, Arum Kusuma, Kurniawan, Adi
Abstract: Blood group examination is a blood grouping system based on the type of antigen. Examination of blood groups with antisera reagents, namely examination of blood groups with antisera reagents obtained from in vitro supernatant… atant cultures derived from mouse cell immunoglobulin hybridization. Examination of blood type with serum is an examination that uses blood type A as anti-B, blood type B as anti-A, and blood type O as anti-AB. The purpose of this study was to determine the profile of the ABO system blood group examination using antisera reagents and serum slide method. The research method used was descriptive with samples of the ABO system blood group using antisera and serum reagents for 30 respondents using probability sampling technique. The materials used are human blood groups A, B, AB and O and anti-A, anti-B, anti-AB reagents. Data analysis was descriptive in the form of a profile table of the results of the ABO system blood group examination using antisera and serum reagents. The results of the study revealed that the results of blood group A were 7 (23%), blood group B were 7 (23%), blood group AB were 8 (27%), and blood group O were 8 (27%). The results obtained showed that the antisera and serum reagents had differences in the blood group examination results, namely the grade of agglutination produced by the serum was different from that of the antisera. It can be concluded that the results of blood grouping with antisera and serum reagents can be used for blood group examination. However, compared to antisera reagents, the results are better using antisera reagents compared to serum.

FROM DISCIPLINE TO DEVELOPMENT: ADAPTING CORE MARCHING BAND STRUCTURES FOR DEVELOPMENTALLY APPROPRIATE PRACTICE IN INDONESIAN EARLY CHILDHOOD EDUCATION

Kurniawan, Iwan, Pamungkas, Joko
Abstract: This study examines how core marching band structures can be adapted for Indonesian early childhood education through developmentally appropriate practice and performance theory. The study responds to concerns that preschool… hool marching band activities may reproduce discipline-oriented rehearsal models designed for older learners. A one-group pre-test and post-test mixed-methods design was used with twenty Indonesian preschool children aged four to five years. Over six weeks, children participated in twelve adapted marching band sessions that combined simplified rhythmic patterns, child-scaled instruments, neat but developmentally adjusted formations, cooperative music-making, visual-motor activities, and responsive teacher facilitation. Quantitative data were collected using a four-point developmental observation rubric covering rhythmic competence, motor coordination, and socio-emotional engagement. Qualitative data were obtained from teacher reflective journals and post-intervention interviews. Paired-sample analysis showed higher post-test scores across the three developmental domains. The largest observed improvement appeared in socio-emotional engagement, followed by rhythmic competence and motor coordination. However, because the study did not include a control group, the findings should be interpreted as developmental changes observed after participation rather than definitive causal effects of the intervention. Qualitative findings indicated that children participated more confidently when teachers simplified rhythmic tasks, used clear and neat formations with reduced technical pressure, provided child-scaled instruments, supported safe movement, and acted as co-players and emotional co-regulators. The study reconceptualizes marching band routines not as rigid disciplinary scripts, but as adaptable performative frames that may support social participation, emotional regulation, rhythmic learning, motor coordination, cooperation, and creative agency when aligned with children’s developmental readiness.