Abstract:Pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) merupakan aspek kritis dalam konteks manajemen pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas proses pembelajaran. Studi ini fokus pada strategi pemberdayaan…
SDM dalam konteks manajemen pendidikan untuk mengoptimalkan potensi individu dalam mencapai tujuan pendidikan yang berkelanjutan. Analisis dilakukan terhadap pendekatan pemberdayaan yang melibatkan aspek pengembangan keterampilan, motivasi, dan partisipasi aktif dari seluruh anggota komunitas pendidikan. Penelitian membahas upaya pengembangan keterampilan sebagai landasan utama pemberdayaan SDM, dengan menekankan pada pelatihan dan pengembangan profesional untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga pendidik. Kedua, motivasi dijelaskan sebagai elemen penting dalam mendorong keterlibatan SDM, melibatkan insentif positif, pengakuan, dan penciptaan lingkungan yang memotivasi. Ketiga, partisipasi aktif diidentifikasi sebagai strategi efektif dalam menciptakan kolaborasi antar stakeholder pendidikan, termasuk guru, orang tua, dan siswa. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa pemberdayaan SDM dalam manajemen pendidikan bukan hanya terbatas pada penguatan individu, tetapi juga memerlukan koordinasi dan kolaborasi yang erat antar elemen pendidikan. Oleh karena itu, implementasi strategi pemberdayaan SDM yang holistik dan terpadu menjadi krusial untuk mencapai tujuan pendidikan yang berkelanjutan dan relevan dengan dinamika perkembangan masyarakat modern. Studi ini memberikan kontribusi pemahaman yang lebih mendalam terhadap konsep pemberdayaan SDM dalam konteks manajemen pendidikan, dengan harapan dapat menjadi pedoman bagi pembuat kebijakan, praktisi, dan peneliti di bidang pendidikan.
Abstract:Transformasi digital merupakan elemen kunci dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era industri 4.0. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah daerah…
dalam mendorong transformasi digital pada UMKM di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap pelaku UMKM serta instansi pemerintah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menyediakan infrastruktur digital, pelatihan keterampilan digital, serta menciptakan kebijakan yang mendukung inklusi teknologi pada UMKM. Meskipun terdapat berbagai upaya yang telah dilakukan, tantangan seperti keterbatasan akses internet, rendahnya literasi digital, dan kurangnya pendampingan teknis masih menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas lokal menjadi faktor penting dalam mempercepat proses transformasi digital yang berkelanjutan.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi telah menjadi pendorong utama kemajuan lembaga pendidikan. Jaringan komputer adalah salah satu komponen penting dalam pertukaran informasi di dunia pendidikan. Laboratorium komputer, sesuai…
ai dengan kebijakan pendidikan nasional, berfungsi untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam teknologi informasi dan komunikasi. SDIT Salsabila berencana untuk merancang laboratorium komputer yang memperhatikan batasan akses internet, pemantauan aktivitas pengguna, dan kemudahan pemeliharaan jaringan. Topologi jaringan star dipilih karena kehandalannya dalam jaringan lokal. Cisco Packet Tracer digunakan sebagai alat untuk merancang dan mensimulasikan jaringan, sehingga memudahkan implementasi dan pemeliharaan. Diharapkan perancangan ini akan memberikan dampak positif pada kemajuan pendidikan dan membantu siswa mencapai kompetensi yang diinginkan.
Abstract:Multikulturalisme dalam kehidupan di era saat ini merupakan aset besar dalam membangun peradaban dan pembangunan nasional karena dengan keragaman merupakan modal utama suatu bangsa untuk membangun sebuah kekuatan. Masyarakat…
akat multikulturalisme saat ini sangat terkait dengan era society 5.0 yakni mengacu pada revolusi industri kelima. Secara garis besar society 5.0 mengambil langkah digitalisasi dan transformasi ke arah baru, dari tingkat organisasi individu dan bagian masyarakat ke strategi transformasional nasional, kebijakan, bahkan ke tingkat filosofis. Faktor penting yang harus ditingkatkan adalah kualitas Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemahaman akan literasi individu Multikulturalisme di era masyarakat digital menghadapi tantangan dan tekanan yang lebih besar dikarenakan adanya disrupsi yang terjadi akibat kehadiran berbagai inovasi teknologi dan informasi. Perkembangan teknologi perlu dibarengi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemahaman literasi digital diantaranya digital skill, digital culture, digital ethics, digital safety. Peran generasi emas Indonesia menjadi sangat penting. Generasi emas harus mengembangkan potensinya untuk menciptakan generasi yang berkualitas. Pendidikan multikultural yang diberikan sejak dini dapat membantu mempersiapkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang matang kepada generasi emas dalam menjalankan peran sebagai warga negara yang demokratis dalam masyarakat untuk berinteraksi, bernegosiasi dan berkomunikasi dengan kelompok yang beragam untuk menciptakan tatanan masyarakat yang bermoral. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui masyarakat multikulturalisme dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi multikulturalisme di era society 5.0 serta potensi dan tantangan masyarakat multikulturalisme di era society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan dekriptif kualitatif.
Abstract:Manajemen sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor kunci dalam memperoleh kinerja terbaik dari karyawan. Tidak hanya berfokus pada keterampilan dan keahlian, manajemen SDM juga berkewajiban membangun perilaku…
u kondusif yang mendorong karyawan untuk mencapai kinerja optimal. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja sebagai intervening variabel dengan sampel karyawan PT.Candra Mega Sejahtera. Sebannyak 18 kuesioner dibagikan kepada responden terpilih dan digunakan sebagai analisis statistik. Pengukuran kualitas kehidupan kerja terdiri dari pertumbuhan dan pengembangan serta upah dan keuntungan. Kepuasan kerja terdiri dari lima factor yaitu pekerjaan itu sendiri,upah, promosi,hubungan dengan atasan dan rekan kerja (Kednall dan Hulin 1969).Sedangkan kinerja karyawan terdiri dari enam factor, kualitas, kuantitas, keahlian, pengetahuan, ketepatan waktu dan komunikasi. Penelitian ini membuktikan bahwa sangatlah penting untuk kita dapat menganalisis kebijakan dan fasilitas yang disediakan perusahaan terlebih dahulu. Dua hal tersebut menjadi pebting karena mampu mendukung kesehatan dan kehadiran karyawan secara umum.
Abstract:Keberanian siswa untuk berpendapat di dalam kelas merupakan faktor penting yang mempengaruhi mutu pembelajaran. Penelitian ini menganalisis keberanian berpendapat pada siswa kelas VIII Salafiyah Wustho Pondok Pesantren Islamic…
slamic Center Bin Baz Yogyakarta. Observasi menunjukkan bahwa banyak siswa masih pasif dalam mengemukakan pendapat selama proses pembelajaran. Keberanian berpendapat melibatkan kekuatan emosional untuk menghadapi tantangan, berpikir kritis dan kreatif, serta mengatasi ketakutan dalam menyampaikan ide. Indikator keberanian ini meliputi kemampuan untuk mengungkapkan pendapat secara spontan, logis, dan percaya diri. Faktor-faktor yang mengembangkan keberanian siswa mencakup keberanian, kegigihan, integritas, dan vitalitas. Siswa yang berani tidak takut menghadapi tantangan dan berani berbicara untuk membela kebenaran. Kegigihan mendorong mereka untuk menyelesaikan apa yang telah mereka mulai meskipun menghadapi rintangan. Integritas memastikan bahwa siswa bersikap jujur dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran, sementara vitalitas menggambarkan semangat dan antusiasme siswa dalam menghadapi kegiatan pembelajaran. Dukungan dari keluarga dan guru, serta lingkungan yang kondusif, sangat penting untuk mendorong siswa agar aktif berpartisipasi dalam diskusi kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberanian berpendapat dapat ditingkatkan melalui strategi pembelajaran kolaboratif, umpan balik positif, dan suasana kelas yang inklusif. Pengembangan keberanian ini membantu siswa menjadi individu yang percaya diri, mampu berpikir kritis, dan berkontribusi secara aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, meningkatkan keberanian berpendapat bukan hanya memperkaya pembelajaran tetapi juga mengembangkan keterampilan penting untuk kehidupan siswa di masa depan.
Abstract:Bisnis kecil dan menengah (UMKM) menghadapi berbagai risiko dalam operasional sehari-hari mereka. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko menjadi penting untuk meminimalkan kerugian dan meningkatkan kesempatan pertumbuhan.…
buhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan studi kasus terhadap UMKM Warmindo. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pemilik usaha dan anggota tim manajemen, observasi langsung di tempat usaha, serta analisis dokumen terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko pada UMKM Warmindo memberikan dampak yang positif pada kinerja dan keberlanjutan bisnis. Dengan mengendalikan risiko-risiko, UMKM Warmindo dapat meminimalkan kerugian dan meningkatkan kepercayaan pelanggan. selain itu, UMKM Warmindo juga dapat meningkatkan kualitas produk dan pelayanan, sehingga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperluas pangsa pasar. namun, terdapat beberapa tantangan yang mungkin dihadapi dalam penerapan manajemen risiko pada UMKM Warmindo, seperti keterbatasan sumber daya dan keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan manajemen risiko.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena pelecehan seksual dalam konteks pendidikan, khususnya pada sekolah Islam. Metode yang peneliti gunakan adalah library research, yang mana peneliti mengumpulkan dan menganalisis…
enganalisis literatur yang relevan untuk mengidentifikasi faktor penyebab pelecehan seksual pada sekolah Islam, dampaknya terhadap korban, serta strategi untuk mencegah dan menanggulangi terjadinya pelecehan seksual di lingkungan sekolah Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada penurunan yang signifikan terhadap kasus pelecehan seksual. Pelecehan seksual dapat menyebabkan trauma berat, depresi, bahkan tekad untuk bunuh diri dari korban. Sekolah-sekolah bahkan sekolah Islam sekalipun wajib menerapkan strategi atau program yang dapat mencegah timbulnya kasus pelecehaan seksual seperti melalui program seks edukasi yang mana sekolah memberikan pengetahuan kepada peserta didik untuk dapat mengetahui sejak dini tanda pelecehan seksual dan pelatihan asertif. Melalui program tersebut juga peserta didik diajarkan keterampilan membela diri ketika akan dilecehkan, sehingga program ini dapat membantu mencegah dan menanggulangi terjadinya kasus pelecehan seksual di sekolah Islam.
Abstract:Penelitian ini membahas tentang peran tes sumatif dalam memantau keberhasilan belajar siswa. Tes sumatif adalah evaluasi yang diberikan kepada siswa setelah mereka menyelesaikan satu unit pembelajaran atau pada akhir periode…
iode waktu tertentu, seperti akhir semester atau tahun ajaran. Tes sumatif digunakan untuk menilai pemahaman siswa tentang materi pelajaran dan pencapaian tujuan pembelajaran. Dalam penelitian ini, dibahas baik manfaat atau kelemahan penggunaan tes sumatif. Meskipun tes sumatif memberikan gambaran yang luas tentang apa yang dipelajari siswa dan seberapa baik memahami materi, ada juga beberapa kelemahan dengan menggunakannya. Tekanan untuk mendapatkan nilai tinggi adalah salah satu masalah yang muncul. Masalah lain adalah ketidakmampuan te sumatif untu menilai kreativitas, kemampuan berpikir analitis, dan keterampilan kritis siswa. Untuk mendapatkan informasi dan data yang diperlukan, penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan. diharapkan penelitian ini akan meningkatkan pemahaman tentang penggunaan tes sumatif dalam sistem pendidikan dan menunjukkan cara terbaik untuk memanfaatkannya.
Abstract:Penelitian ini membahas peran neurosains dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi dalam lingkungan belajar. Komunikasi yang efektif antara pendidik dan peserta didik memegang peran penting dalam mencapai…
tujuan pendidikan. Pembelajaran kolaboratif merupakan pendekatan yang menciptakan lingkungan belajar yang mendukung interaksi antar siswa. Komunikasi dan kolaborasi merupakan aspek penting dalam pendidikan abad ke-21. Namun, keterampilan komunikasi dan kolaborasi sering kali sulit dikembangkan di kelas. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman konsep neurosains dalam pembelajaran untuk mengoptimalkan proses pembelajaran. Neuroscience adalah cabang ilmu yang mempelajari otak dan sistem saraf. Dengan memahami bagaimana otak merespons informasi dan berinteraksi dengan orang lain, kita dapat merancang lingkungan belajar yang lebih baik untuk mengembangkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi. Memasukan konsep ilmu saraf ke dalam pembelajaran juga telah menghasilkan teori pembelajaran yang didasarkan pada pemahaman tentang cara kerja otak. Meneliti hubungan antara ilmu saraf dan keterampilan komunikasi dan kolaborasi di sekolah memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan siswa untuk masa depan. Penelitian ini memberikan gambaran tentang bagaimana ilmu saraf dapat berkontribusi pada pengembangan keterampilan komunikasi dan kolaborasi dalam lingkungan pembelajaran.