Search Articles & Publications

Showing 521 articles found for "Keterampilan"

Hubungan Implementasi AI dan Penguatan HRD Terhadap Produktivitas Proses Indusri Manufaktur

Dwi Andhika, Yoga, Nashuhha, Arya, Hasibuan, Abdurrozaq, Zahwan Imran, Ashlam
Abstract: Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membawa perubahan besar dalam industri manufaktur, terutama dalam efisiensi, kualitas, dan kecepatan produksi. Namun, keberhasilan implementasi AI tidak… ak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia (SDM). Karena itu, penguatan pengembangan SDM (HRD) menjadi kunci optimalisasi pemanfaatan AI. Penelitian ini menganalisis hubungan antara implementasi AI dan penguatan HRD terhadap produktivitas industri manufaktur menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI meningkatkan produktivitas melalui otomatisasi, pengurangan kesalahan, pemeliharaan prediktif, dan pengambilan keputusan berbasis data. Namun, hasil maksimal hanya dicapai bila didukung oleh HRD yang kuat melalui peningkatan kompetensi digital, pelatihan teknologi, pengembangan keterampilan analitis, serta adaptasi budaya kerja inovatif. Sinergi AI dan HRD menciptakan tenaga kerja adaptif, kreatif, dan kolaboratif, sekaligus mengurangi resistensi terhadap perubahan. Dengan demikian, implementasi AI dan penguatan HRD saling melengkapi serta berpengaruh positif terhadap peningkatan produktivitas dan keberlanjutan transformasi digital di industri manufaktur.

PENTINGNYA PENDIDIKAN BAGI KEHIDUPAN DAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM DUNIA PENDIDIKAN

Yenli Ronauli Manalu
Abstract: Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk pola pikir, sikap, serta arah masa depan seseorang. Di tengah perubahan global yang semakin cepat, pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi… etapi juga berfungsi untuk menumbuhkan karakter peserta didik. Penelitian ini membahas peran pendidikan sebagai dasar kehidupan manusia serta menekankan pentingnya pendidikan karakter dalam sistem pendidikan masa kini. Berdasarkan kajian berbagai literatur, penulis menemukan bahwa bentuk pendidikan yang ideal adalah pendidikan yang mampu menyelaraskan aspek pengetahuan, nilai moral, dan keterampilan hidup. Pendidikan karakter diperlukan agar peserta didik tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, rasa tanggung jawab, empati, serta kepedulian sosial. Dengan demikian, pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan global dan menunjukkan kualitas pribadi yang positif dalam kehidupan sehari-hari.

Media Pembelajaran Diorama Interaktif untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Kelas V SD Pada Rantai Makanan

Ramadhan, Mochamad Ilham, Julianto, Julianto, Murjayati, Sri
Abstract: Rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik serta terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang mampu memvisualisasikan konsep rantai makanan secara konkret dan interaktif menjadi permasalahan dalam pembelajaran… n IPAS di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis DIORAMA terintegrasi QR Code serta menguji tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas V SD. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas peserta didik kelas V-A dan V-B SDN Jati Sidoarjo yang berjumlah 38 dan 36 peserta didik dengan desain One Group Pretest-Posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media DIORAMA memiliki tingkat validitas sangat tinggi berdasarkan penilaian ahli materi (95,38%) dan ahli media (95%). Tingkat kepraktisan juga tergolong sangat tinggi berdasarkan respons guru (81,82%) dan peserta didik (96,98%). Selain itu, media ini efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis dengan nilai N-Gain sebesar 0,70 pada kelas V-A dan 0,76 pada kelas V-B yang termasuk kategori tinggi. Keterbaruan penelitian terletak pada integrasi diorama dengan teknologi QR Code yang memungkinkan peserta didik mengakses materi dan kuis secara interaktif. Dengan demikian, media DIORAMA dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar.

Pengembangan "Spin Kawan" Sebagai Media Interaktif untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Kelas V SD

Aqmar, Jihan Zatil, Julianto, Julianto, Sanita, Eny Dwi
Abstract: Rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar serta kesulitan memahami materi penggolongan hewan berdasarkan jenis makanan menunjukkan perlunya media pembelajaran yang lebih interaktif dan mampu melibatkan… batkan peserta didik secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif SPIN KAWAN (Spinner Klasifikasi Makanan Hewan) serta menguji tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas V SD. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V-A dan V-B SDN Sidokerto yang masing-masing berjumlah 27 dan 22 peserta didik dengan desain One Group Pretest-Posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media SPIN KAWAN sangat valid berdasarkan penilaian ahli materi (93,85%) dan ahli media (95%), serta sangat praktis berdasarkan respons guru (98,18%) dan peserta didik (90,98%). Keterampilan berpikir kritis peserta didik meningkat dengan nilai N-Gain sebesar 0,74 pada kelas V-A dan 0,73 pada kelas V-B dalam kategori tinggi. Keterbaruan media ini terletak pada integrasi spinner interaktif dengan Buku Cerdas Hewan yang memuat materi, panduan penggunaan, dan evaluasi. Dengan demikian, media SPIN KAWAN dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar.

Efektivitas Peran Fasilitator dalam Pembelajaran Berbasis Kebutuhan Warga Belajar di SPNF SKB Medan

Surta Tiodora Silaban, Lucia Natalia Sitanggang, Wulan Faiha Muthi, Putri Novita Sari Hutagalung, Dwi Fide Christanti Purba, Grace Nainggolan, Muhammad Aldi, Nurlila Pulungan, Devista Dahyuzia
Abstract: SPNF SKB Kota Medan sebagai lembaga pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat melalui program kesetaraan dan keterampilan. Namun, penelitian ini menemukan permasalahan mendasar terkait tutor… utor yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan, sehingga berdampak pada efektivitas pembelajaran dan kualitas lulusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutor belum optimal dalam melaksanakan peran fasilitator, ditandai dengan metode pembelajaran yang monoton, kurangnya pemahaman terhadap kebutuhan warga belajar, serta keterbatasan sarana prasarana. Faktor utama penyebabnya adalah keterbatasan SDM berkualifikasi, minimnya pelatihan berkelanjutan, dan lemahnya sistem manajemen lembaga. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya strategi rekrutmen berbasis kompetensi, pelatihan berkelanjutan, penguatan manajemen, serta peningkatan literasi digital agar kualitas pembelajaran di SKB Kota Medan dapat lebih efektif dan relevan.

PENERAPAN MEDIA VISUAL CANVA PADA KETERAMPILAN MEMBACA AMANAT DALAM TEKS NARASI PADA KELAS 5 DI UPT SD NEGERI 114 GRESIKRemove PENERAPAN MEDIA VISUAL CANVA PADA KETERAMPILAN MEMBACA AMANAT DALAM TEKS NARASI PADA KELAS 5 DI UPT SD NEGERI 114 GRESIK

Lestari, Anggun Tri
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan kemampuan siswa dalam memahami amanat pada teks narasi, khususnya di kelas V UPT SD Negeri 114 Gresik. Pembelajaran yang masih bersifat konvensional membuat siswa… kurang tertarik dan kesulitan dalam menginterpretasikan pesan moral dalam teks. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media visual Canva dalam meningkatkan keterampilan membaca amanat, mengetahui respon siswa, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi siswa kelas V dan guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media visual Canva mampu meningkatkan minat belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran membaca amanat teks narasi. Visualisasi berupa gambar, ilustrasi, dan desain interaktif membantu siswa memahami pesan moral secara lebih konkret. Selain itu, siswa memberikan respon positif terhadap penggunaan Canva karena pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan akses internet dan perangkat pendukung. Dengan demikian, penggunaan media visual Canva dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan keterampilan membaca amanat pada siswa sekolah dasar, serta mendukung pembelajaran yang kreatif dan berpusat pada siswa sesuai dengan tuntutan era digital.

Peran Pengurus Panti dalam Pengembangan Keterampilan Anak dengan Trauma Masa Lalu untuk Mendukung Pendidikan Sepanjang Hayat (Studi Kasus di Panti Asuhan Melvin Sejahtera Indonesia)

Sani Susanti, Afiza Aulia, Anna Yudhita Simanullang, Nadhira Hafidza, Rasenda, Putri Inaya Darmayana, Joyce Inori Siregar, Nurul Afifah, Michael Yudha Pratama, Mario Timothy Napitupulu
Abstract: Pendidikan sepanjang hayat menekankan bahwa proses belajar berlangsung sepanjang kehidupan manusia. Anak-anak di panti asuhan umumnya memiliki latar belakang kehidupan yang sulit yang dapat memengaruhi perkembangan psikologis… logis dan pendidikan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengurus panti dalam membimbing anak yang mengalami trauma masa lalu, mengidentifikasi bentuk pendidikan keterampilan yang diberikan, serta menjelaskan kontribusinya terhadap pendidikan sepanjang hayat. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan pengurus dan anak-anak panti asuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengurus panti berperan penting dalam memberikan bimbingan, motivasi, dan dukungan emosional. Pendidikan keterampilan yang diberikan mampu meningkatkan kemandirian dan kepercayaan diri anak, serta menjadi sarana pembelajaran berkelanjutan yang mendukung penerapan pendidikan sepanjang hayat. Simpulan penelitian ini adalah bahwa peran pengurus dan pendidikan keterampilan memiliki kontribusi nyata dalam membentuk kesiapan anak menghadapi kehidupan secara mandiri dan berkelanjutan.

MENGENAL SEGITIGA DAN LINGKARAN MELALUI PEMBELAJARAN GEOMETRI YANG BERMAKNA

Ade Irma Yani Putri, Safrida Napitupulu, Nurjannah, Ramadhani, Sutarini
Abstract: Pembelajaran geometri di sekolah dasar memiliki peran strategis dalam mengembangkan penalaran spasial, pemahaman konseptual, dan keterampilan pemecahan masalah matematika siswa. Segitiga dan lingkaran adalah konsep geometri… tri fundamental yang perlu diperkenalkan secara bermakna karena keduanya berkaitan erat dengan objek dan situasi yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Namun, pengajaran geometri seringkali disampaikan secara prosedural, menyebabkan siswa fokus pada menghafal rumus tanpa memahami konsep yang mendasarinya. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran geometri yang bermakna melalui pengenalan konsep segitiga dan lingkaran di pendidikan dasar. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan menganalisis konten konseptual, strategi pembelajaran kontekstual, dan aktivitas pembelajaran yang melibatkan pengamatan langsung terhadap objek di sekitarnya. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran bermakna mendukung siswa dalam mengidentifikasi sifat-sifat geometris, memahami hubungan matematika, dan menerapkan konsep dalam konteks otentik. Pembelajaran kontekstual juga mendorong partisipasi aktif dan memperkuat penguasaan konsep. Oleh karena itu, pengajaran geometri yang bermakna direkomendasikan sebagai pendekatan pedagogis yang efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang geometri dasar dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.

ANALISIS STRATEGI SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI NON-RUTIN DI SEKOLAH DASAR

Sella Safitri, Safrida Napitupulu, Dinda Yarshal, Dara Fitrah Dwi, Nurmairina
Abstract: Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan dan taktik murid di tingkat sekolah dasar dalam menyelesaikan tantangan geometri yang tidak rutin. Tantangan yang tidak rutin memerlukan siswa untuk berpikir secara kritis,… tis, kreatif, dan adaptif, karena solusi tidak bisa ditemukan melalui metode atau algoritma yang biasa merekaingat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subyek yang diteliti adalah murid sekolah dasar kelas atas yang diambil secara sengaja. Pengumpulan data dilakukan melalui tes penyelesaian masalah geometri nonrutin dan wawancara mendalam untuk mengungkap proses berpikir para siswa. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian hasil, dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan siswa dalam menyelesaikan masalah geometri nonrutin bervariasi dalam tiga kategori, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Siswa dengan kemampuan tinggi cenderung menggunakan strategi visualisasi seperti menggambar kembali bentuk, menciptakan model sederhana, serta memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Siswa dengan kemampuan sedang mengaplikasikan kombinasi strategi percobaan dan penerapan konsep dasar, namun masih mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep secara menyeluruh. Di sisi lain, siswa dengan kemampuan rendah sering terjebak dalam prosedur yang rutin dan menemui kesulitan dalam memahami maksud dari soal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan siswa dalam menyelesaikan tantangan geometri nonrutin sangat dipengaruhi oleh pemahaman mereka terhadap konsep, kemampuan dalam representasi, serta kelenturan taktik yang mereka gunakan. Oleh karena itu, pengajaran geometri di tingkat sekolah dasar perlu dirancang dengan menerapkan variasi soal nonrutin secara terus menerus untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi para siswa.

ANALISIS KESULITAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MEMBACA WAKTU PADA JAM ANALOG DAN DIGITAL

Dira Salsabila Bilbina, Safrida Napitupulu, Isnan Nisa Nasution, Sutarini, Abdul Mujib
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai hambatan yang dialami siswa sekolah dasar dalam memahami dan membaca jam, baik yang berbentuk analog maupun digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif,… litatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara tidak terstruktur. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa tingkat sekolah dasar. Dalam pembelajaran Matematika, materi tentang waktu meliputi satuan-satuan seperti detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, hingga tahun. Satuan waktu berfungsi untuk mengukur lamanya suatu peristiwa berlangsung. Materi ini mulai diperkenalkan sejak jenjang sekolah dasar, yang mencakup pemahaman jenis-jenis satuan waktu, cara mengonversinya, melakukan perhitungan waktu, serta keterampilan membaca jam analog dan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca kedua jenis jam tersebut. Beberapa faktor penyebabnya antara lain keterbatasan media pembelajaran di sekolah, kurangnya ketertarikan siswa terhadap pelajaran Matematika, serta rendahnya dukungan dan bimbingan dari orang tua di rumah. Melalui penelitian ini diharapkan proses pembelajaran di kelas dapat diperbaiki dan ditingkatkan, khususnya dalam melatih kemampuan siswa membaca jam analog dan digital.