Search Articles & Publications

Showing 521 articles found for "Keterampilan"

Penerapan Discovery Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Sekolah Dasar

Mujahadah, Umi, Aji, Waskito, Muhammad
Abstract: Keterampilan sosial merupakan kompetensi penting bagi siswa sekolah dasar untuk dapat berinteraksi secara efektif, bekerja sama, dan mengembangkan hubungan interpersonal yang positif. Model pembelajaran Discovery Learning… g menjadi salah satu pendekatan inovatif yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran sehingga mereka terdorong untuk menemukan pengetahuan melalui pengalaman langsung. Tulisan ini bertujuan mengkaji konsep Discovery Learning, urgensinya dalam pembelajaran di sekolah dasar, strategi implementasi, serta dampak jangka panjangnya terhadap keterampilan sosial siswa. Dengan pendekatan studi literatur, artikel ini mengintegrasikan teori-teori konstruktivistik dan hasil penelitian yang relevan. Kajian menunjukkan bahwa Discovery Learning mampu meningkatkan keterampilan komunikasi, kolaborasi, empati, pengelolaan konflik, dan pemecahan masalah sosial. Model ini tidak hanya berpengaruh terhadap peningkatan proses pembelajaran di kelas, tetapi juga mendukung pembentukan karakter sosial dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penerapan Discovery Learning direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang relevan dalam mendukung paradigma Merdeka Belajar pada Pendidikan dasar.

Analisis Komparatif Model dan Tahapan Pengembangan Kurikulum yang Relevan bagi Sekolah Dasar

Neyzha Veradine, Anissa Miftahqul Fauziyach, Nawang Sovyana, Dea Nurhani, Teguh Prasetya, Muhammad Ferhesa Himawar, Juniar Gita Permata
Abstract: Pendidikan sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi pengetahuan sikap dan keterampilan peserta didik sehingga pengembangan kurikulum perlu dilakukan secara relevan dan adaptif terhadap karakteristik… peserta didik serta dinamika kebijakan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan berbagai model serta tahapan pengembangan kurikulum yang relevan bagi sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui studi kepustakaan yang bersumber dari buku jurnal ilmiah nasional dan dokumen kebijakan pendidikan. Data dianalisis dengan mengidentifikasi mengelompokkan serta membandingkan karakteristik dan tahapan pengembangan kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat satu model pengembangan kurikulum yang dapat diterapkan secara seragam di seluruh sekolah dasar. Model grass roots relevan dalam pengembangan kurikulum berbasis sekolah karena menekankan partisipasi guru dan penyesuaian terhadap kebutuhan lokal sedangkan Kurikulum Merdeka memberikan kerangka pengembangan kurikulum yang fleksibel dengan penekanan pada kompetensi esensial dan pembelajaran berdiferensiasi. Selain itu pemilihan model pengembangan kurikulum perlu disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran sehingga pendekatan integratif menjadi strategi yang paling relevan dalam mengembangkan kurikulum sekolah dasar yang adaptif kontekstual dan berkelanjutan.

INTEGRASI PILAR PENDIDIKAN DAN KURIKULUM MERDEKA: UPAYA MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN BERMAKNA

Juli Lestari Marbun
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengkaji integrasi pilar pendidikan UNESCO dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka sebagai strategi menciptakan pembelajaran yang bermakna di sekolah. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif… tif kualitatif dengan melibatkan guru, kepala sekolah, dan peserta didik pada satuan pendidikan yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Data dikumpulkan melalui pengamatan, wawancara, serta telaah terhadap dokumen modul ajar dan pelaksanaan proyek Profil Pelajar Pancasila. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pilar pendidikan mulai terintegrasi ke dalam perencanaan pembelajaran melalui perumusan tujuan yang bukan hanya menekankan aspek pengetahuan, tetapi juga sikap, keterampilan, serta pembentukan karakter. Penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan kegiatan proyek P5 menjadi bentuk nyata pengintegrasian tersebut, karena memberi kesempatan bagi peserta didik untuk belajar sesuai kebutuhan, bekerja sama, serta menghasilkan karya. Dampaknya terlihat pada meningkatnya kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kemandirian, kepercayaan diri, dan penguatan karakter siswa. Namun, optimalisasi pelaksanaan masih bergantung pada kompetensi pendidik serta dukungan sarana belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pilar pendidikan dengan Kurikulum Merdeka mampu memberikan kontribusi besar dalam menciptakan pembelajaran yang holistik dan bermakna.

PERAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENCEGAH BULLYING DI KALANGAN REMAJA

Novi Aguita Napitupulu
Abstract: Bullying merupakan salah satu masalah serius yang sering terjadi di lingkungan pendidikan, terutama pada kalangan remaja. Perilaku bullying dapat berupa kekerasan fisik, verbal, sosial, maupun digital (cyberbullying) yang… g berdampak pada perkembangan psikologis dan sosial korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran penting pendidikan karakter dalam mencegah tindakan bullying di sekolah serta memberikan gambaran mengenai strategi yang efektif dalam implementasinya. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, jurnal ini membahas nilai-nilai karakter seperti empati, toleransi, integritas, dan tanggung jawab sebagai fondasi penting untuk membangun lingkungan sekolah yang harmonis dan bebas dari kekerasan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan karakter memiliki kontribusi signifikan dalam mengurangi perilaku agresif siswa melalui penguatan nilai moral, pembentukan budaya positif, dan peningkatan keterampilan sosial. Oleh karena itu, pengintegrasian pendidikan karakter secara konsisten dalam kurikulum menjadi salah satu strategi yang paling efektif dalam pencegahan bullying.

ANALISIS EFEKTIVITAS METODE BERMAIN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL ANAK USIA DINI

Rosdiani Simatupang
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode bermain sebagai intervensi pedagogis dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional (KSE) anak usia dini. KSE merupakan fondasi penting bagi kesuksesan anak di… i sekolah maupun kehidupan bermasyarakat. Melalui tinjauan literatur sistematis dan sintesis temuan empiris, diidentifikasi bahwa bermain, khususnya bermain peran dan bermain kooperatif, secara signifikan berkorelasi positif dengan peningkatan keterampilan seperti empati, regulasi emosi, dan interaksi sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode bermain bukan hanya merupakan kegiatan rekreatif, tetapi juga alat pembelajaran yang efektif dan alami bagi perkembangan holistik anak.

Upaya Peningkatan Kemampuan Belajar pada Mata Pelajaran Pengelasan SMAW dengan Model Case Based Method pada Siswa Kelas XI SMKN 2 Bengkulu Utara

Akbar, Faqihuddin Muhammad, Jasman, Irzal, Adri, Junil
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa pada mata pelajaran Shielded Metal Arc Welding (SMAW) melalui penerapan Case-Based Method (CBM) di kelas XI Teknik Pengelasan SMKN 2 Bengkulu Utara. Metode… ode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas, dan angket respons siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 73,10 (pra-siklus) menjadi 86,97 (siklus I) dan 92,04 (siklus II) dengan ketuntasan belajar meningkat dari 52% menjadi 96%. Respons positif siswa terhadap pembelajaran juga naik dari 48% menjadi 85%. Penerapan CBM terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar, keterampilan berpikir kritis, dan motivasi siswa melalui pembelajaran berbasis kasus nyata yang relevan dengan praktik industri

PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Novelina Hutauruk
Abstract: Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan bagaimana peran orang tua mempengaruhi proses pendidikan anak pada usia dini yang merupakan masa pertumbuhan paling penting. Berdasarkan hasil observasi dan kajian literatur, diperoleh… peroleh gambaran bahwa keterlibatan orang tua sangat menentukan perkembangan anak dalam berbagai aspek, baik kemampuan intelektual, keterampilan sosial, pengelolaan emosi, maupun pembentukan nilai spiritual. Orang tua berperan sebagai pembimbing utama melalui rutinitas harian, pemberian contoh perilaku positif, serta penerapan pola pengasuhan yang tetap dan sesuai kebutuhan anak. Hasil menunjukkan bahwa anak yang mendapat perhatian intensif di rumah mampu menunjukkan minat belajar yang tinggi, lebih percaya diri, serta mudah menyesuaikan diri dalam kegiatan sekolah. Selain itu, kebiasaan religius dan moral yang dibangun dalam keluarga turut membentuk sikap saling menghargai, peduli, dan memiliki empati terhadap orang lain. Kerja sama yang baik antara keluarga dan lembaga PAUD juga memperkuat perkembangan anak. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa peran orang tua harus dilakukan secara terarah dan berkesinambungan agar pendidikan anak usia dini menghasilkan perkembangan optimal pada tahap selanjutnya.

PENGEMBANGAN MEDIA SEMPOA 20 BIJI UNTUK MEMFASILITASI BELAJAR PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN SISWA KELAS II SD N PROYONANGGAN 02 BATANG

Setiyono, Happy Ramadhani Ario, Saputro, Bagus Ardi, Artharina, Filia Prima
Abstract: Penelitian ini adalah untuk mengatasi permasalahan yang dialami para siswa sekolah dasar yang terbatas memiliki media penunjang pembelajaran dan belum menguasai keterampilan berhitung menggunakan sempoa dalam pelajaran matematika.… atematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development serta modifikasi dari tahapan penelitian pengembangan dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation.Hasil penelitian menunjukkan semua siswa menyetujui pengembangan media sempoa meningkatkan semangat dan motivasi belajar. Uji kevalidan ahli media dan ahli materi mendapatkan rentang nilai dengan kategori sangat layak.

Succesive Approximation Model’s Dalam Pengembangan Bahan Ajar Digital dan Media Interaktif Fisik : Kajian Literatur dan Implementasi di Pendidikan

Dzaky Adiyatma Rudhianto, Sri Marmoah
Abstract: Pengembangan bahan ajar digital dan media interaktif fisik semakin dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di era digital. Artikel ini bertujuan mengkaji penerapan Successive Approximation Model (SAM) dalam… m pengembangan bahan ajar dan media pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah hasil penelitian terdahulu terkait implementasi SAM maupun model pengembangan lain seperti ADDIE. Sumber dari kajian dalam artikel ini adalah jurnal-jurnal terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa SAM menawarkan keunggulan melalui proses iteratif dengan siklus umpan balik cepat dan revisi berulang, sehingga produk yang dihasilkan lebih relevan dengan kebutuhan siswa dan konteks budaya. Penelitian terdahulu juga membuktikan bahwa media digital interaktif berbasis SAM maupun pendekatan serupa terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa. Meskipun demikian, tantangan berupa keterbatasan infrastruktur teknologi dan keterampilan guru masih menjadi hambatan dalam penerapannya. Kajian ini menegaskan bahwa kombinasi bahan ajar digital dan media fisik interaktif dengan pendekatan SAM dapat menghadirkan pembelajaran yang lebih holistik, adaptif, dan sesuai tuntutan pendidikan abad 21

ANALISIS KENDALA GURU GEOGRAFI DALAM MELAKSANAKAN EVALUASI PEMBELAJARAN ABAD 21 DI SMA ERIA MEDAN

Nazwa Amelia Putri, Pinta Yosepin Turnip, Ovimena Simbolon
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis kendala yang dihadapi guru Geografi di SMA Swasta Eria Medan dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran abad ke-21 yang mengintegrasikan prinsip Higher Order Thinking Skills (HOTs) dan… Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK). Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, serta telaah dokumen perangkat evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan evaluasi secara terencana dan sesuai kurikulum, mencakup penilaian formatif, sumatif, sikap, dan keterampilan. Namun, penerapan soal HOTs masih terbatas karena rendahnya kemampuan analisis siswa, kurangnya pelatihan guru, serta minimnya sarana teknologi pendukung. Evaluasi berbasis TPACK mulai diterapkan melalui Google Form dan platform digital lain, tetapi belum optimal akibat keterbatasan jaringan dan fasilitas sekolah. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru, penyediaan sarana digital, serta kolaborasi MGMP untuk memperkuat implementasi evaluasi sesuai tuntutan pembelajaran abad ke-21.