Search Articles & Publications

Showing 960 articles found for "Tuhan"

Focus Group Discussion Dalam Peningkatan Pengetahuan Kader Untuk Melakukan Penyuluhan Kepada Masyarakat Tentang Pencegahan Stunting Sejak Dini

Ardiana, Anisah, Afandi, Alfid Tri, Rohmawati, Ninna, Masahida, Ardiyan Dwi
Abstract: Abstract: Stunting refers to a chronic undernutrition that make children look smaller than children in their age. In the program of community service, role of cadre (a health volunteer) is very important to disseminate the… he information about stunting to community. Increase cadre’s knowledge and encourage them to be more confidence when giving the information to community about stunting and local food that can meet childreen nutrition requirement to prevent stunting in community. This program is the second year program of community service to continue the evaluation from last year program. This program is specilally for cadre in Sumberkalong village. Each meeting was conducted through focus discussion group about prevention of stunting. Then, cadres disseminated the information to community including, pregnant women, newly marriage couple and toddler moms by visiting their home or door-to-door. There were 10 cadres who participate in the communitity service in the phase of year 1 until year 2 thouroughly. Three cadres were active and often asked some questions during meeting sessions. Some others were active if they were encouraged to ask or to give an opinion. Cadres explained that cadres' knowledge increase after joining several meeting session and focus group discussion. The cadres disseminated the information to the community with confidence. Program of community service which using a focus group discussion is considered effective to increased cadres’ knowledge. Focus group discussion can be employed in encouraging cadres in the community service program. Keywords: cadre’s knowledge;  focus group discussion; stunting. Abstrak: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada tubuh dan otak yang diakibatkan keadaan kurang gizi dalam waktu yang lama. Sehingga, anak stunted memiliki tubuh yang lebih pendek dari anak normal seusianya. Peran kader kesehatan sangat penting dalam mendesiminasikan informasi kesehatan, termasuk informasi terkait pencegahan stunting anak balita di masyarakat, untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dan kemampuan kader kesehatan tentang stunting dan zat gizi lokal yang dapat membantu pemenuhan kebutuhan gizi untuk mencegah stunting di masyarakat. Kegiatan ini merupakan program pengabdian kepada masyarakan tahun ke-2 yang berfokus pada pemberdayaan kader kesehatan Desa Sumberkalong Kecamata Kalisat Kabupaten Jember. Setiap pertemuan kegiatan dilaksanakn Focus Group Discussion (FGD) bersama para kader kesehatan yang membahas pencegahan stunting. Kemudian, kader kesehatan mendesiminasikan informaasi yang telah diperoleh dari tim pelaksana program pengabdian kepada masyarakat, meliputi ibu-ibu yang memiliki anak usia balita, ibu hamil dan pasangan usia subur dengan melakukan kunjungan ke secara door-to-door ke rumah. Terdapat 10 kader kesehatan berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat tahun ke-1 dan tahun ke-2. Sebanyak 3 kader yang aktif bertanya selama proses pertemuan dengan tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat. Sebagain kader bertanya atau memberikan pendapatnya jika diminta. Seluruh kader menyampaikan bahwa pengetahuan kader meningkat selama mengikuti rangkaian pertemuan dan FGD. Kata kunci: Focus Group Discussion (FGD); pengetahuan kader; stunting.

Pendampingan Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Masyarakat dengan Konsep 3R Di desa Sukaluyu

Natalia, Lia, Wihardja, Hany, Ningsih, Paramitha Wirdani
Abstract: Abstract: Reuse, Reduce and Recycle (3R) is the behavior of waste management into a valuable material that can increase the economic benefits of the community and reduce environmental damage affecting global warming. This… s behavior is often used as a solution to improve the environment that has waste management problems. The purpose of this paper is to identify strategies for optimizing Community Based Independent Waste Management with the 3 R Concept (Reuse, Reduce, Recycle) in Sukaluyu Village, Karawang. This strategy is planned to be able to explore community participation that is bottom-up, starting from the identification of problems and needs of the community, socialization of the concept of 3 R in the household so that people can feel the benefits economically and preserve the environment.The implementation method consists of surveys, hearings, focus group discussions, training, and waste sorting self-practices. This activity is expected to not only improve the environmental quality of the Sukaluyu Village community, but also can change the perceptions and behavior of the community and local stakeholders regarding waste reduction and management. The most important conclusion of this community services is the emphasis on awareness and high involvement motivation of the community in waste management to create culture in the community.             Keywords: community participation; reuse reduce recycle; waste management     Abstrak: Reuse, Reduce dan Recycle (3R) adalah perilaku pengelolaan sampah menjadi bahan bernilai yang dapat meningkatkan manfaat ekonomis masyarakat dan mengurangi kerusakan lingkungan yang berdampak terhadap pemanasan global. Konsep 3 R ini sering dijadikan solusi untuk memperbaiki lingkungan yang memiliki masalah dalam pengelolaan sampah. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengidentifikasi strategi optimalisasi Pengelolaan Sampah Mandiri Berbasis Masyarakat dengan konsep 3 R (Reuse, Reduce, Recycle) di Desa Sukaluyu, Karawang. Strategi ini direncanakan untuk menggali partisipasi masyarakat yang bersifat bottom-up, dimulai dari identifikasi masalah dan kebutuhan masyarakat, sosialisasi konsep 3R di rumah tangga sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat secara ekonomis dan menjaga kelestarian lingkungan. Metode pelaksanaan terdiri dari survei, audiensi, focus group discussion, pelatihan, dan praktik mandiri pengolahan-pemilahan sampah. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan masyarakat Desa Sukaluyu, namun juga dapat mengubah persepsi dan perilaku masyarakat dan stakeholder setempat terkait pengurangan dan pengelolaan sampah. Kesimpulan penting dari pengabdian ini adalah adanya kesadaran dan motivasi keterlibatan masyarakat yang baik dalam pengelolaan sampah hingga dapat menciptakan budaya di masyarakat.   Kata kunci: partisipasi masyarakat; pengelolaan sampah; reuse reduce recycle

Sosialisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi Internet Berbasis Media Sosial Sebagai Usaha dan Transaksi

Yenni, Yusli, Utnasari, Intan, Rahmawati, Mega
Abstract: Abstract: Information technology era requires speed and processing to obtain information. Users are required to quickly obtain and process information as needed. The use of the internet covers many fields of education but… t the use of the internet also covers the scope of business and transactions. Development of internet technology is widely used in business and sales transactions. Because the internet can create new entrepreneurs. Internet-based social media is an application service that is widely used as a means for the purpose of publishing a service or product. In the implementation of the service, the pre-test method was used which was given to the mothers of the village of RT 03 RW 01 by giving a questionnaire to measure their understanding of social media. Furthermore, given the delivery of material on understanding social media and the internet. The next method is carried out in practice to implement it. This will provide benefits in understanding social media and the internet for business ventures, both businesses that are established individually or in groups. Because social media can be used as a promotional media, see market developments, provide experiences for consumers and serve as social media for competitors. The results obtained from this service, the community / village mothers have business facilities, namely using the social media Facebook. With this media, the native mothers of the village can promote or sell their products there..   Keywords: internet; social media; transactions     Abstrak: Era teknologi informasi memerlukan kecepatan dan pemrosesan untuk mendapatkan informasi. Pengguna dituntut untuk lebih cepat memperoleh dan mengolah informasi sesuai kebutuhan. Penggunaan internet mencangkup banyak bidang pendidikan tetapi penggunaan internet juga mencangkup lingkup bidang usaha dan transaksi.Perkembagan teknologi internet banyak digunakan dalam bidang usaha dan transaksi penjualan. Kerena internet bisa menciptakan para enterpreneur yang baru. Internet berbasis media sosial merupakan suatu layanan aplikasi yang banyak dimanfaatkan sebagai sarana untuk tujuan mempublikasikan suatu jasa atau produk. Dalam pelaksanaan pengabdian digunakan metode pra test yang diberikan kepada ibu-ibu tiban kampung RT 03 RW 01 dengan memberikan koesioner untuk mengukur pemahaman tentang media social. Selanjutnya diberikan penyampaian materi tentang pemahaman media social dan internet. Metode selanjutnya di lakukan pelaksaan prakterk untuk mengimplemantasikannya.  Hal ini akan memberikan pemanfaatand dalam pemahaman media social dan internet  untuk usaha bisnis, baik usaha yang didirikan secara individual maupun kelompok. Karena media sosial dapat dijadikan suatu media promosi, melihat perkembangan pasar, memberikan pengalaman bagi konsumen dan sebagai media sosial kompetitor. Hasil yang didapat dari pengabdian ini, masyarakat/ibu-ibu tiban kampung mempunyai sarana usaha yaitu menggunakan media sosial facebook. Dengan media tersebut ibu-ibu tiban kampung dapat mempromosikan atau menjual produknya di sana.   Kata kunci : media sosia; internet; transaksi

MEMBANGUN DATABASE MENGGUNAKAN MICROSOFT ACCESS 2007

Anggraeni, Dewi, Aswati, Safrian, Maulina Azmi, Sri Rezeki, Akmal, Akmal, Dewi, Muthia, Anwar, Khairil
Abstract: Abstract:  Community Service is done in the year 2017 period 2 at SMP Swasta Taman Siswa Kisaran, with the theme "Building Database Using Microsoft Access 2007". Given the very rapid technological developments, the knowledge… ledge of the database and how to build it is appropriate for teachers to know and able to make it, especially in SMP Swasta Taman Siswa Kisaran. This activity aims, in addition to the interest of lecturers with the affairs of Tri Dharma Perguruan Tinggi, but also equip teachers and students about the knowledge and techniques of building the database. Software used is Microsoft Access 2007. Benefits that can be taken after this activity is done, apart from the needs of lecturers to get functional positions, for teachers and students of course can build database related to their work, for example database for teacher data and student data in the school. This activity is only limited to the knowledge of the database and how / step / manufacturing techniques only. For the design of the application as a bridge of input, process, and output data, it is necessary to do further service in the future.   Keywords : Database, Microsoft Access 2007, SMP Swasta Taman Siswa     Abstrak:  Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan di tahun 2017 periode ke 2 di SMP Swasta Taman Siswa Kisaran, dengan tema “Membangun Database Menggunakan Microsoft Access 2007”. Mengingat perkembangan teknologi begitu sangat cepat, maka pengetahuan tentang database dan bagaimana cara membangunnya sudah sewajarnya guru-guru mengetahuinya dan mampu membuatnya, khususnya di SMP Swasta Taman Siswa Kisaran. Kegiatan ini bertujuan, selain kepentingan dosen dengan urusan Tri Dharma Perguruan Tinggi, namun juga membekali guru-guru dan siswa tentang pengetahuan dan teknik membangun database. Software yang digunakan adalah Microsoft Access 2007.  Manfaat yang dapat diambil setelah kegiatan ini dilakukan adalah, selain dari kebutuhan dosen untuk mendapat jabatan fungsional, untuk guru dan siswa tentunya dapat membangun database yang berhubungan dengan pekerjaan mereka, contohnya database untuk data guru dan  data siswa di sekolah tersebut. Kegiatan ini hanya sebatas pengetahuan tentang database dan bagaimana cara/langkah/teknik pembuatannya saja. Untuk rancangan aplikasi sebagai jembatan input, proses, dan output data, maka perlu dilakukan pengabdian selanjutnya dikemudian hari.   Kata kunci : Database, Microsoft Access 2007, SMP Swasta Taman Siswa

PENDAMPINGAN PROGRAM PHBS BAGI ANGGOTA PALANG MERAH REMAJA (PMR) MADYA DI WILAYAH BINAAN PMI KOTA MAGELANG

Wahyuningtyas, Eka Sakti, Handayani, Estrin
Abstract: Abstract: The emergence of some diseases that often attack school-age children, it turns out generally related to Clean and Healthy Life Behavior (PHBS). Other schools function as a place of learning and can also be a threat… reat of disease transmission if not managed properly. More than that, school age for children is also a vulnerable period of various diseases. Therefore, the planting of PHBS values in schools is an absolute necessity and can be done through an approach with the PMR (Youth Red Cross) which is assisted by the local PMI (Indonesian Red Cross. In the hope that PMR members can carry out the Promotion Efforts to realize Clean and Healthy Life Behavior in the school environment to realize a Healthy School. The specific target of this activity will involve 30 members of the Intermediate PMR in the PMI Area of Magelang City. This activity includes the provision of material related to the technique of washing hands properly and properly and maintaining personal hygiene, the dangers of cigarettes and drugs, HIV AIDS, and the use of healthy latrines. Implementation with simulations for the application of Clean and Healthy Behavior through campaigns and demonstrations.             Keywords: PHBS, PMR, school     Abstrak: Munculnya sebagian penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah, ternyata umumnya berkaitan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sekolah selain berfungsi sebagai tempat pembelajaran juga dapat menjadi ancaman penularan penyakit jika tidak dikelola dengan baik. Lebih dari itu, usia sekolah bagi anak juga merupakan masa rawan terserang berbagai penyakit. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai PHBS disekolah merupakan kebutuhan mutlak dan dapat dilakukan melalui pendekatan dengan PMR (Palang Merah Remaja) yang merupakan binaan dari PMI (Palang Merah Indonesia) setempat..Target khusus kegiatan ini akan melibatkan 30 anggota PMR Madya di wilayah Binaan PMI Kota Magelang. Kegiatan ini meliputi pemberian materi terkait teknik mencuci tangan dengan baik dan benar serta menjaga kebersihan diri, Bahaya Rokok dan Napza, HIV AIDS, serta Penggunaan Jamban Sehat. Implementasi dengan adanya simulasi untuk penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui bentuk kampanye dan demonstrasi.   Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman dan perilaku sasaran dalam memahami serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dan dapat mengaplikasikan dalam upaya menjaga kesehatan lingkungan sekolah dengan menghindari perilaku-perilaku yang beresiko menimbulkan penyakit.     Kata kunci: PHBS, PMR, sekolah

MENINGKATKAN PROFESIONALITAS GURU DI ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)DI YAYASAN PERGURUAN ALMA’SHUM SIDODADI KABUPATEN ASAHAN

Hasanah, Uswatun, Azhar, Zulfi
Abstract: Abstract: The challenges in the world of education today, especially in the Era of the Asean Economic Community (MEA) is quite heavy, where the world of education must be able to adjust to the current conditions. Starting… g from policy makers who have to think about breakthroughs in the form of rules up to the educational implementer who can immediately act to improve the learning process to fit the need for market share in this era of competition. Participants Community service activities conducted at the Alma'shum Perguruan Foundation Sidodadi Village District West Kisaran is the teachers who teach at the Foundation of Alma'shum College. The purpose of this activity Provide information and knowledge about the role of teachers in the era of ASEAN Economic Community and Provide Information and knowledge about the importance of technology mastery in facing global challenges. The team of lecturers who conduct this activity consists of lecturers who have different educational background. The result of this activity is the approval of the follow up activities to improve the competence of lecturers especially in the field of Information Technology. Keywords: Profesionalism MEA, Competence, Teacher, TI Abstrak: Tantangan  dalam dunia pendidikan saat ini terutama di Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)  cukup berat, dimana dunia pendidikan harus mampu menyesuaikan dengan  kondisi saat ini. Mulai dari pembuat kebijakan yang harus memikirkan terobosan dalam bentuk aturan sampai dengan pelaksana pendidikan yang dengan segera bisa bertindak untuk memperbaiki proses pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan akan pangsa pasar di era persaingan seperti ini. Peserta Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di  Yayasan Perguruan Alma’shum Kelurahan Sidodadi Kecamatan Kisaran Barat ini adalah guru-guru yang mengajar di Yayasan Perguruan Alma’shum. Tujuan dari kegiatan ini   Memberikan informasi dan pengetahuan tentang peranan guru dalam era Masyarakat Ekonomi Asean dan Memberikan Informasi dan pengetahuan tentang pentingnya penguasaan teknologi  dalam menghadapi tantangan global. Tim dosen yang melakukan  kegiatan ini terdiri dari dosen-dosen yang memiliki latar pendidikan yang berbeda. Hasil dari kegiatan ini adalah disepakatinya kegiatan lanjutan  guna meningkatkan  kompetensi dosen terutama di bidang Teknologi Informasi Kata kunci: Profesionalitas, MEA, Kompetensi, Guru, TI

PENGELOLAAN KEUANGAN BERBASIS KOMPUTER BAGI UPK KECAMATAN KISARAN BARAT DAN KECAMATAN KISARAN TIMUR KABUPATEN ASAHAN

Rahayu, Elly, Mariatul Kifti, Wan, Rohminatin, Rohminatin
Abstract: Abstract: The Financial Management Unit (UPK) is one of the managing units of financial activities. One of its tasks is to bring together people who have the same needs or types of businesses to form business groups. The… UPK is also tasked with channeling and developing government aid funds for the development of micro enterprises in each kelurahan. Government through the Ministry of Public Works and Public Housing continue to develop the capacity of the community through various types of training that are scheduled each year. One of training forms conducted is financial management training for the Financial Management Unit located in 25 urban subdistricts of East Kisaran and West Kisaran District. This financial management training is considered very important because UPK capacity building is needed in performing its duties as a financial management unit. The purpose of this Community Service activity is to improve the knowledge of UPK on Financial Management so that it can be applied to the community, to be able to do the recording of income and expenditure with good and detailed, to give reference to UPK in order to be able to educate financial management to community and introduce MYOB application for UPK. The result of this activity is the implementation of Community Service activity which attended by UPK as many as 48 people. Keywords: UPK, Financial, Management,MYOB Abstrak: Unit Pengelola Keuangan (UPK)    merupakan salah satu unit pengelola kegiatan  keuangan. Salah satu tugasnya adalah menghimpun masyarakat yang memiliki kebutuhan atau jenis usaha yang sama untuk membentuk kelompok-kelompok usaha. UPK ini juga bertugas menyalurkan serta mengembangkan dana bantuan pemerintah untuk pengembangan usaha mikro di masing-masing kelurahan.Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus melakukan pengembangan kapasitas masyarakat melalui berbagai jenis pelatihan yang diagendakan setiap tahun. Salah satu bentuk pelatihan yang dilakukan adalah pelatihan pengelolaan keuangan bagi Unit Pengelola Keuangan   yang berada di 25 kelurahan Kecamatan  Kisaran Timur dan Kecamatan  Kisaran Barat. Pelatihan pengelolaan keuangan ini dipandang sangat penting karena, pengembangan kapasitas UPK sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugasnya  sebagai unit pengelola keuangan. Tujuan dilakukannya kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan UPK terhadap Pengelolaan Keuangan sehingga dapat diterapkan ke masyarakat, untuk dapat melakukan pencatatat pemasukan dan pengeluaran dengan baik dan rinci, untuk memberikan acuan kepada UPK agar mampu melakukan edukasi pengelolaan keuangan kepada masyarakat dan mengenalkan aplikasi MYOB bagi UPK .Hasil kegiatan ini adalah terlaksananya kegiatan Pengabdian Masyarakat  yang dihadiri UPK sebanyak 48 orang. Kata kunci: UPK, Keuangan, Manajemen, MYOB

PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANIMASI PADA SMK NEGERI 1 AIR JOMAN – KISARAN

Andriyani, Suci, Christy, Tika
Abstract: Abstract: Teachers as educators in general must be able to pass on information and knowledge to students with a clear method and with sufficient acceptability, so that the learning process can run well. For an educator the… he need for mastery of technology is something that must be mastered in order to support the learning process. In this devotion activity was given training learning and making animation-based learning media to teachers in SMK N 1 Air Joman which was held on December 20 and 21, 2017. it is hoped that the learning and teaching activities will become more interesting and interactive.  Keywords: animation,learning media, teachers Abstrak: Guru sebagai pendidik pada umumnya harus dapat meneruskan informasi dan pengetahuan kepada peserta didik dengan metode yang jelas dan dengan akseptabilitas yang cukup, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Bagi seorang pendidik kebutuhan akan penguasaan teknologi merupakan hal yang harus dikuasai guna mendukung proses pembelajaran. Pada kegiatan pengabdian ini diberikan pembelajaran pelatihan dan pembuatan media pembelajaran berbasis animasi kepada guru-guru di SMK N 1 Air Joman yang dilaksanakan pada tanggal 20 dan 21 desember 2017.Dari hasil evaluasi pembelajaran dinilai bahwa pembelajaran ini memberikan manfaat dalam menambah pengetahuan baru bagi guru dan diharapakan kegiatan belajar dan mengajar menjadi lebih menarik dan interaktif.  Kata Kunci: animasi, media pembelajaran, guru-guru

PENGENALAN DAN PELATIHAN BAHASA PEMOGRAMAN ANDROID PADA SISWA SMK NEGERI 1 AIR JOMAN - KISARAN

Suryadi, Agus, Nasution, Akmal, Lia Febrianti, Eka
Abstract: Abstract: The community of society is one of main activities required by a lecture as part of the tri dharma which aimed to apply and implement the scientific competence a lecturer to contribute positively especially for… society needs. Vocational High School is a vocational school that is required to be ready to enter the world of work, therefore the SMK graduates are required to have the skills and knowledge that will be used in the workplace. Students of vocation especially in the majors of Software Engineering must have skills in computer science, such as programming skills. In the 2013 curriculum used by SMKN1 Air Joman, there are already programming subjects, but still local content and yet the discovery of mobile programming. Though mobile programming is currently one of the most popular programming, especially Android. This is not separated from the rapid development of the Android operating system, so people are competing to make the application. The advantages of android is its opensource and easy to develop, supported by a lot of android users including SMK students, so students can build and develop an android application and implement it on their respective devices so that it can be used as needed and not close possibly to be commercialized. Keywords:programming, mobile programming, android     Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu kegiatan wajib yang harus dilaksanakan oleh seorang dosen sebagai bagian dari tri dharma perguruan tinggi yang bertujuan untuk menerapkan dan mengimplementasikan kompetensi keilmuan yang dimiliki guna memberikan kontribusi positif bagi kebutuhan masyarakat. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan sekolah kejuruan yang dituntut untuk siap masuk ke dunia kerja, maka dari itu lulusan SMK diharuskan mempunyai Skill dan pengetahuan yang akan dipergunakan dalam dunia kerja. Siswa SMK terutama pada jurusan Rekayasa Perangkat Lunak harus memiliki keterampilan dalam ilmu komputer, seperti keterampilan programming. Pada kurikulum 2013 yang digunakan oleh SMKN1 Air Joman, sudah ada mata pelajaran programming, tapi masihbersifat muatan lokal dan belum ditemukannya pemrograman mobile. Padahal pemrograman mobile saat ini menjadi salah satu pemrograman yang paling diminati, khusunya Android. Hal ini tidak lepas dari pesatnya perkembangan sistem operasi Android tersebut, sehingga orang berlomba – lomba untuk membuat aplikasinya. Kelebihan dari android adalah sifatnya yang opensource dan mudah dikembangkan, didukung dengan pengguna android yang sangat banyak termasuk siswa-siswa SMK, dengan demikian para siswa bisa membangun dan mengembangkan sebuah aplikasi android dan mengimplementasikannya pada perangkat masing-masing sehingga bisa digunakan sesuai kebutuhan dan tidak menutup kemungkinan untuk bisa dikomersilkan. Kata kunci:pemrograman, pemrograman mobile, android

KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM USING KNOWLEDGE SHARING FOR SUSTAINABLE BATAM TOURISM

Noviardi, Refli, Mahmudah Burhan, Rifa’atul, Dwiakila Ramadhan, Achiles, Adias Fahli, Ryadi, Raynold, Raynold
Abstract: Abstract: The development of sustainable tourism in Batam City faces several challenges. Knowledge and information related to tourism remain scattered among various stakeholders, resulting in suboptimal coordination. Knowledge… wledge sharing and collaboration among stakeholders remain limited, so best practices and experiences have not been fully leveraged. A Knowledge Management System (KMS) based on knowledge sharing is needed to support information exchange and the development of sustainable tourism. The methodology used in this study is the Knowledge Management System Life Cycle (KMSLC) approach combined with Design Thinking. The research steps included an evaluation of the existing infrastructure, the formation of a knowledge management team, knowledge collection, the design of a KMS prototype, and the development of that prototype. The results of the study indicate that a knowledge-sharing-based Knowledge Management System (KMS) prototype was successfully developed to meet the needs of tourists and tourism stakeholders in Batam City. The system built is capable of facilitating the management, storage, and exchange of knowledge among stakeholders in a more integrated manner. The implementation of the KMS also enhances collaboration and supports the decision-making process in the development of tourism products and services. These findings indicate that a KMS can serve as an effective solution in supporting sustainable tourism development in Batam City.             Keywords: tourism, KMLC, Batam City, design thinking, knowledge management.   Abstrak: Pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kota Batam menghadapi beberapa tantangan. Pengetahuan dan informasi terkait pariwisata masih tersebar di berbagai pemangku kepentingan sehingga koordinasi belum berjalan secara optimal. Berbagi pengetahuan dan kolaborasi antar pemangku kepentingan masih terbatas, sehingga pengalaman dan praktik terbaik belum dimanfaatkan secara maksimal. Diperlukan Sistem Manajemen Pengetahuan (KMS) berbasis knowledge sharing untuk mendukung pertukaran informasi dan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Siklus Hidup Sistem Manajemen Pengetahuan (KMSLC) yang dikombinasikan dengan Design Thinking. Langkah-langkah penelitian mencakup evaluasi infrastruktur yang sudah ada, pembentukan tim manajemen pengetahuan, pengumpulan pengetahuan, perancangan prototipe KMS, serta pengembangan prototipe KMS tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe Knowledge Management System (KMS) berbasis knowledge sharing berhasil dikembangkan sesuai dengan kebutuhan wisatawan dan pemangku kepentingan pariwisata di Kota Batam. Sistem yang dibangun mampu memfasilitasi pengelolaan, penyimpanan, dan pertukaran pengetahuan antar pemangku kepentingan secara lebih terintegrasi. Implementasi KMS juga meningkatkan kolaborasi dan mendukung proses pengambilan keputusan dalam pengembangan produk dan layanan pariwisata. Temuan ini menunjukkan bahwa KMS dapat menjadi solusi yang efektif dalam mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Kota Batam.   Kata kunci: pariwisata,  KMLC,  Kota Batam, desain thinking, manajemen pengetahuan.