Search Articles & Publications

Showing 960 articles found for "Tuhan"

Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak di Panti Asuhan Imanuel Palangka Raya Melalui Program Reading Corner

Emeral, Emeral, Evelina Buji, Grace, Purnama Sari, Uswatun Hasanah, Rakhmawati, Dewi, Siskaevia, Siskaevia, Riandie, Riandie
Abstract: Developing reading habits is part of empowering education; therefore, reading habits should be instilled from an early age. However, not all children can experience facilities such as reading various types of reading books… ks that suit their interests and preferences, as is the case with children in orphanages. As a response, this community service plays a part in increasing children’s interest in reading. The program we proposed, namely Reading Corner, took place at Imanuel Orphanage in Palangka. The program was carried out by assessing the needs, designing the Reading Corner, and implementing it. Reading Corner serves as a facility for extensive reading at home. Reading Corner allows the children to read various types of books based on their preferences. The result of this program indicated that the children looked enthusiastic about the books as they chose and borrowed the book to read. The closer children are to the books, the more often they will use their time to access and read the books. In line with that, it is expected that the literacy level of Indonesian will increase. Keywords: reading corner; reading interest; reading habit   Mengembangkan budaya membaca merupakan bentuk dari penyelenggaraan pendidikan, maka dari itu budaya membaca harus ditanamkan sejak dini pada anak. Namun, tidak semua anak dapat merasakan fasilitas seperti membaca aneka jenis buku bacaan yang sesuai minatnya, seperti halnya anak-anak di panti asuhan. Maka dari itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca pada anak di Panti Asuhan Imanuel Palangka Raya. Program yang dilaksanakan adalah dengan menyediakan fasilitas Reading Corner atau pojok baca. Adapun tahapan kegiatan mencakup pendataan kebutuhan, perancangan, dan pelaksanaan. Hasil dari kegiatan ini adalah untuk menghadirkan Reading Corner di panti asuhan guna memberikan akses kepada anak-anak untuk membaca aneka jenis buku yang menarik dan sesuai dengan minat mereka. Respon anak-anak terhadap Reading Corner sangat positif. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme mereka dalam memilih dan meminjam buku bacaan. Diharapakan, semakin dekat anak dengan buku-buku bacaan, maka mereka akan lebih sering menggunakan waktunya untuk mengakses dan membaca buku-buku tersebut. Sejalan dengan itu, kami mengharapkan agar tingkat literasi anak-anak Indonesia semakin meningkat. Kata kunci: kebiasaan membaca; minat baca; pojok baca; Reading Corner

Peningkatan Kapasitas Masyarakat Desa Melalui Program Pelatihan Pemetaan Menggunakan Teknologi Drone Di Kecamatan Pemali

Fitriansyah, Hadi, Zulkia, Dwi Rizka, Setiawan, Fahri, Hartati, Lasmi, Syarani, Desti, Tamami, Khoirul, Cahyani, Dwi Rizky, Caesar, Muhammad Yusuf
Abstract: The lack of ability to operate advanced mapping technology such as drones creates limitations for village communities in Pemali District, resulting in low community participation and contribution in the planning and management… gement process of village areas. In fact, active community participation is very important to ensure that every development program is in accordance with local needs and conditions to achieve regional development planning as stated in the 2020-2024 RPJMN. For this reason, it is necessary to use drone technology to provide solutions by providing fast and accurate spatial data, as well as improving the technical skills of village communities in mapping and managing areas. Through drone training, it is hoped that village communities can be more independent and actively participate in development planning, as well as opening up new opportunities in the field of technology that can improve their welfare and quality of life. Meanwhile, the method used in community service is in accordance with POAC or Planning, Organizing, Actuating, Controlling. From all the activities and evaluations that have been carried out, the results and conclusions obtained are that training and outreach on the use of drones through community service is considered effective and useful in developing community capabilities and increasing insight into the Pemali sub-district. Keywords: community service; drone; pemali district   Abstrak: Kurangnya kemampuan untuk mengoperasikan teknologi pemetaan canggih seperti drone membuat Keterbatasan Masyarakat desa di Kecamatan Pemali ini menyebabkan rendahnya partisipasi dan kontribusi masyarakat dalam proses perencanaan dan pengelolaan wilayah desa. Padahal, partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk memastikan bahwa setiap program pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi local untuk mencapai perencanaan pembangunan kawasan seperti yang tertera pada RPJMN 2020-2024. Untuk itu perlu peran penggunaan teknologi drone dapat memberikan solusi dengan menyediakan data spasial yang cepat dan akurat, serta meningkatkan keterampilan teknis masyarakat desa dalam pemetaan dan pengelolaan wilayah. Melalui pelatihan drone, masyarakat desa diharapkan dapat lebih mandiri dan berpartisipasi aktif dalam perencanaan pembangunan, serta membuka peluang baru dalam bidang teknologi yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka. Adapun, untuk metode yang digunakan dalam pengabdian masayarakat ini sendiri sesuai dengan POAC atau Planning, Organizing, Actuating, Controlling. Dari keseluruhan kegiatan dan evaluasi yang telah dilakukan, diperoleh hasil dan kesimpulan bahwa pelatihan serta sosialisasi penggunaan drone melalui pengabdian masayarakat ini diniai efektif dan bermanfaat dalam mengembangkan kemampuan masyarakat dan menambah wawasan pada kecamatan pemali. Kata kunci: drone; pengabdian masyarakat; pemali

Pemberdayaan Masyarakat Untuk Mewujudkan SDGS Pendidikan Desa Berkualitas Melalui Smart Desa Literasi Air Genting

Syofra, Anil Hakim, Ahmad, Naimah, Oktari, Tri, Azhari, Nadila
Abstract: This village is famous as Kampung Pancasila Village. However, the problem in this village is the low level of awareness about how important education is in the future. This is because parents have busy activities all day… long and when they get home they are tired, causing them to pay less attention to their children, so they sometimes ask their children to work together to earn additional income for the family. So to solve this problem, the PPK ORMAWA UNA service team provides knowledge and information services on non-formal learning based on community needs in the form of books and non-books in literacy corners, equipped with information technology devices, providing information services from sources. access to information to the public related to 6 basic literacies. The methods used in community service activities are conducting initial surveys, identifying regional potential and problems, analyzing community needs, forming programs with the community, determining target audiences, formulating indicators of program success, implementing programs, socializing and publishing them to the community, providing library materials and corners. literacy and providing non-formal education service facilities. The results of this activity resulted in 9 literacy corners in Air Genting Village which developed non-formal learning based on community needs and the operation of literacy corners with different programs and management. Keywords: reading corner, literacy, Air Genting   Abstrak: Desa ini terkenal dengan Desa Kampung Pancasila. Namun yang menjadi permasalahan di Desa ini adalah rendahnya tingkat kesadaran tentang betapa pentingnya pendidikan di masa depan. Hal ini disebabkan karena padatnya aktivitas orang tua sehari penuh dan setiba di rumah sudah kelelahan membuat kurangnya perhatian terhadap anaknya sehingga terkadang meminta anaknya untuk bekerja bersama mencari penghasilan tambahan keluarga. Maka untuk  menyelesaikan permasalahan tersebut, Tim pengabdi PPK Ormawa UNA menyediakan layanan pengetahuan serta informasi pada pembelajaran non-formal berbasis kebutuhan masyarakat berbentuk buku ataupun non- buku yang ada di pojok- pojok literasi, yang dilengkapi dengan perangkat  teknologi informasi, menyediakan layanan informasi dari sumber akses informasi kepada masyarakat yang berkaitan dengan 6 literasi dasar. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat adalah melakukan survei awal, mengidentifikasi potensi daerah dan masalah, menganalisis kebutuhan masyarakat, pembentukan program bersama masyarakat, menetapkan khalayak sasaran, merumuskan indikator keberhasilan program, melaksanakan program, mensosialisasikan dan mempublikasi kepada masyarakat, menyediakan bahan pustaka dan pojok literasi dan mengadakan perlengkapan fasilitas layanan pendidikan non-formal. Hasil dari kegiatan ini menghasilkan 9 pojok literasi di Desa Air Genting yang mengembangkan pembelajaran non-formal berbasis kebutuhan masyarakat serta beroperasinya pojok-pojok literasi dengan program dan kepengurusan yang berbeda-beda. Kata Kunci: Pojok Baca, Literasi, Air Genting

Pelatihan Pembuatan Sabun Padat Dengan Penamabahan Ekstrak Rumput Laut Di Smk Nam Al-Mulk Batam

Rahmiati, Sari, Hazimah, Hazimah, Sunarsono, Hery, Handayani, Vitri Aprilla, Sulistyono, Eko, Alhamidi, Alhamidi, Auwalia, Farda, Azhari, Fiqri Ardi
Abstract: NAM Al-Mulk Vocational School is one of the Islamic-based vocational schools. In this school, there is learning about making appropriate products that can be used as entrepreneurial learning. However, there is still no education&#8230; ducation on product creation that can be used as an entrepreneurial object that can be utilized for everyday economic needs. This service activity aims to provide training for NAM Al-Mulk Vocational School students in making solid soap that is safe for health and environmentally friendly. Solid soap is made by adding seaweed extract which has a multitude of benefits, one of which is to help moisturize the skin and treat irritation. The methods used are lectures, discussions, and direct practice during training. The results of the service received a good response from the participants based on the questionnaire results after the training, 75% of the training participants were satisfied with the soap-making training with the addition of seaweed extract because it met the participants' expectations. The results of ANOVA with Sig support this. equal to 0.000 < 0.05, it means that there is a difference in the average understanding of service participants before and after being given training in making solid soap with seaweed extract.             Keywords: solid soap; seaweed extract; enterpreneurship     Abstrak: Sekolah SMK NAM Al-Mulk merupakan salah satu sekolah SMK yang berbasis islam. Di sekolah ini terdapat pembelajaran mengenai pembuatan produk tepat guna yang dapat digunakan sebagai pembelajaran wirausaha. Namun, masih belum ada edukasi pembuatan pruduk yang bisa dijadikan sebagai objek berwirausaha yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari yang bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan bagi siswa SMK NAM Al-Mulk dalam pembuatan sabun padat yang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan. Sabun padat yang dibuat dengan menambahkan ekstrak rumput laut yang memiliki segudang manfaat salah satunya untuk membantu melembabkan kulit dan mengatasi iritasi. Metode yang digunakan yakni ceramah, diskusi dan melakukan praktek langsung saat pelatihan. Hasil dari pengabdian mendapatkan tanggapan yang baik dari peserta berdasarkan hasil kuesioner setelah pelatihan sebesar 75% yaitu peserta pelatihan merasa puas dengan pelatihan pembuatan sabun dengan penambahan ekstrak rumput laut karena sesuai dengan harapan peserta. Hal ini didukung dengan hasil ANOVA dengan Sig. sebesar 0.000 < 0.05 maka dapat diartikan terdapat perbedaan rata-rata pemahaman peserta pengabdi sebelum dan sesudah diberikan pelatihan pembuatan sabun padat dengan ekstrak rumput laut.   Kata kunci: ekstrak rumput laut; produk tepat guna; sabun padat

Kemampuan Interaksi Sosial Dan Kemampuan Komunikasi Anak Berkebutuhan Khusus Di Pelita Bunda Education Centre Samarinda

Humaira, Nabila Apsari, Mawardah, Mutia
Abstract: Ada begitu banyak anak yang terlahir di dunia ini dengan keadaan sehat, namun ada beberapa anak yang terlahir istimewa. Anak-anak yang terlahir istimewa ini biasanya disebut dengan ABK (Anak Berkebutuhan Khusus). Anak-anak&#8230; ak berkebutuhan khusus ini memiliki keterbatasan fisik, intelektual, emosi, dan sosialnya. Karena adanya keterbatasan tersebut yang pada akhirnya menciptakan jarak antara mereka dengan lingkungan sosialnya. Besar kecilnya lingkup sosial akan berdampak pada cara mereka berkomunikasi dengan sekitar. Tujuan dari permasalahan ini untuk mengetahui bagaimana kemampuan interaksi sosial dan kemampuan komunikasi Anak Berkebutuhan Khusus di Pelita Bunda Education Centre Samarinda. Dengan metode observasi terhadap kegiatan aktivitas di luar lingkungan sekolah dan lingkungan dalam sekolah. Hasilnya menunjukkan bahwa beberapa Anak Berkebutuhan Khusus ini dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya. Dalam pengkomunikasiannya dapat dilakukan dengan metode verbal dan nonverbal.

Pendampingan Reference Manager Bagi Guru SD Negeri Sumur Welut Iii/440 Surabaya

Fiantika, Feny Rita, Suryaman, Suryaman, Juniarso, Triman, Hanindita, Amelia Widya, Rosidah, Cholifah Tur
Abstract: This community service activity is used to assist teachers in citing scientific work. This activity is based on the needs of teachers at SDN Sumur Welut III Surabaya who do manual citations of scientific articles so that&#8230; they do not show consistency of citations. The reference manager training used in community service is Mendeley's application. Participants in this activity were 20 teachers at SDN Sumur Welut III Surabaya with a series of mentoring activities for creating accounts and installing Mendeley, installing Plugins for Microsoft Office Word, installing Plugins for Web Browsers, using the Mendeley application, adding references from files , adding manual references, adding references from Web Browsers, changing reference details, adding citations to documents, adding references, adding citation styles, and changing citation styles. It can be concluded that this mentoring activity makes a good contribution to teacher professionalism in utilizing reference managers when writing scientific papers, this is evidenced by the teacher's ability to use reference managers of more than 95% in the minimal category quite well. Keywords: mendeley; reference manager; teacher competency.  Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk membantu guru agar dapat mensitasi karya ilmiah. Kegiatan ini didasarkan pada kebutuhan para guru di sekolah sasaran yang masih menggunakan sitasi karya ilmiah secara manual sehingga tidak memperhatikan konsistensi pengutipan. Pendampingan reference manager yang diajarkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa aplikasi mendeley. Peserta pendampingan adalah para guru di SDN Sumur Welut III Surabaya sebanyak 20 orang dengan rangkaian kegiatan pembimbingan mendaftarkan akun, menginstalisasi Mendeley, menginstal plugin untuk Microsoft Word, menginstal plugin untuk Web Browser, mempraktikkan penggunaan perangkat lunak Mendeley, menginput referensi dari arsip file, menginput referensi manual, menginput referensi dari Web Browser, mengganti detail referensi, menginput kutipan pada dokumen, menginput daftar pustaka, menginput gaya pengutipan, dan mengganti gaya pengutipan. Berdasarkan hasil kegiatan pendampingan, dapat memberikan kontribusi yang baik kepada profesionalitas guru dalam memanfaatkan reference manager saat menulis karya ilmiah. Hal ini terbukti dengan kemampuan guru dalam menggunakan reference manager lebih dari 95% dalam kategori minimal cukup baik. Kata kunci: mendeley; reference manager; kompetensi guru.  

Penyusunan Dokumen Kelayakan Pengembangan Kawasan Industri di Kabupaten Asahan

Nasution, Aulia Muflih, Rambe, Yunita Syafitri, Novita, Nanda
Abstract: Pengabdian ini dilakukan oleh kelompok dosen dengan bidang keahlian arsitektur dan informatika dalam rangka mengembangkan suatu kawasan industri di Kabupaten Asahan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan dokumen&#8230; kumen yang mengikat sebagai pedoman dalam pengembangan kawasan industri. Dalam pengembangan kawasan industri, terdapat banyak unsur dan kepentingan yang perlu dipertimbangkan, sehingga penting  adanya kebijakan dan dokumen pengembangan yang dapat menjadi dasar dalam proses pengembangan tersebut. Melalui dokumen ini, diharapkan pengembangan kawasan industri dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitarnya. Metode pengabdian yang digunakan meliputi metode survey dan wawancara kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim tenaga ahli arsitektur, pengolahan data yang dilakukan oleh tenaga ahli informatika, dokumentasi, pembuatan dokumen, dan sosialisasi. Hasil dari pengabdian ini adalah dokumen pengembangan yang diserahkan kepada dinas terkait dan juga akan dipublikasikan dalam bentuk jurnal. Dengan adanya pengabdian ini, diharapkan akan tercipta suatu dokumen pengembangan yang komprehensif dan berdasarkan pada kepentingan dan kebutuhan masyarakat setempat. Dokumen ini dapat menjadi acuan dalam pengembangan kawasan industri di Kabupaten Asahan, serta memberikan manfaat dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitarnya.

Optimalisasi E-Learning Melalui Implementasi Microservice Untuk Peningkatan Skalabilitas Dan Efisiensi Pembelajaran Online

Iqbal, Muhammad, Handoko, Wiwin, Syahputra, Abdul Karim
Abstract: The increased use of technology in education has encouraged the development of e-learning platforms that can provide effective and affordable learning experiences. However, the scalability and viability of e-learning platforms&#8230; tforms is often a challenge in the face of an increasing number of users and workloads. In this dedication, we propose the use of mi-croservice architecture in e-learning platforms to optimize scalability and maintain platform viability. We design and implement a microservice-based e-learning platform consisting of independent microservices, such as user management, course management, content management, and grading systems. We implement standardized API mechanisms for interactions between these microservices. We also vertically increase CPU capacity on each microservice instance to address increased workloads. We also observed that the use of microservices architecture makes it easy to maintain, develop, and integrate new features into the platform. In this overall dedication, we show that the implementation of microservices on e-learning platforms is able to provide optimal scalability and maintain the continuity of the platform in the face of increasing user needs Keywords: e-learning; microservice; skalabilitas; kinerja; monolitik    Abstract: Peningkatan penggunaan teknologi dalam pendidikan telah mendorong perkembangan platform e-learning yang dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang efektif dan terjangkau. Namun, skalabilitas dan kelangsungan platform e-learning sering menjadi tantangan dalam menghadapi peningkatan jumlah pengguna dan beban kerja. SMK Swasta As-Syifa Kisaran menggunakan platform E-learning berbasis monolitik yang menyebabkan semakin banyak aktivitas platform digunakan semakin berat. Beberapa tahapan dilakukan dimulai dengan identifikasi masalah, perencanaan dan desain program, pelaksanaan, evaluasi dan analisis, serta penyusunan dan publikasi laporan. Arsitektur monolitik sebelumnya yang diterapkan perlu diperbaharui dengan arsitektur microservice bertujuan untuk mengoptimalkan skalabilitas dan menjaga kelangsungan platform E-Learning. Permasalahan pada penggunaan traffic yang tinggi dan berfokus pada satu server semakin lama semakin membebani server. Berdasarkan masalah tersebut maka layanan dipecah menjadi beberapa layanan webservice menggunakan arsitektur microservice yang terdiri dari layanan-microservice independen, seperti manajemen pengguna, kursus, konten, dan sistem penilaian. Peningkatan kapasitas CPU secara vertikal diperlukan sehingga microservice dapat mengatasi peningkatan beban kerja server. Hasil implementasi microservice yang diterapkan pada platform e-learning SMK As-Syifa mampu memberikan skalabilitas yang optimal untuk kelangsungan platform dalam menghadapi peningkatan kebutuhan pengguna            Kata kunci: e-learning; microservice; scalability; performance; monolitik

Pembuatan Peta Tematik Berkeselamatan Wilayah Kelurahan Margadana

Aprianto, Rizal, Prasetyo, Ramadhan Dwi
Abstract: Abstrak: Margadana Urban Village is part of the government structure in Tegal City. Lack of spatial information about urban village boundaries, neighborhood boundaries, and other important information deemed necessary. Realizing&#8230; ealizing this, the Margadana Kelurahan thematic maps need to be realized for information disclosure, and the need to optimize the potential of the region for the short, medium, and long term. There is a need for integration between RW and RT in order to provide data and information to make it more efficient. In community service, remote sensing is used, followed by FGDs with local community leaders, namely the urban village administration and RW representatives. The purpose of community service apart from facilitating the sharing and exchange of data/information between Community Leaders can also assist in making safe thematic maps which can be used as the basis for spatial planning based on their potential. The people of the Margadana Urban Village can also participate in the process of planning, utilizing, and controlling the spatial use of their urban village area based on their potential. Keywords: margadana urban village; road transportation safety polytechnic; thematic map   Abstract: Kelurahan Margadana merupakan salah satu wilayah adminstratif yang berada di Kota Tegal. Belum tersedianya informasi spasial tentang batas kelurahan, batas RW, dan informasi penting lainnya yang dianggap perlu. Menyadari hal ini, maka peta tematik Kelurahan Margadana perlu diwujudkan keterbukaan informasi, dan kebutuhan pengoptimalan potensi wilayah untuk jangka pendek, menengah maupun panjang. Diperlukan adanya keterpaduan antar RW dan RT dalam rangka penyediaan data dan informasi agar lebih efisien. Dalam pengabdian kepada masyarakat ini metode yang digunakan dengan cara melakukan penginderaan jauh, dilanjutkan dengan FGD dengan tokoh masyarakat setempat, yakni pihak kelurahan dan perwakilan RW. Tujuan pengabdian masyarakat selain dengan memfasilitasi sharing dan tukar data/informasi antar Tokoh Mayarakat juga dapat membantu dalam pembuatan peta tematik berkeselamatan yang dapat dijadikan sebagai dasar penataan ruang berdasarkan potensinya. Masyarakat Kelurahan Margadana juga dapat berperan serta dalam proses perencanaan, pemanfaatan, dan pengendalian pemanfaatan ruang wilayah kelurahannya berdasarkan potensi yang dimiliki. Kata kundi: kelurahan margadana; peta tematik; politeknik keselamatan transportasi jalan

Pembelajaran Penggunaan Microsoft Office Yang Baik Dan Terorganisir

Joosten, Joosten, Caroline, Caroline, Elly, Elly
Abstract: Abstract: One of the IT applications utilized by the community is Microsoft Office. This application helps various parties in supporting the learning process in schools and is used by various parties for office work needs&#8230; s in processing words, numbers and presentations. Understanding and mastering this application is a basic ability that must be owned by every individual in the present. As is the case with students at SMA Letjen Haryono MT while studying at school. However, the use of Office has not been maximized by them. They were only introduced to Microsoft Office applications but did not understand how to use them. Therefore, students need to be equipped with additional learning that focuses on using Microsoft Office as a medium to assist student learning and also prepares students to take advantage of this application in the future. The features available in Microsoft Word, Microsoft Excel, and Microsoft Power Point are also less known by students. Departing from this, it is necessary to equip students with learning about Microsoft Office applications. Learning activities provide a range of 77% through questionnaires filled out by students which means that the training provided provides good knowledge benefits to the 28 students who take part in the training. The target planned by the implementation team was achieved where students were assisted in understanding and learning to use Microsoft Word, Microsoft Excel and Microsoft Power Point applications.            Keywords: education; information technology; microsoft office   Abstrak: Salah satu penerapan TI yang dimanfaatkan oleh masyarakat adalah Microsoft Office. Aplikasi ini membantu berbagai pihak dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah serta dimanfaatkan berbagai pihak untuk kebutuhan pekerjaan kantoran dalam pengolahan kata, angka serta presentasi. Pemahaman dan penguasaan aplikasi ini merupakan kemampuan dasar yang wajib dimiliki oleh tiap individu di masa sekarang. Seperti halnya dengan murid-murid di SMA Letjen Haryono MT selama belajar di sekolah. Tetapi, penggunaan Office belum dimaksimalkan oleh mereka. Mereka hanya diperkenalkan aplikasi Microsoft Office tetapi kurang memahami cara penggunaannya. Oleh karena itu, maka murid perlu dibekali dengan pembelajaran tambahan yang berfokus pada penggunaan Microsoft Office sebagai media untuk membantu pembelajaran murid dan juga mempersiapkan murid manfaatkan aplikasi ini di masa mendatang. Fitur-fitur yang tersedia di Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft Power Point juga kurang diketahui oleh murid-murid. Berangkat dari hal tersebut, maka perlu melengkapi murid dengan pembelajaran akan aplikasi Microsoft Office. Kegiatan pembelajaran memberikan nilai range 77% lewat kuesioner yang diisi murid yang berarti pelatihan yang diberikan memberikan manfaat pengetahuan yang baik kepada 28 murid yang mengikuti pelatihan. Target yang direncanakan tim pelaksana tercapai di mana murid-murid terbantu dalam memahami dan mempelajari penggunaan aplikasi Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft Power Point. Kata kunci: pendidikan; teknologi informasi; microsoft office