Search Articles & Publications

Showing 7 articles found for "Skalabilitas"

Optimalisasi E-Learning Melalui Implementasi Microservice Untuk Peningkatan Skalabilitas Dan Efisiensi Pembelajaran Online

Iqbal, Muhammad, Handoko, Wiwin, Syahputra, Abdul Karim
Abstract: The increased use of technology in education has encouraged the development of e-learning platforms that can provide effective and affordable learning experiences. However, the scalability and viability of e-learning platforms… tforms is often a challenge in the face of an increasing number of users and workloads. In this dedication, we propose the use of mi-croservice architecture in e-learning platforms to optimize scalability and maintain platform viability. We design and implement a microservice-based e-learning platform consisting of independent microservices, such as user management, course management, content management, and grading systems. We implement standardized API mechanisms for interactions between these microservices. We also vertically increase CPU capacity on each microservice instance to address increased workloads. We also observed that the use of microservices architecture makes it easy to maintain, develop, and integrate new features into the platform. In this overall dedication, we show that the implementation of microservices on e-learning platforms is able to provide optimal scalability and maintain the continuity of the platform in the face of increasing user needs Keywords: e-learning; microservice; skalabilitas; kinerja; monolitik    Abstract: Peningkatan penggunaan teknologi dalam pendidikan telah mendorong perkembangan platform e-learning yang dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang efektif dan terjangkau. Namun, skalabilitas dan kelangsungan platform e-learning sering menjadi tantangan dalam menghadapi peningkatan jumlah pengguna dan beban kerja. SMK Swasta As-Syifa Kisaran menggunakan platform E-learning berbasis monolitik yang menyebabkan semakin banyak aktivitas platform digunakan semakin berat. Beberapa tahapan dilakukan dimulai dengan identifikasi masalah, perencanaan dan desain program, pelaksanaan, evaluasi dan analisis, serta penyusunan dan publikasi laporan. Arsitektur monolitik sebelumnya yang diterapkan perlu diperbaharui dengan arsitektur microservice bertujuan untuk mengoptimalkan skalabilitas dan menjaga kelangsungan platform E-Learning. Permasalahan pada penggunaan traffic yang tinggi dan berfokus pada satu server semakin lama semakin membebani server. Berdasarkan masalah tersebut maka layanan dipecah menjadi beberapa layanan webservice menggunakan arsitektur microservice yang terdiri dari layanan-microservice independen, seperti manajemen pengguna, kursus, konten, dan sistem penilaian. Peningkatan kapasitas CPU secara vertikal diperlukan sehingga microservice dapat mengatasi peningkatan beban kerja server. Hasil implementasi microservice yang diterapkan pada platform e-learning SMK As-Syifa mampu memberikan skalabilitas yang optimal untuk kelangsungan platform dalam menghadapi peningkatan kebutuhan pengguna            Kata kunci: e-learning; microservice; scalability; performance; monolitik

AI-BASED ALGORITHMS FOR NETWORK SECURITY: TRENDS, PER-FORMANCE, AND CHALLENGES

Marison, Sihol, Silvanus, Silvanus, Rusdiah, Rudi
Abstract: Abstract: The advancement of network security faces growing challenges as cyberattacks become more sophisticated. Traditional rule-based systems struggle with zero-day attacks and obfuscation techniques. This study examines… nes the development trends of AI-based algo-rithms, particularly machine learning and deep learning, in threat detection. A literature review evaluates AI-driven approaches, including support vector machines, random for-est, deep neural networks, convolutional neural networks, and reinforcement learning. Findings show that AI enhances detection accuracy, adaptability, and reduces false posi-tives. Machine learning efficiently classifies known attacks, while deep learning excels in identifying complex patterns such as distributed denial-of-service and advanced persis-tent threats. Unsupervised learning improves anomaly detection without labeled data. However, AI models require high-quality data, substantial computational resources, and remain vulnerable to adversarial attacks. Despite these challenges, AI provides a dynam-ic and adaptive security solution, surpassing traditional systems. Future research should enhance AI scalability and resilience for evolving cybersecurity threats.   Keywords: anomaly detection; artificial intelligence; deep learning; machine learning; network security   Abstrak: Perkembangan keamanan jaringan menghadapi tantangan yang semakin besar seiring meningkatnya kompleksitas serangan siber. Sistem berbasis aturan tradisional kesulitan mendeteksi zero-day attack dan teknik penyamaran. Penelitian ini mengkaji tren pengembangan algoritma berbasis AI, khususnya machine learning dan deep learning, dalam deteksi ancaman. Literature review mengevaluasi pendekatan berbasis AI, termasuk support vector machines, random forest, deep neural networks, convolutional neural networks, dan reinforcement learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI meningkatkan akurasi deteksi, adaptabilitas terhadap ancaman baru, serta mengurangi false positive. Machine learning efektif mengklasifikasikan serangan yang telah diketahui, sementara deep learning unggul dalam mengenali pola kompleks seperti distributed denial-of-service dan advanced persistent threats. Unsupervised learning meningkatkan deteksi anomali tanpa memerlukan data berlabel. Namun, AI masih bergantung pada data berkualitas tinggi, sumber daya komputasi besar, dan rentan terhadap adversarial attack. Meskipun demikian, AI menawarkan solusi keamanan yang lebih dinamis dan adaptif dibandingkan sistem tradisional. Penelitian selanjutnya perlu difokuskan pada peningkatan skalabilitas dan ketahanan AI dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.   Kata kunci: deteksi anomali; jaringan keamanan; kecerdasan buatan; pembelajaran dalam; pembelajaran mesin

Integrasi Eco-Sufisme dalam Pendidikan Islam: Sebuah Tinjauan Sistematis atas Model, Hasil, dan Tantangan

Misbachul Munir, Aina Noor Habibah, Yuni Pangestutiani, Akhmad Ali Said, Moch. Bashori Alwi, Bayu Fermadi, Moh. Hasan Fauzi, Chafidz Kusnindar
Abstract: Krisis iklim global menuntut respons yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berakar pada nilai-nilai budaya, etika, dan spiritual yang mendalam. Artikel ini menyajikan tinjauan sistematis terhadap integrasi nilai-nilai… nilai eco-Sufisme yakni prinsip-prinsip spiritual tasawuf yang diaplikasikan dalam konteks ekologi ke dalam kurikulum pendidikan Islam sebagai strategi untuk menumbuhkan tanggung jawab lingkungan. Tinjauan ini menganalisis 50 karya ilmiah terpilih untuk mengidentifikasi fondasi konseptual, model implementasi praktis, strategi pedagogis, serta dampak yang dilaporkan dari penerapan pendekatan tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai inti tasawuf, seperti khalifah (penatalayanan alam), tawadhu’ (kerendahan hati), zuhud (asketisme), dan mahabbah (cinta terhadap seluruh ciptaan), ke dalam kerangka pendidikan Islam berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kesadaran ekologis dan perilaku pro-lingkungan peserta didik. Berbagai model praktik yang dinilai efektif meliputi program Adiwiyata Madrasah, inisiatif Eco-Tahfiz, serta praktik eco-pesantren, yang umumnya mengandalkan pendekatan pembelajaran eksperiensial dan berbasis proyek. Namun demikian, tinjauan ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan utama, antara lain keterbatasan literasi guru mengenai konsep eco-Sufisme, kelangkaan bahan ajar yang kontekstual dan aplikatif, serta risiko implementasi yang bersifat simbolik tanpa menghasilkan transformasi perilaku yang berkelanjutan. Oleh karena itu, artikel ini menyimpulkan bahwa meskipun integrasi eco-Sufisme menawarkan pendekatan pendidikan lingkungan yang kuat dan berlandaskan spiritualitas Islam, keberlanjutan dan skalabilitasnya sangat bergantung pada penguatan pelatihan guru, pengembangan kerangka evaluasi yang memadai, serta dukungan kebijakan dan institusional yang lebih sistematis.

Analisis Desain Arsitektur Komputer Terhadap Efesiensi Operasional dan Kinerja Sistem Terintegrasi

Salsabillah R. Jannah, Nurul Aini Siregar, Fadila Syeftriana, Indra Gunawan
Abstract: Perkembangan teknologi digital menuntut organisasi untuk mengoptimalkan sistem informasi guna meningkatkan efisiensi operasional dan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain arsitektur komputer… r terhadap efisiensi operasional serta kinerja sistem terintegrasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan dukungan studi literatur, yang mencakup aspek perangkat keras, perangkat lunak, dan jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain arsitektur komputer yang tepat dapat meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, mengurangi redundansi data, mempercepat proses operasional, dan mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan akurat. Integrasi antar subsistem dalam arsitektur yang terencana dengan baik juga berkontribusi terhadap peningkatan reliabilitas dan skalabilitas sistem. Dengan demikian, arsitektur komputer yang optimal tidak hanya berfungsi sebagai fondasi teknis, tetapi juga sebagai strategi dalam meningkatkan daya saing organisasi melalui efisiensi operasional dan kinerja sistem yang terintegrasi.

Perbandingan Layanan Cloud Computing: Google Cloud Platform Dan Amazon Web Services Untuk Infrastruktur Web Services

Rizky Amalia, Zahra Ramadhani, Jeni Astuti, Sundari Melisa, Fenny Purwani
Abstract: Dalam era digital yang semakin berkembang, perusahaan dihadapkan pada pilihan platform cloud untuk mendukung infrastruktur web services mereka, di mana Amazon Web Services (AWS) dan Google Cloud Platform (GCP) merupakan… platform layanan cloud terbesar di dunia. Kedua platform ini memiliki perbedaan mendasar dalam hal efisiensi biaya, performa, fleksibilitas, skalabilitas, dan kemudahan penggunaan, sehingga masalah utama yang dihadapi perusahaan adalah bagaimana memilih platform yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan menggunakan metode literature review penulis menganalisis fitur-fitur utama yang ditawarkan oleh AWS dan GCP, serta membandingkan keduanya berdasarkan lima kriteria tersebut dengan tujuan memberikan panduan yang jelas bagi perusahaan dalam membuat pilihan. Hasil analisis menunjukkan bahwa GCP unggul dalam biaya dan kemudahan penggunaan, menjadikannya pilihan yang baik bagi pengguna baru dan perusahaan yang mencari solusi sederhana. Sebaliknya, AWS lebih cocok untuk perusahaan besar dengan kebutuhan fleksibilitas dan skalabilitas tinggi serta kontrol mendalam terhadap infrastruktur, terutama dalam hal keamanan melalui WAF. Sebagai saran, perusahaan yang mengutamakan biaya dan kemudahan sebaiknya mempertimbangkan GCP, sementara perusahaan dengan kebutuhan skala besar dan kontrol lebih kompleks disarankan memilih AWS, atau bahkan mempertimbangkan kombinasi dari keduanya untuk mengoptimalkan keunggulan masing-masing platform.

Transformasi Pembelajaran PPKn Melalui Model Explicit Instruction: Studi Di SDN Petemon X/358 Surabaya

Mulyono
Abstract: Penelitian ini mengevaluasi upaya peningkatan hasil belajar siswa kelas VI Semester II di SDN Petemon X/358 Surabaya pada mata pelajaran PPKn, terutama fokus pada materi ASEAN. Evaluasi awal menemukan tantangan signifikan… n dalam kinerja siswa, dengan rata-rata nilai 52, di bawah amban KKM sekolah yaitu 80. Penelitian menyelidiki proses proses pembelajaran PPKn dengan tujuan meningkatkan hasil belajar siswa melalui Model Pembelajaran Explicit Instruction. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research). Hasil menunjukkan peningkatan kinerja dari 53% ke 84% pada siklus kedua. Penelitian menyoroti pentingya eksplorasi terus-menerus terhadap metodologi pengajaran dan pengembangan sumber belajar. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi interaksi guru-siswa dalam konteks eksplicit instruction, serta skalabilitas model ini ke berbagai pengaturan pendidikan dan mata pelajaran. Dampak dalam jangka Panjang model ini perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk pemahaman komprehensif.

Pemanfaatan Virtualisasi Di Ubuntu Untuk Optimalisasi Sumber Daya: Manfaat, Tantangan, Dan Solusi

Saputra, Muhammad Hadi, Ferdiayansah, Dristyan, Febri
Abstract: Virtualisasi telah menjadi teknologi kunci dalam komputasi modern, memungkinkan penggunaan sumber daya fisik secara efisien dan fleksibel. Proses ini memungkinkan eksekusi beberapa sistem operasi atau aplikasi secara bersamaan… samaan pada satu perangkat fisik, memberikan isolasi yang lebih baik dan manajemen yang lebih sederhana. Dalam konteks ini, Ubuntu, sebagai salah satu distribusi Linux terpopuler, menawarkan berbagai alat dan platform virtualisasi seperti KVM, OpenStack, dan LXD, yang mendukung pengembangan dan pengelolaan infrastruktur komputasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi aspek-aspek penting dari virtualisasi di Ubuntu, termasuk teknik implementasi, alat yang tersedia, serta manfaat dan tantangan dalam penerapannya. Dengan memahami virtualisasi secara mendalam, profesional IT diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan infrastruktur sesuai kebutuhan modern yang terus berkembang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang fleksibilitas dan skalabilitas yang ditawarkan oleh teknologi virtualisasi, serta kontribusinya terhadap pengembangan perangkat lunak dan pengelolaan sumber daya di lingkungan produksi.