Search Articles & Publications

Showing 4531 articles found for "Tujuan"

Peranan Kebanksentralan Dalam Menjaga Stabilitas Keuangan

Junnita Wanda Herawati, Rini Puji Astuti, Imada Wiken Al Khildina, Wasiatul Hasanah
Abstract: Fluktuasi perekonomian dunia terus berlangsung seiring dengan guncangan ekonomi yang disebabkan oleh negara-negara yang dikenal sebagai kekuatan besar Membawa dampak yang cukup besar terhadap perekonomian indonesia tekanan… an dan resiko terhadap perekonomian domestik juga berdampak serius pada nilai tukar rupiah , menurun nya keyakinan pelaku ekonomi serta terjadi peningkatan pada sektor kooprasi harus segera dicegah karena apabila tidak segera ditangani maka menimbulkan dan dapat berakibat pada kondisi melemahnya sektor pertumuhan ekonomi. Sedangkan tujuan nya adalah  untuk  mencapai  stabilitas  harga  dan  mendukung  pertumbuhan ekonomi yang seimbang. Kebijakan moneter melibatkan pengaturan jumlah uang yang beredar,  suku  bunga,  dan  ketersediaan  kredit  untuk  mencapai  stabilitas  harga  dan pertumbuhan ekonomi yang seimbang. Bank sentral memiliki peran kunci dalam sistem keuangan  suatu  negara,  termasuk  pengendalian  kebijakan  moneter,  menjaga  stabilitas sistem keuangan, dan memberikan dukungan pada stabilitas nilai mata uang. Kebanksentralan memiliki beberapa peran kunci dalam sistem keuangan suatu negara. Peran-peran ini meliputi pengendalian kebijakan moneter, menjaga stabilitas sistem keuangan, dan mendukung stabilitas nilai mata uang seperti ketidakstabilan sistem keuangan dapat menyebabkan beberapa kondisi yang merugikan, seperti: 1. Transmisi kebijakan moneter terganggu, sehingga kebijakan moneter menjadi tidak efektif. 2. Fungsi intermediasi tidak berjalan dengan baik, karena alokasi dana yang tidak tepat menghambat pertumbuhan ekonomi. 3. Ketidakpercayaan publik terhadap sistem keuangan, yang sering kali diikuti oleh perilaku panik investor untuk menarik dana mereka, sehingga mendorong terjadinya kesulitan likuiditas.

Hubungan Antar Keuangan Neraca Bank Sentral Dan Neraca Pembayaran Internasonal

Rizza Agustin, Rini Puji Astuti, Dian Herni Fidayah
Abstract: Bertujuan untuk menganalisis hubungan keuangan neraca bank sentral dan beraca pembayaran internasional. Keuangan bank sentral dan neraca pembayaran internasional adalah dua aspek yang memiliki peran penting dalam stabilitas… tas keuangan suatu negara dan hubungan ekonomi dengan negara lain. Keuangan bank sentral mencerminkan kesehatan keuangan institusi yang bertanggung jawab atas pengelolaan mata uang negara, pemahaman yang mendalam tentang hubungan antara keuangan bank sentral dan neraca pembayaran internasional menjadi sangat penting  Perubahan dalam keuangan bank sentral dapat berdampak pada neraca pembayaran internasional suatu negara, sedangkan perubahan dalam neraca pembayaran internasional dapat mempengaruhi keuangan bank sentral. Hubungan antara keuangan bank sentral dan neraca pembayaran internasional memiliki peran yang penting dalam menjaga stabilitas keuangan suatu negara dan mempengaruhi hubungan ekonomi dengan negara lain. Keuangan bank sentral mencerminkan kesehatan keuangan institusi yang bertanggung jawab atas pengelolaan mata uang suatu negara, keuangan bank sentral melibatkan aspek keuangan institusi tersebut. Pengelolaan neraca bank sentral melibatkan pengawasan dan pengendalian terhadap neraca keuangan bank sentral. Analisis Keuangan Bank Sentral  Keuangan bank sentral melibatkan analisis dan pemahaman tentang aspek keuangan yang terkait dengan bank sentral suatu negara. Neraca bank sentral mencerminkan posisi keuangan bank sentral pada suatu periode waktu tertentu. serta implikasinya terhadap stabilitas keuangan bank sentral penting dalam pembahasan keuangan bank sentral. serta implikasinya terhadap kesehatan keuangan bank sentral dan kebijakan moneter  Kebijakan Keuangan Bank Sentral  Keuangan bank sentral berhubungan erat dengan kebijakan moneter dan kebijakan keuangan secara keseluruhan  Pembahasan tentang keuangan bank sentral juga melibatkan analisis kebijakan yang terkait dengan pengelolaan aset dan kewajiban, dan Implikasinya terhadap Stabilitas Keuangan Neraca bank sentral mencerminkan posisi keuangan bank sentral pada suatu periode waktu tertentu.

Implementasi Digital Currency Oleh Bank Sentral: Peluang Dan Tantangan

Aprilia Cahya Mutiara, Rini Puji Astuti, Susilowati Rahayuningsih, Annisak Isnaeni Rusmiyanti
Abstract: Uang menurut ilmu ekonomi merupakan sebuah alat tukar yang dapat diterima secara umum. Objek tukar dapat berupa benda atau jasa yang dilakukan oleh masyarakat. Uang merupakan bagian penting dalam kehidupan, segala sesuatu… u yang berkaitan dengan transaksi jual beri barang atau jasa sangat erat kaitannya dengan uang. Uang juga menjadi tolak ukur dalam menentukan kebijakan moneter di seluruh dunia. Perkembangan di era digitalisasi, perputaran ekonomi dan perubahan perilaku manusia yang semakin meningkat berpengaruh pada konsep uang yang berangsur-angsur mengalami perubahan, dimulai dari sistem burter hingga dicetak uang yang berbentuk logam dan kertas yang digunakan sebagai alat tukar. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana implementasi serta peluang dan tantangan Digital Currency atau rupiah digital yang merupakan sebuah cetusan model uang baru dalam bentuk digital yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia baru-baru ini yaitu uang rupiah digital yang dibentuk dengan menggunakan teknologi block chain. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Analisis data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif.

Teori Bank Sentral Dalam Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan

Dian Zahra Izzati, Novita Nur Aprianti, Fritzy Nur Ardli, Rini Puji Astuti
Abstract: Bank sentral memainkan peran krusial dalam menjaga stabilitas sistem keuangan suatu negara. Sebagai otoritas moneter, bank sentral memiliki kewenangan menggunakan berbagai instrumen kebijakan untuk memengaruhi likuiditas… dan suku bunga di pasar uang, yang berdampak pada perbankan dan sistem keuangan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan mengkaji teori dan praktik operasional bank sentral dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan analisis sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran bank sentral dalam menjaga stabilitas sistem keuangan termasuk dalam mandat ekonomi mikro, terkait fungsinya menjaga kestabilan harga serta mengejar pertumbuhan ekonomi. Praktik operasionalnya meliputi kebijakan moneter, penyediaan jaring pengaman keuangan, pengawasan perbankan, manajemen krisis, dan koordinasi kebijakan. Teori-teori seperti intermediasi keuangan, informasi asimetris, dan independensi bank sentral melandasi operasional tersebut. Disimpulkan bahwa kebijakan dan operasi bank sentral dalam bidang ini terus berkembang seiring kompleksitas sistem keuangan global.

Pengabdian Lingkungan Sekolah Dalam Kegiatan Belajar Mengajar Sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Dan Pengalaman Di SMPN 18 Kota Serang

Annisa Nurul Wahidah, Bay Bayhaqi, Firda Ayu Wahyuni, Intan Nur’aeni, Muhammad Rizki Arifiandi, Nia Nurcahyani, Putri Ayu Wulandari, Sayidati Shabrina Seno, Shofa Almarwah, Siti Mapajah, Wieke Fildzah Hendravianti, Ade Anggraini Kartika Devi
Abstract: Sebelum mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menghadapi dunia pendidikan yang asli, terdapat kegiatan PLP (Pengenalan Lingkungan Persekolahan) yang mana kegiatan tersebut berupa pengenalan yang dilakukan… n oleh mahasiswa untuk mengetahui apa saja yang ada di dunia pendidikan khususnya di sekolah. Kegiatan PLP ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa sebanyak 11 mahasiswa di SMP Negeri 18 Kota Serang, kegiatan tersebut dilakukan bertujuan untuk mengenalkan kepada mahasiswa tentang dunia pendidikan dan persekolahan secara langsung. Terdapat 4 prodi yang dikirim oleh kampus untirta untuk melakukan kegiatan praktek PLP, prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Prodi Ilmu Pengetahuan Alam, dan Prodi Bimbingan Konseling. Kegiatan PLP dilakukan selama kurang lebih 52 hari, terhitung mulai tanggal 17 September - 08 November 2024. Mahasiswa melakukan praktek kegiatan belajar mengajar sesuai dengan jurusan yang mahasiswa ampu di kampus berdasarkan modul ajar yang dibuat oleh masing - masing mahasiswa. Disamping kegiatan belajar mengajar, praktek PLP juga mengikuti acara sekolah sesuai dengan kalender pendidikan yang ada di smp 18 kota serang. Kegiatan tersebut meliputi pembinaan ekstrakulikuler, kegiatan P5 yang dilaksanakan dengan kegiatan wirausaha dan demokrasi pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS periode 2024/2025, dan LDKS bagi siswa dan siswi osis terpilih.

Strategi dan Mekanisme Teori Kebijakan Moneter

Andriani Maghfiroh F.S, Yanuar Imam Ardiansyah, Rini Puji Astuti
Abstract: Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus mengalami pasang surut membutuhkan pengelolaan dan kebijakan yang baik untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Salah satu kebijakan yang digunakan untuk meningkatkan dan menjaga kestabilan… estabilan pertumbuhan ekonomi pada suatu negara adalah dengan menggunakan kebijakan moneter (monetary policy). Kebijakan moneter merupakan ilustrasi kebijakan yang digunakan untuk mengatasi permasalahan ekonomi dengan tujuan utama adalah memelihara kestabilan nilai rupiah. Kebijakan moneter juga sebagai senjata untuk mengatur jalannya perekonomian dan khususnya mengendalikan ekonomi makro agar dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan yaitu dengan beberapa instrumen kebijakan moneter yang telah ditetapkan. Untuk dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi namun tetap stabil maka itu tidaklah mudah jika tidak diikuti oleh kemampuan variabel makroekonomi. Fokus kebijakan moneter dalam stabilitas harga kurang memperhitungkan risiko akibat interaksi sistem keuangan dengan makroekonomi dan macrofinancial linkages. Penggunaan kebijakan moneter berdasar pada Inflation Targeting Framework memang menunjukkan keberhasilan dengan menurunkan tingkat inflasi, mendorong pertmbuhan ekonomi serta menekan tingkat suku bunga, kondisi seperti ini sangat memungkinkan munculnya pertumbuhan kredit berlebih yang menjadi penyebab munculnya moral h azard para pelaku bisnis.

Tantangan dan Peluang Transformasi Bank Sentral di Era Digital

Lestari, Liviana Miftah, Uly Sunil Asyura, Vaza Zahiduz Zaka, Rini Puji Astuti
Abstract: Transformasi bank sentral di era digital menghadirkan tantangan keamanan siber, perlindungan data, dan adaptasi regulasi terhadap inovasi teknologi, sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan efisiensi operasional, transparansi,… nsparansi, dan inklusi keuangan melalui teknologi seperti blockchain dan mata uang digital bank sentral (CBDC). Artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan analisis literatur, menganalisis dampak teknologi digital pada fungsi dan kebijakan bank sentral. Melalui wawancara dengan pakar dan pejabat bank sentral serta analisis dokumen resmi, penelitian ini mengidentifikasi strategi untuk mengoptimalkan manfaat transformasi digital sambil memitigasi risiko, dengan tujuan meningkatkan stabilitas dan efisiensi sistem keuangan global.  

Pengaruh Penerapan Kebijakan K3 Terhadap Pencegahan Kecelakaan Kerja

Aldi Syahputra Nasution, Susilawati
Abstract: Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) mempunyai peran krusial teruntuk keberhasilan sebuah organisasi, sebab manusia ialah aset hidup yang perlu dijaga serta dikembangkan. Karenanya, karyawan membutuhkan perhatian istimewa… a dari organisasi. Teruntuk mengelola SDM, dibutuhkan manajemen yang bisa mengelola dengan terencana, sistematis, serta efisien. Satu aspek yang perlu dijadikan fokus utama teruntuk manajer SDM ialah kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Penelitian ini mempunyai tujuan teruntuk memahami pengaruh implementasi kebijakan k3 pada pencegahan kecelakaan kerja. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode literature review. Kebijakan K3 adalah kebijakan yang ditetapkan oleh suatu organisasi atau pemerintah untuk memastikan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan bagi para pekerja. Penerapan kebijakan K3 berarti menerapkan langkah-langkah konkrit untuk memastikan bahwa lingkungan kerja sehat, aman, serta menyesuaikan standar keselamatan yang berlaku.

Studi Literatur: Identifikasi Dan Analisis Pengendalian Risiko Kecelakaan Pada Pekerja Proyek Konstruksi

Erika Ayenti, Susilawati
Abstract: Industri konstruksi merupakan suatu sektor yang memiliki risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi. Pada sektor konstruksi di Indonesia menempati peringkat pertama dengan angka kecelakaan kerja tertinggi. Lantas Keselamatan… tan dan Kesehatan Kerja sangat perlu menjadi pertimbangan bagi industri guna menghindari kecelakaan kerja. Pencegahan kecelakaan dapat dilakukan dengan menganalisis risiko yang ada yaitu mengidentifikasi bahaya,dan menilai risiko. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi bahaya risiko kerja yang terjadi pada proyek kontruksi. Metode yang digunakan dalam literatur riview yaitu metode narativ yaitu pengumpulan jurnal yang dilakukan dengan mencari sumber literatur berdasarkan kriteria yang ditentukan. Kriteria inklusi yang diambil antara lain: jurnal yang diterbitkan dalam 7 tahun terakhir yang terindeks Google Scholar. Berdasarkan hasil penelitian artikel ini didapatkan bahwa dimana kecelakaan yang sering terjadi di sektor kontruksi sangat banyak.

Analisis Kepatuhan Pekerja Konstruksi Pada Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)

Amanda Aulia, Susilawati
Abstract: Alat pelindung diri (APD) merupakan bagian dari pencegahan kecelakaan di tempat kerja. APD adalah alat yang pekerja gunakan untuk melindungi dirinya dari risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Meskipun APD merupakan… n langkah terakhir dalam pengendalian dan pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja setelah penerapan tindakan penanggulangan administratif dan teknis, namun potensi penerapannya masih besar. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka atau analisis literatur. Dimana metode ini melibatkan pencarian, seleksi, dan evaluasi dari beberapa artikel dan jurnal yang telah dipublikasikan dalam lima tahun terakhir ini. Yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang topik yang diangkat yang mana untuk memberikan dasar teoritis penelitian yang lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kepatuhan pekerja konstruksi pada penggunaan alat pelindung diri (APD). Kepatuhan terhadap penggunaan alat pelindung diri termasuk faktor yang membantu mengurangi kecelakaan di tempat kerja. Kecelakaan di tempat kerja terjadi karena kurangnya penyediaan alat pelindung diri (APD) serta kesadaran pekerja mengenai penggunaan APD yang baik menurut standar yang telah ditetapkan dan kurangnya pengetahuan. Penggunaan alat pelindung diri pada industri dimaksudkan untuk menghadirkan tenaga kerja yang produktif dan sehat. Namun menurut pekerja, hal ini tidak menjamin tidak akan terjadi kecelakaan kerja. APD merupakan bagian dari serangkaian tindakan keselamatan untuk meminimalkan dampak risiko kecelakaan kerja.