Search Articles & Publications

Showing 91 articles found for "Elektronik"

ENTERPRISE ARCHITECTURE DESIGN ON IMPROVING DISKOMINFO SERVICES IN CENTRAL LOMBOK REGENCY USING TOGAF 9.2

Suhita, Baiq Vidisasca, Fajrillah, Asti Amalia Nur, Nurtrisha, Widyatasya Agustika
Abstract: Abstract: Currently, the increasing needs of the community to obtain efficient, effective, transparent and accountable public services. Various applications are designed in order to realize a transparent work system of accountable… ccountable funds and an increase in work processes that are fast, precise, and accurate. Therefore, local governments are now developing e-Government or in the Indonesian government known as the Electronic-Based Government System (SPBE). In running SPBE, the Central Lombok Regency Government, especially the Department of Communication and Informatics, participates in developing SPBE, one of which is in the Informatics Application Division which has an Informatics Application Management Program. This research aims to support SPBE-based informatics application management services for OPDs in Central Lombok Regency and the public. This SPBE design adopts the TOGAF 9.2 approach, and is also adjusted to the Presidential Regulation on Electronic-Based Government Systems in designing. This research focuses on the Informatics Application Management Program with business process architecture domain, service architecture domain, data and information architecture domain, application architecture domain, and technology (infrastructure) architecture domain. The result of this research is a blueprint that will be used as a solution or support for the running of SPBE in the Informatics Application Management Program. Keywords: electronic-based government system, department of communication and informatics, informatics application management program, togaf 9.2 Abstrak Saat ini, meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yang efisien, efektif, transparan dan akuntabel publik. Berbagai aplikasi di rancang agar dapat mewujudkan sistem kerja yang transparan dana akuntabel serta adanya peningkatan proses kerja yang cepat, tepat, dan akurat. Maka dari itu, Pemerintah daerah kini mengembangkan e-Government atau di pemerintahan Indonesia dikenal sebagai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dalam menjalankan SPBE Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika ikut serta mengembangkan SPBE salah satunya pada Bidang Aplikasi Informatika yang memiliki Program Pengelolaan Aplikasi Informatika. Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk menunjang layanan pengelolaan aplikasi informatika berbasis SPBE bagi OPD yang ada di Kab. Lombok Tengah dan juga publik. Perancangan SPBE ini mengadopsi pendekatan TOGAF 9.2, dan juga di sesuaikan dengan Peraturan Presiden tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dalam melakukan perancangan. Penelitian ini berfokus pada Program Pengelolaan Aplikasi Informatika dengan domain arsitektur proses bisnis, domain arsitektur layanan, domain arsitektur data dan informasi, domain arsitektur ap-likasi, dan domain arsitektur teknologi (infrastruktur). Hasil dari penelitian ini yaitu suatu blueprint yang nantinya akan dijadikan solusi ataupun penunjang berjalannya SPBE dalam Program Pengelolaan Aplikasi Informatika. Kata kunci: aplikasi informatika, program pengelolaan aplikasi informatika, enterprise architecture, togaf 9.2

ARCHITECTURAL DESIGN OF BAKUNJANGAN TOURISM APPLICATION IN BANJARMASIN CITY USING ZACHMAN FRAMEWORK

Hidayat, Muhammad, Afriani, Dina
Abstract: Abstract: The implementation of Enterprise Architecture (EA) in Banjarmasin city's tourism sector is essential to improve the effectiveness of information provided to tourists accessing electronic-based services. Unfortunately,… nately, there are some crucial challenges to the fundamental requirements of EA in the tourism sector. There is still partial implementation, a lack of understanding of the technological advances used in Banjarmasin city tourism promotion, a lack of understanding of the implementation in an application architecture framework design and the technology to be used, not having good documentation in the design of application systems and slow services in tourism promotion. There is no certainty of normative standardization for system development operating procedures. This research aims to design the Zachman Framework (ZF) Application architecture as an Enterprise Architecture Planning (EAP) methodology, to visualize spatial data. This application is designed to assist users in displaying spatial data in the form of interactive maps that can be accessed via the internet. The software development method used is the iterative and incremental method with the Zachman Framework approach to application design. Data was collected through surveys and interviews at the Department of Culture, Youth, Sports and Tourism (DISBUDPORAPAR) of Banjarmasin City, with the current number of tourism data being 55 tourist attractions. This application can later be used to introduce tourist attractions in Banjarmasin City to the wider community, including tourists visiting this city.             Keywords: enterprise architecture (ea), tourism, zachman framework (zf)   Abstrak: Penerapan Enterprise Architecture (EA) disektor pariwisata kota Banjarmasin amatlah penting untuk meningkatkan efektivitas informasi yang diberikan kepada wisatawan yang mengakses layanan berbasis elektronik. Sayangnya, ada beberapa tantangan krusial terhadap persyaratan mendasar EA di sektor pariwisata. Masih ada yang diimplitasikan seara parsial, kurangnya pemahaman dalam kemajuan teknologi yang digunakan pada promosi pariwisata kota Banjarmasin, kurangnya pemahaman akan implimentasi dalam sebuat perancangan kerangka kerja arsitektur aplikasi dan teknologi yang akan digunakan, tidak memiliki dokumentsai yang baik dalam perancangan sistem aplikasi serta pelayanan yang lambat dalam promosi pariwisata. Belum adanya kepastian standarisasi normatif untuk prosedur operasi pengembangan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk merancang arsitektur Aplikasi Bakunjangan Zachman Framework (ZF) sebagai metodologi Enterprise Architecture Planning (EAP),  untuk memvisualisasikan data spasial. Aplikasi ini dirancang untuk membantu pengguna dalam menampilkan data spasial dalam bentuk peta interaktif yang dapat diakses melalui internet. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah metode iteratif dan inkremental dengan pendekatan Zachman Framework untuk perancangan aplikasi. Data dikumpulkan melalui survey dan wawancara pada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DISBUDPORAPAR) Kota Banjarmasin, dengan jumlah data pariwisata saat ini yakni 55 tempat wisata. Aplikasi ini nanti dapat digunakan untuk memperkenalkan objek wisata di Kota Banjarmasin kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan yang berkunjung ke kota ini.   Kata kunci: enterprise architecture (ea), pariwisata, zachman framework (zf)

IMPLEMENTATION OF E-CRM UP-SELLING AND CROSS - SELLING STRATEGY AT MITRA SEJAHTERA STORE

Adlina, Nur, Afrisawati, Afrisawati, Harahap, Indra Ramadona
Abstract: Abstract: The development of information technology has experienced a very rapid growth, especially the internet. The Internet makes a very helpful contribution in a business field. Fierce business competition and the rapid… pid growth of information technology make it easy for customers to switch to other stores. Mitra Sejahtera has not implemented a service that makes it easier for customers to buy goods easily and still uses the service manually, sales report data is still used in the general ledger so it is not efficient to do neatly organized records, customers must come directly to the store to find out what products are sold then customers do not know the latest discounts and products sold in stores. Mitra Sejahtera is a beauty business venture that sells brand products such as, wardah, emina, implora, garnier, etc. One of the efforts in improving services is by applying the concept of Customer Relationship Management (CRM) and implementing Up-Selling and Cross-Selling strategies. The goal achieved in this stage is the operability of the results of the system design that has been made. With this CRM design and Up-Selling and Cross-Selling strategy, it can increase sales in meeting customer needs. This system was created to make it easier for Toko Mitra Sejahtera to sell products, process data in a computerized manner and can improve service to customers.   Keywords : cosmetics;  electronic customer relationship management (E-CRM); up-selling and cross-selling strategies   Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat terutama internet. Internet memberikan kontribusi yang sangat membantu dalam bidang bisnis. Persaingan bisnis yang ketat dan pesatnya pertumbuhan teknologi informasi memudahkan pelanggan untuk beralih ke toko lain. Mitra Sejahtera belum menerapkan layanan yang memudahkan pelanggan untuk membeli barang dengan mudah dan masih menggunakan layanan secara manual, data laporan penjualan masih digunakan dalam buku besar sehingga tidak efisien untuk melakukan pencatatan yang tertata rapi, pelanggan harus datang langsung ke toko untuk mengetahui produk apa yang dijual maka pelanggan tidak mengetahui diskon terbaru dan produk yang dijual di toko. Mitra Sejahtera adalah usaha bisnis kecantikan yang menjual produk brand seperti, wardah, emina, implora, garnier, dll. Salah satu upaya dalam meningkatkan pelayanan adalah dengan menerapkan konsep Customer Relationship Management (CRM) dan menerapkan strategi Up-Selling dan Cross-Selling. Tujuan yang dicapai pada tahap ini adalah operabilitas hasil desain sistem yang telah dibuat. Dengan desain CRM ini dan strategi Up-Selling dan Cross-Selling, dapat meningkatkan penjualan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Sistem ini dibuat untuk memudahkan Toko Mitra Sejahtera dalam menjual produk, mengolah data secara komputerisasi dan dapat meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.   Kata Kunci : kosmetik;  manajemen hubungan pelanggan elektronik (E-CRM); strategi up-selling dan cross-selling

FEASIBILITY ANALYSIS OF REINSURANCE WEBSITE USING THE HEURISTIC EVALUATION METHOD

Rachmat, Adam, Arief, Rifiana
Abstract: Abstract: PT. Energi Mandiri Internasional was established on November 22, 2011 as a reinsurance broker consultant and risk management consultancy to ensure the financial stability of reinsurance service users. The company's… ny's website; energyre-int.com as a place to self advertise the company with an electronic mail feature to answer questions from potential clients. Heuristic evaluation method was used to test the feasibility of the user interface and analyze the appearance of the interface from the energyre-int.com website. This test was conducted using questionnaires with 34 respondents of reinsurance consulting services users. The results obtained from testing on the Severity rating scale and using the Eight Golden Rules are recommendations for improvement on aspects that have a value of 1 which means that there are errors but can be ignored; Help and documentation with a value of 0.99, the Error Prevention aspect with a value of 0.98, and the Match between system and the real world aspect with a value of 0.91.             Keywords: Heuristic Evaluation; Feasibility Analysis; Reinsurance; User interface; Recommendation.     Abstrak: PT. Energi Mandiri Internasional didirikan pada 22 November 2011 sebagai pialang dan konsultan reasuransi dan konsultasi manajemen risiko untuk memastikan stabilitas keuangan dari pengguna jasa reasuransi. Website perusahaan tersebut; energyre-int.com sebagai wadah untuk mengiklankan perusahaan dengan fitur surat elektronik untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan calon klien. Heuristic evaluation merupakan metode yang digunakan untuk menguji kelayakan user interface dan menganalisis tampilan antar muka dari website energyre-int.com. Pengujian ini dilakukan menggunakan kuesioner dengan 34 responden pengguna jasa konsultasi reasuransi. Hasil yang didapat dari pengujian dalam skala Severity rating  dan menggunakan aturan Eight Golden Rules adalah rekomendasi perbaikan pada aspek yang memiliki nilai 1 artinya ada kesalahan tapi bisa diabaikan; Help and documentation dengan nilai 0,99, aspek Error Prevention dengan nilai 0,98, dan aspek Match between system and the real world dengan nilai 0,91.   Kata kunci: Evaluasi Heuristik; Analisis Kelayakan; Reasuransi; Antarmuka Pengguna; Rekomendasi.  

PREDICTION OF GOODS STOCK SYSTEM IN SANTI ELECTRONIC SHOP WITH DOUBLE MOVING AVERAGE METHOD

Sari, Fita, Fauziah, Rizky, EIIyany, Hommy Dorthy
Abstract: Abstract : Santi Electronic Store is one of the shops that sells the needs of electronic products for the community. This store requires predictions that can estimate the number of items to be sold, this shop often experiences… iences a shortage of electronic products that will be purchased by customers. In designing the system using the Double Moving Average (DMA) forecasting method to support decisions in determining the amount of stock of electronic products to be sold for the next month. This forecasting application is made using Visual Basic Net 2010 programming language with Microsoft Office Access database. From making the system an application can be produced that can control optimal and economical demand and with a high level of accuracy and can predict the number of requests for electronic products in the coming period at the Santi Electronic Store so that the forecast results can help trading businesses so that stock does not occur requests for electronic products at the Santi Electronics Store.               Keywords : Hole; Multiple Moving Average; Prediction.  Abstrak : Toko Elektronik Santi merupakan salah satu toko yang menjual kebutuhan produk elekronik bagi masyarakat. Toko ini memerlukan prediksi yang bisa memperkirakan jumlah barang yang akan dijual, pada Toko ini sering mengalami kurangnya persediaan produk eIekronik yang akan dibeIi peIanggan. Dalam perancangan sistem menggunakan metode peramalan DoubIe Moving Average (DMA) untuk proses pendukung keputusan dalam menentukan jumlah stok produk elekronik yang akan dijual untuk buIan berikutnya. Aplikasi Peramalan ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman visualbasic net 2010 dengan database microsoft office acces. Dari pembuatan sistem dapat dihasilkan sebuah aplikasi yang dapat mengendalikan permintaan yang optimal dan ekonomis dan dengan tingkat akurasi yang tinggi serta dapat memprediksi jumlah permintaan produk elekronik pada periode yang akan datang di Toko Elektronik Santi sehingga hasil prakiraan peramalan tersebut dapat membantu usaha dagang agar tidak terjadi kehabisan stok permintaan produk elektronik pada Toko Elektronik Santi.   Kata kunci : Multiple Moving Average; Prediksi; Permintaan.

UTILIZATION OF BOOSTER CIRCUIT JOULE THIEF FOR GARDEN LIGHTING SOURCE OF VOLTAGE FROM THE SUN

Ananda, Ricki, Amin, Muhammad
Abstract: Abstract: Garden lighting from a sun source utilizes a series of joule thieves so that the lighting of the garden lights at night is bright. This research method uses a quantitative method because it must be tested on each&#8230; ch module so that it finds that there are three types of module systems to be combined, the booster or joule electronic thief module, the supply media solar module circuit, and finally, the control system with the Arduino nano board. The solar module used is a 1-watt solar module with 1n4004 diodes, which will convert the heat of sunlight into voltage. The voltage will be sent via the IC TP4056 input, the output from the IC TP4056 will charge the 18650 battery, which aims to ignite the booster circuit on the 12 W lamp, or the 3.7VDC input from the 18650 battery capable of turning on the 12W/220VAC led light. While the controller is connected to the LDR sensor and relay when the user makes the command, LDR > 800 of the provisions, the relay position from NC becomes open, or during the day, the relay will be in the NC position and turn off the 12W light in the booster circuit, while at night the relay will remain in the no position, so that it will connect the booster circuit voltage and turn on the 12W lamp (LDR < 800). Keywords: booster circuit; campus park lighting; solar panels   Abstrak: Penerangan taman dari sumber matahari memanfaatkan rangkaian joule thief agar penerangan lampu taman pada malam hari terang. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dikarenakan harus diuji coba pada tiap modul, sehingga mendapati ada tiga jenis sistem modul yang akan digabungkan, modul elektronika rangkaian booster atau joule thief, rangkaian modul surya media pensuplly, dan terakhir sistem controller dengan board arduino nano. Modul surya yang digunakan modul surya 1 watt dengan dioda 1n4004, akan mengubah panas cahaya matahari menjadi tegangan . Tegangan akan dikirimkan melalui input IC TP4056, output dari IC TP4056 akan mengisi baterai 18650 yang bertujuan sebagai penyala rangkaian booster pada lampu 12 W, atau input 3.7VDC dari baterai 18650 mampu menyalakan lampu led 12W/220VAC. Sementara controller terhubung kesensor ldr dan relay, ketika perintah yang dibuat oleh user, ldr > 800 dari ketentuan, posisi relay dari nc menjadi open, atau siang hari, relay akan diposisi nc dan mematikan lampu 12W pada rangkaian booster, sementara jika malam hari relay akan diposisi no, sehingga akan menghubungkan tegangan rangkaian booster dan menyalakan lampu 12W (ldr < 800).   Kata kunci : panel surya, penerangan taman, rangkaian booster.  

AUDIT SYSTEM INFORMATION ELECTRONIC MEDICAL RECORD AS STUDENT ONLINE LEARNING

Widiyanto, Wahyu Wijaya, Wulandari, Sri
Abstract: Abstract: In the current digital era, almost all health care sectors require fast, precise, detailed, and valid services. The results of observations show that during lectures, students still have difficulty understanding&#8230; g the flow of input, process, and output of a good application, and do not know and have an idea about Application Software in Health Care Facilities that are already running in health facilities because some students do Field Work Practices. placed in health care facilities institutions still use manual systems with paper and recording in ledgers, during the current pandemic. In this study, an electronic medical record information system was designed and built as a student learning application regarding health service applications, system accuracy test using ISO 9126, where ISO 9126 looks at Functionability, Reliability, usability, efficiency, maintainability, and portability of a good system and provides recommendations if there are findings that the system does not meet the needs. The results of this study obtained the value of the Information System that was built only 75,92593 % which is the result of quality measurement so that this application does not fall into the category of the ISO 9126 standard because there are Portability Characteristics, namely Adaptability and Installability elements are not met, for these finding recommendations for improvements are given so that the system can run perfectly. according to the need for use.             Keywords: Covid-19, Electronic Medical Records, Learning Media, ISO 9126   Abstrak: Pada era digital sekarang, hampir semua sektor pelayanan kesehatan membutuhkan pelayanan yang cepat, tepat, detail, dan valid. Hasil observasi menunjukkan bahwa selama perkuliahan mahasiswa masih kesulitan memahami alur input, proses, dan output dari suatu aplikasi yang baik, serta belum mengetahui dan mempunyai gambaran tentang Software Aplikasi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang sudah berjalan di fasilitas kesehatan dikarenakan beberapa mahasiswa yang melakukan Praktek Kerja Lapangan ditempatkan di institusi fasilitas pelayanan kesehatan masih menggunakan sistem manual dengan kertas dan pencatatan di buku. Pada penelitian ini dirancang dan dibangun sebuah sistem informasi rekam medis elektronik sebagai aplikasi pembelajaran mahasiswa mengenai aplikasi pelayanan kesehatan, uji akurasi sistem menggunakan ISO 9126, dimana ISO 9126 menilik Functionability, Reliability, usability, efesiency, maintainability dan portability sistem yang baik serta memberi rekomendasi apabila ada temuan sistem yang belum sesuai kebutuhan. Hasil dari penelitian ini diperoleh nilai Sistem Informasi yang dibangun hanya 75,92593 % yang merupakan hasil pengukuran kualitas sehingga aplikasi ini tidak masuk kategori standar ISO 9126 karena ada Karakteristik Portability yaitu unsur Adaptability, dan Installability tidak terpenuhi, untuk temuan ini diberikan rekomendasi perbaikan agar sistem dapat berjalan sempurna sesuai kebutuhan penggunaannya.   Kata kunci: Covid-19, Media Pembelajaran, Rekam Medis Elektronik, ISO 9126

PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE LAYANAN SPBE (E-GOVERNMENT) DI LINGKUNGAN PEMKAB SUKABUMI

Wulandari, Devita, Gumilang, Soni Fajar Surya, Mulyana, Rahmat
Abstract: Abstract: To increase the Electronic-Based Government System (SPBE) maturity level and comply with Presidential Regulation no. 95 of 2018, the Sukabumi Regency Government needs to standardize the SPBE design to be implemented&#8230; ented appropriately integrated with utilizing technological advances optimally. One of the frameworks used to design the SPBE architecture is using the Enterprise Architecture (EA). EA aims to meet the gap between the needs of stakeholders and the availability of government administration services. The journal's focus on the design of this SPBE EA is on the SPBE Service Domain in the Electronic-Based Government Administration Service. The design is carried out using a combination of references to the SPBE Presidential Regulation and the National SPBE Master Plan Attachment and one of the main components of the EA framework, namely TOGAF ADM. This design produces an output in the form of an Electronic-Based Government Administration Service Catalog. It is expected to be used as a reference in developing technology in the Regency Government Sukabumi both from practical contributions and academic contributions. Keywords: Enterprise Architecture; Service Architecture; SPBE; TOGAF ADM     Abstrak: Dalam rangka meningkatkan tingkat kematangan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) dan mematuhi Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Sukabumi perlu melakukan standarisasi terhadap perancangan SPBE agar dapat terimplementasi dan terintegrasi dengan baik dalam memanfaatkan kemajuan teknologi secara optimal. Salah satu kerangka kerja yang bisa digunakan untuk merancang Arsitektur SPBE yaitu menggunakan Enterprise Architecture (EA). EA bertujuan untuk memenuhi kesenjangan antara kebutuhan pemangku kepentingan dengan ketersediaan layanan administrasi pemerintahan. Fokus jurnal pada perancangan EA SPBE ini yaitu pada Domain Layanan SPBE di bagian Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik. Perancangan yang dilakukan memanfaatkan kombinasi antara referensi pada Perpres SPBE dan Lampiran Rencana Induk SPBE Nasional serta salah satu komponen utama framework EA yaitu TOGAF ADM. Perancangan ini menghasilkan keluaran berupa Katalog Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik dan diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam melakukan pengembangan teknologi di Pemkab. Sukabumi baik dari kontribusi praktis maupun kontribusi akademik.      Kata kunci: Arsitektur Layanan; Enterprise Architecture; SPBE; TOGAF ADM

RANCANG BANGUN APLIKASI PRESENSI MULTI EVENT DENGAN QR-CODE BERBASIS RESTFUL WEB SERVICE

Pratama, Fandy Indra, Mustagfirin, Mustagfirin, Fachreza, Ardian
Abstract: Abstract: Activities in the world of education and institutions are documents that must be documented which can be used as activity reports to the leadership. One such documentation is attendance documentation because attendance&#8230; tendance is sometimes very sensitive because it affects the prerequisites for further activities. Meanwhile, most attendance systems currently use conventional methods, namely printing attendance forms and participants taking notes on the form. After completion of the event, it is recorded in an electronic storage and the original sheet is archived. Meanwhile, universities and schools are required to be sensitive to technology so that they are not out of date. So the researchers proposed a presence system based on Scan Id QR Code based on Restful Web Service technology with the following process: (i) Schedule 1 time in advance; (ii) attendance by scanning the QR-Code ID to a scanner; (iii) Attendance monitoring. This proposed technology can be used for multi-platform and multi-event, so that to use this presence system, each agency can list its activities and its members. And as a member, you can do attendance by just scanning the QR-Code Id you have into a scanner. The development of this system uses the web engineering method because this method is appropriate for developing this system. So that the system is deemed capable of trimming the administration of the committee and minimizing the problem of data fraud and corruption.             Keywords: presence, qr-code, web engineering     Abstrak: Kegiatan pada dunia pendidikan dan instansi merupakan dokumen yang wajib didokumentasikan yang dapat digunakan sebagai laporan kegiatan ke pimpinan. Salah satu dokumentasi tersebut adalah dokumentasi presensi kehadiran karena presensi kehadiran terkadang sangat sensitif karena mempengaruhi prasyarat kegiatan selanjutnya. Sedangkan hampir besar sistem presensi saat ini menggunakan cara konvensional yaitu cetak formulir presensi dan peserta mencatat di formulir tersebut. Setelah selesai acara, dicatat di penyimpanan elektronik dan lembar aslinya diarsipkan. Sedangkan universitas dan sekolah dituntut peka terhadap teknologi agar tidak ketinggalan zaman. Sehingga peneliti mengusulkan sistem presensi berbasis dengan Scan Id qr-code berbasis teknologi Restful Web Service dengan proses sebagai berikut: (i) Jadwal 1 kali diawal; (ii) Presensi dengan cara scan Id qr-code ke mesin scanner; (iii) Pemantauan kehadiran. Teknologi yang diusulkan ini dapat digunakan untuk multi platform dan multi event, sehingga untuk menggunakan sistem presensi ini, setiap instansi dapat membuat daftar kegiatan dan anggotanya masing-masing. Serta sebagai anggota dapat melakukan presensi hanya melakukan scan Id qr-code yang dimiliki ke mesin scanner. Pengembangan sistem ini menggunakan metode web engineering karena metode tersebut tepat untuk mengembangkan sistem ini. Sehingga sistem tersebut dirasa mampu memangkas administrasi panitia dan memperkecil permasalahan kecurangan dan rusaknya data.   Kata kunci: presensi, qr-code, web engineering

Peran orang tua dalam melindungi anak dari konten negatif game online roblox: kajian Normatif

Rizki Ananda
Abstract: Pertumbuhan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memengaruhi cara anak-anak berinteraksi di dunia digital, termasuk melalui platform permainan daring seperti Roblox. Di samping memberikan dampak positif dalam hal pendidikan,&#8230; didikan, seperti stimulasi kreativitas dan kerja sama tim, Roblox juga menimbulkan potensi bahaya terkait paparan konten yang tidak pantas, contohnya kekerasan, ujaran kebencian, dan eksploitasi daring. Kajian ini berupaya untuk mengkaji bagaimana peran orang tua dalam menjaga anaknya dari materi negatif dalam permainan daring Roblox, menggunakan metode yuridis normatif. Penelitian ini bakal mengkaji kerangka-kerangka hukum dalam negeri yang relevan, seperti dalam Pasal 28B ayat (2) dari Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang mana UU Nomor 35 Tahun 2014 soal Perlindungan Anak, serta UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik nom de plume UU ITE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun aturan hukum di Indonesia secara teori sudah memberikan perlindungan buat anak-anak di dunia advanced, penerapannya di lapangan masih jauh dari sempurna. Ini terjadi karena kemampuan orang tua dalam hal literasi digital yang masih rendah, plus kurangnya pengawasan terhadap aktivitas anak di dunia maya. Karena itu, penting banget untuk memperkuat keterlibatan orang tua, di mana mereka berperan sebagai pemberi fasilitas, pendamping, dan pengawas kegiatan online anak. Kerja sama yang kuat antara keluarga, pemerintah, dan para pembuat platform digital jadi kunci utama buat menciptakan ruang digital yang aman, sesuai dengan prinsip kepentingan terbaik bagi anak.