Abstract:Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Sarambu, Kecamatan Porehu, Kabupaten Kolaka Utara, dengan tujuan untuk mengembangkan wisata edukatif dan dakwah kultural berbasis potensi lokal masyarakat.…
kat. Desa Sarambu memiliki kekayaan alam, sosial, dan religius yang besar, namun potensi tersebut belum dikelola secara optimal sebagai sarana edukasi dan dakwah berbasis komunitas. Kegiatan ini menggunakan pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development) yang berorientasi pada pengembangan aset dan kekuatan lokal masyarakat sebagai modal utama dalam pemberdayaan. Program utama yang dilaksanakan meliputi pembuatan tugu pembatas desa, video profil desa, pemasangan papan petunjuk wisata, penyusunan buku TPA, pelatihan pengurusan jenazah, serta gerakan kebersihan dan edukasi lingkungan. Semua kegiatan dirancang secara partisipatif melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran religius, partisipasi sosial, serta kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan potensi wisata lokal. Masyarakat yang sebelumnya pasif kini mampu berperan aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, serta mulai mengelola potensi wisata secara mandiri. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil memperkuat nilai-nilai Islam, budaya lokal, dan semangat gotong royong masyarakat melalui pengembangan wisata edukatif yang berkelanjutan. Pendekatan berbasis potensi lokal terbukti efektif dalam menciptakan masyarakat yang religius, mandiri, dan berdaya sosial.
Abstract:Sosialisasi keadilan gender dalam perspektif Islam menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda, khususnya dalam organisasi pelajar berbasis keagamaan seperti IPNU–IPPNU. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan…
aan sosialisasi gender pada LAKMUD PAC IPNU IPPNU Kecamatan Tulis, mengevaluasi pemahaman peserta, serta menganalisis perubahan pemahaman tersebut melalui pendekatan nilai-nilai Islam. Metode pengabdian menggunakan pendekatan participatory education melalui penyampaian materi interaktif, debat pro kontra berbasis studi kasus, dan sesi tanya jawab reflektif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan dokumentasi lapangan, kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta menunjukkan partisipasi tinggi sejak sesi pembukaan, dengan respons aktif terhadap pemaparan materi yang mencakup konsep gender, nilai qirānah, serta fakta sosial mengenai bias gender. Sesi debat menjadi bagian paling dinamis dan transformatif, di mana peserta mampu menyusun argumen kritis, meninjau ulang asumsi budaya, dan membedakan nilai agama dari konstruksi sosial. Observasi menunjukkan bahwa sosialisasi ini meningkatkan keterbukaan berpikir, kemampuan analisis, dan kesadaran peserta terhadap pentingnya keadilan dalam relasi sosial. Peserta juga menunjukkan perubahan sikap dalam menghargai perbedaan, menghindari stereotip, serta memahami bahwa ketidakadilan gender banyak bersumber dari budaya, bukan ajaran Islam. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memperkuat pemahaman gender berbasis nilai keislaman dan memberikan model sosialisasi yang efektif untuk diterapkan dalam kegiatan kaderisasi organisasi pemuda Islam.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan remaja masjid dalam membangun model bisnis yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam. Melalui program pelatihan dan pendampingan…
ndampingan intensif, para remaja Masjid Al-Mukhlisin Desa Tembung diberikan pemahaman tentang konsep dasar wirausaha syariah, etika bisnis Islami, dan cara mengembangkan usaha tanpa melanggar ketentuan syariah. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi bisnis, dan pendampingan lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai prinsip bisnis syariah serta munculnya ide-ide usaha halal yang siap dikembangkan secara berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini mengkaji peran prinsip-prinsip Alquran dalam proses pemberdayaan masyarakat di Pondok Cabe Udik. Dengan mengintegrasikan analisis konten kitab suci Alquran dan data lapangan yang diperoleh selama periode Januari…
anuari 2022 hingga Desember 2022, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi kontribusi yang diberikan oleh teks-teks keagamaan dalam membentuk kerangka kerja sosial dan ekonomi di wilayah tersebut. Dalam konteks pemberdayaan masyarakat, penekanan pada nilai-nilai Alquran seperti keadilan, solidaritas, dan tanggung jawab sosial menjadi vital. Prinsip-prinsip ini tidak hanya berfungsi sebagai pedoman moral, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam berbagai inisiatif yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Misalnya, melalui program berbasis komunitas yang merangkul visi pembangunan berkelanjutan, masyarakat di Pondok Cabe Udik telah berhasil mengimplementasikan proyek pengentasan kemiskinan yang align dengan ajaran Alquran.
Melalui pendekatan partisipatif, penelitian ini juga mengungkap bagaimana masyarakat tempatan mengambil inspirasi dari ajaran Alquran dalam praktik kehidupan sehari-hari, menciptakan suasana saling membantu dan berbagi sumber daya. Misalnya, kelompok-kelompok masyarakat yang dibentuk untuk mendukung usaha mikro kecil menengah (UMKM) didasari oleh kebersamaan yang diajarkan dalam ajaran Islam, yang mendukung individu dalam memperkuat kapasitas ekonomi mereka. Hal ini menunjukkan bahwa teks-teks suci tidak hanya dibaca, tetapi juga diterapkan secara praktis, memberikan semangat kolektif untuk mencapai pertumbuhan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, penelitian ini tidak hanya berfokus pada analisis kandungan Alquran, tetapi juga menganalisis interaksi yang dinamis antara aspek keagamaan dan kehidupan masyarakat. Hasil dari kajian ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi penelitian-penelitian selanjutnya serta bagi pengambil kebijakan untuk merumuskan strategi pemberdayaan yang lebih efektif, berbasis padanilai-nilai spiritual yang terintegrasi dengan kebutuhan dan aspirasi lokal.
Abstract:Masa remaja disebut juga masa pubertas, yaitu masa transisi yang unik ditandai dengan berbagai perubahan fisik, emosi dan psikis. Pada masa remaja cenderung memiliki rasa penasaran yang tinggi. Tanpa kontrol yang tepat dari…
ari dirinya sendiri maupun orangtua, hal ini bisa membuat mereka terjerumus pada pergaulan bebas. Bentuk pergaulan bebas pada remaja seperti seks bebas, penyalahgunaan narkoba, dan tindakan kenakalan remaja lainnya. Pada Januari 2023, laporan kasus kekerasan pada anak sebanyak 6 kasus dengan rincian dua kekerasan psikis dan empat kasus pelecehan seksual. Remaja yang sedang mengalami pubertas membutuhkan bimbingan dari lingkungan sekitarnya, orang tua, dan sekolah. Pondok Pesantren Al-Falah merupakan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan agama Islam dan menumbuhkan kesadaran dalam berperilaku yang baik. Agar remaja dapat melalui masa pubertas dan berperilaku dengan baik, dibutuhkan informasi dan edukasi seputar kesehatan reproduksi pada remaja putri di Pondok Pesantren. Metode: Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 26 Juli 2025. Adapun kegiatannya meliputi pemberian informasi dan edukasi terkait kesehatan reproduksi pada remaja dan diskusi seputar masalah pubertas pada remaja yang hadir dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil: Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, 100% remaja sudah tersosialisasi tentang kesehatan reproduksi dan masalah pada remaja. 80% remaja dapat menjawab pertanyaan dengan benar yang telah diajukan oleh penyaji.
Abstract:Kemajuan teknologi computer yang sangat pesat menuntut setiap individu untuk memiliki kemampuan adaptasi serta penguasaan terhadap ketermpilan dasar pengoperasian perangkat lunak, khususnya aplikasi pengolah kata seperti…
Microsoft word. Namun, di SMKN 1 Arjasa, keterampilan tersebut masing tergolong rendah karena belum adanya mata pelajaran khusus yang membahas penggunaan Microsoft word secara mendalam. Kondisi ini menyebabkan sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah yang berbasis penulisan. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam menggunakan Microsoft word sebagai bekal dalam mengerjakan tugas akademik serta persiapan menghadapi tuntutan dunia kerja. Metode pelatihan yang diterapkan adalah praktik langsung dengan pendekatan bertahap, dimulai dari pengenalan dasar hingga penguasaan fitur lanjutan seperti pengaturan margin, tata letak teks, dan pembuatan table.
Abstract:Penelitian ini mengkaji implementasi hadist, sebagai pedoman spiritual dan etika, dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Sendangtirto melalui program UMKM syariah. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian…
elitian dengan pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan survei terbatas terhadap 15 peserta program pemberdayaan ekonomi pada periode 2023-2024. Analisis data dipadu dengan teori maqashid syariah untuk mengintegrasikan nilai-nilai sejarah hadist shahih sebagai sumber rujukan utama ke dalam praktik ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan prinsip-prinsip hadist dalam pengembangan program UMKM syariah telah memberikan dampak positif terhadap kemandirian ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan optimalisasi potensi ekonomi lokal. Penelitian ini menyimpulkan dengan rekomendasi strategis untuk pengembangan lanjutan pemberdayaan ekonomi dan integrasi nilai-nilai etika Islam sebagai fondasi pengelolaan usaha, guna meningkatkan keadilan sosial dan keberlanjutan ekonomi di tingkat desa.
Abstract:Dakwah tidak harus selalu dalam bentuk ceramah atau khutbah. Film memberikan pendekatan dakwah kultural dan kreatif, yaitu menyampaikan pesan tanpa harus verbal secara eksplisit. Contoh: Film Ayat-Ayat Cinta mengangkat tema…
ema cinta dalam bingkai syariah. Film The Message (1976) menyampaikan sejarah kenabian secara epik. Serial Omar (2012) mengangkat perjuangan para sahabat Nabi. Metode yang akan digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah kualitatif yang menggunakan pendekatan normatif. Untuk mendapatkan data sekunder, observasi dan wawancara mendalam digunakan untuk mendapatkan data primer dan kajian perpustakaan selanjutnya adalah workshop kepada penggiat film kalangan muda Kabupaten Paser berkolaborasi dengan Rumah Produksi Warna Film Paser. Dari hasil pelatihan produksi film islami ditemukan beberapa kendala dalam pengembangan yaitu diperlukan forum diskusi untuk pengembangan wawasan keislaman sebagai sumber ide cerita film.Terbatasnya peralatan syuting atau akses rental untuk peralatan semi atau professional Terbatasnya pemahaman terkait orientasi out put film; Industri atau hanya kreatifTidak adanya wadah pemutaran yang permanenTerbatasnya koneksi untuk mendapakan dukungan biaya produksi Minimnya pemahaman terkait masa depan sektor film secara ekonomi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan buat menyelidiki kiprah manajemen pendidikan Islami pada menaikkan keterlibatan orang tua pada proses pendidikan anaknya. Melalui kajian pustaka & analisis data lapangan, penelitian ini memberitahuakn…
huakn bahwasannya manajemen pendidikan Islam memiliki kiprah yg sangat strategis pada membentuk kemitraan melalui orang tua. Ha ini memberitahukan bahwa acara parenting Islami yg terintegrasi menggunakan kurikulum sekolah bisa menaikkan pemahaman orang tua mengenai pendidikan Islam, dan mendorong mereka buat lebih aktif terlibat pada aktivitas sekolah. Keterlibatan orang tua yg aktif dapat menaikkan kualitas pendidikan, prestasi akademik anak, dan pembentukan karakter yg islami. Beberapa taktik yg bisa dilakukan seorang manajemen pendidikan Islam antara lain membentuk komunikasi yg efektif, melibatkan orang tua pada acara-acara sekolah, & menaruh training pada orang tua.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program kegiatan ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur'an pada hafalan doa harian dan surah pendek di KB-TK Islam Raih Impian Kota Tangerang Selatan, serta faktor pendukung…
ukung dan penghambatnya. Latar belakang penelitian didasari oleh keterbatasan waktu hafalan dalam jam reguler dan kajian mengenai kontribusi ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur'an pada hafalan doa harian dan surah pendek pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam kepada 4 informan, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program kegiatan ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur’an dilaksanakan melalui tahap perencanaan mencakup penetapan tujuan, penyusunan target hafalan, penjadwalan kegiatan, dan perencanaan target 1-3 ayat per pertemuan beserta materi pendukung surah. Tahap pelaksanaan yaitu pembukaan, kegiatan inti, dan penutup yang berjalan saling melengkapi dengan pembiasaan hafalan di kelas. Tahap evaluasi dilakukan melalui pemantauan langsung setiap pertemuan mencakup kelancaran hafalan, urutan ayat, serta ketepatan makhraj dan tajwid dasar, dengan hasil hafalan ditampilkan pada kegiatan puncak Ramadhan dan akhirusanah. Anak yang mengikuti program ini menunjukkan kualitas pelafalan, daya ingat, dan semangat menghafal yang lebih baik, berbeda dengan anak yang tidak mengikutinya. Faktor pendukung meliputi dukungan orang tua, kompetensi guru pembimbing, motivasi anak, serta lingkungan sekolah yang kondusif dan bernuansa Islami serta faktor penghambatnya meliputi perbedaan kemampuan hafalan anak, kurangnya konsistensi pengulangan di rumah, keterbatasan konsentrasi anak, serta frekuensi pertemuan yang hanya satu kali per minggu tanpa sesi pengganti saat hari libur. Dengan demikian, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi yang kuat antara guru, orang tua, dan lingkungan.