Search Articles & Publications

Showing 42 articles found for "Melatih"

JAVANESE SCRIPT HANACARAKA CHARACTER PREDICTION WITH RESNET-18 ARCHITECTURE

Sudewo, Egi Dio Bagus, Biddinika, Muhammad Kunta, Fadlil, Abdul
Abstract: Abstract: This study aims to train computers to recognize Javanese script characters known as Hanacaraka. The evaluation was conducted on the use of Convolutional Neural Network (CNN) with the ResNet-18 architecture in recognizing… ecognizing these characters. The research objective is to overcome traditional character recognition barriers and improve accuracy. The method employed includes building a CNN model with the ResNet-18 architecture and using diverse datasets. The results show a training accuracy of 100%, validation accuracy of 98.01%, and accuracy, precision, recall, and F1-score each at 100%. This study concludes that the developed model successfully achieves a high level of accuracy and contributes positively to the development of Javanese Hanacaraka character recognition technology.   Keywords: convolution neural network (CNN); javanese hanacaraka script; resnet-18             Abstrak: Penelitian ini bertujuan melatih komputer untuk mengenali huruf aksara Jawa Hanacaraka. Evaluasi dilakukan terhadap penggunaan Convolutional Neural Network (CNN) dengan arsitektur ResNet-18 dalam pengenalan karakter tersebut. Tujuan penelitian adalah mengatasi hambatan pengenalan karakter tradisional dan meningkatkan akurasi. Metode yang digunakan mencakup pembuatan model CNN dengan arsitektur ResNet-18 dan penggunaan dataset yang beragam. Hasilnya menunjukkan akurasi pelatihan 100%, validasi 98.01%, dan akurasi, presisi, recall, dan F1-score masing-masing sebesar 100%. Simpulan penelitian ini adalah bahwa model yang dikembangkan berhasil mencapai tingkat akurasi yang tinggi dan memberikan kontribusi positif pada pengembangan teknologi pengenalan karakter Hanacaraka Jawa. Kata kunci: convolution neural network (CNN); huruf aksara jawa hanacaraka; resnet-18  

PERFORMANCE ANALYSIS RESNET50 AND INCEPTIONV3 MODELS FOR CAPTION IMAGE GENERATOR

Priyambudi, Hasif, Hadinegoro, Arifiyanto
Abstract: Abstract: Generating caption image automatically is one of the challenges in computer vision. This field can be very helpful in many ways, for example search engines. Currently there are many image classification algorithms… hms that we can use to create a caption image model. In this article, we will compare performance between the Resnet50 and InceptionV3 models for text images. We will use 2000 (1800 train & 200 validation) image data and each image has 5 example captions to train the model. After the model is successfully created, we evaluate the model using 100 images and each image has 5 examples of additional captions that are not used in the training and validation process. The result of this research is that the InceptionV3 model is better than Resnet50. BLEU-1 is 0.53, BLEU-2 is 0.35, BLEU-3 is 0.18, BLEU-4 is 0.09, and METEOR is 0.35 for InceptionV3 model. While Resnet50 model has a value of BLEU-1 is 0.51, BLEU-2 is 0.31, BLEU-3 is 0.16, BLEU-4 is 0.06, and METEOR is 0.33.             Keywords: caption image; inceptionv3; LSTM; resnet50     Abstrak: Membuat gambar teks secara otomatis adalah salah satu tantangan dalam computer vision. Bidang ini bisa sangat membantu dalam banyak hal, misalnya mesin pencari. Saat ini banyak sekali algoritma klasifikasi citra yang dapat kita gunakan untuk membuat model teks citra. Pada artikel ini, kami akan membandingkan performa antara model Resnet50 dan InceptionV3 untuk gambar teks. Kami akan menggunakan 2000 (1800 train & 200 validation) data gambar dan setiap gambar memiliki 5 contoh caption untuk melatih model. Setelah model berhasil dibuat, kami mengevaluasi model menggunakan 100 gambar dan setiap gambar memiliki 5 contoh caption tambahan yang tidak digunakan dalam proses training dan validation. Hasil dari penelitian ini adalah model InceptionV3 lebih baik dibandingkan dengan Resnet50. BLEU-1 0.53, BLEU-2 0.35, BLEU-3 0.18, BLEU-4 0.09, dan METEOR 0.35 untuk model InceptionV3. Sedangkan model Resnet50 memiliki nilai BLEU-1 0.51, BLEU-2 0.31, BLEU-3 0.16, BLEU-4 0.06, dan METEOR 0.33.   Kata kunci: caption image; inceptionv3; LSTM; resnet50

DEEP LEARNING FOR FACES ON ORPHANAGE CHILDREN FACE DETECTION

Pernando, Yonky, Febrianti, Eka Lia, Syafrinal, Ilwan, Roza, Yuni, Afifah, Ummul Fitri
Abstract: Abstract: l -The field of computer vision is research in development technology to obtain information from images and replicate or imitate human visual processes, so that they can understand the objects around them. Deep… learning is a term used to describe a new era in learning that supports computer learning from big data machines. Convolutional Neural Networks (CNN) algorithms have made significant progress in the fields of object detection, image classification, and semantic segmentation. ;Object detection is a technique used to identify the type of object in a given image and the location of the object in the image. The field of computer vision is research in development technology to obtain information from images and replicate or imitate human visual processes, so that computers can know objects around them. Deep learning is the buzzword as a new era in machine learning that trains computers to find patterns from large amounts of data. Convolutional Neural Networks (CNN) algorithms have made significant progress in the fields of object detection, image classification, and semantic segmentation. Object detection is a technique used to identify the type of object in a particular image as well as the location of the object in the image.   Keywords: CNN, Computer Vision, Deep Learning, Face Detection;     Abstrak: 1 Bidang computer vision merupakan penelitian dalam teknologi pembangunan untuk memperoleh informasi dari citra dan mereplikasi atau meniru proses visual manusia, sehingga dapat memahami objek - objek disekelilingnya. Pembelajaran mendalam adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan era baru dalam pembelajaran mesin yang memungkinkan komputer belajar dari sejumlah besar data. [Algoritma Convolutional Neural Networks (CNN) telah membuat kemajuan yang signifikan di bidang deteksi objek, klasifikasi gambar, dan segmentasi semantik. Deteksi objek adalah teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi jenis objek dalam citra yang diberikan serta lokasi objek di dalam citra. Bidang computer vision merupakan penelitian dalam teknologi pembangunan untuk memperoleh informasi dari citra dan mereplikasi atau meniru proses visual manusia, sehingga komputer dapat mengetahui objek - objek disekelilingnya. Deep learning adalah kata kunci sebagai era baru dalam machine learning yang melatih komputer dalam menemukan pola dari jumlah besar data. Algoritma Convolutional Neural Networks (CNN) telah membuat kemajuan yang signifikan di bidang deteksi objek, klasifikasi gambar, dan segmentasi semantik. /Deteksi objek adalah teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi jenis objek dalam citra tertentu serta lokasi objek di dalam citra.   Kata kunci: CNN, Computer Vision, Deep Learning, Deteksi Wajah

ANALISIS KESULITAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MEMBACA WAKTU PADA JAM ANALOG DAN DIGITAL

Dira Salsabila Bilbina, Safrida Napitupulu, Isnan Nisa Nasution, Sutarini, Abdul Mujib
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai hambatan yang dialami siswa sekolah dasar dalam memahami dan membaca jam, baik yang berbentuk analog maupun digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif,… litatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara tidak terstruktur. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa tingkat sekolah dasar. Dalam pembelajaran Matematika, materi tentang waktu meliputi satuan-satuan seperti detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, hingga tahun. Satuan waktu berfungsi untuk mengukur lamanya suatu peristiwa berlangsung. Materi ini mulai diperkenalkan sejak jenjang sekolah dasar, yang mencakup pemahaman jenis-jenis satuan waktu, cara mengonversinya, melakukan perhitungan waktu, serta keterampilan membaca jam analog dan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca kedua jenis jam tersebut. Beberapa faktor penyebabnya antara lain keterbatasan media pembelajaran di sekolah, kurangnya ketertarikan siswa terhadap pelajaran Matematika, serta rendahnya dukungan dan bimbingan dari orang tua di rumah. Melalui penelitian ini diharapkan proses pembelajaran di kelas dapat diperbaiki dan ditingkatkan, khususnya dalam melatih kemampuan siswa membaca jam analog dan digital.

Peran Guru Dalam Pengelolaan Pembelajaran Di TK LKMD Walakone

Natalia Manakutty, Sela Souhaly, Grace Manakane, Meske Elly
Abstract: Peran guru adalah sebagai tenaga pendidik professional, guru memiliki tugas utama yaitu untuk mendidik, mengajar, membimbing mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik. pengelolaan pembelajaran adalah proses… roses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan penilaian kegiatan pembelajaran yang di lakukan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskripsi kualitatif. Penelitian deskripsi kualitatif merupakan penelitian yang berusaha mendeskripsikan dan menginterprestasikan data yang ada, disamping itu penelitian deskriptif terbatas pada usaha mengungkapkan suatu masalah atau dalam keadaan ataupun peristiwa sebagaimana adanya, sehingga bersifat sekedar mengungkapkan fakta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam pengelolaan pembelajaran di TK LKMD Walakone. penelitian ini menggunakan model penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian lapangan menunjukan peran guru dalam pengelolaan pembelajaran belum baik, di lihat dari pengelolaan pembelajaran yakni: perencanaan pembelajaran berupa RPPM, Prosem, Protah, dan Silabus yang di gunakan belum di berlakukan dengan baik di TK LKMD Walakone.

Penerapan Model Problem Based Learning Berbatuan Media Canva Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu di SMP Negeri 3 Pamona Utara

Ni Made Purwasih
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Canva di SMP Negeri 3 Pamona Utara. Model… PBL dipilih karena mampu melatih siswa dalam berpikir kritis, memecahkan masalah, dan meningkatkan pemahaman konsep melalui keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Sementara itu, media Canva digunakan sebagai alat bantu visual yang menarik dan interaktif guna meningkatkan minat serta keterlibatan siswa dalam pembelajaran.Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas (sebutkan kelasnya) di SMP Negeri 3 Pamona Utara. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi, dan wawancara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan media Canva secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus pertama, terdapat peningkatan pemahaman konsep meskipun masih terdapat beberapa kendala dalam adaptasi metode. Pada siklus kedua, hasil belajar siswa meningkat lebih optimal, ditandai dengan meningkatnya nilai rata-rata siswa dan persentase ketuntasan belajar. Selain itu, siswa menunjukkan respons yang lebih positif terhadap pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Dengan demikian, penerapan model PBL berbantuan media Canva dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan model serupa dalam mata pelajaran lain untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Penggunaan LKPD Untuk Menunjang Keaktifan Peserta Didik Pada Pembelajaran IPA Di SMPN 1 Ciruas

Adi Nestiadi, Afriyani Safitri, Fitka Aulia, Rasya Rahma Maulidya, Nanah Hasanah
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dalam meningkatkan aktivitas peserta didik pada pembelajaran IPA di SMPN 1 Ciruas. Pengumpulan data dilakukan… an melalui observasi langsung selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD sangat membantu meningkatkan partisipasi peserta didik dalam kegiatan individu maupun kelompok. LKPD juga mampu memotivasi peserta didik untuk belajar, melatih kemampuan berpikir kritis, dan mendorong kreativitas melalui aktivitas seperti eksperimen dan diskusi. Namun, penelitian ini menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan teknologi di sekolah dan ketidakmerataan partisipasi dalam kelompok. Solusi yang dilakukan adalah memanfaatkan perangkat ajar seperti proyektor dan membagi tugas kelompok secara adil. Secara keseluruhan, penggunaan LKPD memberikan dampak positif pada keaktifan dan pemahaman peserta didik, sehingga dapat menjadi strategi pembelajaran yang inovatif dan efektif.

Mendeteksi Penyakit Huanglongbing (HBL) Pada Tanaman Jeruk: Penerapan Teachable Machine Dalam Citra Digital

Audiatul Jinan, Zaehol Fatah
Abstract: Jeruk merupakan komoditas holtikultura dengan nilai ekonomi tinggi di indonesia, namun penyakit Hunglongbing (HBL), yang disebabkan oleh bakteri Candidatus Liberibacter asiaticus (Clas) dan disebabkan oleh vektot serangga… a Diaphorina citri, menjadi ancaman serius bagi produksi jeruk. Gejala HBL, seperti daun menguning, tunas terhambat, dan buah yang mengerut, menyebabkan penurunan kualitias dan kuantitas hasil jeruk yang signifikan. Deteksi dini penyakit ini sangat penting untuk mengurangi dampaknya, namun deteksi pada tahap awal sering kali terhambat kerena gejala baru muncul pada tahap lanjut. Salah satu solusi  yang menjajikan adalah penggunaan teknologi pembelajaran mesin dalam analisis citra digital. Teachable Machine, sebuah Platform dari Google, Digunakan untuk melatih model pembelajaran esin yang dapat mendeteksi gejala HBL pada tanaman jeruk secara cepat dan akurat dengan memanfaatkan citra digital. Data set gambar daun jeruk sehat dan yang terinfeksi HBL diperoleh melalui Platform Pencairan gambar, dan model pelatihan dilakukan dengan menyusaikan  parameter seperti epoch, batch size, dan learning rate. Evaluasi model menunjukkan akurasi klasifikasi yang signifikan, memberikan solusi deteksi dini yang efisien dan mudah diakses oleh petani. Penggunaan Teachable Machine menawarkan alternatif praktis bagi petani untuk mengidentifikasi penyakit tahap awal, yang dapat meningkatkan pengelolaan kesehatan tanaman jeruk dan mengurangi kerugian ekonomi akibat HBL. Hasil ini menekankan potensi besar teknologi  pembelajaran mesin dalam meningkatkan keberlanjutan pertanian melalui deteksi penyakit yang lebih cepat dan akurat.

Pengantar Ilmu Hukum (PIH)

Syaqira Putri, Elisatris Gultom
Abstract: Pengantar Ilmu Hukum (PIH) merupakan mata kuliah dasar yang memberikan pemahaman mengenai konsep-konsep dasar hukum, sistem hukum, serta peranannya dalam masyarakat. Hukum memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga… ketertiban dan keadilan sosial. PIH membahas berbagai sumber hukum, seperti hukum tertulis dan tidak tertulis, serta lembaga-lembaga yang terkait dengan penegakan hukum. Mata kuliah ini juga mengajarkan pemahaman tentang teori hukum, baik yang bersifat normatif maupun empiris, serta sistem hukum yang berlaku di Indonesia. Selain itu, PIH juga mengupas tentang hak dan kewajiban warga negara dalam kaitannya dengan hukum yang ada, serta bagaimana hukum dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Pemahaman ini penting bagi setiap individu agar dapat berperan aktif dalam kehidupan bernegara dan menjunjung tinggi supremasi hukum. Dengan demikian, PIH tidak hanya memberikan wawasan tentang norma-norma hukum tetapi juga melatih mahasiswa untuk berpikir kritis terhadap permasalahan hukum yang berkembang di masyarakat.

Evaluasi Dan Penilaian Yang Adil Dalam Konteks Pendidikan Inklusi

Kikis Eka Suyono Putri, M. Rika Wahyuni, Widya Fitriani Hasibuan, Dea Mustika
Abstract: Pendidikan inklusi merupakan pendekatan yang menjunjung tinggi keberagaman dan kesetaraan dalam lingkungan belajar. Dalam konteks ini, evaluasi dan penilaian yang adil menjadi aspek krusial untuk memastikan bahwa setiap… siswa memiliki kesempatan yang sama dalam menunjukkan potensi dan pencapaian akademiknya. Artikel ini mengeksplorasi tantangan dan strategi dalam merancang evaluasi dan penilaian yang adil dan inklusif. Berbagai faktor seperti kebutuhan khusus, latar belakang budaya, dan gaya belajar siswa dipertimbangkan untuk menciptakan lingkungan penilaian yang akomodatif dan meminimalkan bias. Selain itu, dibahas pula pentingnya memodifikasi alat penilaian, menyediakan akomodasi yang sesuai, dan melatih pendidik untuk memahami serta mengimplementasikan praktik penilaian yang sensitif dan adil. Tujuan utama artikel ini adalah untuk memberikan panduan praktis bagi pendidik dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan sistem evaluasi dan penilaian yang inklusif, sehingga setiap siswa memiliki kesempatan yang setara untuk mengekspresikan pengetahuan dan keterampilan mereka secara optimal