Search Articles & Publications

Showing 32 articles found for "Putih"

Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Keputihan Dengan Perawatan Perineal Remaja Putri

Dewi Rara Fauziah, Febi ratnasari, AYG Wibisono
Abstract: Kesehatan reproduksi perempuan sudah menjadi persoalan kesehatan yang harus diperhatikan terutama yang terjadi pada usia remaja. Berbagai masalah kesehatan reproduksi dapat terjadi pada usia remaja, salah satunya disebabkan&#8230; kan karena kurangnya perhatian juga pengetahuan terkait dengan kesehatan reproduksi. Permasalahan yang sering terjadi pada remaja putri adalah keputihan. Keputihan adalah secret atau cairan yang keluar selain darah yang berlebihan dari lubang vagina. Keputihan dapat disebabkan karena ketidak seimbangan kadar pH atau derajat keasaman pada vagina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan perawatan perineal pada remaja putri di SMKN 5 Tangerang. Penelitian ini mengguankan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang merupakan metode pengumpulan atau pengukuran data dari variabel independen dan variabel dependen yang dilakukan dalam satu waktu. tehnik sampling yang digunakan pada penelitian ini yaitu purposive sampling. Purposive sampling adalah tehnik untuk sampel penelitian dengan beberapa pertimbangan tertentu yang bertujuan agar data yang diperoleh nantinya bisa lebih representative, sampel sebanyak 110 responden. berdasarkan uji chi-square bahwa hasil p-value <0.05. Ada hubungan tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan perawatan perineal remaja putri di SMKN 5 kab. Tangerang yaitu dengan nilai p-value = 0.000 < 0,05.

Pengaruh Lactobacillus sp. Dan Streptococcus sp. Dalam Pembuatan Yogurt

Reny Guspratiwi
Abstract: Yoghurt merupakan produk fermentasi dari susu yang berbentuk semi solid. Proses fermentasi susu menjadi yogurt membutuhkan bantuan mikroorganisme, yaitu bakteri asam laktat. Penelitian ini menggunakan biakan murni Lactobacillus&#8230; acillus sp., Steptococcus sp., dan campuran keduanya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan yogurt yang dihasilkan oleh masing-masing biakan murni dan campuran kedua bakteri tersebut. Hasil pengamatan menunjukkan yogurt dari Streptococcus tidak terlalu kental, berwarna putih susu dengan lapisan bening kekuningan di bagian permukaan, rasa asam dan tidak enak, berbau seperti yogurt, tidak terdapat endapan, dan pH 5. Yogurt yang dihasilkan dari Lactobacillus, yakni yogurt tidak kental, berwarna putih susu dengan lapisan bening kekuningan di bagian permukaan, rasa seperti susu basi dan tidak enak, berbau asam menyengat, terdapat endapan, dan pH 5. Yogurt dengan mikroorganisme campuran didapat yogurt yang cukup kental, berwarna putih susu dengan lapisan bening kekuningan di bagian permukaan, rasa lebih asam dari yogurt Streptococcus namun lebih enak, berbau agak asam, tidak terdapat endapan, serta pH 5   Kata Kunci : Yogurt, Fermentasi, Lactobacillus sp., Streptococcus sp.