Search Articles & Publications

Showing 1580 articles found for "Telah"

KLINIK INOVASI DESA CIPAEH : PENDAMPINGAN DIGITALISASI UMKM, RUMAH LITERASI ANAK, DAN PEMBUATAN BAK SAMPAH PERMANEN BERBASIS SAINTEK BERDAMPAK

Harsono, Pramudi, Alimatilla, Mizda, Cheviola, Ibra Putra, Rohmah, Safitri, Maharani, Annisa, Nisrina, Ririn
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini disusun sebagai model Klinik Inovasi Desa Cipaeh yang mengintegrasikan pendampingan digitalisasi UMKM, penguatan rumah literasi anak, dan inisiasi bank sampah berbasis Saintek Berdampak.… rdampak. Program dilaksanakan dalam kerangka Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa Tahun 2026 Kelompok 99 di Desa Cipaeh, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang. Latar belakang program bertumpu pada kebutuhan pemberdayaan masyarakat yang meliputi peningkatan kapasitas ekonomi lokal, kualitas pendidikan dan literasi, pengelolaan lingkungan, serta penguatan kolaborasi multipihak. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara, pendampingan, demonstrasi, monitoring, dan evaluasi. Rancangan kegiatan diarahkan pada tiga klaster utama, yaitu Klinik Digital UMKM, Rumah Literasi Anak, dan Gerakan Pembuatan Bak Sampah Permanen Berbasis RT/RW. Luaran yang ditargetkan mencakup laporan akhir, artikel pengabdian, publikasi media, video kegiatan, dokumen kemitraan, policy brief, model pemberdayaan, dan produk UMKM. Artikel ini menjelaskan rancangan naskah pengabdian yang dapat dilengkapi dengan data aktual setelah kegiatan berlangsung, sehingga dapat menjadi dokumen akademik yang relevan, berdampak, inklusif, dan berkelanjutan bagi pembangunan Desa Cipaeh, Gunung Kaler, Tangerang.

STUNTING DAN PENTINGNYA PENIMBANGAN BALITA SETIAP BULAN: EDUKASI DAN PENDAMPINGAN POSYANDU DI DESA LEUBOK SUKON, KECAMATAN INGIN JAYA, KABUPATEN ACEH BESAR

Fauziah, Fauziah, Yusrika, Yusrika, Sakdah, Nurul, Mansuriza, Mansuriza, Andriani, Irma, Auliansyah, M.Ogi
Abstract: Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis pada balita yang masih menjadi prioritas kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Aceh yang tercatat memiliki prevalensi stunting di atas angka nasional. Salah… alah satu strategi penting dalam pencegahan dan deteksi dini stunting adalah kegiatan penimbangan dan pengukuran balita secara rutin setiap bulan di Posyandu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita dan kader Posyandu mengenai stunting serta pentingnya penimbangan balita setiap bulan di Desa Leubok Sukon, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Metode pelaksanaan meliputi survei pendahuluan, penyuluhan kesehatan, demonstrasi pengukuran antropometri, pendampingan pengisian Kartu Menuju Sehat (KMS), serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah ibu yang memiliki balita dan kader Posyandu setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang pengertian, penyebab, dampak, dan cara pencegahan stunting, serta peningkatan pemahaman mengenai manfaat penimbangan balita setiap bulan sebagai sarana pemantauan tumbuh kembang secara dini. Partisipasi ibu balita dalam kegiatan Posyandu juga menunjukkan peningkatan setelah kegiatan edukasi dilaksanakan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya percepatan penurunan stunting di tingkat desa melalui penguatan peran keluarga dan kader kesehatan.

PERAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 14 LUWU TIMUR

Sultani, Muh. Iqra, Alimuddin, Alimuddin, Patawari, Firman, Pirol, Abdul, Firmansyah, Firmansyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMA Negeri 14 Luwu Timur dan mendeskripsikan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat kepala sekolah… olah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di SMA Negeri 14 Luwu Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh secara langsung dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik, serta data sekunder yang berasal dari dokumen sekolah, laporan kegiatan, buku, jurnal ilmiah, artikel, dan data dari instansi terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan konfirmasi kepada informan, triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran manajerial kepala sekolah di SMA Negeri 14 Luwu Timur telah berjalan secara sistematis dan terintegrasi. Peran tersebut diwujudkan melalui fungsi kepala sekolah sebagai edukator dalam mengembangkan kompetensi guru dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sebagai manajer dalam melaksanakan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi program sekolah, sebagai supervisor dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap proses pembelajaran, serta sebagai pemimpin yang menerapkan kepemimpinan demokratis dalam mengarahkan, memotivasi, dan melibatkan seluruh warga sekolah. Faktor pendukung peningkatan kualitas pendidikan meliputi kerja sama warga sekolah, komitmen dan kedisiplinan guru, lingkungan sekolah yang kondusif, kepemimpinan kepala sekolah, serta budaya kerja yang positif. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, kemampuan teknologi guru yang belum merata, keterbatasan sumber daya pendidikan, serta perbedaan kesiapan guru dalam menghadapi perubahan.

ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BARANG DAGANG UNTUK MENGURANGI RISIKO STOCKOUT DENGAN METODE REORDER POINT (ROP) DI KOPERASI PEGAWAI PEMPROV JABAR, KOTA BANDUNG

Wildayanti, Wildayanti, Takwim, R. Iim
Abstract: Koperasi Pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat (KPPP Jabar) menghadapi masalah stockout berulang pada unit usaha niaga barang, meskipun sistem informasi SmartCoop telah tersedia sejak tahun 2024. Pengendalian persediaan… yang berjalan masih bersifat intuitif dan reaktif, sehingga data historis penjualan pada SmartCoop belum pernah dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan pemesanan ulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi sistem pengendalian persediaan yang berjalan, mengidentifikasi kendala dalam menjaga ketersediaan barang dagang, serta merumuskan penerapan metode Reorder Point (ROP) dan Safety Stock. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melalui wawancara semi terstruktur, observasi non partisipan, dan studi dokumentasi, yang dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 17 barang yang mengalami stockout selama periode Januari sampai Maret 2026, perhitungan ROP dan Safety Stock berhasil dirumuskan untuk enam barang prioritas, dengan nilai ROP berkisar 10 sampai 36 unit dan total Safety Stock 65 unit. Penelitian menyimpulkan bahwa penerapan ROP dan Safety Stock berbasis data SmartCoop yang sudah ada layak diadopsi tanpa memerlukan investasi teknologi tambahan.

UPAYA SEKOLAH DALAM MENGHADAPI BANJIR DI SEKOLAH DASAR NEGERI 111 BURAU PANTAI

Ningsih, Rizky Surya, Taqwa, Taqwa, Firmansyah, Firmansyah
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh kondisi SD Negeri 111 Burau Pantai yang berada di wilayah rawan banjir sehingga berpotensi mengganggu proses pembelajaran dan keselamatan warga sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk… k mendeskripsikan upaya sekolah dalam menghadapi banjir di SD Negeri 111 Burau Pantai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, siswa, dan pihak Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Luwu Timur. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya sekolah dalam menghadapi banjir telah dilakukan pada tahap pra bencana, saat bencana, dan pascabencana. Upaya tersebut meliputi peningkatan kesiapan warga sekolah melalui pemberian arahan dan pembiasaan menghadapi banjir, pelaksanaan tindakan tanggap darurat dengan mengutamakan keselamatan peserta didik dan pengamanan aset sekolah, serta rehabilitasi dan rekonstruksi melalui pembersihan lingkungan, perbaikan fasilitas, dan perbaikan sarana pendukung setelah banjir. Namun demikian, pelaksanaan upaya tersebut belum didukung oleh sistem kebencanaan yang terstruktur, seperti sistem peringatan dini, jalur evakuasi, titik kumpul, serta pelaksanaan pelatihan dan simulasi kebencanaan secara berkala. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa upaya sekolah dalam menghadapi banjir telah dilaksanakan, tetapi masih memerlukan penguatan melalui penyediaan sarana pendukung, peningkatan kapasitas warga sekolah, dan kerja sama dengan instansi terkait agar pelaksanaannya lebih efektif, terencana, dan berkelanjutan.

PENERAPAN ELECTRONIC GOVERNMENT MELALUI SRIKANDI DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI GORONTALO

Rajak, Adelia, Nani, Yacob Noho, Pakaya, Rahmatia
Abstract: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerapan Electronic Government Melalui SRIKANDI di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo. Menggunakan teori e-government yang terdiri dari tiga indikator… menurut Indrajit dalam (Andi et al., 2025), yaitu Support (Dukungan), Capacity (Kapasitas), dan Value (Nilai/Manfaat). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tujuh informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari indikator Support, dukungan pimpinan dan regulasi sudah tersedia namun masih terdapat keterbatasan sarana pendukung seperti alat pemindai (scanner), perangkat komputer yang jarang mendapat pembaruan dan kualitas jaringan internet yang belum stabil. Dari indikator Capacity, sebagian besar pegawai telah mampu mengoperasikan aplikasi namun masih terdapat kesenjangan kemampuan antarpegawai serta keterbatasan infrastruktur teknologi. Dari indikator Value, aplikasi SRIKANDI telah memberikan manfaat nyata berupa efisiensi waktu, penghematan biaya operasional, pengurangan penggunaan kertas, serta pengelolaan arsip yang lebih tertib dan terintegrasi. Kesimpulannya, penerapan SRIKANDI telah berjalan cukup baik namun belum sepenuhnya optimal dan memerlukan penguatan terpadu pada ketiga indikator secara berkesinambungan.

IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN SOSIAL USAHA EKONOMI PRODUKTIF (UEP) OLEH DINAS SOSIAL DI PROVINSI GORONTALO

Walangadi, Alfisander, Tui, Fenti Prihatini Dance, Tantu, Romy
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi Program Bantuan Sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP) oleh Dinas Sosial Provinsi Gorontalo yang ditinjau berdasarkan teori implementasi kebijakan George… rge C. Edwards III, meliputi aspek komunikasi (communication), sumber daya (resources), disposisi (disposition), dan struktur birokrasi (bureaucratic structure). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Koordinator UEP Provinsi Gorontalo, Koordinator UEP Kabupaten Bone Bolango, Pegawai Dinas Sosial, serta masyarakat penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Bantuan Sosial UEP oleh Dinas Sosial Provinsi Gorontalo telah berjalan, namun belum sepenuhnya optimal. Pada aspek komunikasi, sosialisasi program telah dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, assessment, dan monitoring, tetapi penyampaian informasi di beberapa daerah masih belum merata. Pada aspek sumber daya, pelaksanaan program didukung oleh SDM yang kompeten, informasi berbasis assessment, kewenangan yang jelas, serta sarana dan prasarana yang memadai, namun masih terdapat kendala berupa keterbatasan waktu pelatihan dan kemampuan teknologi sebagian penerima manfaat. Pada aspek disposisi, pelaksana menunjukkan komitmen, tanggung jawab, dan responsivitas yang baik dalam melaksanakan program serta memberikan pendampingan berkelanjutan. Pada aspek struktur birokrasi, pelaksanaan program telah mengacu pada prosedur yang sistematis serta didukung koordinasi antarunit dan mekanisme monitoring-evaluasi berkala, namun luasnya wilayah kerja dan keterbatasan jumlah pendamping masih menjadi tantangan.

PERBANDINGAN STATUS GIZI ANTARA MAHASISWA YANG TINGGAL DI RUMAH DENGAN MAHASISWA RANTAU DI DIPLOMA TIGA KEPERAWATAN DI UNIVERSITAS ABULYATAMA

Yusrika, Yusrika, Mansuriza, Mansuriza, Fauziah, Fauziah, Rejeki, Safitri Sri
Abstract: Beban Ganda Malnutrisi (Double Burden of Malnutrition) terbesar bagi dunia dalam hal giziĀ  yaitu kekurangan gizi dan kelebihan gizi. Kejadian ini telah menjadi perhatian dunia dan membutuhkan solusi yang tepat, salah satu… tu kelompok yang rentan terhadap masalah gizi yaitu usia dewasa dengan masa usia > 18 tahun. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan status gizi antara mahasiswa yang tinggal di rumah dengan Mahasiswa Rantau di Diploma Tiga Keperawatan Universitas Abulyatama. Metode penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah populasi sebanyak 150 orang mahasiswa dan mahasiswi Diploma Tiga Keperawatan Universitas Abulyatama, sampel sebanyak 60 orang mahasiswa dan mahasiswi yang terdiri 30 orang yang tinggal dirumah dan 30 orang tinggal dirantau, teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 17 s/d 22 Juni 2025, analisa data yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan uji independen t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang tinggal dirumah rata-rata nilai IMT (status gizi) adalah 21,22, sedangkan responden yang tinggal dirantau rata-rata nilai IMT (status gizi) 20,16 dengan nilai perbedaan sebesar 1,06 dan p- value 0,042. Kesimpulan status gizi mahasiswa yang tinggal di rumah lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa yang tinggal dirantau. Diharapkan pada mahasiswa dan mahasiswi untuk menjaga status gizi tetap normal dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan pengaturan pola makan yang baik, sehingga dapat mencegah terjadinya gizi kurang.

KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR BADAN PERENCANAAN, PENELITIAN, DAN PENGEMBANGAN DAERAH PROVINSI GORONTALO

Mustapa, Ade Lina Suryani, Isa, Rusli, Agussalim, Alfiyah
Abstract: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui optimalisasi kinerja pegawai di BAPPPEDA Provinsi Gorontalo dilihat dari aspek; (1) pemahaman program, (2) ketepatan sasaran, (3) ketepatan waktu, (4) tercapainya tujuan dan (5)… ) perubahan nyata. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif, sedangkan tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dianalisis, bahwa peningkatan efektivitas kinerja pegawai BAPPPEDA Provinsi Gorontalo bahwa,(1) pemahaman program, (2) ketepatan sasaran, (3) ketepatan waktu, (4) pencapaian tujuan, dan (5) perubahan nyata telah menunjukkan hasil yang baik, berbagai kendala teknis dan budaya kerja masih perlu dibenahi secara berkelanjutan. Dukungan kualitas Sumber Daya Manuasia, kolaborasi yang sinergis, dan komitmen pimpinan, organisasi diharapkan mampu memperkuat transformasi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, adaptif, dan berbasis bukti (evidencebased policy).

PENERAPAN DAN TANTANGAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PADA BANK SAMPAH DI INDONESIA

Rita J D Atarwaman, Zahra, Zahra, Nasela, Eka Putri Aulia, Fanath, Muhamad Hamzah, Kamara, Ahmad Dany, Latukau, Halima, Ameth, Surya, Pattiruhu, Mendy Natasya
Abstract: Peningkatan volume sampah yang tidak diimbangi dengan infrastruktur pengelolaan yang memadai menjadi salah satu permasalahan lingkungan utama di Indonesia. Bank sampah hadir sebagai solusi berbasis komunitas, namun keberlanjutannya… lanjutannya sering kali terbentur keterbatasan modal dan manajemen. Program Corporate Social Responsibility (CSR) memiliki potensi strategis untuk mengatasi kendala tersebut, meskipun dalam praktiknya masih menghadapi berbagai hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model penerapan CSR pada bank sampah di Indonesia serta mengidentifikasi tantangan utama yang menghambat efektivitas program tersebut. Metode yang digunakan adalah [kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Bank Sampah X / metode tinjauan pustaka sistematis (systematic literature review)]. Data dikumpulkan melalui [wawancara mendalam dengan pengelola bank sampah dan perwakilan perusahaan, serta analisis dokumen laporan CSR]. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CSR telah memberikan kontribusi positif dalam bentuk penguatan infrastruktur (seperti penyediaan mesin pencacah plastik dan kendaraan angkut) serta peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan pembukuan. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan krusial, meliputi sifat program CSR yang masih bersifat filantropi jangka pendek, kurangnya monitoring berkala dari pihak korporasi, dan terjadinya penurunan partisipasi warga akibat ketergantungan pada insentif program. Kesimpulannya, keberhasilan jangka panjang CSR pada bank sampah memerlukan transformasi model dari bantuan karitatif menjadi kemitraan strategis yang berfokus pada kemandirian ekonomi sirkular masyarakat.