Search Articles & Publications

Showing 3131 articles found for "Analisi"

PENGARUH PEMBERIAN TUGAS TERSTRUKTUR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 5 SERAM BAGIAN BARAT

Amalia Waleulu
Abstract: “Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana tugas-tugas terorganisir dari model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together (NHT) berdampak pada hasil belajar siswa kelas X di SMA Negeri 5 Seram… ram Bagian Barat pada tahun ajaran 2024–2025. Penelitian ini bersifat eksperimental dan hanya menggunakan kelompok kontrol untuk posttest. Penelitian ini melibatkan 75 siswa dari tiga kelas di SMA Negeri 5 Seram Bagian Barat. Kelas X2 (kelas eksperimen), yang terdiri dari 25 siswa, dan kelas X3 (kelas kontrol) dimasukkan dalam sampel yang dipilih secara acak. Menurut analisis statistik data, kelas kontrol mendapat skor 65,60 dengan deviasi standar 13,25, sedangkan kelas eksperimen mendapat skor 75,00 dengan deviasi standar 10,40. Ketuntasan kelas eksperimen adalah 84,00%, sedangkan kelas kontrol adalah 44,00%. Berdasarkan hasil penelitian, pendekatan tugas terstruktur memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 5 Seram Bagian Barat pada materi ikatan kimia.”

PENGARUH KEBIJAKAN FISKAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

Muhlis, Novita Anggraeni, Mujito
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan fokus pada penerimaan pajak, pengeluaran pemerintah, dan defisit anggaran selama periode 2014-2024. Kebijakan… ijakan fiskal mempengaruhi berbagai aspek perekonomian, termasuk konsumsi dan investasi, yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Data yang digunakan berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, yang mencakup data PDB tahunan, penerimaan pajak, pengeluaran pemerintah, dan defisit anggaran. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, dengan uji asumsi klasik untuk memastikan kualitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan pajak memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan PDB, dengan nilai signifikansi sebesar 0,046 yang lebih kecil dari 0,05. Peningkatan penerimaan pajak dapat memperkuat kapasitas fiskal pemerintah untuk mendanai pembangunan, yang pada gilirannya mendorong pertumbuhan ekonomi.

ANALISIS PERSEPSI KEMUDAHAN, RISIKO, KEPERCAYAAN DAN SIKAP KEUANGAN TERHADAP MINAT PINJAMAN ONLINE

Zeze Zakaria Hamzah, Mujito
Abstract: Perkembangan teknologi yang pesat telah mengubah berbagai sektor, termasuk teknologi keuangan (fintech). Salah satu layanan fintech yang paling populer di Indonesia adalah peer-to-peer (P2P) lending, yang menyediakan layanan… anan pinjaman online dengan akses yang cepat dan mudah. Namun, meningkatnya minat terhadap pinjaman online telah menimbulkan berbagai permasalahan, seperti rendahnya literasi keuangan, perilaku pinjaman yang tidak bertanggung jawab, serta maraknya platform pinjaman online ilegal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan penggunaan, persepsi risiko, kepercayaan, dan sikap keuangan terhadap niat mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Dewantara dalam menggunakan pinjaman online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Data dikumpulkan melalui survei yang melibatkan mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Dewantara. Uji statistik seperti uji validitas, uji reliabilitas, dan pengujian hipotesis dilakukan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor psikologis dan perilaku keuangan secara signifikan memengaruhi minat mahasiswa dalam menggunakan pinjaman online. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami risiko serta faktor-faktor yang memengaruhi perilaku peminjaman, sehingga dapat memberikan wawasan untuk meningkatkan literasi keuangan dan manajemen keuangan yang bertanggung jawab di kalangan mahasiswa.

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA WOODEN LACING DALAM MENINGKATKAN LINE AWARENESS PADA KEMAMPUAN MENULIS ANAK TUNAGRAHITA

Ash-shaffa Mahaputri Santoso, Toni Yudha Pratama, Sayidatul Maslahah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan media wooden lacing dalam meningkatkan line awareness pada kemampuan menulis anak tunagrahita di Yayasan Amani Insan Mandiri Kabupaten Serang. Jenis penelitian… litian dari penelitian ini adalah eksperimen dengan Single Subject Research (SSR) dengan desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan desain A-B-A dengan rentang sesi yaitu basenilne 1 (A1) sebanyak 4 kali sesi, intervensi (B) sebanyak 8 kali sesi, dan baseline 2 (A2) sebanyak 4 kali sesi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan di tampilkan melalui grafik garis. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penggunaan media wooden lacing dapat meningkatkan line awareness pada kemampuan menulis anak dengan hasil yang diperoleh pada fase baseline 1 (A1) nilai rata-rata yang diperoleh yaitu sebesar 33%. Fase intervensi (B) nilai rata-rata yang diperoleh meningkat menjadi 86% sedangkan pada fase baseline 2 (A2) nilai rata-rata yang diperoleh yaitu sebesar 66%. Hasil data yang di peroleh selama melakukan penelitian dengan rentang baseline 1 (A1) sebanyak 4 kali sesi, intervensi (B) sebanyak 8 kali sesi, dan baseline 2 (A2) sebanyak 4 kali sesi menunjukkan hasil yang memuaskan dimana penerapan media wooden lacing dapat mempengaruhi subjek dalam meningkatkan line awareness pada kemampuan menulis anak tunagrahita.

ISTIWA’ ALLAH DI ATAS ‘ARASY DALAM TAFSIR NUSANTARA: PERBANDINGAN TAFSIR HAMKA DAN HASBI ASH-SHIDDIEQY (KAJIAN TAFSIR Q.S. THAHA [20]: 5)

Supriadi, Yusup, Zakaria, Aceng
Abstract: Artikel ini mengkaji perbedaan metodologis antara dua mufasir Nusantara, Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka) dalam Tafsir Al-Azhar dan Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy dalam Tafsir An-Nur, ketika menafsirkan ayat… istiwa’ Allah di atas ‘Arasy dalam Q.S. Thaha [20]: 5. Ayat ini termasuk kategori mutasyabihat yang melahirkan tiga pendekatan utama dalam sejarah Islam: takwil (interpretasi metaforis), isbat bilā kayf (penetapan makna lahir tanpa menanyakan cara), dan tafwīḍ al-ma‘nā (penyerahan makna sepenuhnya kepada Allah). Dengan menggunakan metode kualitatif-komparatif dan analisis isi terhadap kedua tafsir serta literatur akidah terkait, studi ini menemukan bahwa Hamka menempuh jalan takwil dengan memaknai istawa’ sebagai istīlā’ (menguasai), sedangkan Hasbi Ash-Shiddieqy menerapkan isbat bilā kayf: menetapkan makna “bersemayam” sebagaimana adanya sembari menyerahkan hakikat dan cara (kaifiyyah) kepada Allah, bukan menyerahkan makna dasarnya (tafwīḍ al-ma‘nā). Perbedaan ini karena keduanya bersepakat menolak penyerupaan Allah dengan makhluk dan menjaga transendensi-Nya, hanya saja caranya yang bebeda. Temuan ini memperkaya pemahaman tentang dinamika tafsir Nusantara yang menggabungkan tradisi Salaf dan semangat pembaruan.

TAFSIR SURAT AL-FATIHAH DITINJAU DARI BALAGHAH AL-QUR’AN

Supriadi, Yusup, Solahudin, Solahudin, Arifin, Arifin
Abstract: Surat Al-Fatihah merupakan inti ajaran Al-Qur’an yang mencakup aspek akidah, ibadah, dan doa. Selain kandungan teologisnya, Al-Fatihah juga memiliki keindahan bahasa yang sangat tinggi, sehingga menjadi objek kajian penting… nting dalam ilmu balaghah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan ilmu ma‘ani, bayan, dan badi‘ dalam Surat Al-Fatihah serta menjelaskan fungsi balaghah tersebut dalam memperkuat makna dan pesan ayat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), melalui analisis teks ayat-ayat Al-Fatihah berdasarkan teori balaghah klasik sebagaimana dikemukakan oleh para ulama seperti Al-Jurjani, As-Sakkaki, dan Al-Qazwini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surat Al-Fatihah mengandung struktur kalimat yang sangat efektif (ma‘ani), penggunaan majaz dan tasybih yang halus (bayan), serta keindahan lafaz dan makna melalui berbagai uslub keindahan (badi‘). Kesimpulannya, balaghah dalam Surat Al-Fatihah tidak hanya berfungsi sebagai hiasan bahasa, tetapi berperan penting dalam memperdalam makna, menguatkan akidah, dan menegaskan kemukjizatan Al-Qur’an.

PENGGUNAAN VARIAN QIRA’AT DALAM TAFSĪR AL-QUR’ĀN AL-‘AẒĪM KARYA IBNU KAṠIR TERHADAP PENAFSIRAN Q.S. AL-FATIHAH [1] : 4

Supriadi, Yusup, Wahidin, Ade, Saputra, Apud
Abstract: Artikel ini mengkaji penggunaan varian qira’at dalam penafsiran Ibnu Kaṡir terhadap frasa Māliki/Maliki Yawm al-Dīn (QS. Al-Fātiḥah [1]: 4). Fokus penelitian meliputi identifikasi riwayat qira’at yang dikutip, status kesahihannya,… status kesahihannya, serta metode Ibnu Kaṡir dalam menyikapi keragaman bacaan—apakah beliau menggabungkan (jam‘) seluruh qira’at sahih atau cenderung (tarjīḥ) pada salah satunya. Dengan menggunakan metode analisis konten kualitatif terhadap kitab Tafsīr al-Qur’ān al-‘Aẓīm dan didukung literatur qira’at primer, ditemukan bahwa Ibnu Kaṡir menyebutkan lima varian bacaan: māliki, maliki, malīki, malikī (isybā‘ Nāfi‘), dan malaka (Abū Ḥanīfah). Dua yang pertama ditegaskan sebagai ṣaḥīḥ mutawātir dalam Qirā’āt Sab‘ah, bacaan ketiga dan keempat tidak dikritik serta merupakan bagian dari qira’at sahih lainnya, sedangkan bacaan kelima dinilai syāż gharīb jiddan. Ibnu Kaṡir tidak mentarjīḥ antara māliki dan maliki, melainkan menerapkan metode jam‘ dengan menghimpun makna “Pemilik” dan “Raja” sekaligus sebagai cerminan otoritas mutlak Allah di Hari Pembalasan. Sikap ini sekaligus mendamaikan klaim historis tentang bacaan Marwān bin al-Ḥakam, menunjukkan bahwa Ibnu Kaṡir mengakui autentisitas kedua qira’at tanpa terjebak polemik politik. Temuan ini memperkuat posisi Ibnu Kaṡir sebagai mufasir yang mengintegrasikan keragaman qira’at mutawatir tanpa harus menjatuhkan pilihan, serta menawarkan model harmonisasi qira’at dalam tafsir bi al-ma’ṡūr.

KONSEP WALI ALLAH DALAM Q.S. YŪNUS AYAT 62: STUDI KOMPARATIF PENAFSIRAN FAKHR AL-DĪN AL-RĀZĪ DAN IBN KAṠĪR

Supriadi, Yusup, Thalib, Muhammad
Abstract: Artikel ini mengkaji konsep wali Allah dalam QS. Yūnus [10]: 62 melalui studi komparatif antara penafsiran Fakhr al-Dīn al-Rāzī (w. 606 H/1210 M) dalam Mafātīḥ al-Ghayb dan Ibn Kaṡīr (w. 774 H/1373 M) dalam Tafsīr al-Qurʾān… fsīr al-Qurʾān al-ʿAẓīm. Kedua mufasir mewakili dua tradisi epistemologis yang berbeda dalam khazanah tafsir Islam: al-Rāzī dengan pendekatan pemikiran filosofis dan ijtihad (bi al-raʾy) dan Ibn Kaṡīr dengan pendekatan riwayat (bi al-maʾṡūr). Melalui metode tafsir muqāran (komparatif), penelitian ini menganalisis persamaan dan perbedaan kedua penafsiran serta faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Hasil kajian menunjukkan bahwa Ibn Kaṡīr mendefinisikan wali Allah sebagai orang-orang yang beriman dan bertakwa (al-lażīna āmanū wa kānū yattaqūn) dengan bertumpu pada dalil Al-Qur'an dan hadis, sementara al-Rāzī mengembangkan pembahasan yang lebih luas mencakup dimensi filosofis, teologis, dan sufistik tentang maqām kewalian, klasifikasi wali, serta relasi antara kewalian dan kenabian. Perbedaan ini berakar pada latar intelektual, metode penafsiran, dan konteks sosio-historis masing-masing mufasir yang berbeda.

INTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM DAN SAINS DALAM PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEPTUAL SISWA

Rifki, Ahmad Rifki Pratama, Hafiz, Vijra Islamul, Syafriwal, Rizki, Novita, Liana, M, Amril
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai Islam dan sains dalam pembelajaran guna meningkatkan pemahaman konseptual siswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya kemampuan siswa… iswa dalam memahami konsep secara mendalam serta adanya dikotomi antara ilmu agama dan ilmu sains dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) yang melibatkan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman konseptual, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan sains memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan pemahaman konseptual siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Integrasi ini juga mampu meningkatkan motivasi belajar, sikap religius, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu, pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna karena siswa dapat mengaitkan konsep sains dengan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan integratif dapat menjadi alternatif solusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan demikian, guru diharapkan mampu merancang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai spiritual siswa. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran yang holistik dan integratif di lingkungan pendidikan.

STRATEGI GURU PAI DALAM PEMBENTUKAN NILAI-NILAI KARAKTER ISLAMI SISWA PADA SDN 8 NAGRIKAKER PURWAKARTA

Saprudin, Saprudin, Samsudin, Samsudin, Choeroni, Choeroni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembentukan nilai-nilai karakter Islami siswa di SDN 8 Nagrikaker Purwakarta, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat,… at, serta menganalisis hasil pembentukan karakter Islami siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari dua guru PAI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dilakukan melalui pembiasaan religius, keteladanan, integrasi nilai-nilai Islami dalam pembelajaran, serta pemberian tanggung jawab kepada siswa. Kegiatan pembiasaan seperti salat dhuha, tadarus Al-Qur’an, membaca doa sebelum dan sesudah pembelajaran, serta budaya sopan santun diterapkan secara konsisten di sekolah. Faktor pendukung keberhasilan strategi meliputi dukungan kepala sekolah, kerja sama antar guru, keterlibatan orang tua, dan budaya sekolah yang religius. Adapun faktor penghambat meliputi latar belakang keluarga siswa yang beragam, kurangnya pengawasan orang tua, serta pengaruh penggunaan gadget dan lingkungan sosial. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan karakter Islami siswa, seperti disiplin, kejujuran, tanggung jawab, sopan santun, dan kesadaran beribadah. Dengan demikian, strategi guru PAI dinilai efektif dalam membentuk karakter Islami siswa secara berkelanjutan.