Abstract:Perkembangan industri coffee shop di Indonesia meningkat pesat dengan konsep yang semakin beragam. Fenomena ini tidak terlepas dari meningkatnya daya beli masyarakat kelas menengah dan ketertarikan generasi muda terhadap…
gaya hidup kekinian, Persaingan yang semakin ketat membuat pelaku usaha coffee shop dituntut untuk memiliki strategi pemasaran yang efektif agar dapat bertahan dan berkemabang. Namun, coffee shop ini masih menghadapi tantangan berupa kurang optimalnya strategi pemasaran sehingga berdampak pada volume penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang saat ini diterapkan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan volume penjualan guna mendukung kewirausahaan berbasis gender. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pemilik, karyawan, pelanggan, dan pemangku kepentingan terkait. Analisis data menggunakan kerangka kerja bauran pemasaran (7P) dan analisis SWOT, sedangkan validitas data diverifikasi melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Halsean Coffee dan Resto telah menerapkan strategi pemasaran berdasarkan elemen 7P: produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik. Faktor pendukung meliputi kualitas produk, harga yang kompetitif, lokasi strategis, pelayanan yang baik, dan meningkatnya minat masyarakat terhadap coffee shop. Faktor penghambat meliputi promosi digital yang belum optimal, inovasi produk yang terbatas, kendala sumber daya manusia, dan persaingan bisnis yang ketat. Strategi yang direkomendasikan mencakup penguatan promosi digital, peningkatan inovasi produk, pengembangan kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan temuan analisis SWOT untuk meningkatkan volume penjualan secara berkelanjutan.
Abstract:Transformasi industri digital telah mengubah kebutuhan kompetensi lulusan perguruan tinggi sehingga mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kesiapan karier (career readiness) yang sesuai…
dengan dinamika dunia kerja. Namun, berbagai program pendampingan karier di perguruan tinggi masih didominasi oleh penyampaian informasi yang bersifat umum dan belum terintegrasi dengan pengembangan pengalaman berbasis proyek. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Project-Oriented Career Readiness Framework (PCRF) sebagai model pendampingan untuk meningkatkan kesiapan karier mahasiswa dalam menghadapi industri digital. Kegiatan dilaksanakan pada 8 Mei 2026 di Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika (FTKI) Universitas Nasional dan diikuti oleh 156 mahasiswa peserta Yudisium Tahun Akademik 2025/2026. Metode yang digunakan berupa pendampingan partisipatif melalui lima tahapan PCRF, yaitu Industry Insight, Self and Skill Mapping, Career Planning, Project and Portfolio Development, serta Career Readiness Evaluation. Evaluasi kegiatan mengacu pada model Kirkpatrick pada aspek Reaction dan Learning melalui observasi partisipatif, diskusi interaktif, refleksi peserta, dokumentasi, dan umpan balik lisan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi PCRF mampu memfasilitasi mahasiswa dalam memahami perkembangan industri digital, mengidentifikasi kompetensi yang dimiliki, menyusun perencanaan karier, serta membangun portofolio profesional berbasis pengalaman proyek. Tingginya partisipasi dan antusiasme peserta selama kegiatan mengindikasikan bahwa pendekatan pendampingan berbasis proyek memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dibandingkan seminar karier konvensional. Dengan demikian, Project-Oriented Career Readiness Framework (PCRF) berpotensi menjadi model pendampingan kesiapan karier yang dapat direplikasi pada berbagai program pengembangan mahasiswa di perguruan tinggi untuk mendukung peningkatan daya saing lulusan menghadapi industri digital.
Abstract:Fenomena kenakalan remaja (juvenile delinquency) di era kontemporer telah berkembang menjadi implikasi sosial yang mengkhawatirkan, baik dalam konsetualisasi urban maupun rural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis…
s dampak kenakalan remaja terhadap eskalasi konflik sosial komunitas antara Desa Luhu dan Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, serta merumuskan resolusi holistik berbasis perspektif Pendidikan Islam. Metodologi yang diaplikasikan dalam studi ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap 10 informan multi-sektoral (tokoh agama, adat, masyarakat, aparat TNI/Polri, dan pemuda), serta dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa manifestasi kenakalan remaja yang dominan menjadi pemicu friksi dan integrasi destruktif antar-desa meliputi konsumsi minuman keras (sopi dan sageru), perkelahian kelompok, perjudian, dan disfungsi interaksi dalam pacaran inter-desa yang memicu polarisasi komunal serta kerugian material dan imaterial. Dalam tinjauan Pendidikan Islam, fenomena kemerosotan moralitas ini diakibatkan oleh minimalnya internalisasi nilai spritual dan kedangkalan rekonstruksi akhlak anak. Pendidikan Agama Islam memainkan peranan krusial tidak hanya sebatas fungsi kognitif (ta'lim), melainkan harus dioptimalkan dalam dimensi pembentukan karakter (ta'dib) dan pengasuhan spiritual secara holistik (tarbiyah) lintas lingkungan keluarga, lembaga formal, dan instrumen kemasyarakatan guna meminimalisir deviasi sosial remaja.
Abstract:This study aims to determine the the influence of product quality, packaging design, and customer experience on consumer repurchase intention on Ayam Penyet Bang Amin products in Rantauprapat, both partially and simultaneously.…
eously. This type of research is quantitative research with an associative approach. The population in this study were all consumers of Ayam Penyet Bang Amin Rantauprapat. The research sample was determined using the Lemeshow formula so that 96 respondents were obtained with a sampling technique using purposive sampling technique. Primary data were collected through online questionnaires and processed using SPSS version 23. The test results showed that partially, product quality had a positive and significant effect on repurchase intention (t count 3.069 > t table 1.986; Sig. 0.003 < 0.05). Packaging design had a positive and significant effect on repurchase intention (t count 2.446 > t table 1.986; Sig. 0.016 < 0.05). Customer experience also has a positive and significant effect on repurchase intention (t count 3.528 > t table 1.986; Sig. 0.001 < 0.05). Simultaneously, product quality, packaging design, and customer experience have a significant effect on consumer repurchase intention (F count 143.923 > F table 2.70; Sig. 0.000 < 0.05). The coefficient of determination of 0.819 indicates that the variables of product quality, packaging design, and customer experience are able to explain the variation in repurchase intention by 81.9%, while the remaining 18.1% is influenced by other variables outside this research model.
Abstract:This study aims to analyze the influence of promotion, service quality, and product innovation on consumer purchasing interest at Dimsum Chakmakan in Rantauprapat City. The study uses a quantitative approach with an associative…
ciative research type. The research sample consisted of 100 respondents selected using a purposive sampling technique with the criteria of consumers who have visited at least twice in the last six months. Data collection was carried out through questionnaires and data analysis using SPSS version 29 through validity tests, reliability, classical assumptions, multiple linear regression, t-test, F-test, and coefficient of determination. The results showed that promotion had a positive and significant effect on purchasing interest with a t-value of 2.255 and a significance of 0.026. Service quality also had a positive and significant effect with a t-value of 3.021 and a significance of 0.003 and was the most dominant variable with a beta value of 0.348. Product innovation had a positive and significant effect with a t-value of 2.179 and a significance of 0.032. Simultaneously, the three variables significantly influence purchase intention with an F value of 34.165 and a significance level of <0.001. The Adjusted R Square value of 0.501 indicates that 50.1% of the variation in purchase intention can be explained by the research model.
Abstract:This study aims to analyze the influence of horizontal communication, vertical communication, and diagonal communication on employee morale at the Rantau Utara District Office. The study used a quantitative approach with…
a survey method. The study population consisted of 33 employees, all of whom were sampled through a saturated sampling technique. Data were collected using a questionnaire and analyzed using validity tests, reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression, partial tests, simultaneous tests, and coefficients of determination using SPSS 27. The results showed that horizontal communication, vertical communication, and diagonal communication each had a positive and significant effect on employee morale. Simultaneously, the three variables also had a significant effect on morale. Vertical communication was the variable that had the greatest influence compared to the other two variables. The Adjusted R Square value of 0.840 indicated that 84% of the variation in morale could be explained by the three forms of organizational communication, while 16% was influenced by other factors outside the research model. These findings confirm that effective organizational communication plays an important role in increasing employee morale and supporting the creation of more optimal public service performance.
Abstract:Perkembangan e-commerce yang semakin pesat telah mengubah perilaku belanja konsumen dari pembelian yang terencana menjadi pembelian spontan yang dipengaruhi oleh stimulus promosi digital. Promo flash sale dan notifikasi…
aplikasi banyak digunakan oleh platform belanja online untuk menciptakan rasa urgensi, kelangkaan, dan dorongan emosional yang dapat memicu impulse buying. Artikel literature review ini bertujuan untuk menelaah pengaruh promo flash sale dan notifikasi aplikasi terhadap impulse buying pada konsumen online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap sepuluh artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan, terbit pada rentang tahun 2022 sampai 2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa flash sale pada umumnya berpengaruh positif terhadap impulse buying karena menawarkan diskon dalam waktu terbatas, stok terbatas, hitung mundur waktu, dan tampilan promosi yang menarik. Notifikasi aplikasi juga berperan sebagai pengingat dan stimulus promosi real-time yang mempercepat keputusan pembelian, meskipun penelitian yang secara eksplisit membahas variabel notifikasi masih relatif terbatas dalam literatur yang dikaji. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengaruh flash sale semakin kuat ketika didukung oleh emosi positif, fear of missing out, pleasure, arousal, hiburan, dan manfaat ekonomis. Namun, terdapat pula temuan yang tidak konsisten, yaitu flash sale tidak selalu berpengaruh signifikan apabila faktor psikologis atau fitur promosi lain lebih dominan. Kajian ini menyimpulkan bahwa flash sale dan notifikasi aplikasi dapat mendorong impulse buying, terutama apabila strategi promosi dirancang dengan unsur urgensi, daya tarik emosional, dan informasi produk yang kredibel.
Abstract:Program Ketahanan Pangan Desa adalah inisiatif strategis yang mewajibkan penggunaan minimal 20% Dana Desa (sesuai Permendes No. 2 Tahun 2024) untuk meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, dan konsumsi pangan warga secara…
ecara mandiri dan berkelanjutan. Program ini berfokus pada nabati/hewani, pengelolaan lumbung, dan penguatan BUMDes. Susu kambing adalah alternatif susu sapi yang kaya nutrisi, lebih mudah dicerna, dan mengandung protein, kalsium, serta prebiotik tinggi untuk meningkatkan imunitas dan kesehatan pencernaan. Budidaya melon premium (seperti varietas Inthanon, Kinanti, atau Fujisawa) sangat diminati karena menawarkan harga jual jauh lebih tinggi, rasa jauh lebih manis dan renyah, serta keamanan konsumsi (rendah/bebas pestisida) dibandingkan melon konvensional. Dengan mendasarkan beberapa alasan di atas, KUB ( Kelompok Unit Bersama ) Desa Pagongan Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal memanfaatkan dana pada program ketahanan pangan desa untuk petermakan kambing dan budidaya melon premium. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif kualitatif. Penelitian bertujuan untuk Untuk mengkaji proses perencanaan dan implementasi pemanfaatan dana desa, untuk mengetahui seberapa efektif program peternakan kambing perah dan budidaya melon premium dalam peningkatan pengembangan ekonomi pedesaan dan untuk menelaah peran dan kontribusi kedua kegiatan peternakan kambing perah dan budidaya melon dalam pengembangan pembangunan desa. Hasil penelitian diharapkan memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai proses perencanaan dan implementasi pemanfaatan dana desa serta menjadi dasar bagi pemanfaatan program dana desa lainnya kedepannya
Abstract:Kegiatan pendekatan belajar sempoa interaktif bersama orang tua di rumah dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan berhitung anak melalui kegiatan belajar yang menyenangkan dan melibatkan keluarga. Permasalahan yang…
ang ditemukan adalah masih terdapat anak yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika dasar serta kurangnya pendampingan belajar yang kreatif dari orang tua di rumah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai penggunaan sempoa sebagai media pembelajaran sederhana dalam melatih kemampuan numerasi anak. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, demonstrasi penggunaan sempoa, praktik bersama orang tua dan anak, serta evaluasi melalui observasi dan wawancara singkat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa orang tua lebih memahami manfaat penggunaan sempoa dalam membantu perkembangan kemampuan berhitung anak. Anak juga menunjukkan peningkatan minat belajar karena kegiatan dilakukan melalui interaksi, permainan, dan pendampingan langsung bersama orang tua. Dengan demikian, pendekatan belajar sempoa interaktif di rumah dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang efektif untuk menciptakan suasana belajar matematika yang menarik, aktif, dan bermakna.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi sains digital, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pelatihan berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM)…
) di MA Pergis Ganra. Program dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan teknologi digital sebagai media pembelajaran sains serta masih dominannya metode pembelajaran konvensional. Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Pelatihan melibatkan 80 siswa dengan pendekatan pembelajaran aktif melalui ceramah, diskusi, praktik, dan pemecahan masalah kontekstual. Luaran yang diharapkan adalah meningkatnya kemampuan literasi sains digital, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta pemanfaatan teknologi digital secara produktif dalam pembelajaran sains. Program ini juga mendukung implementasi MBKM dan penguatan kompetensi abad ke-21.