Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengimplementasikan metode optimal dalam pengembangan riset berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi sebesar 85%.
Abstract:Penelitian ini menganalisis pengaruh Social Media Marketing, Harga, dan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian dan Loyalitas Konsumen, sekaligus menguji peran mediasi Keputusan Pembelian pada konsumen produk skincare Skintific…
kintific di Shopee. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei potong lintang terhadap 100 konsumen di Indonesia yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dengan skala 1–5 dan dianalisis melalui Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4.0. Model pengukuran memenuhi kriteria validitas konvergen, validitas diskriminan, dan reliabilitas. Social Media Marketing (β = 0,357; p < 0,001), Harga (β = 0,441; p < 0,001), dan Citra Merek (β = 0,335; p < 0,001) berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian. Social Media Marketing (β = 0,235; p = 0,002), Harga (β = 0,287; p < 0,001), Citra Merek (β = 0,306; p < 0,001), serta Keputusan Pembelian (β = 0,385; p < 0,001) berpengaruh positif terhadap Loyalitas Konsumen. Keputusan Pembelian memediasi secara parsial pengaruh ketiga variabel eksogen terhadap Loyalitas Konsumen dengan nilai VAF masing-masing 36,8%, 37,2%, dan 29,7%. Harga merupakan prediktor langsung terkuat terhadap Keputusan Pembelian. Temuan menegaskan pentingnya integrasi pemasaran media sosial, harga yang sepadan dengan nilai, penguatan citra merek, dan pengalaman pembelian yang positif untuk meningkatkan loyalitas konsumen pada e-commerce skincare.
Abstract:Keselamatan pasien merupakan isu global yang menjadi prioritas utama dalam pelayanan kesehatan rumah sakit. Data menunjukkan angka kejadian tidak diharapkan (KTD) pada pasien rawat inap di dunia berkisar antara 3%–16%, yang…
yang sebagian besar disebabkan oleh kelalaian dalam asuhan keperawatan. Faktor-faktor seperti kepemimpinan, komunikasi, dan lingkungan kerja menjadi determinan penting dalam penerapan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keselamatan pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. Rasidin Padang tahun 2025.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat ruang rawat inap sebanyak 70 orang, dengan sampel 60 perawat dengan metode menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 26-29 Agustus 2025. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kepemimpinan, komunikasi, lingkungan kerja, dan keselamatan pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square tingkat signifikansi p<0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (43,3%) responden menyatakan keselamatan pasien kurang baik, (40,0%) menilai kepemimpinan kurang baik, (43,3%) komunikasi kurang baik, dan (38,3%) lingkungan kerja kurang baik. Uji Chi Square memperlihatkan adanya hubungan signifikan antara kepemimpinan (p = 0,000), komunikasi (p = 0,000), dan lingkungan kerja (p = 0,000) dengan keselamatan pasien di ruang rawat inap RSUD Dr. Rasidin Padang tahun 2025.
Kesimpulan, bahwa kepemimpinan, komunikasi, dan lingkungan kerja memiliki hubungan yang bermakna dengan keselamatan pasien. Diharapkan pihak rumah sakit dapat meningkatkan efektivitas kepemimpinan, memperbaiki kualitas komunikasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk mendukung penerapan budaya keselamatan pasien yang optimal.
Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang berhubungan dengan hipertensi tidak terkontrol pada pasien lansia di pelayanan kesehatan primer, menggambarkan penatalaksanaan kasus secara klinis, serta memetakan perkembangan…
bangan topik penelitian melalui analisis bibliometrik. Metode yang digunakan memadukan systematic literature review berdasarkan pedoman PRISMA 2020, laporan kasus, dan analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer. Penelusuran dilakukan pada PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar terhadap artikel tahun 2020–2025. Sebanyak 25 artikel dengan total 48.762 responden memenuhi kriteria inklusi. Desain penelitian didominasi studi potong lintang, sedangkan pemetaan kepengarangan memperlihatkan kolaborasi lintas institusi dan negara yang mendukung pertukaran pengetahuan serta pengembangan pendekatan multidisiplin dalam pengendalian hipertensi lansia di pelayanan primer. Laporan kasus melibatkan laki-laki berusia 72 tahun dengan hipertensi derajat II, nyeri kepala, hiperkolesterolemia, dan kondisi prediabetes yang dipantau di Puskesmas Gembong selama 28 Juli–16 Agustus 2025. Hasil sintesis menunjukkan lima tema utama, yaitu faktor risiko hipertensi tidak terkontrol sebesar 88%, kepatuhan minum obat 80%, pola hidup 72%, komorbiditas 68%, dan peran pelayanan kesehatan primer 64%. Pada laporan kasus, tekanan darah awal 170/110 mmHg tetap berada di atas target meskipun keluhan nyeri kepala membaik. Ketidakpatuhan minum obat memicu peningkatan tekanan darah, sedangkan edukasi berulang, modifikasi gaya hidup, keterlibatan keluarga, penyesuaian antihipertensi, dan terapi hipolipidemik memperbaiki kepatuhan serta gejala klinis. Analisis VOSviewer menempatkan hypertension, diabetes, dan cardiovascular disease sebagai pusat jaringan, disertai munculnya telemedicine dan digital health sebagai arah penelitian baru. Disimpulkan bahwa hipertensi tidak terkontrol pada lansia bersifat multifaktorial dan memerlukan pengelolaan terpadu melalui optimalisasi terapi, pengendalian komorbiditas, perubahan perilaku, pemantauan berkelanjutan, penguatan layanan primer, serta dukungan keluarga.
Abstract:Latar Belakang: Penggunaan media sosial yang berlebihan pada remaja berpotensi menimbulkan kecanduan yang dapat memengaruhi fungsi kognitif dan perilaku, sehingga dikhawatirkan berdampak pada prestasi akademik siswa. Tujuan:…
uan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecanduan media sosial dengan prestasi akademik siswa di SMA Negeri 1 Kota Jambi. Metode: Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan rancangan cross-sectional ini dilakukan pada Januari–Februari 2026 terhadap 95 siswa aktif kelas X, XI, dan XII yang dipilih melalui purposive sampling. Kecanduan media sosial diukur menggunakan kuesioner Social Media Disorder Scale (SMDS) versi Bahasa Indonesia, sedangkan prestasi akademik dinilai dari rata-rata nilai rapor semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 yang dikategorikan menjadi A, B, C, dan D. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank Correlation dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Dari 95 responden, 53,7% tergolong mengalami kecanduan media sosial. Prestasi akademik didominasi kategori B (64,2%), diikuti kategori A (35,8%), tanpa ada siswa pada kategori C maupun D. Uji Spearman Rank menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecanduan media sosial dengan prestasi akademik (r = -0,045; p = 0,667). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara kecanduan media sosial dengan prestasi akademik siswa SMA Negeri 1 Kota Jambi, yang menunjukkan bahwa prestasi akademik dipengaruhi oleh faktor lain yang lebih komprehensif.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content marketing dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian produk UMKM Telur Asin Rempah Sabaraya di Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif…
dengan metode survei, melalui penyebaran kuesioner kepada 100 konsumen yang pernah melakukan pembelian, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif dan verifikatif menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis deskriptif menunjukkan content marketing berada pada kategori baik (80,97%), persepsi harga berada pada kategori sangat baik (82%), dan keputusan pembelian berada pada kategori baik (81%). Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 4,400 + 0,236X1 + 0,889X2. Secara parsial, content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 3,428; Sig. = 0,001), dan persepsi harga juga berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel paling dominan (t = 12,011; Sig. < 0,001; β = 0,733). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (F = 152,198; Sig. < 0,001), dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,758, yang berarti 75,8% variasi keputusan pembelian dijelaskan oleh content marketing dan persepsi harga, sedangkan sisanya 24,2% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya penyampaian konten pemasaran yang relevan, akurat, dan konsisten, disertai penetapan harga yang kompetitif dan sesuai nilai yang dirasakan konsumen, dalam memperkuat keputusan pembelian produk UMKM di era pemasaran digital.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan faktor eksternal yang menyebabkan penurunan minat siswa pada Madrasah Tsanawiyah Al-Mawasir Padang Kalua Lamasi Kabupaten Luwu. Penurunan jumlah peserta didik…
ik selama lima tahun terakhir, dari 105 siswa pada Tahun Pelajaran 2021/2022 menjadi 56 siswa pada Tahun Pelajaran 2025/2026, menjadi indikator awal adanya permasalahan yang perlu ditelusuri secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan satu kepala madrasah, dua orang guru, dan empat informan masyarakat atau orang tua yang memilih menyekolahkan anaknya di sekolah lain. Data sekunder berasal dari dokumen jumlah peserta didik, data sarana dan prasarana, serta profil madrasah. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang berkaitan dengan penurunan minat siswa adalah keterbatasan variasi program akademik tambahan dan ekstrakurikuler, sarana pendukung olahraga dan kegiatan siswa yang belum memadai, serta keterbatasan media pembelajaran berbasis teknologi. Faktor eksternal meliputi persaingan dengan sekolah lain yang memiliki program dan fasilitas lebih beragam, pengaruh lingkungan pertemanan dari sekolah dasar, peran informasi dari mulut ke mulut, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat yang turut memengaruhi pertimbangan biaya dan aksesibilitas.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Motivasi dan Konten Kewirausahaan di TikTok terhadap Keputusan Berwirausaha mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Angkatan 2022 International Women…
n University. Penelitian dilakukan terhadap 100 responden menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa variabel Motivasi (X1) memiliki nilai rata-rata sebesar 17,61 dari skor maksimum 20, yang mengindikasikan bahwa tingkat motivasi berwirausaha mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Angkatan 2022 International Women University tergolong tinggi. Variabel Konten Kewirausahaan di TikTok (X2) memiliki nilai rata-rata sebesar 19,87 dari skor maksimum 25, menunjukkan bahwa paparan konten kewirausahaan yang diterima mahasiswa melalui TikTok berada pada kategori baik. Sementara itu, variabel Keputusan Berwirausaha (Y) memiliki nilai rata-rata sebesar 20,22 dari skor maksimum 25, yang menggambarkan bahwa keputusan berwirausaha mahasiswa berada pada kategori cukup tinggi, meskipun hasil pra-survei sebelumnya mengungkap masih adanya kesenjangan antara keinginan dan keberanian untuk mengeksekusi keputusan berwirausaha secara nyata. Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Berwirausaha mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Angkatan 2022 International Women University. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 3,250 yang lebih besar dari t tabel 1,985 dan nilai signifikansi sebesar 0,002 yang lebih kecil dari 0,05. Nilai koefisien regresi sebesar 0,523 menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan pada variabel Motivasi akan meningkatkan Keputusan Berwirausaha sebesar 0,523 satuan. Artinya, semakin tinggi motivasi yang dimiliki mahasiswa baik dalam bentuk kebutuhan berprestasi, keinginan sukses, dorongan mandiri, maupun semangat mencoba usaha maka semakin besar pula keputusan mahasiswa untuk berwirausaha. Konten Kewirausahaan di TikTok berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Berwirausaha mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Angkatan 2022 International Women University. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 4,168 yang lebih besar dari t tabel 1,985 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Nilai koefisien regresi sebesar 0,399 menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan pada variabel Konten Kewirausahaan di TikTok akan meningkatkan Keputusan Berwirausaha sebesar 0,399 satuan. Nilai t hitung variabel ini (4,168) merupakan yang tertinggi dibandingkan variabel Motivasi (3,250), yang mengindikasikan bahwa Konten Kewirausahaan di TikTok memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap Keputusan Berwirausaha dalam penelitian ini. Motivasi dan Konten Kewirausahaan di TikTok secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Berwirausaha mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Angkatan 2022 International Women University. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 23,180 yang lebih besar dari F tabel 3,09 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,323 menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut secara bersama-sama mampu menjelaskan variasi Keputusan Berwirausaha sebesar 32,3%, sedangkan 67,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini seperti pendidikan kewirausahaan, self-efficacy, akses permodalan, dan faktor lingkungan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan UMKM berbasis marketplace dan pembagian peran gender terhadap keputusan pembelian konsumen pada Toko MIF17.Official di platform Shopee. Penelitian menggunakan…
akan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Sampel penelitian berjumlah 96 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan UMKM berbasis marketplace dan pembagian peran gender berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen, sedangkan 44,5% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan pentingnya optimalisasi pengelolaan marketplace dan pembagian peran yang efektif untuk meningkatkan keputusan pembelian konsumen.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kode etik profesi akuntan dalam kasus korupsi PT Pertamina di era globalisasi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya pelanggaran etika profesi.…
si. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus dan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku, peraturan profesi, laporan resmi, serta berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pelanggaran terhadap prinsip integritas, objektivitas, kompetensi dan kehati-hatian profesional, kerahasiaan, serta perilaku profesional. Pelanggaran tersebut tercermin melalui manipulasi transaksi, penyajian informasi keuangan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, serta kurangnya transparansi dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan. Selain itu, kompleksitas transaksi bisnis, tekanan persaingan global, lemahnya sistem pengendalian internal, dan kurang optimalnya pengawasan menjadi faktor yang meningkatkan risiko terjadinya penyimpangan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan kode etik profesi akuntan memiliki peran penting dalam mencegah praktik korupsi dan menjaga kualitas informasi keuangan perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan etika profesi, peningkatan sistem pengawasan dan pengendalian internal, perbaikan tata kelola perusahaan, serta penegakan sanksi yang tegas dan konsisten guna menjaga integritas profesi akuntan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap dunia bisnis.