Search Articles & Publications

Showing 45 articles found for "Organik"

Program Adiwiyata: Pengabdian Tim KKN Untidar Melalui Edukasi Lingkungan Dan Penanaman Pohon Pada Siswa Sekolah

Hanifah Eka Ramadhanti, Amara Regyta Kustanti, Lailatul Fitriyah, Ahmad Yoga Ardiyanto, Reza Noormansyah
Abstract: Menjaga lingkungan merupakan tugas penting semua elemen masyarakat dari anak-anak hingga dewasa, yang salah satunya penting diperkenalkan pada siswa-siswi sekolah sejak dini. Di desa Tegalrandu, Kecamatan Srumbung, Kabupaten… aten Magelang, terdapat pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melalui Program Adiwiyata dengan objek sasaran siswa sekolah terkhusus SD Tegalrandu dan Pondok Pesantren Tegalrandu. Program Adiwiyata  bertujuan untuk mengajak siswa menjaga lingkungan terutama terkait pengelolaan sampah. Metode yang digunakan dipenulisan ini adalah praktik lapangan oleh mahasiswa KKN. Program yang terlaksana yaitu kegiatan edukasi sosialisasi adiwiyata, penanaman bibit pohon, dan pembuatan tong sampah jenis anorganik organik untuk SD Tegalrandu sebagai bentuk sarana pengelolaan sampah.

Urgensi Pengolahan Limbah Organik Melalui Metode Biopori Di Dusun Nepen Kabupaten Magelang

Yasmin Nurzahrah, Syahrila Suminar Arum, Fatkhur Rokhman, Danysa Mulyaningrum, Khofifah Apsari, Unaisa Rahma Febriani, Najna Ainis Mutiara, M. Daffa Bayu Taftian, Melan, Rendi Arfan Fahrezi, Resti Kurnia Triastanti
Abstract: Produksi sayur saat masa panen di Dusun Nepen, Kabupaten Magelang dapat mencapai 2 ton per hari. Permasalahan utama yang timbul akibat tingginya angka panen berdampak pada limbah sayuran yang tidak dikelola dengan baik oleh… leh petani maupun masyarakat Dusun Nepen sehingga menimbulkan permasalahan kesehatan. Tim KKN Desa Sutopati 1 berupaya untuk mencegah terjadinya permasalahan kesehatan di Dusun Nepen melalui pengolahan limbah sayur organik dengan metode biopori yaitu memanfaatkan pipa paralon yang dilubangi pada bagian tutup dan badannya sebagai jalan masuk mikroorganisme untuk mengurai limbah-limbah sayur yang telah dimasukan ke dalam pipa. Hasil penguraian limbah tersebut memakan waktu selama tiga bulan agar dapat dimanfaatkan kembali sebagai pupuk bagi masyarakat Dusun Nepen yang mayoritas bekerja sebagai petani sayur/petani kebun. Metode dalam penelitian ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap identifikasi masalah, persiapan, dan pelaksanaan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu wawancara dan observasi dengan narasumber sementara data skunder diperoleh melalui jurnal ilmiah, buku, dan tulisan-tulisan lain yang memiliki relevansi dan telah terakreditasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengolahan limbah organik dengan metode biopori di Dusun Nepen merupakan langkah  efektif untuk mengatasi permasalahan limbah sayuran dan sampah organik lainnya serta membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat agar program ini memiliki keberlangsungan.

Pengaruh Aplikasi Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit pada Jenis Tanah yang Berbeda di Pembibitan Pra-Nursery.

Aulia Ryza Aqilla
Abstract: Tujuan dilakukannya penelitian yaitu untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian pupuk organik di jenis  tanah yang berbeda dan mengetahui apakah pemberian pupuk organik pada tanah yang mengandung banyak unsur organik… (Gambut) dibandingkan jenis tanah yang lain terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Penelitian ini menggunakan metode percobaan rancangan faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan disusun dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor I adalah macam pupuk organik  padat dan cair, pupuk padat yaitu kompos dan pupuk organik cair yaitu pupuk bio slurry cair. Faktor II adalah berbagai macam jenis tanah yaitu tanah Latosol, tanah Regosol dan tanah Gambut. Data  yang  diperoleh  dianalisis menggunakan sidik ragam jenjang 5%. Perlakuan yang berpengaruh nyata, selanjutnya diuji lanjut dengan DMRT pada jenjang 5%. Pada kombinasi perlakuan terjadi interaksi yang nyata pada parameter berat segar akar dan volume akar dan memiliki hasil yang terbaik pada jenis tanah adalah tanah regosol dan pupuk organik untuk hasil yang terbaik adalah pupuk organik cair. 

Pengaruh Penambahan Diethanolamine (DEA) Pada SnO2 Dalam Degradasi Methyl Orange

Patriela, Miftah, Hary Sanjaya, Septian Budiman
Abstract: Pengelolaan air limbah domestik di Indonesia masih menghadapi tantangan teknis dan non-teknis. Nanopartikel SnO2 dapat digunakan sebagai fotokatalis untuk medegradasi polutan organik menjadi produk yang ramah lingkungan… berupa CO2 dan H2O. Metode yang digunakan untuk uji aktivitas fotokatalis menggunakan metode fotolisis. Hasil degradasi methyl orange didapatkan sebesar 87.89% dengan SnO2 dengan penambahan 1.5 mL Diethanolamine (DEA) sedangkan nilai optimum degradasi methyl orange dengan SnO2 tanpa penambahan aditif didapatkan lebih kecil sebesar 3.63%. Hal ini menunjukkan efektivitas fotokatalis pada nanopartikel SnO2 dengan penambahan DEA. 

Kajian Kesuburan Tanah Pada Perkebunan Karet Di Kecamatan Kupitan Kabupaten Sijunjung

Puspita Sari, Dyah
Abstract: Ultisol sering diidentikkan dengan tanah yang tidak subur, tetapi sesungguhnya bisa dimanfaatkan untuk lahan pertanian potensial, asalkan dilakukan pengelolaan yang memperhatikan kendala yang ada. Beberapa kendala yang umum&#8230; mum pada tanah Ultisol adalah kemasaman tanah yang tinggi, pH rata-rata <4,50, kejenuhan Al tinggi, miskin hara makro terutama P, K, Ca dan Mg, serta kandungan bahan organik yang rendah. Namun dibalik permasalahan tersebut, ultisol memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai lahan pertanian salah satunya adalah perkebunan karet. Pengkajian kesuburan tanah dalam perkebunan karet sangat penting dalam menentukan usaha pengelolaan dan budidaya tanaman karet. Kebutuhan akan pengukuran inilah yang mendorong untuk dilakukannya kajian kesuburan tanah pada perkebunan karet Sijunjung. Penelitian dilaksanakan di Kebun Karet Nagari Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung dan  Laboratorium Kimia Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa tanah pada perkebunan karet Sijunjung memiliki tingkat kesuburan tanah yang rendah. Hal ini ditandai dengan rendahnya nilai fosfat tersedia, rendahnya nilai nitrogen tanah, dan rendahnya nilai kalium dapat ditukar tanah. Rendahnya nilai unsur-unsur ini dapat menyebabkan kekahatan unsur hara pada tanaman sehingga tanaman karet tidak dapat menghasilkan getah secara optimal. Penambahan pupuk N, P, dan K dapat dilakukan untuk meningkatkan kandungan unsur hara didalam tanah.