Search Articles & Publications

Showing 461 articles found for "Penguatan"

PERSPEKTIF FIKIH IBADAH DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PRAKTIK KEAGAMAAN MAHASISWA PADA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI YAYASAN PENDIDIKAN DAI HIDAYATULLAH CIOMAS BOGOR

Zaenudin, Ahmad
Abstract: Pembelajaran fikih ibadah dalam Pendidikan Agama Islam tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman tentang hukum-hukum ibadah, tetapi juga membentuk kemampuan peserta didik dalam mengimplementasikannya secara konsisten dalam… lam kehidupan sehari-hari. Namun, masih ditemukan kesenjangan antara pemahaman fikih dan praktik ibadah, termasuk pada lembaga kaderisasi dai. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi fikih ibadah pada mahasiswa Sekolah Dai Hidayatullah (SDH), khususnya dalam praktik wudhu, shalat, dan puasa, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa, ustadz pengampu fikih ibadah, serta pengelola program pembinaan keagamaan di SDH. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran fikih ibadah di SDH dilaksanakan melalui integrasi pembelajaran formal, pembiasaan praktik keagamaan, dan pembinaan karakter dalam lingkungan pesantren yang religius. Perspektif fikih ibadah mahasiswa tergolong baik, ditandai dengan pemahaman terhadap tata cara ibadah sekaligus tujuan dan hikmah yang terkandung di dalamnya. Implementasi fikih ibadah dalam praktik keagamaan sehari-hari juga tergolong baik, terutama pada ibadah yang didukung sistem pembinaan yang terstruktur, meskipun masih ditemukan variasi tingkat konsistensi antar mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi fikih ibadah dipengaruhi oleh integrasi pembelajaran, pembiasaan ibadah, keteladanan pendidik, dan lingkungan religius yang kondusif. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya penguatan pembelajaran fikih yang integratif untuk mengembangkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik secara seimbang.

JEJAK ISLAMISASI NUSANTARA: REKONSTRUKSI STRATEGI PENYEBARAN ISLAM DALAM ERA DIGITAL

Sihono, Ridwan Faqih, Ratnasari, Dwi
Abstract: Islamisasi Nusantara merupakan proses penyebaran Islam yang berlangsung secara damai, adaptif, dan mampu berintegrasi dengan budaya lokal. Keberhasilan tersebut ditopang oleh strategi dakwah yang memanfaatkan perdagangan,… , perkawinan, pendidikan, tasawuf, kesenian, serta dukungan politik dan kekuasaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penyebaran Islam pada masa Islamisasi Nusantara serta merekonstruksi relevansinya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan komunikasi pada era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan pendekatan historis. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal, dan berbagai sumber akademik yang relevan, kemudian dianalisis melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Islamisasi Nusantara didasarkan pada pendekatan damai dan persuasif, kemampuan adaptasi terhadap budaya lokal, keteladanan ulama, dukungan jaringan perdagangan dan pendidikan, serta peran elite politik. Nilai-nilai strategis berupa inklusivitas, moderasi, adaptabilitas, dan humanisme tetap relevan dalam konteks kontemporer. Rekonstruksi strategi penyebaran Islam pada era digital diwujudkan melalui dakwah kreatif berbasis media digital, transformasi pendidikan Islam ke platform daring, penguatan keteladanan melalui jejak digital, dan pengembangan jaringan dakwah virtual. Strategi tersebut berpotensi memperkuat dakwah Islam yang moderat, inklusif, dan efektif di era transformasi digital. Peningkatan akuntabilitas usaha. Namun demikian, implementasi AI masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan sumber daya manusia, biaya teknologi, serta risiko keamanan dan privasi data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Artificial Intelligence memiliki potensi besar dalam mendukung akuntabilitas UMKM, tetapi keberhasilannya memerlukan peningkatan kapasitas digital, dukungan infrastruktur, dan tata kelola teknologi yang memadai.

STRATEGI GURU PAUD DALAM MENYIAPKAN SARANA PEMBELAJARAN INKLUSIF DI SEKOLAH

Febirizkia, Syifa Febirizkia, Muthmainnah, Najwa, Lubis, Shofia Adha, Dalfianda, Romlah, Anatasya, Nu Urfatin, Ramadhani, Yumna
Abstract: Pendidikan inklusif pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam menjamin terpenuhinya hak setiap anak untuk memperoleh layanan pendidikan yang setara tanpa memandang kondisi dan karakteristik… ik yang dimiliki. Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan inklusif sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam menyiapkan sarana pembelajaran yang mampu mengakomodasi kebutuhan belajar peserta didik yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan strategi guru PAUD dalam menyiapkan sarana pembelajaran inklusif di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui kajian terhadap lima belas artikel jurnal internasional yang dipublikasikan pada periode 2016–2024. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang berkaitan dengan penyediaan sarana pembelajaran inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima strategi utama yang diterapkan guru PAUD dalam menyiapkan sarana pembelajaran inklusif, yaitu pengembangan media pembelajaran adaptif, penataan lingkungan belajar yang aksesibel, pemanfaatan alat permainan edukatif dan teknologi bantu, penguatan kolaborasi dengan orang tua dan berbagai pihak terkait, serta peningkatan kompetensi guru dalam pendidikan inklusif. Kelima strategi tersebut saling berkaitan dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sarana pembelajaran inklusif tidak hanya berkaitan dengan penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga mencakup kemampuan guru dalam merancang, memodifikasi, dan memanfaatkan berbagai sumber belajar secara efektif untuk mendukung pembelajaran yang inklusif dan berkualitas.

Strategi Pengelolaan Arsip Berbasis Digital Dalam Mendukung Keberlanjutan Tata Kelola Dokumen Dan Pengambilan Keputusan Organisasi Di Lembaga Pemerintah

Srini
Abstract: Transformasi digital pemerintahan menempatkan arsip sebagai sumber bukti, memori kelembagaan, dan basis informasi bagi keputusan organisasi. Namun, digitalisasi dokumen sering berhenti pada pemindaian dan pemindahan media… a tanpa diikuti tata kelola siklus hidup, metadata, keamanan, preservasi, interoperabilitas, serta penguatan kompetensi aparatur. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengelolaan arsip berbasis digital yang dapat mendukung keberlanjutan tata kelola dokumen dan pengambilan keputusan organisasi di lembaga pemerintah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap regulasi kearsipan Indonesia dan dua puluh artikel ilmiah yang membahas manajemen arsip elektronik, transformasi digital sektor publik, tata kelola data, SRIKANDI, transparansi, serta keputusan berbasis bukti. Data dianalisis secara tematik melalui tahap identifikasi konsep, pengelompokan isu, perbandingan temuan, dan sintesis strategi. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberlanjutan pengelolaan arsip digital bergantung pada keterpaduan delapan unsur, yaitu kebijakan dan kepemimpinan, arsitektur proses berbasis siklus hidup, standardisasi klasifikasi dan metadata, infrastruktur dan preservasi, keamanan serta kesinambungan layanan, kompetensi dan budaya kerja, interoperabilitas sistem, serta pemanfaatan arsip untuk analitik keputusan. Strategi yang efektif perlu mengubah orientasi lembaga dari penyimpanan dokumen menuju pengelolaan bukti digital yang autentik, utuh, dapat ditemukan, dapat digunakan, dan dipertahankan dalam jangka panjang. Implementasi SRIKANDI perlu ditempatkan dalam arsitektur tata kelola yang lebih luas, bukan sekadar aplikasi korespondensi. Penelitian ini menghasilkan kerangka strategis yang dapat digunakan lembaga pemerintah untuk menyusun peta jalan, indikator kinerja, mekanisme pengendalian, dan model pemanfaatan arsip dalam keputusan organisasi.

Analisis Potensi Dan Dampak Ekowisata Pantai Bohay Kabupaten Probolinggo

Fina Rofahiyatul Ma’lunah, Wiwin Maisyaroh
Abstract: Pantai Bohay merupakan salah satu destinasi ekowisata yang berada di Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Kawasan ini memiliki berbagai potensi ekowisata yang didukung oleh keindahan panorama pantai, keberadaan… radaan terumbu karang, ekosistem mangrove, wisata kuliner berbasis hasil laut, serta keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaannya. Di sisi lain, aktivitas ekowisata juga menimbulkan berbagai dampak yang perlu dikaji sebagai dasar pengembangan kawasan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan dampak ekowisata Pantai Bohay, serta menganalisis strategi pengembangannya menggunakan analisis SWOT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas pengelola ekowisata Pantai Bohay, masyarakat lokal, dan wisatawan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan studi dokumen. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan strategi pengembangan dianalisis menggunakan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Bohay memiliki potensi ekowisata yang meliputi ekowisata bahari berbasis terumbu karang, panorama pantai dan sunset, ekosistem mangrove, serta wisata kuliner hasil laut. Dampak positif yang ditimbulkan meliputi peningkatan pendapatan masyarakat, terbukanya lapangan kerja, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan konservasi, serta tumbuhnya kesadaran terhadap pelestarian lingkungan. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan fasilitas tertentu, pengelolaan mangrove yang belum optimal, dan ancaman terhadap ekosistem pesisir. Berdasarkan analisis SWOT, strategi pengembangan diarahkan pada penguatan potensi sumber daya alam dan kelembagaan lokal, peningkatan fasilitas pendukung, pengembangan atraksi ekowisata, serta penguatan upaya konservasi lingkungan. Bohay Beach is an ecotourism destination located in Binor Village, Paiton District, Probolinggo Regency. The area boasts various ecotourism potentials supported by scenic coastal views, coral reefs, mangrove ecosystems, seafood-based culinary tourism, and local community involvement in its management. However, ecotourism activities also generate impacts that require assessment to inform sustainable area development. This study aims to identify the ecotourism potential and impacts of Bohay Beach and to analyze development strategies using SWOT analysis. This study employs a qualitative approach using a case study design. Research subjects include Bohay Beach ecotourism managers, local community members, and tourists, selected via purposive sampling. Data collection involved observation, semi-structured interviews, and document analysis. Data analysis utilized the Miles and Huberman model—comprising data reduction, data display, and conclusion drawing—while development strategies were analyzed using SWOT. The results indicate that Bohay Beach possesses ecotourism potential including coral reef-based marine ecotourism, coastal scenery and sunsets, mangrove ecosystems, and seafood culinary tourism. Positive impacts include increased community income, job creation, heightened community participation in conservation activities, and growing environmental awareness. Nevertheless, challenges remain, such as limited facilities, suboptimal mangrove management, and threats to the coastal ecosystem. Based on the SWOT analysis, development strategies focus on strengthening natural resource potential and local institutions, upgrading supporting facilities, developing ecotourism attractions, and reinforcing environmental conservation efforts.

IMPLEMENTASI SUPERVISI DAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN UNTUK PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN DI SEKOLAH

Sari, Lusita, Syah, Ilham Febryan, Aprilia, Azzahra Rizqita, Fendrik, Muhammad, Oktaviani, Cici
Abstract: Artikel ini mengkaji implementasi supervisi dan administrasi pendidikan sebagai instrumen strategis dalam peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Melalui pendekatan kajian literatur sistematis terhadap berbagai penelitian… ian terkini, artikel ini menelaah konsep, prinsip, teknik, dan model supervisi serta administrasi pendidikan yang relevan dengan konteks pendidikan Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi supervisi akademik dan manajerial yang dilakukan secara konsisten dan terprogram terbukti meningkatkan kompetensi profesional guru, memperbaiki kualitas proses pembelajaran, serta mendorong terciptanya budaya mutu di lingkungan sekolah. Administrasi pendidikan yang efektif mencakup pengelolaan kurikulum, tenaga pendidik, sarana prasarana, dan keuangan yang terintegrasi dengan sistem penjaminan mutu internal. Hambatan implementasi meliputi keterbatasan kompetensi supervisor, resistensi guru, dan kurangnya tindak lanjut pasca-supervisi. Rekomendasi diarahkan pada penguatan kapasitas kepala sekolah sebagai supervisor, peningkatan frekuensi supervisi klinis, serta integrasi sistem informasi manajemen dalam administrasi sekolah.

FAKTOR PENGHAMBAT DALAM PEMBELAJARAN MOTORIK DASAR OLEH GURU PJOK DI SEKOLAH DASAR KELAS RENDAH DI MI BAITUL HUDA SEMARANG

Shofa, Fasya Zahira, Amalia, Dwi, Pathurrohman, Pathurrohman
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam pembelajaran motorik dasar yang dihadapi oleh guru PJOK pada jenjang sekolah dasar kelas rendah di MI Baitul Huda Semarang.… Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara semiterstruktur dengan guru dan siswa, observasi lapangan yang sistematis, serta dokumentasi kurikulum. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Temuan terpenting dalam penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun pembelajaran berlangsung aktif dan berbasis permainan, terdapat hambatan struktural berupa keterbatasan sarana-prasarana serta hambatan pedagogis terkait heterogenitas kemampuan siswa yang sulit dikondisikan. Lebih lanjut, ditemukan adanya kesenjangan antara aktivitas fisik yang tinggi dengan pemahaman konseptual siswa yang masih rendah, di mana pembelajaran cenderung bersifat intuitif-pragmatis namun belum berbasis pada asesmen diagnostik yang sistematis. Refleksi atas temuan ini mengungkap bahwa ketergantungan pada teacher agency atau kreativitas individu guru dalam memodifikasi alat belum cukup untuk mengatasi persoalan tanpa dukungan kebijakan institusional. Sebagai kontribusi, penelitian ini memberikan peta jalan bagi pengembangan model pembelajaran PJOK yang lebih holistik, yang tidak hanya menekankan pada keaktifan fisik, tetapi juga mengintegrasikan penguatan konsep dan diferensiasi instruksional yang responsif terhadap tahap perkembangan anak. Hasil studi ini diharapkan menjadi referensi bagi pemangku kebijakan dalam merancang program pendampingan guru dan penataan alokasi sumber daya yang lebih tepat sasaran guna menjamin optimalisasi kompetensi motorik dasar pada fase kritis perkembangan anak.

IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS ISLAM DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU DI ERA SOCIETY 5.0

Haris Sandi Yudha, Sony Kuswandi, Candra Mochamad Surya
Abstract: Perkembangan teknologi digital dan tuntutan pendidikan yang semakin kompleks, sekolah-sekolah Islam di Indonesia dituntut untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam proses pendidikan guna menghasilkan generasi yang kompeten… ompeten dan berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi manajemen berbasis Islam dalam pengembangan kompetensi guru di SMPIT Manba'ul Ulum di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta analisis dokumentasi terkait kebijakan manajemen berbasis Islam yang diterapkan di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen berbasis Islam di SMPIT Manba'ul Ulum telah dilakukan dengan baik, terutama dalam aspek pengelolaan kurikulum, pengembangan kompetensi guru, dan pengembangan karakter siswa. Namun, terdapat tantangan dalam pelatihan guru mata pelajaran umum yang belum sepenuhnya mengintegrasikan nilai-nilai Islam secara optimal. Selain itu, evaluasi terhadap penerapan manajemen berbasis Islam masih perlu diperkuat untuk memastikan keberlanjutannya. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan pelatihan dan pembinaan guru, serta penguatan sistem evaluasi untuk memastikan bahwa manajemen berbasis Islam diterapkan secara maksimal. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan model manajemen pendidikan berbasis Islam yang lebih efektif dan aplikatif dalam konteks era Society 5.0.

PENANAMAN NILAI KEJUJURAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER INTEGRITAS ANAK USIA DINI MELALUI KETELADANAN GURU

Asep, Ahmad Riyadi, Gina Kania, Heny Chusnarin Haryanti, Cindy Febrianthy, Saniyya Putri Hendrayana
Abstract: Perkembangan moral anak usia dini menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter integritas di masa depan. Dalam konteks pendidikan anak usia dini, nilai kejujuran memerlukan strategi internalisasi yang tidak hanya bersifat… ersifat verbal, tetapi juga diwujudkan melalui praktik nyata dalam interaksi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penanaman nilai kejujuran dalam pembentukan karakter integritas anak usia dini melalui keteladanan guru di TK As-Salam Kecamatan Kutawaluya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan guru yang konsisten, pembiasaan reflektif dalam budaya kelas, serta dukungan kebijakan sekolah berbasis nilai religius membentuk lingkungan yang mendorong anak berani berkata jujur dan mengakui kesalahan. Integritas anak berkembang melalui pengalaman konkret yang berulang dalam interaksi sehari-hari. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan peran guru sebagai model moral dalam pendidikan karakter serta perlunya integrasi budaya sekolah yang konsisten untuk mendukung internalisasi nilai kejujuran sejak usia dini.

TRANSFORMASI NILAI AKHLAK DALAM PENGEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI MELALUI BUDAYA SEKOLAH ISLAMI

Gina Kania, Ade Ismail Fahmi, Kurniasih, Abdul Fatah, Deden Deni Mahendra
Abstract: Transformasi nilai akhlak pada anak usia dini menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter dan pengembangan sosial emosional yang berkelanjutan. Pada fase perkembangan awal, anak belajar mengelola emosi, membangun… empati, serta membentuk kebiasaan sosial melalui interaksi yang bermakna di lingkungan pendidikan. Budaya sekolah Islami berperan sebagai sistem nilai yang menghadirkan pembiasaan, keteladanan, dan penguatan moral dalam aktivitas sehari-hari. Studi ini bertujuan untuk menganalisis proses transformasi nilai akhlak dalam pengembangan sosial emosional anak usia dini melalui budaya sekolah Islami di Pos PAUD Merpati Kecamatan Kutawaluya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa transformasi nilai akhlak berlangsung melalui integrasi pembiasaan rutin, keteladanan guru, serta penguatan regulasi emosi berbasis praktik religius seperti doa dan istighfar. Nilai akhlak terinternalisasi dalam aktivitas konkret seperti berbagi, antre, meminta maaf, dan mengendalikan emosi dalam situasi konflik. Budaya sekolah berfungsi sebagai sistem yang menjaga konsistensi antara perencanaan program dan praktik pembelajaran. Implikasinya, budaya sekolah Islami dapat menjadi model integratif dalam pengembangan karakter dan sosial emosional anak usia dini secara kontekstual dan aplikatif.