Abstract: Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih luas dan relevan bagi mahasiswa dalam menghadapi tuntutan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan…
ikan pengaruh partisipasi mahasiswa dalam program MBKM terhadap tingkat kesiapan kerja mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 24 mahasiswa Universitas Riau yang telah mengikuti kegiatan MBKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi mahasiswa berada pada kategori tinggi, ditandai dengan keterlibatan aktif, kontribusi terhadap ide dan solusi, serta komunikasi efektif dengan dosen pembimbing dan mentor lapangan dengan persentase 60–80%. Pada aspek kesiapan kerja, sebagian besar indikator juga berada pada kategori tinggi, terutama kemampuan bekerjasama, beradaptasi, dan menghadapi tekanan, meskipun beberapa indikator seperti pengelolaan waktu dan sikap profesional memperoleh persentase lebih rendah (60%). Temuan ini menegaskan bahwa partisipasi mahasiswa dalam program MBKM berkontribusi positif terhadap peningkatan kesiapan kerja, sehingga optimalisasi pendampingan dan fasilitasi diperlukan untuk memaksimalkan perkembangan kompetensi mahasiswa.
Abstract:Kemajuan teknologi computer yang sangat pesat menuntut setiap individu untuk memiliki kemampuan adaptasi serta penguasaan terhadap ketermpilan dasar pengoperasian perangkat lunak, khususnya aplikasi pengolah kata seperti…
Microsoft word. Namun, di SMKN 1 Arjasa, keterampilan tersebut masing tergolong rendah karena belum adanya mata pelajaran khusus yang membahas penggunaan Microsoft word secara mendalam. Kondisi ini menyebabkan sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah yang berbasis penulisan. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam menggunakan Microsoft word sebagai bekal dalam mengerjakan tugas akademik serta persiapan menghadapi tuntutan dunia kerja. Metode pelatihan yang diterapkan adalah praktik langsung dengan pendekatan bertahap, dimulai dari pengenalan dasar hingga penguasaan fitur lanjutan seperti pengaturan margin, tata letak teks, dan pembuatan table.
Abstract:Abstrak Penelitian ini menganalisis kepemimpinan transformasional Fadly Amran dalam pengambilan keputusan penataan Kota Padang modern. Latar belakang penelitian ini adalah semakin intensifnya tekanan perubahan global dan…
bal dan tuntutan demokratisasi lokal yang mendorong transformasi mendasar dalam paradigma kepemimpinan pemerintahan daerah di Indonesia, khususnya dalam konteks pembangunan perkotaan berbasis smart city. Tujuan umum penelitian ini adalah menganalisis dimensi kepemimpinan transformasional Fadly Amran dan pola pengambilan keputusan dalam modernisasi Kota Padang. Kerangka teori yang digunakan meliputi teori kepemimpinan transformasional berdasarkan dimensi Four I's Bass dan Avolio (idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration), teori pengambilan keputusan bounded rationality, serta konsep tata kelola perkotaan modern dengan pendekatan smart city. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review sistematis terhadap literatur nasional dan internasional periode 2022–2026, dengan teknik pengumpulan data melalui proses identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis artikel dari jurnal bereputasi yang diperoleh dari basis data Google Scholar, Garuda, dan Semantic Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional Fadly Amran berpengaruh terhadap efektivitas pengambilan keputusan pembangunan kota melalui kemampuannya membangun visi strategis, mendorong inovasi tata kelola, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan meningkatkan responsivitas pelayanan publik berbasis teknologi. Program Padang Melayani, Padang Amanah, Padang Rancak, dan Jelajah Padang menunjukkan integrasi modernisasi kota dengan kearifan lokal Minangkabau.
Abstract:Era Society 5.0 menghadirkan perubahan fundamental dalam dunia kerja melalui integrasi teknologi digital, kecerdasan buatan, dan pendekatan yang berpusat pada manusia. Perubahan tersebut mendorong organisasi untuk melakukan…
kan transformasi kompetensi sumber daya manusia (SDM) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan lingkungan kerja yang semakin dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi kompetensi SDM yang dibutuhkan pada era Society 5.0 melalui pendekatan library research. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber literatur berupa artikel ilmiah, buku, prosiding, dan publikasi akademik yang relevan dengan tema pengembangan SDM, transformasi digital, dan Society 5.0. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui proses identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis berbagai temuan penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi kompetensi SDM pada era Society 5.0 berfokus pada empat kompetensi utama, yaitu kompetensi digital, soft skills, kompetensi adaptif, dan kompetensi humanis. Kompetensi digital meliputi literasi teknologi, data, dan kecerdasan buatan, sedangkan soft skills mencakup kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan kepemimpinan. Kompetensi adaptif diwujudkan melalui kemampuan belajar sepanjang hayat dan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan, sementara kompetensi humanis menekankan etika, empati, integritas, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan organisasi dalam menghadapi era Society 5.0 sangat ditentukan oleh kemampuan mengintegrasikan kompetensi teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan dalam pengembangan SDM.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pola asuh, keterlibatan orang tua, dan spiritualitas dalam membentuk resiliensi akademik santri di pondok pesantren. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research)…
esearch) dengan analisis isi dan analisis tematik terhadap berbagai artikel ilmiah relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa resiliensi akademik santri merupakan konstruk multidimensional yang dipengaruhi oleh interaksi keluarga secara sistemik. Pola asuh, khususnya tipe otoritatif, berperan dalam membentuk regulasi emosi, kemandirian, dan motivasi belajar santri. Keterlibatan orang tua melalui komunikasi intensif, dukungan emosional, informasional, dan instrumental berfungsi sebagai faktor protektif yang meningkatkan rasa aman psikologis, motivasi intrinsik, serta kemampuan adaptasi terhadap tekanan akademik. Selain itu, spiritualitas keluarga yang diinternalisasi melalui nilai-nilai religius seperti sabar, tawakal, dan ikhlas berperan sebagai mekanisme coping adaptif yang membantu santri memaknai tekanan akademik secara positif. Ketiga variabel tersebut saling berinteraksi dan membentuk ketahanan psikologis yang lebih kuat dalam menghadapi tuntutan kehidupan pesantren. Kesimpulannya, resiliensi akademik santri tidak hanya ditentukan oleh faktor individual, tetapi merupakan hasil konstruksi ekologis yang melibatkan kualitas pengasuhan, keterlibatan orang tua, dan spiritualitas keluarga secara simultan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan supervisi pembelajaran di SMK Bina Budi Utama (SMK BBU) dengan fokus pada efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, mengidentifikasi kendala…
la yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta merumuskan strategi supervisi yang lebih sistematis dan relevan dengan karakteristik pendidikan kejuruan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, pengawas, dan guru-guru produktif di SMK BBU. Validitas data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber dan metode, sementara analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi pembelajaran di SMK BBU telah berjalan secara terstruktur dan memiliki kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pengajaran. Guru menunjukkan antusiasme terhadap proses supervisi dan aktif menerapkan masukan yang diberikan. Namun, beberapa kendala ditemukan, seperti terbatasnya waktu pengawas, kurangnya instrumen evaluasi baku, dan belum optimalnya proses pendampingan setelah supervisi. Strategi yang disarankan meliputi penguatan tim supervisi internal, penggunaan pendekatan kolaboratif dalam supervisi, serta penerapan evaluasi pembelajaran berbasis karakteristik pendidikan kejuruan. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa supervisi pembelajaran di SMK BBU sudah efektif, tetapi perlu ditingkatkan secara sistematis agar lebih sesuai dengan kebutuhan guru kejuruan dan tuntutan dunia industri. Supervisi yang berbasis data dan berorientasi pada pengembangan profesionalisme guru menjadi kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasional. Penelitian ini memberikan kontribusi baik secara teoretis dalam pengembangan kajian supervisi pendidikan, maupun secara praktis sebagai acuan kebijakan sekolah dalam pelaksanaan supervisi yang berkelanjutan.
Abstract:Spiritualitas kehidupan merupakan kebutuhan mendasar yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan manusia dalam menemukan ketenangan dan makna hidup sejati. Di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat, penuh tekanan,…
nan, dan dipenuhi tuntutan yang semakin kompleks, manusia sering kali terjebak dalam rutinitas tanpa sempat memahami dirinya secara mendalam. Kondisi ini menyebabkan banyak individu merasa hampa, kehilangan arah, dan tidak mampu menemukan kebahagiaan yang hakiki meskipun telah meraih kesuksesan secara materi. Spiritualitas hadir sebagai aspek yang memberikan ruang bagi manusia untuk kembali pada kesadaran terdalamnya, membangun hubungan dengan Tuhan, alam, sesama, dan dirinya sendiri. Melalui spiritualitas, individu dapat memahami bahwa hidup bukan sekadar proses mengejar target duniawi, tetapi juga perjalanan batin untuk mencapai kedamaian dan pemaknaan hidup yang lebih luhur. Dengan menumbuhkan spiritualitas, seseorang dapat menjalani hidup dengan penuh kesadaran, keikhlasan, dan pemahaman mendalam tentang tujuan keberadaannya. Spiritualitas menjadi jembatan yang menghubungkan manusia dengan nilai-nilai universal yang membawa pada ketenangan dan kebahagiaan hakiki. Artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan komprehensif tentang pentingnya spiritualitas dalam kehidupan modern dan bagaimana spiritualitas dapat diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber kekuatan batin dan pedoman hidup.
Abstract:: Keseimbangan hidup merupakan kondisi ideal yang diupayakan banyak individu di tengah dinamika modern yang penuh tekanan, tuntutan sosial, serta perubahan nilai yang cepat. Artikel ini mengkaji konsep Spiritualitas Leven…
ven sebagai pendekatan komprehensif dalam menciptakan kehidupan yang seimbang secara fisik, emosional, mental, sosial, dan spiritual. Spiritualitas Leven dipahami sebagai kesadaran mendalam akan makna hidup, hubungan harmonis dengan diri sendiri, sesama, alam, serta dimensi transenden yang diyakini sebagai sumber nilai dan kedamaian batin. Melalui pembahasan teoritis dan refleksi praktis, artikel ini menyoroti bagaimana integrasi spiritualitas dalam rutinitas harian dapat meningkatkan kualitas kesadaran diri, ketenangan batin, kecerdasan emosional, serta kemampuan adaptasi terhadap tantangan hidup. Berbagai prinsip kunci seperti penerimaan diri, rasa syukur, mindfulness, kepedulian, dan pencarian makna dibahas sebagai fondasi untuk membangun keseimbangan hidup yang berkelanjutan. Selain itu, artikel ini menelusuri peran komunitas, budaya, dan lingkungan dalam mendukung pertumbuhan spiritual seseorang. Dengan menggabungkan perspektif psikologi positif, etika, dan nilai-nilai spiritual. Spiritualitas Leven menawarkan jalan bagi individu untuk menemukan harmoni antara pencapaian material dan kedamaian batin. Pada akhirnya, artikel ini menegaskan bahwa penguatan spiritualitas bukan hanya kebutuhan personal, tetapi juga kontribusi kolektif dalam membangun masyarakat yang lebih humanis, berempati, dan berkesadaran tinggi. Dengan demikian, penerapan Spiritualitas Leven Diharapkan dapat menjadi strategi transformatif untuk menciptakan kehidupan yang lebih bermakna, seimbang, dan penuh keberkahan.
Abstract:Stres akademik merupakan salah satu faktor psikologis yang banyak memengaruhi perilaku mahasiswa dalam konteks perkuliahan, termasuk kepatuhan terhadap etika akademik. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana…
aimana stres akademik berperan dalam menurunkan atau mengubah perilaku etis mahasiswa terkhusus nya di kampus IAKN Kupang. Dengan meninjau berbagai penelitian nasional maupun internasional dalam lima tahun terakhir, studi ini menemukan bahwa stres akademik yang muncul akibat tuntutan akademik, tekanan nilai, persaingan, dan keterbatasan waktu berpotensi menurunkan kemampuan pengambilan keputusan moral dan regulasi diri. Kondisi tersebut dapat meningkatkan kecenderungan mahasiswa melakukan pelanggaran etika seperti plagiarisme, kecurangan akademik, manipulasi data, dan ketidakjujuran dalam interaksi sosial.
Temuan literatur juga menunjukkan bahwa pengaruh stres terhadap perilaku etis tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi oleh faktor-faktor moderasi seperti dukungan sosial, efikasi diri akademik, kecerdasan emosional, dan iklim etika kampus. Faktor-faktor ini dapat memperkuat atau melemahkan hubungan antara stres dan kepatuhan etika. Dengan demikian, upaya pengelolaan stres akademik dan penguatan etika tidak hanya memerlukan intervensi individual, tetapi juga dukungan sistemik dari lingkungan kampus. Studi ini menegaskan pentingnya program manajemen stres, peningkatan literasi etika, serta pembentukan budaya akademik yang sehat untuk menjaga integritas mahasiswa meskipun berada dalam tekanan akademik yang tinggi.
Abstract:Pengembangan dan inovasi kurikulum merupakan elemen kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Dalam menghadapi perubahan zaman dan tantangan global, sistem pendidikan Indonesia telah mengalami berbagai reformasi…
masi kurikulum, seperti Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Kurikulum 2013 (K13), hingga konsep Merdeka Belajar. Setiap kurikulum dirancang untuk menciptakan peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mampu bersaing secara global. Inovasi seperti kebijakan Full-Day School dan Merdeka Belajar mencerminkan upaya penggabungan antara pendidikan akademik dan pembentukan karakter. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), penyusunan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) memiliki peranan penting dalam menanamkan nilai-nilai keislaman yang kontekstual dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, inovasi kurikulum bukanlah sebatas revisi administratif, tetapi merupakan langkah strategis dalam menyesuaikan sistem pendidikan dengan kebutuhan zaman, peserta didik, serta nilai-nilai luhur bangsa. Pengembangan kurikulum harus dilaksanakan secara berkelanjutan, partisipatif, dan adaptif agar mampu mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan relevan dengan tuntutan masa depan.