Abstract:Abstract: Final-year students are vulnerable to mental health issues, particularly depression, due to various complex problems such as academic demands, life transitions after graduation, social isolation, and economic factors.…
actors. However, the lack of counseling services on campus poses a barrier to the early diagnosis of depression. This study aims to design and develop a web-based expert system using the Certainty Factor method to diagnose depression levels in final-year students from the 2018 to 2020 cohorts at Ma’arif Nahdlatul Ulama University of Kebumen. The research applies a Research and Development (R&D) approach, utilizing the Certainty Factor as the basis for the decision-making system. Symptom data were collected through expert interviews and literature review, then implemented into a web-based expert system built using the PHP programming language and CodeIgniter framework. The system was tested on 40 students using stratified random sampling. The test results showed that the system achieved an accuracy rate of 100% compared to expert diagnoses. User evaluation yielded a System Usability Scale (SUS) score of 82.67% (Excellent category) and a Likert scale assessment result of 83.02% (Very Good category). Based on these results, the developed expert system is considered feasible to be used as an early detection tool for depression in final-year students and has the potential to support preventive efforts and mental health assistance services within the campus environment.
Â
Keyword: Certainty Factor, Depression, Expert System, Final-Year Students, Mental Health.
Â
Abstrak: Mahasiswa tingkat akhir rentan mengalami gangguan kesehatan mental khususnya depresi, karena menghadapi masalah yang cukup kompleks, diantaranya tuntutan akademik, transisi kehidupan setelah lulus, isolasi sosial dan faktor ekonomi. Namun, dengan tidak adanya layanan konseling bagi mahasiswa menyebabkan hambatan dalam proses diagnosa gangguan depresi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pakar berbasis web menggunakan metode Certainty Factor guna mendiagnosa tingkat depresi pada mahasiswa tingkat akhir angkatan 2018 hingga 2020 di Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan metode Certainty Factor sebagai dasar sistem pengambilan keputusan. Data gejala diperoleh melalui wawancara pakar dan studi literatur, kemudian diterapkan ke dalam sistem pakar berbasis web yang dibangun dengan bahasa pemrograman PHP menggunakan framework CodeIgniter dan diuji kepada 40 mahasiswa dengan teknik stratified random sampling. Hasil pengujian terhadap 40 mahasiswa menunjukkan sistem memiliki tingkat akurasi sebesar 100% terhadap hasil diagnosa pakar. Penilaian pengguna terhadap sistem dengan skor System Usability Scale (SUS) sebesar 82.67% (kategori Excellent), dan penilaian skala likert sebesar 83.02% (kategori Sangat Baik). Berdasarkan hasil tersebut, sistem pakar yang dibangun dinyatakan layak digunakan sebagai alat bantu deteksi dini gangguan depresi pada mahasiswa tingkat akhir, serta berpotensi mendukung upaya preventif dan layanan pendampingan kesehatan mental di lingkungan kampus.
Â
Kata kunci: Certainty Factor, Depresi, Kesehatan Mental, Mahasiswa Tingkat Akhir, Sistem Pakar
Abstract:Abstract: The rapid transformation of the automotive industry towards digitalization and electric vehicles requires vocational graduates to have new competencies as well as a clear career path based on self-concept. However,…
ver, students' unpreparedness in determining their specialization and the mismatch between their competencies and the needs of the EV industry make the development of a career guidance model even more important. This study aims to analyze the relevance of Super's career development theory in specialization guidance in the Automotive Engineering Vocational Program and to formulate a Self-concept-based career guidance model that is adaptive to the demands of electric vehicle technology. For this purpose, an analytical-philosophical literature review was conducted, examining 35 scientific articles and primary literature on Super's theory. The results show that the stages of career exploration, crystallization, specification, and implementation in Super's theory are in line with the process of forming EV competencies such as BMS, HV safety, electric motors, and digital diagnostics. Another important finding is that technical self-concept is formed through direct learning experiences and guided reflection, so career guidance needs to integrate self-assessment, exploration, workshops, and field experience. The study concludes that Super's theory is relevant as a foundation for vocational career guidance in the era of electrification and recommends the development of a curriculum that emphasizes career exploration and empirical research to test the effectiveness of the model.
Keyword: Vocational Career; Super Theory; Electric Vehicles; Self-Concept; Career Guidance.
Abstrak: Transformasi pesat industri otomotif menuju digitalisasi dan kendaraan listrik menuntut lulusan vokasi memiliki kompetensi baru sekaligus kejelasan arah karier yang berbasis Self-concept. Fenomena ketidaksiapan mahasiswa dalam menentukan spesialisasi serta ketidaksesuaian kompetensi dengan kebutuhan industri EV menjadikan pengembangan model bimbingan karier semakin penting. Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi teori perkembangan karier Super dalam pembimbingan spesialisasi pada Program Vokasi Teknik Otomotif serta merumuskan model bimbingan karier berbasis Self-concept yang adaptif terhadap tuntutan teknologi kendaraan listrik. Metode penelitian menggunakan kajian pustaka analitik-filosofis dengan menelaah 35 artikel ilmiah dan literatur primer teori Super. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan eksplorasi, kristalisasi, spesifikasi, dan implementasi karier pada teori Super selaras dengan proses pembentukan kompetensi EV seperti BMS, HV safety, motor listrik, dan diagnostik digital. Temuan penting lainnya adalah bahwa Self-concept teknis terbentuk melalui pengalaman belajar langsung dan refleksi terarah, sehingga bimbingan karier perlu mengintegrasikan asesmen diri, eksplorasi, workshop, dan pengalaman lapangan. Penelitian menyimpulkan bahwa teori Super relevan sebagai landasan pembimbingan karier vokasional pada era elektrifikasi dan merekomendasikan pengembangan kurikulum yang menekankan eksplorasi karier serta penelitian empiris untuk menguji efektivitas model yang diusulkan.
Kata kunci: Karier Vokasional; Teori Super; Kendaraan Listrik; Self-Concept; Bimbingan Karier.
Abstract:Abstract: This study aims to analyze several things, namely: a) a significant positive relationship between teacher work stress and teacher performance, b) factors that influence teacher work stress and c) work stress management…
nagement strategies by teachers of State Vocational High Schools in South Kuta District. This study is a quantitative descriptive study, where teachers are the main actors in the world of education who play an important role in shaping the nation's next generation. This research was conducted at State Vocational High Schools in South Kuta District. The number of samples in this study was 32 teachers. Based on the results of the study, the R square value of 0.696 means that work stress and work culture affect teacher performance by 69.6% while 30.4% is influenced by other factors not examined in this study. Teachers are one of the main actors in the world of education who play an important role in shaping the nation's next generation. However, in carrying out their duties, teachers are often faced with various demands and pressures, both academically, administratively, and psychologically. This can trigger work stress, which if not managed properly can negatively impact teacher performance, the quality of learning, and their mental well-being. In the State Vocational High School (SMK) environment, the challenges faced by teachers tend to be more complex compared to public schools.
Keyword: Exploration, Strategy, Work stress, Vocational school, Teacher
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beberapa hal yaitu: a) hubungan positif yang signifikan antara stress kerja guru terhadap kinerja guru, b) factor yang mempengaruhi stress kerja guru dan c) strategi penanggulangan stres kerja oleh guru SMK Negeri di Kecamatan Kuta Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dimana guru merupakan aktor utama dalam dunia pendidikan yang memegang peran penting dalam membentuk generasi penerus bangsa. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri di Kecamatan Kuta Selatan. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 32 orang guru. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai R square 0,696 bermakna bahwa stress kerja dan budaya kerja mempengaruhi kinerja guru sebesar 69,6% sedangkan 30,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Guru merupakan salah satu aktor utama dalam dunia pendidikan yang memegang peran penting dalam membentuk generasi penerus bangsa. Namun, dalam menjalankan tugasnya, guru sering kali dihadapkan pada berbagai tuntutan dan tekanan, baik dari segi akademik, administratif, maupun psikologis. Hal ini dapat memicu stres kerja, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat berdampak negatif terhadap kinerja guru, kualitas pembelajaran, serta kesejahteraan mental mereka. Di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri, tantangan yang dihadapi guru cenderung lebih kompleks dibandingkan dengan sekolah umum.
Kata kunci: Eksplorasi, Strategi, Stres kerja, SMK, Guru
Abstract:Abstract: Vocational education faces significant challenges in adapting its curriculum to meet the ongoing needs of industry. This study aims to assess the effectiveness of Project-Based Learning (PjBL) in improving the…
skills of students in the Business Administration Study Programme at the Medan City Polytechnic. A mixed-method research approach was used, involving 85 students and 5 lecturers. Quantitative data was obtained using a Likert scale questionnaire to measure students' views before and after the implementation of PjBL, while qualitative data was collected through semi-structured interviews, observations, and project document analysis. The results of descriptive analysis and paired sample t-tests show a significant increase (p < 0.05) in all skill dimensions, with the highest growth in problem solving (42%), team collaboration (38%), and communication (35%). Qualitative findings underscore the importance of project alignment with industry needs and lecturer support as key elements of success. Students also reported improvements in independent learning, critical thinking skills, and readiness to enter the workforce. The conclusion of this study is that PjBL has proven to be effective in aligning vocational education with industry demands. The proposed recommendations include more structured project planning, more intensive industry involvement, and continuous evaluation to strengthen learning outcomes.
Â
Keywords: Project-Based Learning; vocational education; Business Administration;Â industrial skills; blended learning
Â
Abstrak: Pendidikan vokasi menghadapi tantangan signifikan dalam menyesuaikan kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis di Politeknik Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah campuran, yang melibatkan 85 mahasiswa dan 5 dosen. Data kuantitatif diperoleh dengan menggunakan kuesioner berskala Likert untuk mengukur pandangan mahasiswa sebelum dan setelah penerapan PjBL, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara semi-struktural, observasi, dan analisis dokumen proyek. Hasil dari analisis deskriptif dan uji t sampel berpasangan menunjukkan ada peningkatan yang signifikan (p < 0,05) di semua dimensi keterampilan, dengan pertumbuhan tertinggi pada pemecahan masalah (42%), kolaborasi tim (38%), dan komunikasi (35%). Temuan kualitatif menggarisbawahi pentingnya keselarasan proyek dengan kebutuhan industri dan dukungan dosen sebagai elemen kunci keberhasilan. Mahasiswa juga melaporkan peningkatan dalam kemandirian belajar, keterampilan berpikir kritis, dan kesiapsiagaan untuk memasuki dunia kerja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah PjBL terbukti efektif dalam menyelaraskan pendidikan vokasi dengan tuntutan industri. Rekomendasi yang diusulkan meliputi perencanaan proyek yang lebih terstruktur, keterlibatan industri yang lebih intensif, serta evaluasi yang berkelanjutan untuk memperkuat hasil pembelajaran.
Kata kunci: Pembelajaran Berbasis Proyek; pendidikan vokasi; Administrasi Bisnis; keterampilan industry; metode campuran.
Abstract:Abstract: This study investigates the impact of online training on improving teacher competency at SMKN 2 Rambah, Riau, with a specific focus on their preparedness for professional promotion. Employing a quantitative approach…
roach through a one-group pretest-posttest design, a sample of 30 teachers was selected from a population of 43 using simple random sampling. Data were collected via competency tests administered before and after the training intervention. Normality tests using the Kolmogorov-Smirnov and Shapiro-Wilk methods confirmed that the data were normally distributed. Descriptive statistical analysis revealed a significant increase in the mean score from 60.90 (pre-test) to 78.67 (post-test). Furthermore, the Paired Sample t-Test confirmed a highly significant statistical difference between the two scores (t = -21.229; Sig. = 0.000). The calculation of effect size using Cohen’s d yielded a value of 3.92, indicating a very large effect of the online training on teacher competency enhancement. These findings underscore that online training serves as a highly effective and essential tool in promoting teacher professionalism and meeting promotion requirements in the digital era.
Â
Keyword: Online Training, Teacher Competency Improvement, One-Group Pretest-
              Posttest Design
Â
Abstrak: Penelitian ini menguji pengaruh pelatihan online terhadap peningkatan kompetensi guru di SMKN 2 Rambah, Riau, dengan fokus pada kesiapan menghadapi kenaikan pangkat. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest, 30 guru dari populasi 43 guru dipilih sebagai sampel secara simple random sampling. Data dikumpulkan melalui tes kompetensi yang diberikan sebelum dan sesudah pelatihan. Uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal. Hasil analisis deskriptif menunjukkan peningkatan rata-rata skor yang signifikan dari 60.90 pada pre-test menjadi 78.67 pada post-test. Uji Paired Sample t-Test mengkonfirmasi perbedaan yang sangat signifikan secara statistik antara kedua skor tersebut dengan t = -21.229 dav Sig. = 0.000). Lebih lanjut, perhitungan effect size menggunakan Cohen's d menghasilkan nilai 3.92, mengindikasikan efek yang sangat besar dari pelatihan online terhadap peningkatan kompetensi guru. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan online merupakan instrumen yang sangat efektif dan esensial dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru dan memenuhi tuntutan kenaikan pangkat di era digital.
Â
Kata kunci: Pelatihan Online, Peningkatan Kompetensi Guru, one group pretest-posttest
Abstract:Abstract: In lawenforcementpractice, prosecutorsnolongeractivelyact as dominuslitis. In fact, bybeingactivelyinvolvedsincetheinvestigationstage in thepolice, prosecutorscaneasilyprepareindictmentsandcharges, thusencouragingtherevisionoftheDominusLitisprinciple…
ingtherevisionoftheDominusLitisprinciple in the RUUHAP. The purposeofthis study istoanalyzetheimplementationoftheDominusLitisprinciple in thepre-prosecutionprocessandthe ideal conceptionoftheDominusLitisprinciple in the RUUHAP. The resultsofthe study statethattheDominusLitisprinciple in Law Number 8 of 1981 concerningCriminalProcedure Law is not regulatedatall, thereisnodirectinvolvementofprosecutors in caseexaminationssuch as examinationofsuspects, witnessesandotherevidencesothatthedominuslitisprincipleis not visible in theCriminalProcedure Code. Thisiswhatcausesthebackandforthofcaseexaminationsbecausethevisionofprosecutorsandinvestigators in examiningcriminalcasesbeinghandledis not aligned. The applicationoftheDominusLitisprinciple in thepre-prosecutionprocessconsistsof 2 obstacles, namely internal obstaclesandexternalobstacles.Â
Â
Keyword:Prosecutor’s, Dominus Litis, RUUHAPÂ
Â
Abstrak: Dalam praktik penegakan hukum, jaksa tidak lagi bersifat dominuslitis secara aktif. Padahal, dengan terlibat aktif sejak tahap penyidikan di kepolisian, jaksa dapat dengan mudah menyusun surat dakwaan dan tuntutan, sehingga hal ini mendorong adanya revisi asas DominusLitis dalam RUUHAP. Tujuan penelitian adalah menganalisis implementasi asas DominusLitis dalam proses prapenuntutan dan konsepsi ideal asas DominusLitis dalam RUUHAP. Hasil penelitian menyatakan bahwa Asas DominusLitis dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana sama sekali tidak diatur, tidak ada keterlibatan langsung Jaksa dalam pemeriksaan perkara seperti pemeriksaan tersangka, saksi dan alat bukti lainnya sehingga asas dominuslitis secara kasat mata tidak terlihat dalam KUHAP. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya bolak-balik pemeriksaan perkara karena visi Jaksa dan penyidik dalam memeriksa perkara pidana yang ditangani belum sejalan. Penerapan asas DominusLitis dalam proses prapenuntutan terdiri dari 2 hambatan, yaitu hambatan internal dan hambatan eksternal. Â
Â
Kata kunci: Jaksa, DominusLitis, RUUHAPÂ
Â
Â
Abstract:Abstract: E$mploye$e$s who have$ a high le$ve$l of loyalty are$ crucial for maintaining the$ stability and growth of the$ company. Amidst the$ de$mands of work, achie$ving a balance$ be$twe$e$n work re$sponsibilitie$s and…
d pe$rsonal life$ be$come$s challe$nging. This study aims to analyze$ the$ e$ffe$cts of work-life$ balance$, se$lf-e$fficacy, and job satisfaction on e$mploye$e$ work loyalty at PT Bank Ne$gara Indone$sia Tbk Ponorogo Branch Office$ using multiple$ line$ar re$gre$ssion analysis. The$ re$sults of the$ study indicate$ that work-life$ balance$, se$lf-e$fficacy, and job satisfaction individually affe$ct work loyalty. Furthe$rmore$, colle$ctive$ly, work-life$ balance$, se$lf-e$fficacy, and job satisfaction have$ a significant impact on work loyalty.
Â
Keywords: Work life$ balance$, se$lf e$fficacy, job satisfaction, work loyalty.
Abstrak: Karyawan yang me$miliki tingkat loyalitas tinggi sangat pe$nting untuk me$njaga stabilitas dan pe$rtumbuhan pe$rusahaan. Di te$ngah tuntutan ke$rja dalam me$njaga ke$se$imbangan antara tanggung jawab pe$ke$rjaan dan ke$hidupan pribadi me$njadi tantangan. Pe$ne$litian ini be$rtujuan me$nganalisis pe$ngaruh Work life$ balance$, Se$lf E$fficacy, dan Job Satisfaction te$rhadap loyalitas ke$rja karyawan pada PT Bank Ne$gara Indone$sia Tbk Kantor Cabang Ponorogo de$ngan me$tode$ uji analisis re$gre$si linie$r be$rganda. Hasil pe$ne$litian dite$mukan work life$ balance$ be$rpe$ngaruh te$rhadap loyalitas ke$rja, se$lf e$fficacy be$rpe$ngaruh te$rhadap loyalitas ke$rja, job satisfaction be$rpe$ngaruh te$rhadap loyalitas ke$rja, dan work life$ balance$, se$lf e$fficacy, dan job satisfaction se$cara simultan be$rpe$ngaruh te$rhadap loyalitas ke$rja.
Â
Kata kunci: Work life$ balance$, se$lf e$fficacy, job satisfaction, loyalitas ke$rja.
Â
Abstract:Abstract: Payment of Replacement Money may exceed the threat of principal criminal fines, because it depends on the amount of corruption proceeds in each corruption case. This study discusses the problem, the position of…
additional criminal penalties of payment of replacement money against principal penalties in corruption crimes, the application of criminal penalties of payment of replacement money in the verdict of the corruption court judge No. 27 / Pid.Sus-TPK / 2018 / PN.Amb jo. No. 3 / PID.SUS-TPK / 2019 / PT AMB and No. 44 / Pid.Sus-TPK / 2018 / PN.Kdi jo. No. 9 / PID.SUS-TPK / 2018 / PT KDI and the demands for imposing replacement money are carried out by the public prosecutor in corruption cases in order to comply with the objectives of the law. This research method uses a normative legal research type with a descriptive research nature with a statute approach, a conceptual approach, and a case approach. Sources include primary, secondary and tertiary legal materials. The data collection technique is library research with a data collection tool, namely document research, then analyzed using qualitative data analysis. It is recommended that additional criminal penalties of replacement money be placed firmly as the main instrument in recovering state losses in corruption crimes, by ensuring that its implementation is in accordance with applicable provisions.Â
Keywords: Claims, Compensation, Corruption Crimes.Â
Abstrak: Pembayaran Uang Pengganti dapat saja melebihi ancaman pidana pokok denda, sebab hal itu secara kasuistis tergantung pada jumlah hasil korupsi pada tiap kasus korupsi. Penelitian ini membahas permasalahan, kedudukan pidana tambahan pembayaran uang pengganti terhadap pidana pokok dalam tindak pidana korupsi, penerapan pidana pembayaran uang pengganti dalam putusan hakim pengadilan tindak pidana korupsi No. 27/Pid.Sus-TPK/2018/ PN.Amb jo. No. 3/PID.SUS-TPK /2019/PT AMB dan No. 44/Pid.Sus-TPK/2018/PN.Kdi jo. No. 9/PID.SUS-TPK/2018/PT KDI dan tuntutan pembebanan uang pengganti dilakukan oleh jaksa penuntut umum dalam perkara tindak pidana korupsi agar sesuai dengan tujuan hukum. Metode Penelitian ini mengunakan jenis penelitian hukum normatif dengan sifat penelitian deskriptif dengan pendekatan penelitian perundang-undangan (statute approach), pendekatan konsep (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Sumber meliputi bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan (library research) dengan alat pengumpulan data yaitu studi dokumen (documentary research), selanjutnya dianalisis menggunakan analisis data kualitatif. Disarankan agar pidana tambahan uang pengganti ditempatkan secara tegas sebagai instrumen utama dalam pemulihan kerugian negara dalam tindak pidana korupsi, dengan memastikan implementasinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Â
Kata kunci: Tuntutan, Uang Pengganti, Tindak Pidana Korupsi.
Abstract:Abstract: Femomena commodification of mantras in traditional healing rituals which continues to undergo transformation into modern commodities. This commodification is a process where cultural elements, such as mantras that…
hat were previously sacred and exclusive, are transformed into products that can be commercialized and widely consumed by society at large. This research aims to better understand the dynamics behind this transformation, including the factors that drive the transformation and its impact on the sustainability of cultural traditions. The use of a qualitative approach allows the author to discover commodification phenomena that occur empirically and in depth. To find complete and valid data, researchers used in-depth observation and interview methods. The results of this research prove that the commodification of mantras is driven by economic demands, globalization, high levels of public trust, and modern society's interest in alternative spirituality. Apart from that, the commodification of mantras can also be found in selling products such as amulets, in the form of books, necklaces and even bracelets which are believed to provide protection and healing from disease.
Â
Keywords: Commodification, Spell, Transformation
Â
Abstrak: Femomena komodifikasi mantra dalam ritual penyembuhan tradisional yang terus mengalami transformasi menjadi komoditas modern. Komodifikasi ini merupakan proses di mana elemen-elemen budaya, seperti mantra yang dahulu bersifat sakral dan eksklusif, berubah menjadi produk yang dapat dikomersialisasikan dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat secara luas. Penelitian ini bertujuan untuk lebih memahami dinamika di balik transformasi tersebut, termasuk faktor-faktor yang mendorong terjadinya transformasi serta dampaknya bagi keberlanjutan tradisi budaya. Penggunaan pendekatan kualitatif, memungkinkan penulis menemukan fenomena-fenomena komodifikasi yang terjadi secara empiris dan mendalam. Untuk menemukan data yang lengkap dan valid peneliti menggunakan metode observasi dan wawancara secara mendalam. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa komodifikasi mantra didorong oleh adanya tuntutan ekonomi, globalisasi, tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi, serta minat masyarakat modern terhadap spiritualitas alternatif. Selain itu, komodifikasi mantra juga dapat ditemukan dari adanya produk jualan seperti Jimat, dalam bentuk buku, kalung, sampai gelang yang diyakini bisa memberikan proteksi dan penyembuhan dari penyakit.
Â
Kata kunci: Komodifikasi, Mantra, Transformasi
Abstract:Abstract: Inheritance law in Islam has a strong foundation in the Qur'an and Hadith, but its implementation often faces challenges due to shifting social values and the needs of modern society. This study aims to examine…
the transformation of Islamic inheritance law in Indonesia and its relevance to contemporary socio-cultural values.Using an Islamic legal philosophy approach, this article analyzes how the fundamental principles of Islamic inheritance law can address modern issues such as gender equality, children's rights, and the diverse needs of the Indonesian Muslim community. The research usess a qualitative approach with descriptive analysis. The findings indicate that the transformation of inheritance law is not only necessary to meet the demands of the times but also to uphold justice and welfare in society.Â
Â
Keywords: inheritance law, transformation, Islamic legal philosophy
Abstrak: Hukum waris Islam mempunyai landasan yang kokoh dalam Alquran dan Hadis, namun penerapannya seringkali menghadapi tantangan akibat perubahan nilai-nilai sosial dan kebutuhan masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi transformasi hukum waris Islam di Indonesia dan relevansinya dengan nilai-nilai sosial budaya kontemporer. Artikel ini menggunakan pendekatan filsafat hukum Islam untuk menganalisis bagaimana prinsip dasar hukum waris Islam menjawab permasalahan kontemporer seperti kesetaraan gender, hak anak, dan kebutuhan komunitas Muslim Indonesia yang beragam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi hukum waris tidak hanya sekedar kebutuhan untuk menyesuaikan dengan tuntutan zaman, namun juga kebutuhan untuk menjaga keadilan dan kepentingan social
Â
Kata kunci: hukum waris, transformasi, Filsafat Hukum Islam
Â