Abstract:Abstract: This research was conducted with the type of Classroom Action Research (CAR). This research was conducted at MAN Palopo. The data sources used in this study were primary data and secondary data. Data collection…
techniques in this study were observation, tests, interviews, and documentation. The data obtained showed that the application of the mind mapp model on student learning outcomes in cycle I obtained an average result of 71.00 in the psychomotor aspect and 71.88 in the cognitive aspect. While in cycle II the average value was 77.48 and learning achievement was on average 80.52. As for cycle III, 25 students participated in the subject and got a passing grade with an average value of 82.08 and learning achievement was on average 82.06. Thus, student learning outcomes through the application of the mind mapp model in BTQ learning at MAN Palopo have increased. The process of implementing the mind mapp model in improving BTQ learning at MAN Palopo which was carried out in cycle III which was participated by 25 students, obtained information that overall students got scores that reached the KKM.
Â
Keywords: PTK, Mind Mapp, BTQ
Â
Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan di MAN Palopo. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa penerapan model mind mapp hasil belajar peserta didik pada siklus I diperoleh hasil rata-rata 71,00 pada aspek psikomotorik dan 71,88 pada aspek kognitif. Sedangkan siklus II nilai  rata-rata 77,48 dan prestasi belajar pada rata-rata 80,52. Adapun pada siklus III diikuti oleh subjek sebanyak 25 peserta didik mendapatkan nilai tuntas dengan nilai rata-rata 82,08 dan prestasi belajar pada rata-rata 82,06. Dengan demikian, hasil belajar peserta didik melalui penerapan model mind mapp dalam pembelajaran BTQ di MAN Palopo mengalami peningkatan. Adapun proses penerapan model mind mapp dalam meningkatkan pembelajaran BTQ di MAN Palopo yang dilakukan pada siklus III yang diikuti oleh subjek sebanyak 25 peserta didik, diperoleh informasi secara keseluruhan peserta didik mendapatkan nilai yang mencapai KKM.
Â
Kata Kunci: PTK, Mind Mapp, BTQ
Abstract:Abstract: This study aims to examine the impact of overexposure to digital information on children's stress levels in Kediri Village, West Lombok. Excessive exposure to digital information, especially from social media,…
has been found to contribute to increased stress in children, as indicated by difficulty focusing, social anxiety, sleep disturbances, and decreased mental health. The research method used is a descriptive quantitative method. The results showed that 70% of children experienced difficulty focusing after excessive use of digital devices, while 30% of children experienced anxiety or stress due to consumption of negative information. The main factors that trigger stress include negative content on social media, academic pressure due to comparison with peers, and lack of communication with parents. However, this study also found that parental communication patterns play an important role in reducing the impact of stress due to digital overexposure. Children with parents who apply authoritative communication patterns (40%) showed lower stress levels than children with permissive or authoritarian parents.
Â
Keyword: Digital overexposure, child stress, digital literacy, parental communication patterns, mental health.
Â
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak overexposure informasi digital terhadap tingkat stres anak-anak di Desa Kediri, Lombok Barat. Paparan berlebihan terhadap informasi digital, terutama dari media sosial, ditemukan berkontribusi pada peningkatan stres anak, yang ditunjukkan melalui kesulitan fokus, kecemasan sosial, gangguan tidur, dan penurunan kesehatan mental. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% anak mengalami kesulitan fokus setelah penggunaan perangkat digital yang berlebihan, sementara 30% anak mengalami kecemasan atau stres akibat konsumsi informasi negatif. Faktor utama yang memicu stres meliputi konten negatif di media sosial, tekanan akademik akibat perbandingan dengan teman sebaya, serta kurangnya komunikasi dengan orang tua. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa pola komunikasi orang tua memainkan peran penting dalam mengurangi dampak stres akibat overexposure digital. Anak-anak dengan orang tua yang menerapkan pola komunikasi otoritatif (40%) menunjukkan tingkat stres yang lebih rendah dibandingkan anak-anak dengan orang tua permisif atau otoriter.Â
Â
Kata kunci: Overexposure digital, stres anak, literasi digital, pola komunikasi orang tua, kesehatan mental.
Abstract:Abstract: This study aims to determine whether impromptu speaking affects students' English-speaking ability in the 2024–2025 school year at MAN 2 Kuantan Singingi. This quasi-experimental study employed a quantitative…
ative methodology and a pre-experiment, one group pretest, and post-test research design. Oral dialogue in a single scenario was the instrument used to gather the data, and SPSS 27 was used for analysis. The study's sample consisted of 40 11th generation students, while the population consists of all Pare Arabic and English Course students at MAN 2 Kuantan Singingi. According to the results, the experimental class's average pretest and posttest scores increased by 21 points. In contrast, the average student's score only rose 18 points above the pretest score in the controlled class, which employed traditional methods. Furthermore, the independent sample t-test result was 0.009, which is less than the alpha value of 0.05. The study's findings suggest that students' English-speaking skills improved as a result of impromptu speaking.
Â
Keyword: Impromptu speaking, English-speaking, English teaching
Â
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan apakah berbicara dadakan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah berbicara spontan memengaruhi kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa pada tahun ajaran 2024–2025 di MAN 2 Kuantan Singingi. Penelitian kuasi-eksperimental ini menggunakan metodologi kuantitatif dan desain penelitian pra-eksperimen, satu kelompok, pra-tes, dan pasca-tes. Dialog lisan dalam satu skenario adalah instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data, dan SPSS 27 digunakan untuk analisis. Sampel penelitian terdiri dari 40 siswa generasi ke-11, sedangkan populasi terdiri dari semua siswa Kursus Bahasa Arab dan Bahasa Inggris Pare di MAN 2 Kuantan Singingi. Menurut hasil, skor pretest dan posttest rata-rata kelas eksperimen meningkat sebesar 21 poin. Sebaliknya, skor rata-rata siswa hanya naik 18 poin di atas skor pretest di kelas kontrol, yang menggunakan metode tradisional. Lebih jauh, hasil uji t sampel independen adalah 0,009, yang lebih kecil dari nilai alfa 0,05. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa meningkat sebagai hasil dari berbicara spontan.
Â
Kata kunci: Berbicara spontan, berbicara bahasa Inggris, pengajaran bahasa Inggris
Abstract:Abstract: The relocation of the National Capital City (IKN) from Jakarta to East Kalimantan presents major challenges, particularly in relation to customary land rights and Cultivation Rights (HGU). Indigenous communities…
s in the region have deep historical and cultural connections to the land, but often lack formal proof of ownership of their land. This increases the potential for conflict when customary land is allocated for the development of IKN, which is regulated in the IKN 2023 Law. This law allows investors to extend the HGU for up to 190 years, a policy that contradicts the agrarian principles in the 1960 BAL, which emphasise equitable land distribution and the protection of indigenous peoples' rights. From an agrarian law perspective, granting such lengthy HGU licences to investors could undermine the rights of indigenous peoples who have long inhabited the area. Indigenous peoples also face legal uncertainty over land that has been part of their lives and culture for centuries. This study highlights the importance of agrarian regulations that protect the rights of indigenous peoples while supporting the investment and development needs of IKN. The government needs to align its IKN policy with the protection of indigenous peoples' rights through a fair and inclusive legal approach. This policy will ensure sustainable development without ignoring the traditional rights of local communities.
Â
Keywords: Agrarian Conflict, Cultivation Rights Title (HGU), Legal Certainty.
Â
Abstrak: Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur menghadirkan tantangan besar, terutama terkait dengan hak tanah adat dan Hak Guna Usaha (HGU). Masyarakat adat di wilayah tersebut memiliki hubungan historis dan budaya yang mendalam dengan tanah tersebut, namun sering kali tidak memiliki bukti kepemilikan formal atas tanah mereka. Hal ini meningkatkan potensi terjadinya konflik ketika tanah adat dialokasikan untuk pembangunan IKN, yang diatur dalam Undang-Undang IKN 2023. UU ini memberi izin perpanjangan HGU hingga 190 tahun bagi investor, suatu kebijakan yang bertentangan dengan prinsip agraria dalam UUPA 1960, yang menekankan distribusi tanah yang adil dan perlindungan hak masyarakat adat. Dalam perspektif hukum agraria, pemberian HGU yang begitu panjang kepada investor dapat mengabaikan hak-hak masyarakat adat yang sudah lama mendiami wilayah tersebut. Masyarakat adat pun menghadapi ketidakpastian hukum atas tanah yang telah menjadi bagian dari kehidupan dan budaya mereka selama berabad-abad. Studi ini menyoroti pentingnya regulasi agraria yang mampu melindungi hak-hak masyarakat adat sembari mendukung kebutuhan investasi dan pembangunan IKN. Pemerintah perlu menyelaraskan kebijakan IKN dengan perlindungan hak-hak masyarakat adat melalui pendekatan hukum yang adil dan inklusif. Kebijakan ini akan memastikan pembangunan yang berkelanjutan tanpa mengabaikan hak-hak tradisional masyarakat lokal.
Â
Kata kunci: Hak Guna Usaha (HGU), Konflik Agraria, Kepastian Hukum.
Abstract:Abstract: This study examines the implementation of the Pacelathon method in Javanese language learning, which proves to be relevant to Piaget's stages of cognitive development. The method is adapted to the cognitive stages…
ges of students—preoperational, concrete operational, and formal operational—to create an interactive and contextual learning environment. The results show that Pacelathon helps students understand and apply the Javanese language in everyday conversations as well as in broader cultural contexts. Adapting the method to the cognitive development stages enhances the effectiveness of regional language learning, while also enriching students' cultural experiences. The implications of this study are significant for educators in designing approaches that align with students' cognitive development, while strengthening their cultural identity in the era of globalization. Further research is recommended to explore the application of Piaget’s theory in the teaching of other regional languages and the development of technology-based learning methods.
Â
Keywords: Pacelathon Method; Javanese Language Learning; Piaget's Cognitive
               Development; Cultural Identity.
Â
Abstrak: Penelitian ini mengkaji implementasi metode Pacelathon dalam pembelajaran bahasa Jawa, yang terbukti relevan dengan tahapan perkembangan kognitif menurut Jean Piaget. Metode ini disesuaikan dengan tahap-tahap perkembangan kognitif siswa—praoperasional, operasional konkret, dan operasional formal—untuk menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan kontekstual. Hasilnya menunjukkan bahwa Pacelathon membantu siswa memahami dan mengaplikasikan bahasa Jawa dalam percakapan sehari-hari serta konteks budaya. Penyesuaian metode dengan tahap perkembangan kognitif meningkatkan efektivitas pembelajaran bahasa daerah, sekaligus memperkaya pengalaman budaya siswa. Implikasi penelitian ini penting bagi pendidik dalam merancang pendekatan yang sesuai dengan perkembangan kognitif siswa, serta memperkuat identitas budaya mereka di era globalisasi. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi penerapan teori Piaget dalam pembelajaran bahasa daerah lainnya serta pengembangan metode pembelajaran berbasis teknologi.
Â
Kata kunci: Metode Pacelathon; Pembelajaran Bahasa Jawa, Perkembangan Kognitif Piaget, Identitas Budaya
Abstract:Abstract: Marriage agreements before the Constitutional Court decision Number 69/PUU-XIII/2015 were only made at or before the marriage took place. However, after the issuance of the Constitutional Court decision Number…
69/PUU-XIII/2015 Article 29 paragraph (1), marriage agreements no longer have to be made before or on the day of the marriage, but husband and wife can make a marriage agreement while they are married. This study discusses the obligations of a Notary in carrying out his/her position regarding requests to make a Deed of Marriage Agreement by a husband and wife, the position of separation of assets of a husband and wife who make a marriage agreement in deed number 76 dated 21 July 2022, as well as the consistency of the Notary in implementing legal regulations in making marriage agreement deed number 76 dated July 21 2022. Keyword: Marriage Deed Agreement, Notary Consistency, Marriage Agreement
Â
Abstrak: Perjanjian perkawinan sebelum adanya putusan MK Nomor 69/PUU- XIII/2015, hanya dibuat pada waktu atau sebelum perkawinan dilangsungkan. Akan tetapi, pasca keluarnya putusan MK Nomor 69/PUU-XIII/2015 Pasal 29 ayat (1) perjanjian perkawinan tidak lagi harus dilakukan pada saat sebelum atau pada saat hari dilangsungkannya perkawinan, melainkan pasangan suami istri dapat membuat perjanjian perkawinan selama dalam ikatan perkawinan. Kajian ini membahas mengenai bagaimana kewajiban Notaris dalam menjalankan jabatannya terhadap permintaan pembuatan Akta Perjanjian Perkawinan oleh sepasang suami istri, kedudukan pemisahan harta pasangan suami-istri yang membuat perjanjian perkawinan dalam akta nomor 76 tertanggal 21 Juli 2022, serta konsistensi Notaris dalam menjalankan peraturan perundangan pada pembuatan akta perjanjian perkawinan nomor 76 tertanggal 21 Juli 2022.
Â
Kata kunci: Perjanjian Kawin, Konsistensi Notaris, Akta Perjanjian Perkawinan
Abstract:Abstract: Claim files that are returned / pending can result in a decrease in hospital income due to a mismatch in service costs with the number of claims billed. The results of submitting inpatient claims at Sentra Medika…
ka Cibinong Hospital in September-November 2023 were 327 (10%) pending files out of 3,250 files billed. The purpose of the study was to determine the effect of coding accuracy on the results of submitting BPJS Health inpatient claims. With a quantitative approach and cross sectional design. The population was all inpatient claim files, a sample of 300 claim files with the Accidental Sampling technique. Data analysis using chi square test and observation data collection. The results showed inaccurate coding files 116 (38.7%) and accurate coding 184 (61.3%) and pending files 49 (16.3%) and not pending 251 (83.7%). While the results of the chi square test obtained a P-value of 0.002 <0.05 OR value of 2.733 It was concluded that there was an influence between coding accuracy on the results of submitting BPJS Health inpatient claims at Sentra Medika Cibinong Hospital. Furthermore, inaccurate coding accuracy files are 2.7 times more likely to be pending than accurate files. Accurate coding files were pending 20 (10.9%) and not pending 164 (89.1%), inaccurate coding files were pending 29 (25%) and not pending 87 (75%). Suggestions for conducting regular evaluations of cases that have the potential to experience pending claims.
Â
Keyword: Coding Accuracy, Submission Results, Pending Claims
Â
Abstrak: Berkas klaim yang dikembalikan/pending dapat mengakibatkan penurunan pendapatan rumah sakit akibat ketidaksesuaian biaya layanan dengan jumlah klaim yang ditagihkan. Hasil pengajuan klaim rawat inap di RS Sentra Medika Cibinong pada bulan September–November 2023 Sebanyak 327 (10%) berkas pending dari 3.250 berkas yang ditagihkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh akurasi koding terhadap hasil pengajuan klaim rawat inap BPJS Kesehatan. Dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross sectional. Populasi seluruh berkas klaim rawat inap pada bulan Maret 2024, sampel 300 berkas klaim dengan teknik Accidental Sampling. Analisa data menggunakan uji chi square dan pengumpulan data observasi. Hasil penelitian menunjukan berkas koding tidak akurat 116 (38,7%) dan koding akurat 184 (61,3%) serta berkas terpending 49 (16,3%) dan tidak terpending 251 (83,7%). Sedangkan hasil uji chi square diperoleh nilai P-value 0,002 < 0,05 nilai OR 2,733 Maka disimpulkan ada pengaruh antara akurasi koding terhadap hasil pengajuan klaim rawat inap BPJS Kesehatan di RS Sentra Medika Cibinong. Selanjutnya berkas akurasi koding tidak akurat berpeluang 2,7 kali akan terpending dibandingkan berkas yang akurat. Berkas koding akurat yang terpending 20 (10,9%) dan tidak terpending 164 (89,1%), berkas koding tidak akurat yang terpending 29 (25%) dan tidak terpending 87(75%). Saran melakukan evaluasi secara berkala terhadap kasus yang berpotensi mengalami pending klaim.
Â
Kata kunci: Akurasi Koding; Hasil Pengajuan; Pending Klaim
Abstract:Abstract: Examining the importance of each independent variable's impact on tax evasion is the goal of this study. Tax evasion is the dependent variable, and financial distress, capital intensity, and leverage are the independent…
dependent factors under analysis. Property and real estate firms listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) between 2021 and 2023 are the main subject of this study. Purposive sampling was used to pick 46 enterprises from a population of 81 companies. Secondary data from company financial statements that were accessible on the IDX at the time were used. Multiple linear regression n approaches were used in the analysis. While capital intensity has little effect on tax avoidance, the study's findings show that financial distress and leverage have a substantial impact.
Â
Keywords: Financial Distress, Capital Intensity, Leverage, Tax avoidance.
Abstrak: Kajian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh signifikansi masing-masing variabel independen terhadap upaya menghindari pajak. Financial distress, capital intensity, dan leverage adalah variabel independen, dan avoidance of tax adalah variabel dependen. Dalam kurun waktu 2021–2023, penelitian ini berfokus pada perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dari 81 perusahaan yang terdaftar, 39 di antaranya dipilih sebagai sampel menggunakan metode purposive sumpling. Data yang digunakan berasal dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang tersedia di BEI pada saat itu. Analisis tersebut dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial distress dan leverage memiliki pengaruh terhadap upaya menghindari pajak, tetapi intensitas kapital tidak mempengaruhi upaya menghindari pajak.
Â
Kata kunci: Kesulitan Keuangan, Intensitas Modal, Leverage, Penghindaran Pajak.
Abstract:Abstract: Red chili is one of the crops commonly cultivated by farmers in several regions of Indonesia. This is due not only to its high economic value but also to its various health benefits. This study aims to determine…
e the effect of applying different concentrations of NPK 16:16:16 fertilizer and goat manure liquid organic fertilizer (POC Kohe Kambing) on the growth of red chili plants. The experimental design used was a Randomized Block Design (RBD), while the treatment design was factorial, consisting of two factors: NPK 16:16:16 (N) with three treatment doses: N0: 0 ml/plot, N1: 60 g/plot, and N2: 120 g/plot. ,Goat manure liquid organic fertilizer (POC Kohe Kambing) with four levels: P0: 0 liter/plot, P1: 1 liter/plot, P2: 2 liters/plot, and P3: 3 liters/plot, each with three replications. The observed variables included plant height, the height of the first branch, stem base diameter, and the number of leaves. The results showed that the application of different doses had a significant effect on plant height, the height of the first branch, stem base diameter, and the number of leaves across all observation periods. NPK 16:16:16 influenced observations at 56 days after planting. The best results for goat manure liquid organic fertilizer were achieved at P3 (3 liters/plot). The interaction between NPK 16:16:16 doses and goat manure liquid organic fertilizer significantly affected all observed parameters.
Â
Keywords: Red Chili, NPK 16:16:16 Fertilizer, Goat Manure POC, Plant Growth
Abstrak: Cabai merah merupakan salah satu jenis tanaman yang umumnya ditanam oleh petani di beberapa wilayah di Indonesia. Ini disebabkan tidak hanya oleh tingginya nilai jual cabai merah, tetapi juga karena buah ini memiliki beberapa keuntungan untuk Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi Pupuk NPK 16:16:16 dan POC Kohe Kambing terhadap pertumbuhan tanaman Cabai merah. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), sedangkan rancangan perlakuannya adalah Faktorial, yang terdiri atas dua faktor yang diteliti, yaitu :1. NPK 16:16:16 (N) terdiri dari 3 dosis perlakuan N0: 0ml/plot, N1: 60g/plot, U2: 120g/plot. Dosis yang ke 2. POC KOHE Kambing terdiri dari 4 Taraf P0: 0 liter/plot, P1: 1 lliter/plot, P2: 2 liter/plot, P3: 3 liter/plot dengan 3 ulangan. Peubah amatan yang diamati: Tinggi Tanaman, Tinggi Cabang Pertama, Diameter Pangkal Batang, Jumlah Daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aplikasi perbedaan dosis menunjukan pengaruh yang nyata pada pengamatan tinggi tanaman, Tinggi Cabang Pertama, Diameter Pangkal Cabang, dan Jumlah Daun pada Semua umur amatan, NPK 16:16:16 berpengaruh pada pengamatan pada umur 56 Hari Setelah Tanam, kandungan dosis tanaman dengan Pupuk POC KOHE Kambing pupuk terbaik Pada P3 3 lter /plot, Interaksi dosis NPK 16:16:16 dan POC KOHE Kambing berpengaruh pada semua parameter pengamatan.
Â
Kata kunci: Cabai Merah, Pupuk NPK 16:16:16, POC Kohe Kambing, Pertumbuhan Tanaman
Â
Abstract:Abstract: Lobster is a high-value commodity in West Sumatra Province with great potential for export. However, fluctuations in lobster prices, Gross Domestic Product (GDP) growth, and exchange rates affect export demand…
and supply. This study aims to analyze the effect of prices, GDP, and exchange rates on lobster export volume using a simultaneous approach. This study uses a quantitative descriptive method with a simultaneous equation model involving two equations, namely lobster export demand and supply. Data were obtained from the Central Statistics Agency, the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries, and other official sources for the period 2017-2023. The results of the study indicate that lobster prices have a negative effect on export demand, while GDP and exchange rates have a positive effect. Increasing prices encourage lobster supply, but increasing prices of substitute goods have a negative effect on supply. The conclusion of this study emphasizes the importance of price policies, economic stability, and exchange rates in determining the success of lobster exports from West Sumatra Province.
Â
Keywords: Simultaneous Approach; Export; Lobster; Price; GDP
Â
Abstrak: Lobster adalah komoditas bernilai tinggi di Provinsi Sumatera Barat dengan potensi besar untuk ekspor. Namun, fluktuasi harga lobster, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (GDP), dan nilai tukar (kurs) mempengaruhi permintaan dan penawaran ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, GDP, dan kurs terhadap volume ekspor lobster menggunakan pendekatan simultan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan model persamaan simultan yang melibatkan dua persamaan, yaitu permintaan dan penawaran ekspor lobster. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta sumber resmi lainnya untuk periode 2017-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga lobster berpengaruh negatif terhadap permintaan ekspor, sementara GDP dan kurs berpengaruh positif. Peningkatan harga mendorong penawaran lobster, namun kenaikan harga barang substitusi berpengaruh negatif terhadap penawaran. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan harga, stabilitas ekonomi, dan nilai tukar dalam menentukan keberhasilan ekspor lobster dari Provinsi Sumatera Barat.
Â
Kata kunci:Â Simultaneous Approach; Ekspor; Lobster; Harga; GDP