Search Articles & Publications

Showing 1001 articles found for "Kurang"

Blended Learning and Hybrid Learning

Wahyu Ningsih, Nurul Indah, Yuliana, Fitri
Abstract: Seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, dunia pendidikan mengalami perkembangan dengan pesat. Sistem pembelajaran konvensional mulai dikombinasikan bahkan dialihkan dengan sistem pembelajaran berbasis digital… gital atau online learning. Hal ini memunculkan suatu istilah dalam dunia pendidikan yaitu blended learning dan hybrid learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengertian, jenis-jenis, langkah-langkah, dan kelebihan serta kekurangan dari blended learning dan hybrid learning. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan penelitian library research atau penelitian kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah istilah blended learning dan hybrid learning memiliki kesamaan dalam hal pendekatan, blended learning merupakan pembelajaran yang menggabungkan metode tradisional dan metode modern. Sedangkan hybrid learning memadukan pembelajaran tatap muka dengan teknologi computer dan internet. Namun, dari segi teknis, keduanya memiliki karakteristik yang berbeda. Kedua model pembelajaran ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Tinjauan Sosiologi Hukum Terhadap Pernikahan Dini

Rahayu Sri Utami, Marendra Agistia
Abstract: Pernikahan dini merupakan kawinnya lelaki dengan wanita tanpa mematuhi aturan perundangundangan. Di Indonesia sering terjadi pernikahan dini. Bagi masyarakat, keluarga maupun individu pernikahan dini bisa menguntungkan bisa… isa juga merugikan, akan tetapi banyak merugikannya. Di tinjau dari sosiologi hukum pernikahan dini adalah peristiwa yang banyak terjadi di masyarakat, yang dampaknya mengenai para remaja yang belum cukup umur. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pernikahan dini di tinjau dari sosiologi hukum serta mengetahui upaya pencegahan terhadap pernikahan dini. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Metode penelitian sekunder ialah metode penelitian dengan mengikutsertakan pemakaian data yang telah ada. Penelitian ini diambil dari beberapa sumber seperti jurnal, buku, artikel, dan lain-lain. Perlu adanya perhatian dari pemerintah untuk mempertegas praktik pernikahan dini. Pernikahan dini bisa saja terjadi karena faktor pribadi, ekonomi, pendidikan yang kurang, budaya, pergaulan, keluarga, dan lain sebagainya

Systematic Literature Review (SLR) : Faktor Kesulitan Belajar Mahasiswa Pendidikan Matematika

Nurul Ain Asnawati, Rusi Ulfa Hasanah, Dea Indriani, Triana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor kesulitan belajar mahasiswa program studi Pendidikan Matematika. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Litelatur Review dengan mengambil 5 artikel penelitian sebelumnya… ebelumnya yang berkaitan dengan kesulitan belajar mahasiswa Pendidikan Matematika sebagai sampel. Sampel yang diambil telah melalui proses penyaringan dan yang diambil sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Artikel yang diambil sebagai sampel diambi dari Google Scholar, Publish or Perish, ResearchGate, dan Repository dalam kurun waktu dari tahun 2019-2024. Semua data yang diperolah disajikan dalam bentuk deskripsi kualitatif. Penelitian ini mengenai faktor kesulitan belajar mahasiswa program studi Pendidikan Matematika pada mata kuliah yang dianggap sulit dan dibuktikan oleh beberapa penelitian sebelumnya yaitu mata kuliah Analisis Real, Statistika dan Kalkulus. Adapun faktor kesulitan belajar mahasiswa Pendidikan Matematika salah satunya kurangnya penguatan/pemahaman mengenai konsep.

Analisis Kemampuan berpikir komputasi siswa SMA menggunakan software Geogebra materi Transformasi Geometri

Lubis, Annisa Putri, Yahfizham
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan berpikir komputasi matematis siswa SMA menggunakan software GeoGebra Pada Materi Tranformasi Geometri. Jenis penelitian ini adalah Kualitatif. Subjek… jek penelitain ini adalah siswa Sekolah Menengah Atas Mandailing Natal Yang berjumlah 10 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan peserta didik pada kategori tinggi sudah mampu memenuhi semua indikator dengan menggunakan software geogebra, pada peserta didik dengan kategori cukup sudah mampu memenuhi soal menggunakan Geogebra dengan indikator Decomposition dan Pettern recognition namun kurang pada indikator Algorithm dan Debugging, sedangkan pada peserta didik dengan kemampuan kategori rendah, kurang mampu dalam menggunakan Geogebra dengan indikator Decomposition, Pettern recognition ,Algorithm dan Debugging.  

Upaya Meningkatkan Motivasi  Belajar Dan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Examples Non Examples

Roiyatun, Sugiro, Piyantina Rukmin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui penerapan model example non examples pada mata pelajaran IPS SD kelas V SDN Singajaya I Kecamatan Indramayu kabupaten Indramayu 2) meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata… ta pelajaran IPS SD kelas V SDN Singajaya I dan 3) meningkatkan hasil belajar siswa yang belum memenuhi KKM dalam mata pelajaran IPS SD kelas V SDN Singajaya I. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) Objek penelitiannya adalah siswa kelas V SDN Singajaya I dengan jumlah siswanya 28 yang terdiri atas 14 laki-laki dan 14 perempuan. Instrumen penelitian yang dipakai berupa angket respon siswa, wawancara, observasi aktivitas siswa, tes hasil belajar yang terdiri dari pre tes dan post tes dan juga lembar kerja kelompok. Pengolahan data dan pengumpulan data berdasarkan dari data yang didapatkan pada instrumen tersebut. Hasil penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan objek siswa kelas V dengan menggunakan model examples non examples menghasilkan peningkatan hasil belajar dari setiap siklusnya. Siklus I sebesar 23.3%, dan siklus II sebesar 83.3%. Nilai rata-rata yang didapat mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 48 (kurang), dan siklus II sebesar 71.25 (baik). Dari data yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran examples non examples dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS pada materi menjelaskan tokoh-tokoh persiapan kemerdekaan.

Analisis Peranan Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Dalam Pembinaan Agama Masyarakat Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan

Khaerunnas, Dahlan Lama Bawa, Yakub, Syahruddin, Muhammad
Abstract: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu bertujuan untuk mengetahui Peranan Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dalam Pembinaan Agama Masyarakat Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Hasil… sil penelitian disimpulkan: 1) Peranan dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah adalah kegiatan pembinaan akidah, akhlak dan ibadah melalui pengajian tafsir dan tarjih, pelatihan pupuk kocor dan dakwah struktural dengan membentuk Ranting-ranting Muhammadiyah. 2) Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pangkajene memiliki dampak positif, yaitu masyarakat meninggalkan perilaku yang tidak dibolehkan dalam Islam, membangkitkan semangat beribadah, menambah pengetahuan keislaman serta mengetahui praktik ibadah sesuai tuntunan Rasulullah Saw. 3) Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pangkajene memiliki faktor pendukung, di antaranya Muhammadiyah memiliki banyak sumber daya manusia (SDM) karena di Muhammadiyah ada beberapa Organisasi Otonomi, yaitu `Aisyiyah, Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul `Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah, serta dukungan pemerintah setempat sehingga dakwah Muhammadiyah berjalan baik, dan tingginya dukungan masyarakat dalam menerima dakwah Muhammadiyah. Adapun faktor penghambatnya adalah kurangnya koordinasi dan komunikasi antar pimpinan sehingga menyulitkan mengadakan kegiatan, sulitnya menjangkau lokasi pengajian sehingga menyulitkan masyarakat hadir di pengajian, dan minimnya dai Muhammadiyah yang mengakibatkan Pengajian Tarjih dan Tafsir terhenti.

Strategi Pembinaan Akhlak Siswa Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu (IT) Al-Hilmi Kabupaten Dompu

Mahdin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembinaan akhlak, kendala-kendala dalam penerapan strategi pembinaan akhlak, dan usaha mengatasi kendala-kendala dalam penerapan akhlak Siswa. Jenis penelitian yang gunakan… kan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Miles & Huberman, teknik penjamin keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Dari Hasil penelitian yang dilakukan dapat di deskripsikan bahwa di SD IT Al-Hilmi, Kab. Dompu dalam pembinaan akhlak siswa-siswinya, menggunakan Strategi Pembinaan Akhlak; keteladanan dalam bertutur kata dan perilaku sebagaimana yang yang di contohkan oleh Rasulullah, Membiasakan sholat dzuhur berjama'ah, sholat Sunnah dhuha, kebersihan dan infaq, Nasihat selalu diberikan setiap pembelajaran di kelas berlangsung, latihan melalui ceramah, hafalan juz amma dan membaca Al-Quran setiap pagi dan hukuman selalu diberikan kepada siswa yang melakukan kesalahan. kendala-kendala dalam pembinaan akhlak; faktor guru yaitu kurang mampu memahami heterogen anak, yang tidak bisa disamakan dalam satu kelas. Anak itu berbagai macam perbedaan latar belakang, faktor dari siswa yaitu adanya yang malas sekolah dan kurangnya kesadaran, faktor lingkungan pergaulan, dan faktor orang tua yang kurangnya dukungan dan perhatian. Usaha yang dilakukan dalam mengatasi kendala-kendala penerapan strategi pembinaan akhlak siswa SD IT Al-Hilmi, Kab. Dompu;  kerjasama antara guru, siswa, dan orang tua siswa.

Strategi Komunikasi Dakwah LAZISMU Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Dalam Menunaikan Zakat Di Kecamatan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur

Yarham, Abbas Baco Miro, Muhammad Syahruddin, Muhammad Yasin
Abstract: LAZISMU Kutai Timur sebagai wadah dakwah dan memperbaiki prekonomian yang memiliki peran dalam pengembangan dakwah di Kutai Timur khususnya di Kecamatan Sangtta Utara. Faktor pendukung pengurus LAZISMU dalam pengembangan… dakwah terkhusus dalam mendakwahkan pentingnya berzakat di kabupaten Kutai Timur yakni diantaranya  memiliki Angkatan Muda  Muhammad (AMM) yang bersedia untuk menjadi tenaga/relawan dalam penghimpinan dan penyaluran zakat, memiliki 2 admin yang semakin profesionsl dalam menjalankam tugasnya dan memiliki Muzakki yang tetap baik di warga Muhammadiyah atau pun diluar warga Muhammadiyah serta sarana prasarana yang cukup dalam menjalankan visi dan misi dakwah ini. Adapun yang menjadi faktor pengambat yaitu masih banyak masyarakat  yang masih kurang kesadarannya untuk menunaikan kewajiban berzakatnya, harusnya membutuhkn waktu yang extra bagi pengurus untuk tetap standby di kantor layanan dan masih banyak ormas atau lembaga lain yang bergerak pada bidang ZIS seperti BAZNAS, LAZISNU, dan lain sebagainya

Peran Lembaga Penjamin Mutu Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Mengajar Guru Di SMP Darunnajah 2 Cipining Bogor

Arif Hidayat, Musthafa Zahir, Mahmun Nurudin
Abstract: Peningkatan kualitas guru tidak hanya pada satu aspek saja, akan tetapi mencakup segala aspek yang berkaitan dalam proses pendidikan mulai dari masukan (input), proses dan keluaran (output). Salah satu tolak ukur peningkatan… atan tersebut ada pada perbaikan aspek manajemen yang baik. Apabila manajemen sudah diterapkan dengan baik maka institusi apapun termasuk institusi pendidikan akan mampu menghasilkan kinerja dan hasil karya yang bermutu. Upaya peningkatan kualitas mengajar guru terus dilakukan oleh berbagai pihak dalam rangka mengembangkan sumber daya manusia dan pengembangan watak bangsa. Peningkatan kualiatas mengajar guru merupakan sasaran pembangunan di bidang pendidikan nasional dan SMP Darunnajah 2 Cipining, SMP Darunnajah 2 Cipining ini berada di tengah lingkungan masyarakat yang agamis dan lingkungan Pondok Pesantren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus, di mana penelitian dilakukan langsung melalui Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi di lapangan. Dari hasil penelitian yang di peroleh, Peran lembaga penjamin mutu dalam meningkatkan kualitas mengajar guru di SMP Darunnajah 2 Cipining sudah optimal dimulai dari Peran LPM dalam melaksanakan,Pemeriksaan administrasi guru,pengarahan pembuatan soal ujian, mengawasi kedisiplinan guru, membantu kurikulim dalam meningkatkan kualiatas guru. Spervisi guru, IHT, MGMP dan tahil guru mata pelajaran, dan adapun beberapa faktor pendukung dan penghambat lembaga penjamin mutu sebagai berikut: faktor pendukung, kepemimpinan yang komitmen, adanya sumber dana, pasilitas sarana prasarana, diberikan waktu yang luang adapun faktor penghambat, serba komunal Bersama sama, tidak linearnya jenjang Pendidikan yang di ampu LPM, kurangnya SDM.

Pola Komunikasi Pembina Tahfidz Al-Qur’an Di Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Darut Taqwa Kampili Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa

Wafiq Al-mujahidah bashrum, Wiwik Laela Mukromin, M.Zakaria Al-Anshori, Muhammad Yasin
Abstract: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi pembina dalam membina hafalan qur’an santri, kemudian untuk mengetahui kondisi hafalan santri serta faktor pendukung dan penghambat… ghambat dalam membina hafalan qur’an santri di Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Darut Taqwa Kampili Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Penelitian ini berlokasi di dusun Pa’rappungangta, Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa yang berlangsung selama kurang lebih 1 di bulan desember 2023. Teknik pengumpulan datanya selama melakukan proses penelitian melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi hafalan santri semakin berkembang. Saat ini rata-rata hafalan santri mencapai 10 juz keatas yang sebelumnya mereka hanya memiliki hafalan juz amma atau juz 30. Adapun pola komunikasi yang dilakukan pembina dalam membina hafalan Al-Qur’an yaitu komunikasi interpersonal, verbal dan non verbal, dimulai dari pendekatan persuasif yakni proses komunikasi yang dimana komunikator menyampaikan pesan verbal maupun non verbal kepada komunikan yang bersifat membujuk atau mengajak kepada hal-hal yang mengarah kepada kebaikan. Adapun hambatan dalam membina hafalan santri meliputi kemampuan anak itu sendiri, penyampaian (interaksi), dan kurangnya pemahaman orang tua terhadap visi dan misi pondok. Dan pendukungnya meliputi adanya dukungan dari pimpinan pondok, kerjasama antar pembina, metodologi dan lingkungan internal pondok yang mendukung. Sebagai seorang pembina mampu memahami kepribadian santri bahkan mampu mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing santri dan kemudian diberikan bimbingan khusus bagi santri yang memiliki masalah dalam menghafal Al-Qur’an yang tidak dapat mereka selesaikan secara pribadi guna untuk mendapatkan jalan keluar/solusi, dengannya itu agar komunikasi dapat dibangun dengan lebih baik.