Search Articles & Publications

Showing 932 articles found for "Istri"

Pengenalan Google Meet Sebagai Sarana Informasi Di Tengah Pandemi Covid-19

Nurwati, Nurwati, Kifti, Wan Mariatul, Helmiah, Fauriatun
Abstract: Abstract: The Dadimulyo Village, West Kisaran District, Asahan Regency, which is located at  PD. Indah street No.17 Sei Renggas, Kota Kisaran Barat District has Quality Family Cadres, the problem that occurs to these cadres… adres is that there is still a lack of knowledge about technology that allows them to use information delivery media to information users and vice versa. This is an obstacle due to the pandemic situation Covid 19 is currently requiring everyone to work from home. From the results of the training that we have done to family planning cadres in Dadimulyo Asahan Village, it is felt to be very useful. This is based on the results of the knowledge of the cadres who are enthusiastic in participating in this activity and gain useful experience and knowledge which can then be utilized at the Dadimulyo village office. Keywords: cadre; Covid-19 pandemic; Google Meet.   Abstrak: Desa Dadimulyo kabupaten Asahan  yang beralamat dijalan PD. Indah No.17 Sei Renggas memiliki kader keluarga berkualitas, Permasalahan yang terjadi pada para kader tersebut yaitu masih kurangnya ilmu pengetahuan tentang teknologi yang memungkinkan dapat menggunakan media penyampaian informasi kepada pengguna informasi begitupun sebaliknya. Hal ini menjadi sebuah kendala karena situasi pandemi covid-19 saat ini yang mengharuskan semua kalangan bekerja dari rumah. Dari hasil pelatihan yang telah kami lakukan kepada para kader keluarga berkualitas di kelurahan Dadimulyo Asahan dirasakan sangat bermanfaat. Hal ini berdasarkan hasil dari pengetahuan para kader yang antusias dalam mengikuti kegiatan ini dan mendapatkan pengalaman serta ilmu yang bermanfaat kemudian dapat dimanfaatkan di kelurahan Dadimulyo. Kata kunci: Google Meet; kader; pandemi Covid-19.

Pemanfaatan Social Advertising Sebagai Media Promosi Produk Puan Makanan Khas Palembang

Sartika, Dewi, Saluza, Imelda, Roswaty, Roswaty
Abstract: Abstract: The Gulo Puan Business Group, Bangsal village, Pampangan sub-district, Ogan Komering Ilir district, is a producer of products in the form of gulo-puan, sagon-puan and tapel-puan. After the implementation of the… PKMS activity, a product innovation in the form of Mrs. Candy was obtained, while in the PKM activity, a product innovation in the form of Mrs. yogurt was obtained. Based on this, partners have been able to compete with similar business actors because they already have a variety of product variants, both in the form of food and beverages. However, this certainly needs to be strengthened again by utilizing technology to introduce products to the wider community. Social advertising is a promotional media that is carried out through social media. This promotional media is considered far more effective, efficient and on target compared to conventional promotional media such as flyers, banners and so on. Partners in PKMS activities have been able to utilize social media as a marketing medium. Therefore, in PKM activities, the implementing team provides training on the use of social advertising as a promotional media for women's products produced by partners. Based on the results of social advertising that has been done 5 times, the results show that as many as 96,212 accounts were successfully reached, of which 98.2% were not followers of accounts with demographics 48.2% male and 51.8% female. As many as 55% of the target to open a profile from Mrs. Candy and from a total of 4,018 accounts that liked ads were obtained.            Keywords: competitive advantage; puan candy; puan yogurt; social advertising; Abstrak: Kelompok Usaha Gulo Puan desa Bangsal kecamatan Pampangan kabupaten Ogan Komering Ilir merupakan penghasil produk berupa gulo puan, sagon puan dan tapel puan. Setelah pelaksanaan kegiatan PKMS diperoleh inovasi produk berupa puan candy, sedangkan pada kegiatan PKM diperoleh inovasi produk berupa puan yogurt. Berdasarkan hal tersebut  mitra telah mampu bersaing dengan pelaku usaha sejenis karena telah memiliki varian produk puan yang beragam, baik berupa makanan maupun minuman. Namun, hal tersebut tentu perlu diperkuat lagi dengan memanfaatkan teknologi guna mengenalkan produk ke Masyarakat luas. Sosial advertising merupakan media promosi yang dilakukan melalui sosial media. Media promosi ini dianggap jauh lebih efektif, efisien dan tepat sasaran dibandingkan dengan media promosi konvensional seperti selebaran, banner dan sebagainya. Mitra pada kegiatan PKMS telah mampu memanfaatkan sosial media sebagai media pemasaran. Oleh karena itu, pada kegiatan PKM tim pelaksana memberikan pelatihan pemanfaatan sosial advertising sebagai  media promosi produk puan yang dihasilkan oleh mitra. Berdasarkan hasil sosial advertising yang telah dilakukan sebanyak 5 kali diperoleh hasil bahwa sebanyak 96.212 akun yang berhasil dijangkau, dimana 98,2%nya bukan pengikut dari akun dengan demografi 48,2% berjenis kelamin laki-laki dan 51,8% perempuan. Sebanyak 55% dari sasaran membuka profil dari puan candy serta dari total keseluruhan diperoleh 4.018 akun yang menyukai iklan. Kata kunci: competitive advantage; puan candy; puan yogurt; social advertising

Pemanfaatan Digitalisasi Untuk Pemesanan Online Kuliner Kerupuk Basah Pada Warung AGDI Bengkayang

P, Noviyanti, Yuliana, Yulianaa
Abstract: Abstract: The development of technology in this modern era makes every person or individual must be responsive to adapt to technology in order to continue to develop and be productive in social, economic, and others. Technology… hnology can facilitate daily activities in buying and selling transactions, buying or selling goods can be easily done anywhere. Various types of sales can be made by the community, especially in the culinary field. Warung Agdi is a wet cracker culinary, this culinary is a typical culinary of Kapuas Hulu but is in demand by almost all districts, one of which is Bengkayang Regency. However, problems were found in the culinary business of Agdi's stall. Where customers have to wait for their orders to be made because for processing wet crackers at Agdi's stall, they must first steam the wet crackers before serving, so it takes time for customers to wait for their orders to be ready. Buying and selling activities at Agdi stalls are also still carried out conventionally, so not many people know about the wet cracker culinary owned by Agdi's stall owners. Based on these existing problems, a solution is needed so that Agdi stalls can take advantage of technology by making online ordering applications which can later be used by Agdi stall owners to sell and can also be used as a means of promotion. Keywords: AGDI stall; culinary; digitization; kerupuk basah; online ordering   Abstrak: Perkembangan teknologi di zaman modern ini membuat setiap orang atau individu harus tanggap beradaptasi dengan teknologi agar tetap dapat berkembang dan produktif dalam sosial, ekonomi, dan lain-lain. Teknologi dapat memudahkan aktifitas sehari-hari dalam transaksi jual beli, kegiatan membeli atau menjual barang dapat dengan mudah dilakukan di mana saja. Berbagai jenis penjualan dapat dilakukan masyarakat, khususnya dibidang kuliner. Warung Agdi merupakan kuliner kerupuk basah, kuliner ini merupakan kuliner khas Kapuas Hulu namun diminati hampir seluruh Kabupaten, salah satunya Kabupaten Bengkayang. Namun, ditemukan permasalahan pada usaha kuliner warung Agdi. Diman pelanggan harus menunggu pesanan mereka dibuat karena untuk pengolahan kerupuk basah pada warung Agdi harus mengkukus kerupuk basah terlebih dahulu sebelum dihidangkan, sehingga perlu waktu bagi pelanggan untuk menunggu pesanannya siap. Kegiatan jual beli pada warung Agdi juga masih dilakukan secara konvensional, sehingga tak banyak yang mengetahui kuliner kerupuk basah yang dimiliki pemilik warung Agdi. Berdasarkan permasalahan yang ada tersebut,       diperlukan solusi untuk agar warung Agdi dapat memanfaatkan teknologi dengan pembuatan aplikasi pemesanan online yang nantinya dapat digunakan pemilik warung Agdi ini untuk menjual dan dapat pula digunakan sebagai sarana promosi. Kata kunci: digitalisasi; kerupuk basah; kuliner; pemesanan online; warung agdi

Pelatihan Diversifikasi Produk Berbasis Kentang Di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan

Choiriyah, Nurul Azizah, Rahmah, Latifahtur, Hadiwirawan, Gilbert Yanuar, Sundjaja, Arya Putra
Abstract: Abstract: Tosari District, Pasuruan Regency is one of the access areas to the tourist area of Mount Bromo. One of the local products in this area is potatoes. However, potatoes are only sold as raw products and have not… been widely used as a processed food product. The aim of this community service is to improve skills related to the diversification of processed potato products and knowledge of types of food packaging. This community service method includes counseling regarding the packaging of souvenir products, demonstrations on making potato ronde, potato brownies and potato galantine as well as several participants who practice directly making these products. This activity took place at the Tosari village hall, Tosari District, Pasuruan Regency. The community service participants totaled 30 pokdarwis members from all over Pasuruan Regency. Participants were enthusiastic and active during the community service activities. The participants asked many questions to the speakers and were active in direct practice of making potato-based products. Pokdarwis members in Pasuruan Regency have skills in making various kinds of potato-based processed products such as potato brownies, potato galantine and potato ronde and they have knowledge about food packaging that can increase the economic value and the shelf life of product.             Keywords: brownies; galantine; packaging; potatoes Abstrak: Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu daerah akses menuju kawasan wisata Gunung Bromo. Hasil bumi di daerah ini yaitu kentang. Namun kentang hanya sebatas dijual sebagai produk mentah dan belum banyak dimanfaatkan sebagai olahan produk jadi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan ketrampilan terkait diversifikasi produk olahan kentang dan pengetahuan jenis pengemas makanan. Metode pengabdian masyarakat ini yaitu penyuluhan terkait pengemasan produk oleh-oleh, demonstrasi tentang pembuatan ronde kentang, brownies kentang dan galantin kentang serta beberapa pe-serta praktik langsung membuat produk tersebut.  Kegiatan ini berlangsung di balai desa Tosari, kecamatan Tosari, kabupaten Pasuruan. Peserta pengabdian masyarakat ini berjumlah 30 orang anggota pokdarwis se-kabupaten Pasuruan. Peserta antusias dan aktif selama kegiatan pengabdian masyarakat berlangsung. Peserta banyak mengajukan pertanyaan kepada nara-sumber dan aktif dalam praktik langsung pembuatan produk berbasis kentang. Anggota pokdarwis se-Kabupaten Pasuruan telah memiliki ketrampilan dalam membuat berbagai macam produk olahan berbasis kentang seperti brownies kentang, galantine kentang dan ronde kentang serta anggota pokdarwis tersebut telah memiliki pengetahuan tentang pengemas makanan yang dapat meningkatkan nilai ekonomi produk dan mendukung umur simpan produk.  Kata kunci: brownies; galantine; kentang; ronde; pengemasan

Sosialisasi Pemanfaatan Internet Sehat dan Aman Dikalangan Remaja Agar Tercipta Kemandirian Belajar

Yenni, Yusli, Hutabri, Ellbert
Abstract: Abstract Computer information technology in helping human life is growing very rapidly. This technological development is also supported by internet technology which can be accessed by everyone. The development of the internet… ternet can also support the learning and teaching process. Because the internet is a computer component in a computer network that can connect these components throughout the world computer network. So from that, to support the learning process it is necessary to apply the use of the internet in a healthy and safe manner. Healthy and safe use of the internet can protect internet users to avoid dangers and crimes that occur in cyberspace or are committed online. The use of the internet among adolescents is dominated by use in social media. Therefore, teenagers need to be given an understanding of using the internet safely and healthily in order to create a good learning process. This coaching is carried out on adolescents in Pesona Rhabayu housing, Patam Lestari Village, Sekupang District, Batam. This socialization provides understanding and solutions for adolescents in using the internet wisely so that they can improve learning and be error-free in using the internet so as not to damage the nation's young generation.  Keywords: internet; learning; social media; Abstrak: Teknologi informasi komputer dalam membantu kehidupan manusia semakin berkembangan dengan  sangat pesat. Perkembanan teknologi ini juga didukung dengan teknologi internet  yang mana dapat diakses oleh semua orang. Perkembangan internet juga dapat mendukung dalam proses masa belajar dan mengajar. Karena internet  merupakan komponen komputer dalam jaringan komputer yang dapat menghubungkan komponen tersebut di seluruh jaringan komputer dunia. Maka dari padahal tersebut untuk mendukung proses pembelajaran perlu diterapkan penggunaan internet secara sehat dan aman. Penggunaan internet secara sehat dan aman dapat melindungi para pengguna internet untuk terhindar dari bahaya dan kejahatan yang terjadi di dunia maya atau dilakukan secara online. Penggunaan internet dikalangan remaja didominasi oleh penggunaan dalam media sosial. Maka dari hal tersebut para remaja perlu diberikan pemahaman dalam menggunakan internet dengan aman dan sehat agar tercipta proses belajar yang baik. Pembinaan ini dilakukan pada remaja pada Perum Pesona Rhabayu Kelurahan Patam Lestari Kecamatan Sekupang Batam. Sosialisasi ini memberikan Pemahaman dan solusi bagi remaja dalam memanfaatkan internet dengan bijak sehingga dapat meningkatkan belajar dan bebas dari kesalahan dalam memanfaatkan internet agar tidak merusak generasi muda bangsa. Kata kunci : internet; media sosia; pembelajaran

Peningkatan Pendapatan Masyarakat Desa Pattalassang Melalui Manajemenisasi Umbi Menjadi Keripik Singkong

Gunawan, Gunawan, Sjahruddin, Herman, Zaury, Muhammad Akil, Purnama, Putri, syukri, Muhammad
Abstract: Abstract: The wide area of the community's cassava garden in Pattalasang village, Pattalasang district, Gowa regency resulted in an abundance of community cassava yields, but on the other hand these results are not managed… ed properly, the community only sells to traditional markets and collectors while demand for cassava is very limited, as a result, a lot of cassava is damaged (rot). This condition is the reason for adding the economic value of the people's crops. Efforts are made for this purpose, namely by increasing the use of cassava through the manufacture of chips to minimize cassava that is not absorbed by the market and collectors so as to increase the economic income of the community. This method of community service begins with observations and interviews then continues with socialization to explain to farmers that cassava can be processed into a high economic value product, demonstrations by involving the community (farmers) so that they can make crispy and savory cassava chips. The results of this community service in collaboration with SMEs as partners with this activity have an impact on the emergence of new knowledge and skills and their application in utilizing and developing cassava products by adding value and usefulness.   Keywords: cassava chips; pattallassang village; tubers     Abstrak: Luasnya area kebun singkong masyarakat Desa Pattalasang Kecamatan Pattalasang Kabupaten Gowa mengakibatkan melimpahnya hasil panen singkong masyarakat, namun pada sisi lain  hasil tersebut tidak dikelola dengan baik, masyarakat hanya menjual ke pasar tradisional dan pengumpul sementara permintaan terhadap singkong sangat terbatas, akibatnya banyak singkong yang rusak (membusuk). Kondisi ini menjadi alasan dilakukannya penambahan nilai ekonomis dari hasil panenan masyarakat. Upaya yang dilakukan untuk maksud tersebut, yaitu dengan cara menambah daya guna singkong melalui pembuatan keripik untuk meminimalisir singkong yang tidak terserap oleh pasar dan pengumpul sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Metode yang dilakukan pada pengabdian masyarakat ini diawali dengan observasi dan wawancara kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi untuk menjelaskan kepada petani bahwa singkong dapat diolah menjadi produk yang bernilai ekonomis tinggi, demonstrasi dengan melibatkan masyarakat agar mereka dapat membuat keripik singkong yang renyah dan gurih. Hasil pengabdian masyarakat ini berkolaborasi dengan UKM sebagai mitra yang dengan kegiatan ini berdampak pada  munculnya pengetahuan dan ketarampilan baru serta mengaplikasikannya dalam memanfaatkan dan mengembangkan produk singkong dengan menambah nilai dan kegunaannya.   Kata kunci: keripik singkong; pattallassang; umbi

Pemanfaatan Google Meet, Google Classroom, dan Zoom Untuk Mendukung Kegiatan Belajar dari Rumah

Arifiyanti, Amalia Anjani, F, Muhammad Burhanuddin, M, Sudewantoro N, A, Ananda Lakunti, Rozi, M. Rizal Abdullah
Abstract: Abstract: The school from home program implemented by all educational institutions during the COVID 19 pandemic forced all parties to adapt. This school from home program requires information technology as the medium so… that the teaching and learning process continues. One of the challenges that arise from this distance learning method is the ability to operate information technology, especially applications used to support the online learning process. One of the activities to answer this challenge is to conduct training that directly practices how to operate an online learning support application. This training program attended by parents and students in the Sukodono District, Sidoarjo Regency. This training is carried out online due to a social restriction policy at the time of the training. The evaluation results and feedback from the training participants stated an increase in understanding of the operation of the applications being taught; besides, the participants indicated that the community needed similar training. However, the participants hope that the next training will be carried out offline to teach the participants step-by-step directly.           Keywords: Google Meet; Google Classroom; school from home; training; Zoom  Abstrak: Program belajar dari rumah yang dilaksanakan semua instansi pendidikan selama masa pandemi COVID 19, memaksa semua pihak yang terlibat untuk beradaptasi. Program belajar dari rumah ini membutuhkan teknologi informasi sebagai medianya agar proses belajar mengajar tetap berjalan. Salah satu tantangan yang muncul dari metode belajar jarak jauh ini adalah kemampuan pengoperasian teknologi informasi terutama aplikasi-aplikasi yang digunakan untuk mendukung proses belajar daring. Salah satu kegiatan untuk menjawab       tantangan ini adalah dengan mengadakan pelatihan yang langsung mempraktekkan cara peng-operasian pengoperasian aplikasi pendukung belajar daring. Pelatihan ini diikuti oleh para orang tua dan siswa di wilayah Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. Pelatihan ini dilaksanakan secara daring karena adanya kebijakan pem-batasan sosial pada saat pelatihan berlangsung. Hasil evaluasi dan timbal balik dari peserta pelatihan menyatakan bahwa terjadi peningkatan pemahaman terhadap pengoperasian aplikasi yang diajarkan, selain itu peserta menyatakna bahwa pelatihan sejenis dibutuhkan oleh masyarakat. Akan tetapi peserta berharap agar pelatihan selanjutnya dilaksanakan secara luring sehingga instruktur dapat mengajari peserta tahap demi tahap secara langsung. Kata kunci: belajar dari rumah; google meet; Google Classroom; pelatihan; Zoom

Rancangan Model Digitalisasi Pasar Tradisional Pasar Rare Angon Di Desa Gunaksa

Wiguna, I Kadek Arta, Ariana, Komang Agus
Abstract: Abstract: The increasing cases of covid-19 have an impact on the economy in Indonesia, especially on micro, small and medium enterprises (MSMEs). local communities who during this pandemic experienced a decline in income.… . Shoppers are starting to rarely come to the market and shop in person because of their fear of contracting Covid-19 and avoiding crowds that have been advised by the government. The digitalization of traditional people's markets is needed to improve the economy and reduce the spread of the covid-19 virus. The results of interviews with traders show the lack of sales at Rare Angon Market because few people know about the market. the method used by distributing questionnaires to find out in detail the existing problems. From these problems, a solution is needed to bridge between traders and buyers, this solution is in the form of digitizing the Rare Angon market by developing an application called "Rare Angon App" where the application is used for buying and selling interactions by traders and buyers. So that sales in the Rare Angon market can increase. Keywords: E-commerce; traditional market; information technology   Abstrak: Meningkatnya kasus covid-19 berdampak pada perekonomian di Indonesia terutama pada usaha mikro kecil meneengah (UMKM) hal ini dapat dilihat dari pasar-pasar rakyat di Bali yaitu Pasar Rare Angon yang berlokasi di desa Gunaksa, kecamatan Dawan kabupaten Klungkung dengan mayoritas pedangannya adalah warga didaerah setempat yang dimasa pandemi ini mengalami penurunan pendapatan. Para pembeli mulai jarang datang ke pasar dan berlanja  secara langsung karena ketakutan mereka tertular covid-19 dan menghindari kerumunan yang sudah dihimbau oleh pemerintah. Diperlukannya digitalisasi pasar rakyat yang bersifat tradisional untuk meningkatkan perekonomian dan mengurangi penyebaran virus covid-19. Hasil wawancara dengan pedagang menunjukkan minimnya penjualan di Pasar Rare Angon karena masih sedikit masyarakat yang tau pasar tersebut. metode yang digunakan dengan penyebaran kuesioner untuk mengetahui secara detail permasalahan yang ada. Dari permasalahan tersebut diperlukannya solusi untuk untuk menjembatanni antara pedagang dan pembeli, solusi ini berupa digitalisasi pasar Rare Angon ini dengan membuatkan aplikasi yang diberi nama “Rare Angon App” dimana aplikasi tersebut digunakan untuk interakasi jual beli oleh pedagang dan pembeli. Sehingga penjualan dipasar Rare Angon bisa mengalami peningkatan. Kata kunci: E-commerce; pasar tradisional; teknologi informasi

Pelatihan Membuat Proposal Pengajuan Dana CSR Perusahaan Untuk Bantuan Pembangunan Mushola At-Taqwa

Sari, Rafika, Febrianti, Reny Aziatul
Abstract: Abstract: The problem that arises in the surrounding community is the lack of information regarding how to obtain funds in terms of village development and nearby places of worship,  the condition of the prayer room is quite… quite apprehensive, both the road to the location and the place of ablution, in this case the purpose of this community service is  form an organization of holiness. mushola and has the ability to make fundraising proposals for the construction of a prayer room and can support the operational costs of the At-Taqwa . This community service is carried out. methods such as: Percentage, question and answer process so that problems making assistance proposals so that the board members can directly make a proposal and submit it to the party who will be the target. The results of the community service activities included. The training was attended by 20 participants consisting of administrators and residents around the mosque. Participants responded very well to the training and currently the management has been able to make and distribute proposals as an alternative withdrawing company csr funds as assistance in building a prayer room, several companies such as Bank Mandiri, provide funds for the rehabilitation of mosque construction Keywords:  fund proposal; mushola; training. Abstrak: Permasalahan yang timbul dimasyrakat sekitar adalah kurangnaya informasi dalam terhadap bagimana memperloleh dana dalam hal pembangunan desa dan tempat ibadah disekitar, dimana kondisi mushola cukup memprihatinkan baik jalan untuk ke lokasi maupun tempat wudhu dalam hal ini Tujuan dari  Pengabdian kepada masyarat ini agar terbentuknya organisasi kepengerusan mushola dan memiliki kemampuan untuk membuat proposal pengalangan dana demi pembangunan mushola dan dapat menunjang biaya operasional mushola At-Taqwa. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan beberapa metode pengabdian  diantaranya: Persentasi,  proses tanya jawab agar permasalahan dalam pembuatan proposal  pendampingan agar tik pengurus dapat secara langsung membuat proposal dan mengajukanya ke pihak pihak yang akan menjadi target. Hasil dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini antara lain:  Pelatihan ini berjalan dengan baik dan sukses para tim pengurus sangat antusias dalam membuat proposal untuk pembangina mushola. Pelatihan dihadiri oleh 20 orang peserta terdiri dari pengurus dan warga sekitar mushola, Peserta merespon  pelatihan dengan sangat baik dan saat ini pengurus sudah dapat membuat dan menyalurkan proposal sebagai alternatif dalam menarik dana csr perusahaan sebagai bantuan dalam pembangunan mushola, beberapa perusahaan seperti bank Mandiri, memberikan dana untuk rehab pembangunan mushola Kata Kunci: mushola; pelatihan; proposal dana.

Pemilihan Material dan Desain yang Inovatif serta Kreatif

Haryono, Muhammad Budi, Bayuna, Rizal Dwi, Rohman, Syahrul Mahfudli, Wardana, Adetia Rizki, Umam, Nashirul
Abstract: Abstract: Material selection and innovative and creative designs are needed as a medium for reducing production costs by changing the design of a product but still paying attention to the safety of its users. The problem… that occurs in the surrounding community is the lack of public knowledge about the selection of materials that can risk accidents that will be experienced by users which can be caused by the material not being strong enough to support the load it gets. Innovative and creative design aims to reduce the mass of the material but still refers to user safety. Inappropriate design can increase the risk of accidents and wasted costs in the production process. The method used in this community service is a material selection workshop and an introduction to machine design using solidworks software. Therefore, this community service will greatly help the community in the Karang-tempel Village, East Semarang District, increase their insight into the selection of materials and innovative designs as an increase in the quality of production and ensure the safety of users.           Keywords: creative; desain; inovative; material selection; workshop   Abstrak: Pemilihan material dan desain yang inovatif dan kreatif sangat diperlukan sebagai media pengurangan biaya produksi dengan merubah rancangan suatu produk akan tetapi tetap memperhatikan keselamatan dari penggunanya. Permasalahan yang terjadi di masyarakat sekitar akan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pemilihan material yang dapat berisiko akan terjadinya kecelakaan yang akan dialami pengguna yang dapat disebabkan oleh material tidak cukup kuat untuk menopang beban yang didapatkannya. Desain yang inovatif dan kreatif bertujuan sebagai pengurangan massa dari material akan tetapi tetap merujuk kepada keselamatan pengguna. Desain yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan pemborosan biaya pada proses produksi. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini adalah workshop pemilihan material dan pengenalan rancang bangun mesin menggunakan software solidworks. Oleh karena itu pengabdian kepada masyarakat ini akan sangat membantu mas-yarakat di lingkungan kelurahan Karang-tempel, kecamatan Semarang Timur untuk menambah     wawasannya terhadap pemilihan material dan desain yang inovatif sebagai peningkatan kualitas hasil produksi dan menjamin keselamatan dari pengguna. Kata kunci: desain; inovatif; kreatif; pemilihan material; workshop