Search Articles & Publications

Showing 901 articles found for "Bangun"

PENGUATAN IDENTITAS HUKUM ORANG MAPUR: UPAYA PEMENUHAN HAK SIPIL BAGI KOMUNITAS PENGHAYAT KEPERCAYAAN

Caya, M. Fajar Nandra, Irwan, Irwan, Desmaisi, Desmaisi, Pasaribu, Waldimer, Hidayati, Hidayati
Abstract: Masyarakat Adat Mapur di Pulau Bangka secara historis mengalami marginalisasi administratif akibat ketiadaan pengakuan formal atas sistem religi lokal mereka dalam dokumen kependudukan. Meskipun Putusan Mahkamah Konstitusi… si Nomor 97/PUU-XIV/2016 telah memberikan legalitas bagi penghayat kepercayaan, implementasi di tingkat akar rumput masih terhambat oleh kompleksitas birokrasi, jarak geografis dan minimnya literasi hukum. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat identitas hukum dan memulihkan hak sipil Orang Mapur di Dusun Aik Abik melalui tindakan advokasi, sosialisasi, dan pendampingan partisipatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development yang berfokus pada pemanfaatan aset sosiokultural lokal berupa Gebong Memarong sebagai episentrum pergerakan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi multipihak yang melibatkan Disdukcapil, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, sektor swasta, dan lembaga adat berhasil mengikis keraguan sosiologis (pseudo-identity) dan membangun kesadaran hukum warga. Melalui strategi pendampingan langsung (door-to-door) dan posko pelayanan kolektif, tim berhasil melakukan inventarisasi, verifikasi, dan validasi berkas administrasi kependudukan yang sah bersama Lembaga Adat Mapur. Program ini tidak hanya memangkas rantai birokrasi formal, tetapi juga berhasil menginisiasi pemulihan hak-hak sipil dasar komunitas adat sekaligus memperkuat resiliensi kebudayaan mereka dari ancaman eksklusi sosial di era modern.

MEMBANGUN SEMANGAT MENABUNG MELALUI EDUKASI DAN MOTIVASI KEPADA PELAJAR SD NEGERI 030342 DESA SILALAHI II

Marbun, Diki Febrianto, Sinuhaji, Ferdinand, Ginting, Agus Susanto, Tarigan, Maslan
Abstract: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun kesadaran pelajar tentang pentingnya menabung sejak dini. Melalui pembiasaan menyisihkan sebagian uang saku ke dalam celengan, siswa diharapkan dapat konsisten… menerapkan budaya ini. Kemudian, kegiatan ini juga menumbuhkan kebiasaan hemat dan mengajarkan serta memotivasi pelajar untuk menjalankan pengelolaan uang secara sederhana. Pada dasarnya, menabung adalah tindakan menyisihkan uang untuk kebutuhan masa depan atau situasi darurat. Praktik ini tidak hanya menekan perilaku konsumtif dan membantu siswa memprioritaskan kebutuhan di atas keinginan, tetapi juga melatih kemandirian mereka dalam mengelola keuangan pribadi secara lebih bijak.

KULIAH KERJA NYATA: IMPLEMENTASI SOSIALISASI ANTI BULLYING SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DI SMP NEGERI 2 LISABATA KECAMATAN TANIWEL KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT

Rolobessy, Mike J., Miru, Rikha, Christina, Susanto, Liau Kevin, Kelarat, Moh Yusran, Lesilawang, Robo, Ulath, Abd Majid, Jamrud, Rifai A, Bantam, Abdil Maulana, Mohammad, Faruq Ali, Gaspersz, Juan Alberth, Attamimi, Unarya, Umaha, Afdalin, Upuy, Doni
Abstract: Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilaksanakan dengan judul “Implementasi Sosialisasi Anti-Bullying sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan di SMP Negeri 2 Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat”. Kegiatan ini bertujuan untuk… an untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya bullying serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah sosialisasi interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, serta permainan edukatif yang melibatkan partisipasi aktif siswa dari kelas VII hingga kelas IX. Materi yang disampaikan mencakup pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah dan menghadapi tindakan perundungan di lingkungan sekolah.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme yang tinggi selama proses sosialisasi berlangsung. Meskipun sebagian besar siswa telah mengenal istilah bullying, pemahaman mereka masih terbatas pada bentuk-bentuk tertentu saja dan belum sepenuhnya menyadari bahwa tindakan sehari-hari seperti mengejek, memberi julukan negatif, dan pengucilan juga termasuk dalam kategori bullying. Setelah kegiatan dilaksanakan, terjadi peningkatan kesadaran siswa mengenai pentingnya sikap saling menghargai dan menghindari segala bentuk kekerasan, baik verbal maupun non-verbal. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi anti-bullying ini dinilai efektif dalam memberikan edukasi serta mendorong perubahan sikap siswa ke arah yang lebih positif. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah yang bebas dari bullying serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif dan harmonisess.

STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WANASUKA SEBAGAI DESTINASI WISATA BERBASIS POTENSI LOKAL

Pradita, Raka Kresna, Merdiani, Wentri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Desa Wanasuka sebagai destinasi wisata berbasis potensi lokal dengan mengintegrasikan perspektif resource-based view (RBV), modal sosial, dan pariwisata berkelanjutan.… kelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap berbagai pemangku kepentingan desa. Analisis data dilakukan secara tematik dan diperkuat dengan pendekatan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan desa wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Wanasuka memiliki potensi yang signifikan berupa sumber daya alam, budaya, dan modal sosial yang dapat menjadi dasar keunggulan kompetitif destinasi. Namun demikian, potensi tersebut belum sepenuhnya teroptimalkan akibat keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, lemahnya tata kelola kelembagaan, serta rendahnya inovasi dan pemanfaatan teknologi digital. Dari hasil analisis, dirumuskan strategi pengembangan yang mencakup optimalisasi potensi lokal, penguatan kapasitas masyarakat, peningkatan tata kelola, serta integrasi teknologi digital dalam pengelolaan dan promosi destinasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis melalui pengembangan model strategi yang integratif dalam konteks desa wisata berbasis potensi lokal, serta kontribusi praktis sebagai dasar perumusan kebijakan dan pengelolaan desa wisata yang berkelanjutan. Dengan demikian, pengembangan Desa Wanasuka diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing destinasi, tetapi juga mendorong pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.

PERAN DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN KE DESTINASI WISATA GUNUNG PUNTANG DI KABUPATEN BANDUNG

Koswara, Reza, Munandar, Dadang
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran digital marketing dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke destinasi Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, melalui penerapan RACE Framework (Reach, Act, Convert, Engage). Latar belakang… elakang penelitian didasarkan pada adanya kesenjangan tingkat kunjungan dibandingkan destinasi unggulan lain di Bandung Selatan, meskipun Gunung Puntang memiliki potensi alam dan nilai historis yang signifikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Validitas data dijamin melalui triangulasi sumber, metode, dan teori. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkaya dengan analisis SWOT berbasis RACE Framework. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap Reach efektif dalam memperluas jangkauan promosi melalui optimalisasi media sosial, meskipun masih terkendala pada konsistensi konten dan pemanfaatan SEO. Tahap Act mampu meningkatkan ketertarikan calon wisatawan melalui konten visual dan narasi destinasi, namun belum sepenuhnya mengoptimalkan strategi storytelling. Tahap Convert berkontribusi terhadap peningkatan keputusan kunjungan melalui promosi musiman dan kolaborasi influencer, tetapi belum didukung sistem reservasi digital yang terintegrasi. Tahap Engage menunjukkan potensi dalam membangun loyalitas dan promosi organik, meskipun masih terbatas pada komunitas lokal. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan pada keunikan lanskap dan sejarah, kelemahan pada keterbatasan SDM digital, peluang dari tren wisata digital, serta ancaman dari kompetitor. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi digital marketing terintegrasi untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan destinasi.

PENGABDIAN MASYARAKAT BERBASIS AL-QUR’AN: PENERAPAN GAYA HIDUP NOL SAMPAH DI KELURAHAN PONDOK CABE UDIK, KOTA TANGERANG SELATAN

Ulhaq, Ziyad, Ariyadi, Samsul
Abstract: Penelitian ini mengulas pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pengajaran Al-Qur'an dan penerapan gaya hidup nol sampah di Kelurahan Pondok Cabe Udik, Tangerang Selatan. Tujuan utama kegiatan ini adalah… lah meningkatkan kualitas pengajaran Al-Qur'an serta mengintegrasikan prinsip-prinsip keislaman dengan manajemen sampah organik di lingkungan sekitar Majelis Taklim. Penelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif, observasional, dan evaluatif dalam rangka melihat efektivitas pengajaran serta dampak penerapan gaya hidup berkelanjutan pada masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman keagamaan, kesadaran lingkungan, dan kemandirian dalam pengelolaan sampah setelah pelaksanaan kegiatan pengabdian. Pembahasan difokuskan pada relevansi antara nilai-nilai Al-Qur'an dengan prinsip gaya hidup nol sampah, yang memberikan landasan konseptual untuk pembangunan karakter dan lingkungan hidup yang lestari. Rekomendasi praktis disampaikan guna mendukung pengembangan model pengabdian masyarakat yang integratif. Artikel ini diharapkan dapat berkontribusi bagi akademisi dan praktisi pengabdian masyarakat dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan upaya pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Pemahaman mendalam mengenai keterkaitan antara ajaran Al-Qur'an dan prinsip gaya hidup nol sampah memberikan dasar konseptual yang kokoh dalam menyusun program-program pengabdian masyarakat ke depan di tengah tantangan urbanisasi dan krisis lingkungan, sinergi antara pendidikan agama dan keberlanjutan lingkungan menjadi relevan untuk membangun komunitas yang lebih tangguh dan peduli. Hasil penelitian ini tidak hanya menjadi bahan evaluasi, tetapi juga sebagai acuan praktis bagi penyelenggara pengabdian masyarakat untuk terus mengembangkan model-model inovatif dalam mendidik dan memberdayakan masyarakat.

PENGENALAN BAHASA ASING SEJAK DINI UNTUK MENDUKUNG PEMBANGUNAN EKONOMI DI MASA DEPAN

Elvina Safitri, Hera Hartati, Alfiatun Oktafia Pertiwi
Abstract: Zaman industri, globalissasi dan digitalisasi membuka peluang yang cukup besar bagi setiap warga negara mendatangi bahkan bermukim di negara lain. Hal ini dapat memberi dampak positif, yaitu adanya pertukran wawasan, pengetahuan… getahuan dan teknologi yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berdampak dengan kemajuan pembangunan ekonomi. Namu, hal ini tentu membutuhkan pemahaman komunikasi yaitu bahasa. Bahasa asing yang telah dibakukan menjadi bahasa internasional salah satunya adalah bahasa Inggris. Di dunia Internasional bahasa Inggris sering digunakan. Bahasa asing menjadi yang sangat penting untuk berinteraksi di ruang lingkup internasional. Pemahaman bahasa asing dapat membuka akses peluang yang lebih banyak untuk kemajuan pembangunan, karena hubungan internasional tidak hanya politik, akan tetapi juga ekonomi dan bidang lainnya. Berdasarkan hal tersebut maka dibuat pengabdian kepada masyarakat berjudul “Pengenalan bahasa asing sejak dini guna mendukung pembangunan ekonomi di masa depan”. Pengabdian ini mendapat respon positif diberbagai pihak dan berharap dapat membantu program pemerintah dalam mengenalkan bahasa asing ke masyarakat terkhusus anak-anak.

PENCEGAHAN STUNTING MELALUI SOSIALISASI POLA MAKAN SEHAT DENGAN PENERAPAN PEDOMAN ISI PIRINGKU

Qurrotul ‘Uyun, Sherly Rizmay Anggraeni, Anjelika Naya Nandini, Vionita Maharani, Rakhel Denatali, Putri Septiya Dewi Alami, Salsabila Putri Ariastuti, Nurul Herdiyatiningtyas, Andriyanzah, Calvin Fara Renovta, Welly Mahardika
Abstract: Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa sebagai perwujudan peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat. Kegiatan Kuliah Kerja… erja Nyata yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Tidar di Desa Pandean, Kabupaten Magelang, salah satunya berfokus pada upaya pencegahan stunting. Pencegahan stunting menjadi penting karena masih terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai pola makan sehat dan pemenuhan gizi seimbang bagi ibu dan balita. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui sosialisasi pola makan sehat dengan menerapkan pedoman “Isi Piringku”. Materi yang disampaikan meliputi pengertian stunting, faktor penyebab stunting, dampak stunting terhadap pertumbuhan anak, serta penerapan pedoman Isi Piringku sebagai acuan pemenuhan gizi seimbang. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi secara langsung dan diskusi dengan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum sosialisasi, sebagian peserta masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai penyebab, dampak, dan cara pencegahan stunting. Setelah kegiatan sosialisasi dilaksanakan, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terkait stunting serta mampu menjelaskan kembali prinsip pola makan sehat berdasarkan pedoman Isi Piringku. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat sebagai upaya pencegahan stunting di lingkungan keluarga.

EKONOMI HIJAU AND CIRCULAR ECONOMY : PERHITUNGAN NILAI TAMBAH DARI PENANAMAN POHON

Wendi Amsuri Nasution
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “One Tree, One Legacy: Kolaborasi Pohon Harapan Kampus Berdampak” merupakan wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam membangun kesadaran ekologis dan sosial sivitas akademika.… s akademika. Program ini berfokus pada penguatan Green Human Capital melalui kegiatan penanaman pohon, kolaborasi lintas kampus Indonesia–Malaysia, serta pembelajaran berbasis pengalaman. Kegiatan ini tidak hanya menanam pohon secara fisik, tetapi juga menanam nilai-nilai keberlanjutan, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui pendekatan Green Human Resource Management (Green HRM), program ini berhasil mendorong terciptanya budaya organisasi hijau serta memperkuat karakter mahasiswa dan dosen sebagai agen perubahan sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengabdian berbasis CSR dapat menjadi sarana efektif untuk membangun kampus yang berbudaya berkelanjutan, berkolaboratif, dan berorientasi pada kemanusiaan.

IMPLEMENTASI MANAJEMEN KEUANGAN PADA UMKM BINAAN RUMAH BUMN KABANJAHE

Diki Febrianto Marbun, Elton Ramos, Milawati Br Ginting, Tegar Alvito Ginting, Kiki Vanesa Br. Tarigan Tambun
Abstract: Beberapa tahun belakangan ini banyak ditemukan UMKM yang belum menerapkan praktik manajemen keuangan yang baik dan memadai. Pengelolaan keuangan yang tidak efektif dapat menyebabkan ketidakstabilan arus kas, kesulitan dalam… lam mengakses modal, dan rendahnya kapasitas adaptasi terhadap perubahan pasar. Kabupaten Karo aktif memberikan edukasi dan pengembangan UMKM lokal dengan didukung oleh Rumah BUMN Kabanjehe. Saat ini, masih terdapat puluhan UMKM binaan Rumah BUMN Kabanjahe. Jenis usaha UMKM yang ada diantaranya adalah pengerajin ecoprint, produsen makanan ringan, produsen minuman, pengerajin kain tenun, dan lain-lain. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini ialah untuk literasi keuangan, edukasi pencatatan atau mengatur keuangan usaha dan memberikan pemahaman akan pentingnya manajemen keuangan. Dalam hal ini, target tujuan kami ialah pelaku usaha atau UMKM binaan Rumah BUMN Kabanjahe. Adapun Sustainable Development Goals atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang terkait dengan kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pelaku UMKM binaan Rumah BUMN di Kabupaten Karo untuk mengatur keuangan dan ketrampilan berwiarusaha. Selain itu, tujuan utama dari kegiatan PKM ini adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menyelesaikan permasalahan sosial, dan memacu pembanguna yang berkelanjutan dan inklusif pada aspek mengatur keuangan usaha. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berupa pemberian materi manajemen keuangan, edukasi dan implementasi manajemen keuangan pada beberapa pelaku UMKM, serta sesi tanya jawab terkait permasalahan tentang keuangan dalam menjalankan usaha. Kegiatan ini dilaksanakan dalam satu hari atau selama 3 jam. Beberapa materi pengabdian yang disampaikan yaitu tentang perencanaan keuangan, pengelolaan kas, kinerja keuangan, dan pengendalian kegiatan keuangan. Aspek praktis dan teknis yang disampaikan pemateri dalam kegiatan pengabdian ini yaitu memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, pencatatan keuangan, dan penyusunan laporan keuangan. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini antara lain: terciptanya arah keputusan finansial usaha, pelaku usaha dapat mengawasi dan mengendalikan kegiatan usaha sehari-hari, serta pelaku UMKM dapat/ bisa mencapai tujuan financial freedom (bebas utang, ada pendapatan investasi, terproteksi dari risiko). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mampu meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM binaan Rumah BUMN Kabanjahe khususnya dalam implementasi manajemen keuangan yang baik. Disarankan untuk kedepannya agar dilkakukan pendampingan berkelanjutan dalam hal digital marketing, inovasi product dan strategi usaha terupdate atau kekinian demi tercapainya kesejahteraan ekonomi yang lebih baik.